Perubahan Batam yang kian pesat mendapat pujian dari wisatawan mancanegara (wisman).
Bukan tanpa alasan, Batam kini tampil dengan infrastruktur jalan utama yang berjumlah lima lajur.
Dimana, pelebaran jalan tersebut bertujuan untuk meningkatkan mobilitas dan kelancaran transportasi.
Edaa Syuib, warga negara Malaysia, mengaku kagum dengan perkembangan Kota Batam saat ini.
Ia memuji keindahan Batam dengan segala infrastruktur pendukung yang kian meningkat pesat.
"Batam sekarang memang indah. Sangat berbeda jauh saat saya terakhir kali datang ke sini. Sekarang, jalan-jalannya bagus," ujar Edaa usai mengikuti kegiatan Jamselinas ke-XII, Sabtu (11/11/2023).
Di sisi lain, Edaa turut mengapresiasi peran strategis BP Batam dan Pemerintah Kota Batam yang telah bekerja keras dalam mempercepat pembangunan kota.
Mengingat, pembangunan serta peningkatan infrastruktur pendukung kota akan memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi Batam ke depan.
"Saya ingin menikmati pemandangan di Batam dalam beberapa hari ini. Ini suatu kesempatan yang luar biasa untuk bisa kembali lagi ke sini setelah sekian lama," tambahnya.
Perkembangan infrastruktur yang pesat ikut mempengaruhi jumlah kunjungan wisman ke Kota Batam.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah wisman yang berkunjung ke Batam selama bulan September 2023 sebanyak 102.200 kunjungan.
Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 7,31 persen dibanding kunjungan pada bulan Agustus 2023 yang mencapai 95.242 kunjungan.
Apabila dibandingkan dengan bulan September tahun 2022 lalu, jumlah kunjungan wisman ke Kota Batam naik sebesar 30,19 persen.
Sementara, wisman asal Singapura dan Malaysia masih mendominasi jumlah kunjungan ke Batam dengan angka masing-masing sebanyak 61.058 kunjungan (Singapura) dan 14.406 kunjungan (Malaysia) sepanjang bulan September 2023.
"Banyak hal yang akan kita kembangkan, pembangunan infrastruktur saat ini adalah salah satu langkah untuk mendukung kemajuan pariwisata yang nantinya akan berdampak pada kebangkitan ekonomi Batam," ujar Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.
Rudi pun mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang ikut mendukung peningkatan jumlah kunjungan wisman menuju Batam.
Menurutnya, tren positif itu tak terlepas dari upaya banyak pihak untuk menjaga situasi kondusif Batam.
"Mari bersama kita ciptakan situasi yang nyaman agar wisatawan terus datang ke Batam," pungkasnya. (DN)
Dataran Engku Batam Center disesaki dengan sepeda lipat, Sabtu (11/11/2023). Ribuan pesepeda lipat datang dari berbagai daerah di Indonesia.
Tidak hanya dari tanah air, pesepeda lipat dari mancanegara turut meramaikan menghadiri acara Jambore Sepeda Lipat Nasional (Jamselinas) ke-12 Kota Batam. Tercatat, ada ribuan pesepeda lipat dari Indonesia dan mencanegara yang hadir.
Acara yang digelar di tahun ke-12 ini, dilepas langsung oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. Ia mengatakan, saat ini Kota Batam tidak hanya dikembangkan sebagai kota industri. Namun Kota Batam juga berkembang sebagai kota pariwisata.
"Maka hari ini digelar kegiatan pariwisata, Jamselinas ke-12 di Kota Batam," ujarnya.
Untuk itu, seluruh pembangunan infrastruktur untuk mendukung kegiatan pariwisata di Kota Batam terus dijalankan. Dengan harapan, kegiatan-kegiatan pariwisata bertaraf nasional hingga internasional bisa digelar di Kota Bagam.
"Mudah-mudahan dua hingga tiga tahun kedepan seluruh pembangunan selesai. Sehingga kita bisa menarik (kegiatan pariwisata) dari mana saja," tuturnya.
Ia menambahkan, dengan adanya kegiatan Jamselinas ke-12 Kota Batam, bisa menjadi contoh bahwa Kota Batam telah siap untuk menggelar kegiatan pariwisata.
"Mudah-mudahan orang sudah bisa melirik dan sekalian promosi. Mereka akan melewati seluruh jalan yang telah kita bangun. Tentu itu akan menjadi suatu momen promosi kota batam kedepan. Kita berharap, kedepannya kegitan ini akan bertambah dengan kegiatan lainnya," imbuhnya.
Ketua Panitia Penyelenggara Jamselinas ke-12 Kota Batam, Indra Haryanto mengatakan, ada 2.500 peserta dari seluruh Indonesia dan mancanegara yang mengikuti Jamselinas ke-12 Kota Batam. Dengan peserta terjaug berasar dari Papua sebanyak 22 prang.
Sementara untuk yang dari mancanegara berasal dari Singapura, Malaysia, Philipina, Australia dan Thailand.
