JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengubah ketentuan batas Auto Rejection Bawah (ARB) untuk saham berharga murah, khususnya yang berada pada rentang harga Rp11 hingga Rp14 per saham. Berdasarkan aturan baru ini, batas ARB untuk kelompok saham tersebut disesuaikan menjadi Rp1 per saham, berlaku mulai Selasa (20/10/2026) hingga 31 Desember 2026.
Penyesuaian ini menggantikan ketentuan sebelumnya yang menetapkan batas penurunan harga sebesar 7 persen. Dengan adanya kebijakan baru tersebut, mekanisme pembentukan batas penurunan harga untuk rentang saham bernilai rendah kini berbeda dari aturan yang sempat berlaku sehari sebelumnya.
BEI menjelaskan bahwa langkah ini diambil setelah melakukan evaluasi terhadap penerapan batas ARB asimetris sebesar 7 persen yang mulai berjalan pada 19 Oktober 2026. Penyesuaian aturan bertujuan untuk menjaga agar perdagangan saham di bursa tetap berlangsung secara teratur, wajar, dan efisien, sekaligus mendukung terciptanya mekanisme pembentukan harga (price discovery) yang lebih optimal.
Ketentuan penyesuaian ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Direksi BEI Nomor Kep-00158/BEI/10-2026 mengenai Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas. Keputusan tersebut secara resmi mencabut dan menggantikan keputusan direksi sebelumnya, yaitu SK Nomor Kep-000157/BEI/10-2026.
Adapun penyesuaian batas ARB ini diterapkan pada saham-saham yang tercatat di Papan Utama, Papan Pengembangan, serta Papan Ekonomi Baru. Sementara itu, untuk saham yang tercatat di Papan Akselerasi dan Papan Pemantauan Khusus, ketentuan perdagangan tetap mengikuti aturan yang berlaku pada papan masing-masing.
Mulai Rp50 ribu dengan kecepatan hingga 500 Mbps, XL Ultra 5G+ menawarkan pilihan paket XL prabayar dan PRIORITAS dengan berbagai manfaat digital premium.
Solo, 15 Oktober 2026. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui brand XL menghadirkan XL Ultra 5G+ bagi masyarakat Yogyakarta dan Solo, dengan pilihan paket XL prabayar mulai Rp50 ribu hingga PRIORITAS Ultra 5G+ dengan kuota unlimited seharga Rp200 ribu. Dengan kecepatan hingga 500 Mbps, layanan ini menawarkan kuota besar serta berbagai manfaat digital premium, mulai dari hiburan, roaming internasional, hingga teknologi kecerdasan buatan (AI). Kehadiran layanan tersebut menjadi bagian dari komitmen XLSMART dalam menghadirkan infrastruktur dan solusi digital yang berkualitas, berkelanjutan, dan bertanggung jawab untuk mendukung kebutuhan digital masyarakat.
Direktur & Chief Commercial Officer XLSMART, David Arcelus Oses, mengatakan, “Kami memahami bahwa setiap pelanggan memiliki kebutuhan internet yang berbeda. Ada yang mengutamakan fleksibilitas harga dan kuota, ada pula yang membutuhkan akses internet tanpa batas dengan berbagai manfaat premium. Karena itu, kami menghadirkan XL Ultra 5G+ melalui pilihan layanan XL prabayar dan PRIORITAS, sehingga pelanggan dapat menentukan paket yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup mereka. Kami ingin pengalaman menggunakan layanan XL tidak hanya semakin cepat, tetapi juga semakin bernilai bagi pelanggan.”
David menambahkan, “Bagi XL, Yogyakarta dan Solo merupakan dua kota penting dengan karakteristik pelanggan yang beragam. Yogyakarta memiliki ekosistem pendidikan, pariwisata, dan industri kreatif yang dinamis, sementara Solo dikenal dengan aktivitas perdagangan, budaya, serta pertumbuhan UMKM. Karakteristik tersebut menciptakan kebutuhan layanan digital yang berbeda, tetapi sama-sama membutuhkan konektivitas yang dapat diandalkan dengan pilihan paket yang sesuai. Melalui XL Ultra 5G+, kami ingin memperkuat kehadiran XL di kedua kota ini dengan menghadirkan layanan yang semakin relevan dan memberikan nilai lebih bagi pelanggan.”
Untuk pelanggan XL prabayar, XL Ultra 5G+ menawarkan pilihan paket dengan kuota besar dan harga terjangkau, meliputi:
* Rp50.000 (7 hari): Kuota utama 100GB + tambahan kuota 5G 100GB.
* Rp100.000 (28 hari): Kuota 65GB.
* Rp200.000 (28 hari): Kuota utama 400GB + tambahan kuota 5G 400GB.
Selain kuota internet, sejumlah paket XL Ultra 5G+ prabayar juga dilengkapi manfaat tambahan berupa bonus telepon, akses Vidio Platinum, pilihan hiburan digital seperti Viu Premium, WeTV VIP, CATCHPLAY+ Premium, dan Disney+, serta roaming internasional di lebih dari sembilan negara. Seluruh manfaat tersebut mengikuti ketentuan masing-masing paket.
XL Ultra 5G+ juga menghadirkan manfaat berbasis AI dan penyimpanan cloud pada penawaran tertentu. Melalui akses Google Gemini, pelanggan dapat memanfaatkan teknologi AI untuk membantu merangkum informasi, mengembangkan ide, hingga menyusun materi pekerjaan atau pembelajaran. Sementara itu, fasilitas penyimpanan Google Cloud hingga 400GB dapat dimanfaatkan untuk menyimpan foto, video, dokumen, dan berbagai berkas digital secara online. Manfaat ini memberikan nilai tambah bagi mahasiswa, pekerja profesional, pelaku usaha, maupun kreator konten.
Sementara itu, bagi pelanggan yang menginginkan pengalaman digital premium, XL PRIORITAS Ultra 5G+ menawarkan kuota unlimited seharga Rp200 ribu. Layanan ini juga dilengkapi berbagai manfaat tambahan, antara lain roaming internasional di lebih dari 75 negara, bonus langganan layanan hiburan digital seperti Disney+, Vidio, Viu, dan WePlay, akses Google Gemini selama enam bulan, serta penyimpanan Google Cloud 400GB, sesuai ketentuan layanan.
Lebih lanjut, David menjelaskan, “Melalui XL Ultra 5G+, kami ingin memberikan pengalaman digital yang lebih lengkap bagi pelanggan. Tidak hanya melalui pilihan kuota dan harga, tetapi juga berbagai manfaat tambahan seperti hiburan digital, roaming internasional, akses teknologi AI, hingga penyimpanan cloud. Kami berharap seluruh manfaat ini dapat memberikan nilai lebih sekaligus mendukung kebutuhan digital pelanggan yang terus berkembang.”
Kehadiran kedua layanan tersebut didukung jaringan 5G XLSMART yang telah menjangkau 70 kota di Indonesia dan terus diperluas secara bertahap. Dengan dukungan jaringan ini, pelanggan dapat memanfaatkan konektivitas 5G untuk berbagai aktivitas, mulai dari streaming, video conference, mobile gaming, hingga membuat dan mengunggah konten digital. Pengalaman penggunaan bergantung pada perangkat, lokasi, kondisi jaringan, serta ketentuan masing-masing paket.
Kualitas jaringan XL juga tercermin dari hasil pengukuran independen Ookla® Speedtest Intelligence®. Median kecepatan unduh 5G XL meningkat dari 41,08 Mbps pada semester pertama 2025 menjadi 149,08 Mbps pada semester pertama 2026, atau tumbuh sekitar 263% dalam satu tahun.
Selain peningkatan kecepatan, XL juga memperoleh empat penghargaan Ookla® Speedtest Awards™ pada semester pertama 2026, yaitu Best Mobile Network, Best 5G Network, Fastest 5G, dan Best 5G Video Experience. Keempat penghargaan tersebut menjadi pengakuan independen atas kualitas jaringan, performa 5G, kecepatan, serta pengalaman menikmati layanan video melalui jaringan XL.