"Ini antusiasnya pesertanya sangat luar biasa. Karena yang kita tau, mereka harus menggunakan pesawat, dengan biaya yang tidak murah," katanya.
Ia juga bersyukur karena Jamselinas ke-12 Kota Batam juga memecahkan beberapa rekor. Mukai dari peserta yang menggunakan sepeda Brompton terbanyak dan lainnya.
"Tentunya juga peserta asing terbanyak tahun ini. Karena negara mereka dekat dengan Batam, dan peserta nusantara terbanyak dengan jarak yang cukup jauh," tuturnya.
"Semangat mereka untuk bergabung ke Jamselinas luar biasa. Karena juga promosinya dibantu sama pak Rudi yang terus mengimbau dan mensupport acara ini," imbuhnya.
Sementara itu, salah satu peserta dari Johor Bahru Malaysia, Edaa Syuib mengaku sangat senang bisa hadir dalam Jamselinas yang digelar di Kota Batam.
Ia melanjutkan, jalur yang dilalui dalam event Jamselinas ke-12 ini cukup menantang karena melalui jalur perbukitan. Meski demikian, Edaa sangat menikmati bersepeda di Kota Batam.
"Memang indah, tidak menyesal kami. Karena Batam memang mantap untuk pengalaman kita dari Malaysia memang the best," ujarnya dengan logat Melayu.
Edaa menambahkan, ia hadir ke Kota Batam bersama 60 orang lainnya dari Malaysia. Tidak hanya untuk mengkuti event Jamselinas, Edaa juga akan mengunjungi beberapa tempat terbaik di Kota Batam.
"Saya di Batam tiga hari dua malam, nantinya akan menikmati pemandangan panorama Batam. Kami sudah biasa ke Batam untuk jalan-jalan. Tapi kali ini kami datang ke Batam sekaligus untuk bergabung dengan pesepeda Batam," imbuhnya.
Jambore sepeda lipat nasional (Jamselinas) XII bakal digelar, di Kota Batam pada Sabtu (11/11/2023) mendatang. Jamselinas ini bakal menghadirkan 2.000 lebih pesepeda dari seluruh tanah air atau dari 38 Provinsi.
Bahkan, Jamselinas ini juga akan diikuti oleh 135 peserta dari mancanegara, yakni dari Singapura, Malaysia, Filipina dan Thailand.
Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi mengaku bangga atas ditunjuknya Kota Batam sebagai tuan rumah Jamselinas ke-12 tersebut. Rudi berharap, event ini dapat dijadikan sebagai sarana promosi wisata olahraga Kota Batam.
"Saya ucapkan selamat datang ke Kota Batam kepada seluruh peserta dari seluruh tanah air maupun dari luar negeri," ujar Muhammad Rudi, Rabu (08/11/2023).
Ia melanjutkan, seluruh infrastruktur di Kota Batam telah disiapkan untuk menggelar seluruh event-event bertaraf internasional. Termasuk salah satunya event Jamselinas XII Tahun 2023 ini.
Acara ini diharapkan bisa memperkenalkan pembangunan di Kota Batam dan keindahan alam kawasan Nongsa. Terutama pesona pantainya yang terus terjaga dengan kearifan lokal.
"Semoga kegiatan ini bisa mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi Kota Batam. Batam memang tepat untuk menjadi tujuan semua (kegiatan)," katanya.
Ribuan peserta yang hadir, bakal memulai rute yang dimulai dari Dataran Engku Putri dan finish di Nuvasa Bay Nongsa. Dari Dataran Engku Putri, para peserta akan menuju Simpang Kepri Mal.
Dari Simpang Kepri Mal dilanjutkan menuju ke Simpang KDA. Pada pertengahan rute, akan disediakan water station. Selanjutnya dari Simpang KDA dilanjutkan menuju Simpang Punggur dan Bundaran Bandara.
Kemudian dari Simpang Bandara di lanjutkan lagi ke Simpang Batu Besar. Nantinya pada pertengahan jalan akan ada Water Station dan Check Poin untuk peserta.
Simpang Batu Besar kemudian dilanjutkan ke Simpang Nongsa dan finish di Nuvasa Bay. Pada jalur terakhir ini, panitia akan ada Water Station sebelum Simpang Nongsa.
Kegiatan selanjutnya akan ditutup dengan jamuan gala diner oleh BP Batam kepada seluruh peserta Jamselinas dan seluruh Forkopimda di Provinsi Kepri dan Kota Batam.
Dalam acara gala diner tersebut, juga dimeriahkan oleh artis ibu kota, Mario G Klau.
PRUPriority Hospitals, Hadirkan Inovasi dengan Meningkatkan Efektivitas dan Profesionalitas Layanan Kesehatan Unggul
Jakarta, 7 November 2023 – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) dan PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) terus memperkuat komitmen perlindungan untuk nasabah dengan menghadirkan inovasi layanan terdepan, guna meningkatkan efektivitas dan profesionalitas pelayanan kesehatan yang memberikan nilai lebih melalui PRUPriority Hospitals, agar nasabah #YakinMelangkah wujudkan perlindungan hingga ke masa depan. Saat ini kita tengah menghadapi tantangan inflasi biaya medis sebagaimana dikutip dari laporan survei terkini oleh Mercer Marsh Benefits, biaya kesehatan di Indonesia diprediksi terus meningkat hingga 13,6% di tahun 2023 ini 1 . Prediksi tersebut bahkan melebihi proyeksi inflasi medis di Asia sebesar 11,5%, dan juga melebihi inflasi keuangan Indonesia di tahun 2022 sebesar 5,5%2 . Di sisi lain, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyebut adanya kenaikan signifikan hingga 35,3% pada pembayaran klaim asuransi kesehatan di Semester I tahun 2023 3 . Selain itu, tantangan lainnya di Indonesia, saat ini belum diberlakukannya kebijakan nasional mengenai tarif layanan medis maksimal. Hal-hal tersebut mendorong potensi peningkatan biaya pengobatan, dan juga mengakibatkan potensi perbedaan tarif perawatan. Michellina Laksmi Triwardhany, President Director Prudential Indonesia, mengatakan, “Prudential menghadirkan inovasi PRUPriority Hospitals sebagai bagian dari komitmen dalam menjaga kepercayaan nasabah, seraya mendukung upaya pemerintah untuk mempertegas transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pelayanan kesehatan, khususnya terkait proses verifikasi klaim jaminan kesehatan. Inovasi tersebut dihadirkan bertepatan dengan ulang tahun Prudential Indonesia ke 28 tahun yang membuktikan langkah nyata dalam melindungi semua generasi masyarakat Indonesia, melalui inovasi layanan dan produk perlindungan yang terdepan dan berpusat pada nasabah.” PRUPriority Hospitals hadir sebagai tanggapan yang responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat, kondisi pasar, dan biaya kesehatan dari masa ke masa. Tujuannya adalah agar nasabah senantiasa memiliki peluang terbaik untuk meraih manfaat kesehatan terdepan dan berkesinambungan atas polis asuransi yang dimiliki. Adapun secara khusus, PRUPriority Hospitals hadir untuk memberikan kualitas proteksi unggul dan menyeluruh, yakni dengan memberikan nilai lebih kepada nasabah berupa efektivitas proses persetujuan klaim, transparansi estimasi biaya perawatan yang sesuai dengan jalur klinis di rumah sakit, serta peningkatan mutu layanan kesehatan berbasis bukti medis. Menyambung keterangan di atas, dr. Dian Budiani, Chief Operations and Health Officer Prudential Indonesia, mengatakan bahwa mayoritas nasabah Prudential Indonesia memiliki manfaat kesehatan dalam polis asuransinya. “Ketika nasabah 3 Aaji.or.id: Inflasi Medis di Indonesia, diakses pada 31 Oktober 2023, pukul 10.00 WIB 2 Ibid 1 Mpr.go.id: Waspada Kenaikan Biaya Kesehatan untuk Hindari Hambatan pada Sistem Kesehatan Nasional, diakses pada 30 Oktober 2023, pukul 14.30 WIB. memutuskan untuk membeli produk asuransi kesehatan, mereka berharap mendapatkan kenyamanan saat menerima perawatan medis, baik pada saat rawat jalan, sebelum dan setelah rawat inap, maupun saat rawat inap. Secara berkala kami meninjau proses penjaminan klaim yang dilakukan nasabah, dan memutuskan untuk menyederhanakan proses sehingga saat rawat inap bisa pulang lebih cepat tanpa menunggu surat jaminan akhir. Tentunya hal ini penting agar nasabah bisa lebih cepat pemulihan di rumah.” ujar Dian. Oleh karenanya, Prudential menggandeng berbagai mitra rumah sakit dan fasilitas kesehatan terpilih memastikan layanan asuransi yang berkualitas dengan kriteria tambahan, yang akan meningkatkan efektivitas dalam proses klaim dengan cara memastikan kurasi terbaik termasuk transparansi biaya dan pelayanan yang lebih baik dan cepat untuk nasabah. Hingga saat ini, program PRUPriority Hospitals telah menjalin kemitraan strategis dengan 142 rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang tersebar di 20 provinsi. Kemitraan strategis tersebut tentunya akan terus diperluas secara merata di tingkat nasional demi menjaga sekaligus meningkatkan kepercayaan dan pelayanan kepada nasabah yang telah dibangun selama hampir tiga dekade. Bentuk kemitraan ini berupa kesepakatan mengenai estimasi biaya perawatan yang mempercepat verifikasi medical treatment yang dilakukan untuk nasabah Prudential. Kemitraan yang dilakukan merupakan