Dengan dukungan jaringan yang terus berkembang serta pilihan layanan XL prabayar dan XL PRIORITAS yang semakin lengkap, XLSMART berkomitmen untuk terus menghadirkan pengalaman konektivitas 5G yang relevan bagi kebutuhan digital masyarakat Yogyakarta, Solo, masyakarat Jawa Tengah dan sekitarnya serta berbagai kota lainnya di Indonesia.
Informasi lebih lanjut mengenai pilihan paket, manfaat tambahan, cakupan layanan, serta syarat dan ketentuan XL Ultra 5G+ dapat diperoleh melalui kanal resmi XL.
Manggarai, Bupati Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) Herybertus Nabit mengakui pemerintah kabupaten yang ia pimpin kewalahan dalam menangani psikososial warganya yang mengungsi akibat terdampak gempa pertengahan Agustus 2026.
“Penanganan trauma kami harus akui tidak punya kemampuan sumber daya di situ,” kata Herybertus saat ditemui di Posko Tanggap Darurat Kabupaten Manggarai, Ruteng, Minggu malam.
Oleh karena itu, Pemkab Manggarai membutuhkan bantuan berbagai pihak dalam penanganan psikososial para pengungsi.
“Saat ini sejumlah perguruan tinggi dan lembaga swadaya masyarakat telah membantu dalam penanganan psikosial warga kami yang terdampak,” kata Herybertus.
Namun, saat ini layanan psikososial masih terbatas di kalangan anak-anak sekolah. Padahal, warga yang berusia dewasa juga menjadi kelompok rentan terdampak secara psikologi akibat gempa bumi yang menghancurkan perekonomian mereka.
“Situasi yang lebih rentan lagi dialami oleh kalangan lanjut usia karena mereka sudah tidak bisa lagi produktif dalam bekerja,” kata Herybertus.
Ia khawatir angka bunuh diri akibat keputusasaan terhadap kepastian masa depan mereka malah ada pada kalangan lanjut usia. “Hal ini tentu saja butuh penanganan khusus oleh orang yang professional,” kata Bupati.
Herybertus berharap berbagai pihak, termasuk pemerintah, perguruan tinggi, dan LSM untuk membantu Pemkab Manggarai dalam menangani psikosial seluruh kalangan warganya yang terdampak, dari kalangan anak-anak hingga lanjut usia.
Berdasarkan data dari Pemkab Manggarai hingga lebih dari dua bulan pascagempa pertengahan Agustus 2026, sebanyak 1.301 warga masih mengungsi di 17 posko dan 7.091 warga mengungsi mandiri dengan mendirikan tenda sendiri di dekat rumah mereka.
Dari jumlah tersebut, Pemkab mendata sebanyak 1.054 jiwa termasuk ke dalam kelompok rentan.
“Di antaranya 335 anak-anak, 265 warga lansia, 267 balita, dan 55 warga dengan disabilitas,” kata Bupati Herybertus Nabit.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Plan Indonesia salah satu LSM yang bergerak dalam penanganan hak anak-anak, Dini Widiastuti mengatakan pihaknya berusaha membantu persoalan kurangnya tenaga dalam pemulihan psikososial dengan memberikan pelatihan kepada relawan-relawan lokal.
“Tahap pertama kami sudah melatih 20 trainer yang sudah bergerak membantu di 62 titik,” kata Dini.
Plan Indonesia kini sudah melalukan tiga tahap pelatihan. “Tahap dua kami sudah melatih 32 orang relawan, dan tahap tiga sudah 42 orang,” kata Dini.
“Mereka yang kami latih telah bergerak ke berbagai penjuru Manggarai untuk menangani pemulihan psikosial warga terdampak gempa, khususnya anak-anak,” kata Dini.