langkah awal dan Prudential akan terus berdiskusi dengan berbagai rumah sakit lainnya untuk terus mempermudah akses bagi nasabah. “Kami akan terus memperkuat komitmen menghadirkan inovasi layanan berkualitas dengan terus mendengarkan, memahami dan mewujudkan perlindungan berkelanjutan untuk setiap kehidupan, untuk masa depan” tutup Michellina. Untuk informasi lebih lanjut tentang daftar mitra rumah sakit yang tergabung dalam jaringan PRUPriority Hospitals, kunjungi situs resmi Prudential di www.prudential.co.id/id/claims-support/prumedicalnetwork/layanan. Daftar mitra rumah sakit ini akan disesuaikan secara berkala jika ada perubahan dan penambahan mitra rumah sakit. *** Tentang Prudential Indonesia PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) didirikan pada 1995 dan merupakan bagian dari Prudential plc, yang menyediakan asuransi jiwa dan kesehatan serta manajemen aset, dengan berfokus di Asia dan Afrika. Dengan menggabungkan pengalaman internasional Prudential di bidang asuransi jiwa dengan pengetahuan tata cara bisnis lokal, Prudential Indonesia memiliki komitmen untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia. Prudential Indonesia juga berkomitmen untuk menjadi mitra dan pelindung terpercaya bagi generasi saat ini dan generasi mendatang, dengan menyediakan solusi keuangan dan kesehatan yang sederhana dan mudah diakses. Prudential Indonesia telah menjadi pemimpin pasar untuk produk yang dikaitkan dengan investasi sejak lebih dari 20 tahun lalu. Hingga 31 Desember 2022, Prudential Indonesia memiliki kantor pusat di Jakarta dengan 6 kantor pemasaran di Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Medan, dan Batam serta 356 Kantor Pemasaran Mandiri (KPM) di seluruh Indonesia. Sampai akhir 2022, didukung oleh lebih dari 150.000 Tenaga Pemasar berlisensi. Prudential Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi: Corporate Communications Prudential Indonesia PT Prudential Life Assurance Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. Prudential Centre - Kota Kasablanka 17th Floor Jl. Kasablanka, kav. 88, Jakarta Selatan 12870, Indonesia
Batam - BP Batam terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pengguna jasa kepelabuhanan. Seluruh kebijakan yang dikeluarkan BP Batam berorientasi pada penciptaan iklim usaha yang saling menguntungkan.
Menindaklanjuti pemberitaan terkait keberatan atas penyesuaian tarif bongkar muat peti kemas, Direktur BUP BP Batam, Dendi Gustinandar kembali menegaskan, bahwa sebelum dilakukan penyesuaian, tarif bongkar muat peti kemas ukuran 20 feet isi sebesar Rp 384.300 per boks.
Tarif itu, belum pernah dilakukan penyesuaian sejak tahun 2012. Sementara biaya operasional dan pemeliharaan atas kegiatan bongkar muat terus meningkat setiap tahunnya.
Atas persoalan tersebut, BUP BP Batam melakukan kajian bersama ahli kepelabuhanan dan diskusi secara intens dengan asosiasi jasa kepelabuhanan selama kurun 5 bulan.
"Penyesuaian tarif ini dilakukan mengingat BP Batam telah melakukan perbaikan infastruktur dan suprastruktur di Pelabuhan Batu Ampar untuk meningkatkan pelayanan kegiatan bongkar muat peti kemas," ujar Dendi, Kamis (09/11/2023).
Dendi melanjutkan, Penerapan Perka BP Batam Nomor 4 Tahun 2023 mengenai penyesuaian tarif juga telah melalui komunikasi dan diskusi yang intens bersama asosiasi jasa kepelabuhanan yang terkait dengan penetapan tarif bongkar muat peti kemas.
“Penetapan tarif ini telah melalui beberapa tahap sosalisasi dan pada akhirnya disepakati Asosiasi Pengguna Jasa yang terkait langsung dengan layanan bongkar muat peti kemas, sehingga proses yang kami lakukan sudah memenuhi aturan perundang-undangan yang berlaku,” imbuh Dendi.
Dendi menambahkan bahwa Indonesian National Shipowners Association (INSA) memang memiliki mekanisme internal tersendiri terkait dengan penetapan tarif. Namun Ia menegaskan bahwa Badan Usaha Pelabuhan BP Batam terus membangun komunikasi yang baik dengan DPP INSA dan DPC INSA Batam terkait penetapan tarif bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Batam.
“Hasil Pertemuan antara BP Batam, DPC INSA Batam, dan DPP INSA di Jakarta bahwa DPP INSA telah menyepakati tarif sesuai Perka BP Batam Nomor 4 Tahun 2023,” imbuhnya.
Menyoal pernyataan Ketua Apindo Batam tentang adanya penolakan pengoperasian Pelabuhan Batu Ampar oleh PT Persero Batam yang mempertanyakan legalitas dalam mengelola dermaga utara Pelabuhan Batu Ampar, Dendi menyampaikan bahwa PT Persero Batam telah mengantongi dokumen legalitas atas pengoperasian Terminal Peti Kemas Batu Ampar, antara lain izin pengoperasian Terminal Peti Kemas dan Izin Usaha Badan Usaha Pelabuhan.