Pada kesempatan yang sama saat ditemui juga di Posko Tanggap Darurat Kabupaten Manggarai, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Manggarai Wensiaus Sedan mengatakan bahwa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ke depannya akan mengirimkan 70 orang “master trainer”.
“Mereka akan melatih guru-guru agar bisa melakukan pemulihan psikosial para siswa yang terdampak gempa,” kata Wensiaus.
Nantinya guru-guru yang telah dilatih master trainer itu akan melatih juga rekan-rekan mereka di sekolah sehingga diharapkan jangkauan penanganan psikosial kepada para siswa bisa dilakukan secara lebih masif.
Sumber: Kantor Berita Antara
Jakarta, 16 Oktober 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati pengumuman yang dirilis oleh lembaga penyedia indeks global MSCI Inc. pada tanggal 15 Oktober 2026, di mana MSCI menyatakan akan memulai periode konsultasi atas proposal reklasifikasi status Indonesia.
Dalam pengumuman tersebut, MSCI kembali menyampaikan acknowledgement atas pelaksanaan inisiatif-inisiatif reformasi pasar modal Indonesia yang telah berjalan, termasuk publikasi kepemilikan saham di atas 1%, peningkatan granularitas klasifikasi investor, pengumuman High Shareholding Concentration (HSC), dan kebijakan baru mengenai kenaikan batas minimum free float.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyampaikan bahwa OJK menghormati view dari MSCI dan terus melakukan pembenahan dan tindak lanjut atas berbagai masukan yang diberikan. OJK juga mencermati dan memberikan perhatian serius terhadap penilaian MSCI mengenai area-area yang masih memerlukan penyempurnaan ke depan. OJK menghormati independensi lembaga-lembaga penyedia indeks global, termasuk MSCI, serta menghargai setiap masukan yang diberikan oleh seluruh pemangku kepentingan.
“Kami meyakini pasar modal domestik tetap prospektif dan menarik. Hal ini didukung oleh fundamental perekonomian Indonesia yang terjaga, basis investor yang terus bertumbuh, valuasi saham yang kompetitif, dan kinerja fundamental emiten yang secara umum masih positif,” kata Friderica.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menyampaikan bahwa masukan yang disampaikan MSCI dalam pengumuman ini juga sejalan dengan Rencana Aksi Percepatan Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia, termasuk dalam aspek penegakan hukum yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan
“OJK berkomitmen untuk terus memperkuat penegakan hukum di sektor pasar modal dalam upaya menegakkan integritas pasar, dengan koordinasi dan sinergi yang efektif bersama seluruh pihak terkait,” kata Hasan.
Ke depan, OJK bersama SRO terus melanjutkan engagement yang konstruktif dengan lembaga-lembaga penyedia indeks maupun investor institusi global. Engagement yang berkesinambungan tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa otoritas Indonesia dapat mengkomunikasikan progress terkini reformasi pasar modal Indonesia, serta memperoleh masukan dan rekomendasi kebijakan untuk penyempurnaan yang berkelanjutan.
Jakarta – Hari ini, Jumat, 16 Oktober 2026, telah dilakukan tindakan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 08:58:00 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS).
Perdagangan akan dilanjutkan pada pukul 09:28:00 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan. Tindakan ini dilakukan karena terdapat penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8%. BEI melakukan upaya ini dalam rangka menjaga perdagangan saham agar senantiasa teratur, wajar, dan efisien sesuai dengan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas dan diatur lebih lanjut pada Surat Keputusan Direksi BEI nomor Kep-00002/BEI/04-2025.
Informasi selanjutnya dapat dilihat pada: • Peraturan Nomor II-A: www.idx.co.id > Peraturan > Peraturan BEI > tab Peraturan Perdagangan • Surat Keputusan Direksi BEI nomor Kep-00002/BEI/04-2025: www.idx.co.id > Peraturan > Keputusan Direksi
Jakarta, 15 Oktober 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 Tahun 2026 tentang Rencana Bisnis Bank Umum dalam rangka mendukung terciptanya sistem perbankan yang sehat, stabil, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi nasional.
POJK 17/2026 ini diterbitkan sebagai upaya memperkuat kualitas perencanaan bisnis Bank agar lebih adaptif terhadap perkembangan industri perbankan, transformasi digital, serta dinamika perekonomian, sekaligus mendukung pelaksanaan pengawasan berbasis risiko yang lebih efektif.
POJK 17/2026 diterbitkan pada 30 September 2026 sebagai pembaruan POJK Nomor 5/POJK.03/2016 tentang Rencana Bisnis Bank.
Melalui POJK ini, OJK menegaskan bahwa Rencana Bisnis Bank tidak hanya merupakan dokumen pemenuhan kewajiban pelaporan, tetapi juga menjadi instrumen strategis yang menjadi pedoman bagi Bank dalam menetapkan arah kebijakan, strategi pengembangan usaha, serta pengelolaan risiko secara terukur dan berkelanjutan.
Seiring dengan berkembangnya model bisnis Bank, inovasi produk dan layanan, digitalisasi perbankan, serta diterbitkannya berbagai ketentuan baru di sektor perbankan, diperlukan penyempurnaan pengaturan agar Rencana Bisnis tetap relevan dengan perkembangan industri dan mampu mendukung pengelolaan Bank yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.
POJK ini mengatur antara lain:
- Kewajiban Bank menyusun Rencana Bisnis secara realistis, berbasis risiko, memperhatikan prinsip kehati-hatian, penerapan tata kelola, manajemen risiko, serta memastikan keselarasan dengan rencana strategis Bank;
- Kewajiban Direksi menyusun, melaksanakan, dan mengomunikasikan Rencana Bisnis, kewajiban Dewan Komisaris melakukan pengawasan atas pelaksanaan Rencana Bisnis, serta kewajiban Dewan Pengawas Syariah memberikan opini atas Rencana Bisnis bagi Bank Umum Syariah dan Bank Umum Konvensional yang memiliki Unit Usaha Syariah;
- Penyempurnaan cakupan Rencana Bisnis yang paling sedikit meliputi ringkasan eksekutif, kebijakan dan strategi manajemen, penerapan manajemen risiko, tata kelola, dan kinerja Bank, proyeksi laporan keuangan, proyeksi rasio dan proyeksi rasio tertentu lainnya, rencana pendanaan, rencana penyediaan dana, rencana penyertaan modal dan rencana divestasi, rencana permodalan, rencana pengembangan infrastruktur organisasi, rencana strategis penyelenggaraan produk, rencana pengembangan dan perubahan jaringan kantor, dan informasi lain;
- Pengaturan mengenai penyampaian, perubahan, penyesuaian, evaluasi, serta pelaporan Rencana Bisnis melalui sistem pelaporan OJK, termasuk Laporan Realisasi Rencana Bisnis dan Laporan Pengawasan Rencana Bisnis;
- Pengaturan mengenai sanksi administratif, ketentuan peralihan, dan ketentuan pelaksanaan Rencana Bisnis Bank.
Melalui penyempurnaan peraturan tersebut, OJK mengharapkan kualitas Rencana Bisnis Bank meningkat sehingga mampu menjadi dasar penyusunan strategi usaha yang lebih realistis, adaptif, dan selaras dengan profil risiko serta kapasitas masing-masing Bank.
Di sisi lain, pengaturan ini juga diharapkan memperkuat efektivitas pengawasan OJK melalui tersedianya informasi yang komprehensif mengenai arah pengembangan usaha dan strategi Bank, sehingga pengawasan dapat dilakukan secara forward looking, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.
Jakarta, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi yang diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah perairan Indonesia pada 15 hingga 18 Oktober 2026.
Direktur Meteorologi Maritim BMKG Agie Wandala dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, mengatakan kondisi tersebut dipicu oleh pergerakan pola angin di wilayah utara dan selatan ekuator Indonesia.