"Meski dermaga utara Terminal Batu Ampar sudah dikelola oleh PT Persero Batam, namun BP Batam tetap mengawasi pelaksanaannya. Untuk pelayanan yang lebih baik, kami membutuhkan masukan dari seluruh stakeholder, Asosiasi Jasa Kepelabuhanan, dan pengguna jasa guna pengelolaan Pelabuhan Batu Ampar yang lebih baik lagi,” tuturnya.
Dendi menambahkan, sejak pengoperasian Terminal Peti Kemas Batu Ampar oleh PT Persero Batam, terdapat peningkatan kinerja pelayanan bongkar muat peti kemas. Ia mencontohkan, berthing time di Terminal Peti Kemas Batu Ampar meningkat 44% dari sebelumnya 48-52 jam menjadi 9-29 jam. Begitu pula dengan rata-rata effective time yang lebih baik.
"Hal ini disebabkan produktivitas meningkat karena penggunaan peralatan bongkar muat STS Crane serta tidak diperlukannya manuver olah gerak kapal tambahan yang selama ini diperlukan karena jangkauan crane konvensional yang terbatas," jelasnya.
Pengembangan Terminal Peti Kemas Batu Ampar oleh PT Persero sendiri, lanjut Dendi akan dibagi ke dalam tiga tahap. Pada Tahap 2 atau Agustus 2025 mendatang, Terminal Peti Kemas Batu Ampar akan dilengkapi dengan 5 alat bongkar muat Quay Crane, 2 Harbor Mobile Crane (HMC), 12 RTG, dan 20 Terminal Truck. Lapangan penumpukan pun akan diperluas hingga 12 hektar. Pengembangan infrastruktur dan suprastruktur akan terus dilakukan hingga tahap tiga yang ditargetkan pada Agustus 2028 dan harapannya dapat membawa Batu Ampar menjadi direct call maupun transhipment terminal.
Jumlah Penumpang Internasional Naik
Tidak hanya penyesuaian tarif peti kemas, BUP BP Batam juga melakukan penyesuaian tarif pass pelabuhan penumpang internasional pada 1 September 2023 lalu. Dengan penyesuaian tarif pass tersebut, turut berdampak pada kenaikan tarif ferry dari Batam ke Singapura.
Namun Dendi menegaskan, dengan adanya kenaikan tarif tersebut, tidak berdampak pada menurunnya jumlah penumpang. Dari data yang dihimpun BUP Batam, terjadi peningkatan jumlah penumpang dari sebelum dilakukannya penyesuaian tarif pass pelabuhan penumpang internasional dan sesudah diberlakukan.
Dimana dari data tersebut, jumlah penumpang sebelum dilakukannya penyesuaian tarif pass pelabuhan penumpang internasional yakni pada kurun 1-31 Agustus 2023 berjumlah 173.456 penumpang datang dan 173.898 penumpang berangkat.
Sementara itu, setelah diberlakukannya penyesuaian tarif, jumlah penumpang pada 1-30 September 2023 meningkat menjadi 173.817 penumpang datang dan 179.558 penumpang berangkat.
"Sehingga dapat kami simpulkan bahwa animo wisatawan untuk datang ke Batam tidak mengalami penurunan seperti diberitakan," tandasnya.
Batam - Isu liar terkait rencana investasi di Pulau Rempang masih saja dihembuskan oleh oknum yang tak bertanggung jawab.
Terbaru, kabar miring terkait Rempang juga disampaikan oleh Rizal Ramli saat hadir pada kegiatan pentas seni warga di Sembulang, Kamis (9/11/2023).
Ia menyampaikan kepada awak media bahwa pengosongan Pulau Rempang dilakukan atas perintah Presiden China, Xi Jinping kepada Presiden RI, Joko Widodo.
BP Batam melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait, menyayangkan pernyataan yang bernada provokatif tersebut.
Ia juga membantah isu yang disampaikan Rizal terkait pengosongan Pulau Rempang.
Dimana, rencana pengembangan Rempang Eco-City merupakan program pemerintah yang terdaftar dalam Program Strategis Nasional (PSN).
Hal itu seperti yang tertuang pada Peraturan Menteri Koordinator (Permenko) Bidang Perekonomian RI Nomor 7 Tahun 2023.
Tidak hanya itu, lanjut Ariastuty, investor yang menanamkan modal pun hanya akan memanfaatkan lahan sekitar 2.370 hektare dari total keseluruhan lahan seluas 17.600 hektare.
"Isu pengosongan pulau itu tidak benar. Seperti yang telah disampaikan, untuk tahap awal rencana investasi, hanya empat kampung yang terdampak," tegasnya, Kamis (9/11/2023).
Di samping itu, Ariastuty mengungkapkan bahwa hanya 961 Kepala Keluarga (KK) terdampak pengembangan Rempang yang bakal bergeser pada tahap awal pembangunan.
"Jadi, isu seperti ini seharusnya tidak perlu lagi dikemukakan. Apalagi tujuannya untuk memecah belah dan mengganggu situasi kondusif Kota Batam," tambahnya.
Oleh sebab itu, pihaknya pun mengajak masyarakat Batam untuk tidak terprovokasi dengan kabar miring terkait Rempang.
Mengingat, banyaknya oknum tak bertanggung jawab yang sampai saat ini masih memanfaatkan momentum pengembangan Pulau Rempang untuk kepentingan tertentu.
"Sesuai pesan Kepala BP Batam, masyarakat jangan terprovokasi isu miring. Serap informasi dengan baik sebelum meneruskannya di media sosial. Tetap jaga persatuan," pungkasnya.
Kota Batam, Kepulauan Riau, siap menggelar event Jambore Sepeda Lipat Nasional (Jamselinas) XII pada 11 November 2023 mendatang. Jambore sepeda lipat itu akan diikuti 3.000 pesepeda lipat dari Sabang sampai Marauke, 38 Provinsi di Indonesia.
Kepala Badan Pengusahaan Batam sekaligus Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan pihaknya telah menyiapkan baik kesiapan sumber daya manusia hingga sarana pendukung untuk mensukseskan event tersebut.
Apalagi dipilihnya Batam tak luput dari siapnya infrastruktur memadai, utamanya jalan yang lebar dan ramah bagi pesepeda.
"Event ini memberikan kesempatan kepada para peserta untuk menikmati pesona Batam sebagai kota baru nan modern" kata Muhammad Rudi, Selasa, (8/11/2023).
Rudi pun mengapresiasi dipilihnya Batam sebagai tuan rumah Jamselinas XII tahun 2023. Untuk itu, ia mengajak masyarakat mendukung penuh event sport tourism tersebut sehingga bisa memberikan multi efek terhadap sektor ekonomi masyarakat Batam.
Sementara, Ketua Batam Folding Bike selaku Ketua Pelaksana Jamselinas XII, Indra Harianto menyebutkan rangkaian event akan berlangsung selama 4 hari, Kamis-Minggu, 9-12 November 2023.
"Ada Jamselinas Expo 2023 di Mega Mall, kemudian welcome dinner, gala dinner dan puncak jambore di hari sabtu," sebutnya.
"Pengambilan ride pack peserta dipusatkan di Mega Mall," sebutnya lagi.
Ditambahkan, Jamselinas XII akan melalui rute berjarak 31 kilometer dengan start dari Alun-alun Engku Putri dan finish di Nuvasa Bay Nongsa.
Tidak hanya diikuti pegiat sepeda lipat dari Indonesia, Jamselinas XII turut diikuti 135 pesepeda dari negara tetangga yakni Singapura, Malaysia, Filipina dan Thailand.
Pelaksanaan Jambore Sepeda Lipat Nasional (Jamselinas) ke-XII di Kota Batam mendapat sambutan hangat dari banyak pihak.
Bukan tanpa alasan, agenda yang berlangsung pada tanggal 11 November 2023 tersebut diyakini bakal memberikan banyak dampak positif bagi Kota Batam.
Selain untuk memperkenalkan sektor pariwisata Batam, Jamselinas juga dapat membangkitkan ekonomi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
"Kami mendukung penuh pelaksanaan Jamselinas. Event ini sekaligus memberikan kesempatan kepada para peserta untuk menikmati pesona Batam sebagai kota baru," ujar Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, Rabu (8/11/2023).
Muhammad Rudi meyakini, agenda Jamselinas akan memberikan dampak positif pada sektor pariwisata Batam ke depan.
Mengingat, kegiatan tersebut akan diikuti oleh pesepeda yang berasal dari seluruh Indonesia dan beberapa negara tetangga.
"Kegiatan Jamselinas juga menjadi ajang promosi kemajuan Batam. Kami berharap, sektor kunjungan wisatawan pun akan terus meningkat ke depannya," tambah Rudi.
Orang nomor satu di Kota Batam tersebut turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyukseskan Jamselinas ke-XII.
Terpilihnya Batam menjadi tuan rumah menandakan bahwa kota berenduduk sekitar 1,3 juta orang ini selalu aman dan kondusif untuk berbagai event. Baik skala nasional maupun internasional.
"Mari bersama kita menjaga Batam agar selalu kondusif dan nyaman," pungkasnya. (DN)
BP Batam terus berupaya untuk mempercepat realisasi investasi Rempang Eco-City.
Hal tersebut dapat dilihat dari komitmen BP Batam yang memfasilitasi secara maksimal pergeseran terhadap 73 Kepala Keluarga (KK) terdampak pengembangan Kawasan Rempang ke hunian sementara.
Adapun keseluruhan warga yang bergeser adalah mereka yang menempati lokasi Areal Penggunaan Lain (APL) sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Nomor 272 Tahun 2018.