"Pola angin di utara ekuator Indonesia umumnya bertiup dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan enam sampai 20 knot, sedangkan di selatan ekuator bertiup dari timur hingga tenggara dengan kecepatan delapan hingga 25 knot," kata dia.
Dia menjelaskan kecepatan angin tertinggi terpantau di wilayah Samudra Hindia barat Lampung, Samudra Hindia selatan Banten, serta Laut Arafuru.
Dinamika angin tersebut dilaporkan memicu peningkatan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter yang berpeluang terjadi di berbagai kawasan perairan, antara lain Selat Malaka bagian utara, sebagian besar perairan Samudra Hindia barat dan selatan, Laut Jawa, Laut Bali, Laut Sumbawa, sebagian Selat Makassar, Laut Maluku, Samudra Pasifik utara, hingga wilayah Laut Arafuru.
Sementara itu, kata dia gelombang yang lebih tinggi dengan kisaran 2,5 hingga 4 meter berpeluang menerjang wilayah Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai, Bengkulu, Lampung, serta Samudra Hindia selatan Banten, Jawa Barat, hingga Bali.
Mengingat potensi gelombang tinggi tersebut berdampak langsung terhadap keselamatan pelayaran, BMKG mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan dan pelaku transportasi laut, untuk meningkatkan kewaspadaan.
Risiko pelayaran perlu diwaspadai terutama bagi perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter), hingga kapal feri (kecepatan angin dari 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter).
"Warga yang tinggal dan beraktivitas di kawasan pesisir sekitar area yang berpeluang terdampak juga diminta untuk senantiasa waspada terhadap dinamika cuaca maritim tersebut," kata Agie.
Sumber: Kantor Berita Antara
OJK Gelar Digital Financial Literacy (DFL) 2026 di Universitas Airlangga Surabaya, 13 Oktober 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong generasi muda untuk memahami peluang dan risiko tokenisasi aset nyata atau Real World Assets (RWA) seiring dengan perkembangan inovasi keuangan digital di Indonesia, sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya legalitas, keamanan, dan pelindungan konsumen dalam memanfaatkan produk dan layanan keuangan digital. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Digital Financial Literacy (DFL) 2026 bertema “Dari Aset Nyata ke Aset Digital, Kenalan dengan Tokenisasi dan Peluang di Indonesia” yang menghadirkan Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Adi Budiarso sebagai pembicara dalam kuliah umum di Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya, Senin (12/10). Dalam kesempatan tersebut, Adi menekankan bahwa kesiapan Indonesia menghadapi perkembangan teknologi keuangan perlu ditopang oleh peningkatan kapasitas regulator, pelaku industri, dan masyarakat. Penguasaan teknologi perlu berjalan seiring dengan kemampuan mengelola risiko agar manfaat digitalisasi dapat dirasakan secara lebih luas.
“Perkembangan inovasi keuangan digital berlangsung sangat cepat, sehingga kita harus terus meningkatkan kapasitas agar tidak tertinggal. Kerangka regulasi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, disertai peningkatan kapasitas sumber daya manusia, baik di industri maupun regulator. Hal ini penting agar kita tetap relevan dan mampu memanfaatkan peluang inovasi digital untuk mendukung pengembangan sektor keuangan,” ujar Adi. Menurut Adi, kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence), Big Data, komputasi awan (Cloud Computing), dan teknologi buku besar terdistribusi (Distributed Ledger Technology /DLT) membuka berbagai peluang pengembangan produk dan layanan keuangan. Namun, perkembangan tersebut perlu berjalan seiring dengan penguatan kerangka regulasi, tata kelola, keamanan teknologi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Adi juga menekankan pentingnya kolaborasi antara regulator, industri, pemerintah, dan perguruan tinggi dalam membangun ekosistem inovasi keuangan digital yang adaptif, kredibel, dan berkelanjutan. Dengan semangat gotong royong, pengetahuan akademik dan pengalaman industri dapat memperkuat pengembangan inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia.
Tokenisasi Aset Nyata untuk Mendukung Perekonomian Indonesia Salah satu inovasi keuangan digital yang menjadi fokus pembahasan dalam kegiatan DFL 2026 adalah tokenisasi RWA, yaitu proses representasi digital atas aset nyata atau hak ekonomi yang berkaitan dengan aset tersebut melalui pemanfaatan teknologi digital, termasuk DLT. Tokenisasi RWA berpotensi meningkatkan efisiensi transaksi, memperluas akses terhadap instrumen keuangan, serta mendukung pengembangan alternatif pembiayaan dan pendalaman pasar keuangan. Dalam konteks Indonesia, potensi tersebut membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi lebih luas dalam kegiatan ekonomi, dengan tetap memperhatikan karakteristik dan risiko setiap produk. Adi menyampaikan bahwa peluang pengembangan inovasi keuangan digital di Indonesia tercermin dalam berbagai model yang telah mengikuti mekanisme Sandbox OJK. “Indonesia memiliki peluang yang sangat besar dalam pengembangan inovasi keuangan digital. Saat ini, sejumlah inovasi telah melalui mekanisme Sandbox OJK, antara lain tokenisasi emas, tokenisasi surat utang negara, dan tokenisasi manfaat properti.
Perkembangan ini menunjukkan besarnya peluang yang dapat kita manfaatkan melalui kolaborasi untuk mendukung pengembangan sektor keuangan dan perekonomian Indonesia,” kata Adi. Agar potensi tersebut dapat berkembang secara bertanggung jawab, pengembangan tokenisasi memerlukan kepastian hukum, tata kelola yang baik, keamanan teknologi, serta kejelasan hak dan kewajiban para pihak. Kepercayaan masyarakat perlu dibangun melalui transparansi dan pelindungan konsumen yang memadai. Melalui Sandbox, OJK memfasilitasi pengujian dan pengembangan inovasi teknologi sektor keuangan dengan tetap memperhatikan aspek regulasi, pengelolaan risiko, dan pelindungan konsumen. Pengujian ini membantu menilai kesiapan inovasi sebelum manfaatnya dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Penguatan Literasi dan Pelindungan Generasi Muda Sejalan dengan peluang tersebut, Adi mengingatkan mahasiswa untuk berhati-hati dalam berinvestasi pada aset keuangan digital. Pemahaman atas legalitas penyelenggara, karakteristik produk, dan risiko investasi menjadi bekal penting sebelum mengambil keputusan.
Selain memahami peluang inovasi, Adi mengingatkan mahasiswa untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko investasi aset keuangan digital, termasuk dengan memastikan legalitas penyelenggara dan memahami karakteristik produk sebelum mengambil keputusan investasi. “Dalam berinvestasi, kita harus memperhatikan dua aspek utama, yaitu legal dan logis. Pastikan produk dan penyelenggaranya memiliki legalitas yang jelas serta jangan mudah tergiur dengan penawaran keuntungan yang tidak masuk akal. Lakukan riset secara mandiri, pahami risikonya, dan jangan mengambil keputusan investasi hanya karena mengikuti orang lain atau takut tertinggal tren (FOMO),” tegas Adi. Menurut Adi, meningkatnya pemanfaatan teknologi digital oleh masyarakat perlu diimbangi dengan literasi keuangan yang memadai. Pengetahuan tersebut membantu generasi muda menimbang informasi, memahami risiko, dan mengambil keputusan keuangan secara bijak serta bertanggung jawab. Adi juga mengajak mahasiswa membangun kebiasaan mengelola keuangan sejak usia muda. Menabung dan berinvestasi sesuai kebutuhan, kemampuan, serta profil risiko menjadi langkah untuk mempersiapkan kesejahteraan finansial jangka panjang. Kebiasaan ini dapat membantu generasi muda Indonesia merencanakan masa depan dengan lebih baik.