"Jadi, 73 KK yang telah bergeser adalah warga yang berada di APL. Terhadap warga yang berada di lokasi Hutan Produksi yg dapat Dikonversi (HPK), saat ini belum dapat dilakukan pergeseran karena masih tahapan proses perubahan status dari HPK ke APL di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan," papar Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, Minggu (5/11/2023).
Ariastuty mengungkapkan, BP Batam belum dapat memberikan kompensasi kepada warga yang berada di kawasan hutan tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Kami tetap komitmen untuk melakukan pergeseran sesuai dengan koridor hukum yang berlaku. Seperti apa yang disampaikan Pak Menteri Investasi, warga harap bersabar," tambahnya.
Ia juga meminta agar masyarakat tak terprovokasi dengan isu liar maupun ajakan pihak yang tak bertanggungjawab untuk melakukan tindakan melawan hukum.
"Mari kita bersama-sama menjaga agar Batam tetap kondusif," pungkasnya. (DN)
Batam - Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), perkembangan lndeks Harga Konsumen (IHK) gabunga n 2 kota di Provinsi Kepulauan Riau mengalami inf lasi sebesar 0,33% (mtm). Secara tahun kalender inflasi gabungan 2 kota di Provinsi Kepulauan Riau tercatat sebesar 1,54% (ytd). Secara spasial, Kota Batam dan Kota Tanjungpinang mengalami inflasi masing-masing sebesar 0,37% (mtm) dan 0,07% (mtm). Dengan demikian,secara tahunan,gabungan 2 kota di Provinsi Kepulauan Riau mencatatkan inflasi sebesar 2.46% (yoy) atau masih terkendali berada dalam kisaran target inflasi nasional 3,0± 1%.
Berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi gabungan 2 kota di Provinsi Kepulauan Riau terutama didorong oleh kelompok transportasi. Komoditas utama penyumbang inflasi tersebut yakni tarif angkutan udara yang meningkat sejalan dengan kenaikan permintaan dan bensin seiring dengan penyesua ian harga BBM non subsidi. Selain itu, kenaikan harga juga terjadi pada kelompok makanan minuman dan tembakau seperti harga beras, daging ayam ras, dan cabai rawit,serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yaitu harga emas perhiasan. Sementara itu, komoditas telur ayam ras, bayam, wortel, minyak goreng dan kentang mencatatkan penurunan harga.
lnflasi yang terkendalitersebut merupakan hasil dari konsistensi,inovasi,dan sinergi dari Tim Pengendalian lnflasi Daerah (TPID) baik di level provinsi maupun kabupaten dan kota se-Kepulauan Riau dalam melaksanakan Gerakan Nasional Pengendalian lnflasi Pangan (GNPIP). Pada bulan Oktober 2023, TPID telah melaksanakan kegiatan pasar murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM) di 3 Kabupaten/Kota, disertai dengan koordinasi melalui High Level Meeting (HLM) TPID serta sinergi dengan Kementerian/Lembaga terkait untuk memastikan kelancaran distribusi barang, kecukupan ketersediaan pasokan, dan kewajaran harga pangan. Selain itu, kegiatan serah terima cold storage komoditas cabai dari Bapanas ke Provinsi Kepulauan Riau telah dilakukan dan siap dioperasikan dalam rangka menjaga ketersediaan pasokan cabai.
Ke depan, TPID akan terus mengantisipasi tekanan inflasi yang meningkat dengan memperkuat GNPIP. Dalam menjaga keterjangkauan harga, TPID berencana untuk menyelengga rakan kegiatan pasar murah di berbagai daerah. Untuk mengamankan ketersediaan pasokan, TPID berupaya meningkatkan produksi pangan lokal, mendorong dan mengoptima lkan program tanam pekarangan, meningkatkan produksi ikan budidaya air tawar dan air laut.serta pemenuhan pakan ternak dengan harga lebih terjangkau. Untuk menjamin kelancaran distribusi, TPID akan terus berkoordinasi untuk memperlancar distribusi pasokan agar stok pangan tersedia dalam jumlah yang cukup. Dari sisi teknologi, penguatan digitalisasi data informasi pangan akan terus dioptimalkan melalui koordinasi perancangan dashboard pemantauan data inflasi terintegrasi
Sebanyak 73 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak pengembangan Kawasan Rempang telah menempati hunian sementara.
Jumlah tersebut kembali bertambah menyusul bergesernya dua KK asal Desa Sembulang Tanjung, Jumat (3/11/2023).
Kesediaan warga untuk bergeser ke hunian sementara merupakan bentuk dukungan terhadap rencana investasi pengembangan Kawasan Rempang.
Warga berharap, realisasi program Rempang Eco-City nantinya dapat memberikan dampak positif terhadap kemajuan ekonomi masyarakat ke depan.
"Kami dengan senang hati bergeser ke hunian sementara karena mendukung penuh program pemerintah. Harapan kami, ekonomi lebih baik dari yang sebelumnya," ujar warga Sembulang Tanjung, Suharti.
Senada dengan Suharti, warga lainnya, Jerry juga mengharapkan agar ekonomi masyarakat Rempang jauh lebih maju dengan terealisasinya program strategis nasional tersebut.
Mengingat, program Rempang Eco-City akan memberikan peluang kerja kepada ratusan ribu warga tempatan.
"Untuk perpindahan hari ini tidak ada paksaan dari pihak manapun. Yang pasti, kita berharap untuk ke depannya masyarakat bisa lebih makmur," tegasnya.
Terpisah, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi berkomitmen untuk menyelesaikan rencana investasi di Rempang.
Menurutnya, pendekatan persuasif ke warga adalah kunci penting dalam mewujudkan kawasan ke depannya.
"Pemerintah pusat melalui BP Batam akan terus memperhatikan hak-hak masyarakat dalam realisasi pembangunan Rempang. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk membangun komunikasi dua arah," ujar Rudi.
Sebagai mesin ekonomi baru di Indonesia, pemerintah pusat melalui BP Batam bakal memproyeksikan Rempang sebagai kawasan industri, perdagangan, residensial hingga wisata yang terintegrasi demi mendorong peningkatan daya saing terhadap Singapura dan Malaysia.
"Kami diberikan tugas agar realisasi investasi bisa terselesaikan. Momentum pembangunan dan investasi ini akan membawa masyarakat lebih sejahtera dan lebih maju ke depannya," pungkasnya. (DN)
Pusat Data Sistem Informasi (PDSI) BP Batam, menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Aston Batam Hotel, Jumat (03/11/2023).
FGD ini mengangkat tema, Peningkatan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih, Efektif, Efisien, Transparan, dan Akuntabel, Melalui Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Lingkungan BP Batam.
Kepala PDSI BP Batam, Sylvia Malaihollo mengatakan, kegiatan FGD yang dilaksanakan ini juga menjadi baguan dari sosialisasi penyelenggaraan SPBE di lingkungan BP Batam.
Penyelenggaraan SPBE ini menjadi bagian yang tidak dapat terpisahkan sebagai tanggungjawab kepada Kementrian PANRB. Karena, pada tahun ini BP Batam sudah membuat tautan atau meminta penilaian kepada Kementrian PANRB terhadap penyelenggaraan SPBE di lingkungan BP Batam.
"Sehingga FGD ini jadi bagian dari sosialisasi atau awareness yang harus dilakukan kepada seluruh unit kerja yang ada di BP Batam," katanya.
Ia menjelaskan, ketika penyelenggaraan SPBE diterapkan, maka seluruh proses yang ada di lingkungan BP Batam menjadi bagian yang tidak dapat terpisahkan. Hingga akhirnya diwujudkan berbasis elektronik atau IT.
Maka dari itu, peserta yang diundang dalam FGD itu terdiri dari internal BP Batam maupun dari eksternal BP Batam, seperti BSSN dan BRIN.
"Kemudian juga hadir dari Kementrian PANRB yang menjadi bagian dari narasumber kami, sekaligus pembina dalam penerapan atau penyelenggaraan SPBE itu," katanya.
Ia berharap, melalui FGD ini tidak hanya penyelenggaraan SPBE atau kewajiban terhadap penyampaian kepada Kementrian PANRB. Namun bagaimana kebijakan, tata kelola, manajemen hingga layanan di BP Batam bisa secara terstandarisasi atau tersistematis melalui elektronik.
"Jadi bukan sekedar hanya nilai. Tetapi lebih kepada betul-betul penyelenggaraan terhadap sistem pemerintahan yang berbasis elektronik," imbuhnya.
Analis Kebijakan Madya Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian PANRB, Perwita Sari memberikan apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan oleh PDSI BP Batam. Progres yang sudah dilaksanakan oleh PDSI juga diakuinya sudah cukup baik.
Dengan banyaknya kebijakan hingga tata kelola yang sudah mulai diatur. Terutama dengan adanya arsitektur dan tata rencana SPBE.
"Harapannya ini menjadi suatu langkah baik, untuk kedepannya bisa memperbaiki tata kelola pemerintahan. Khususnya di BP Batam sendiri. Jadi kegiatan ini sangat bagus dan apa progres yang sudah dilaksanakan sudah sangat baik," katanya.
Dalam FGD tersebut, Perwita Sari akan menyampaikan materi terkait dengan arsitektur dari SPBE itu sendiri. Sebagaimana BP Batam yang sudah ini sudah mempunyai arsitektur dan tata rencana, sehingga kedepannya hanya perlu pembekalan untuk memanfaatkan arsitektur dan tata rencana itu sendiri.
"Karena ini menjadi base line data-datanya untuk kita menganlisis. Supaya lebih efektif, lebih transparan, dan lebih akuntabel dalam pelaksanaan SPBE ini di lingkungan BP Batam," imbuhnya.