Kolaborasi untuk Memperluas Manfaat Keuangan Digital Kegiatan DFL 2026 turut menghadirkan diskusi panel bersama narasumber dari OJK, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Kementerian Komunikasi dan Digital, Indonesia Fintech Society (IFSoc), Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), serta perwakilan pelaku industri. Diskusi membahas perkembangan tokenisasi RWA, pemanfaatan teknologi blockchain, peluang pengembangannya di Indonesia, serta tantangan dalam membangun ekosistem inovasi keuangan digital yang terpercaya. Para narasumber juga membahas pentingnya kepastian hukum atas aset yang mendasari token, transparansi informasi, keamanan teknologi, tata kelola, dan kejelasan hak ekonomi pemegang token. Aspek tersebut menjadi dasar agar pengembangan tokenisasi dapat memberikan manfaat dengan tetap menjaga kepercayaan masyarakat. Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia UNAIR Ardianto menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membekali generasi muda dengan pemahaman mengenai perkembangan teknologi dan inovasi keuangan digital.
“Perguruan tinggi tidak sekadar berperan sebagai ruang transfer pengetahuan, tetapi juga benteng dalam membangun kesadaran kritis mahasiswa,” kata Ardianto. Menurut Ardianto, transformasi sektor keuangan global menuntut perguruan tinggi terus mengikuti perkembangan teknologi sekaligus membekali mahasiswa dengan kemampuan berpikir kritis. Dengan bekal tersebut, mahasiswa dapat menilai peluang dan tantangan inovasi secara lebih cermat. Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala OJK Provinsi Jawa Timur Asep Hikayat menyampaikan bahwa Surabaya memiliki potensi besar untuk mendukung literasi dan inklusi keuangan digital. Perannya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan inovasi di Indonesia menjadi modal bagi pengembangan ekosistem tersebut. Menurut Asep, ekosistem digital yang terus berkembang dan generasi muda yang adaptif terhadap teknologi dapat memperkuat pemahaman masyarakat terhadap inovasi sektor jasa keuangan.
DFL 2026 berlangsung secara hibrida yang diikuti oleh sekitar 700 peserta yang hadir secara daring dan luring, terdiri atas sivitas akademika UNAIR serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya. Melalui kegiatan ini, OJK mendorong mahasiswa menggali peluang riset, kewirausahaan, pengembangan solusi teknologi, serta karier di industri keuangan digital, termasuk blockchain dan tokenisasi RWA. Pengetahuan yang diperoleh di kampus diharapkan menjadi bekal untuk melahirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. OJK akan terus memperkuat literasi keuangan digital bersama perguruan tinggi, asosiasi industri, dan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi yang berakar pada semangat gotong royong ini diarahkan untuk memperluas manfaat inovasi, menjaga pelindungan konsumen, dan mendukung kesejahteraan masyarakat. Dengan pengetahuan yang memadai, generasi muda dapat mengambil bagian dalam membangun ekosistem keuangan digital Indonesia yang inklusif dan bertanggung jawab.
BATAM — Peristiwa pemadaman listrik total (blackout) yang melanda wilayah Batam sejak Senin (12/10) pagi turut memengaruhi operasional di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam. Pemadaman tersebut mengakibatkan gangguan pada sejumlah fasilitas penunjang di terminal penumpang.
Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB), Annang Setia Budhi, mengonfirmasi bahwa kendala teknis akibat terputusnya pasokan listrik tersebut berdampak pada beberapa titik pelayanan utama. Layanan yang terganggu meliputi pintu parkir (gate parkir), proses check-in, pencahayaan, pendingin udara (AC), hingga Flight Information Display System (FIDS).
Kendati fasilitas terminal sempat terkendala, Annang memastikan bahwa jadwal dan lalu lintas penerbangan tidak mengalami gangguan. "Kalau untuk dampak penerbangan sampai saat ini masih berjalan lancar, keberangkatan maupun kedatangan," ujarnya pada Senin (12/10).
Di sisi lain, pihak PT PLN Batam terus melakukan pemulihan kelistrikan secara bertahap. Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Rudi Antono, menyatakan bahwa objek vital serta fasilitas pelayanan publik seperti bandara, rumah sakit, dan pelabuhan mendapat prioritas utama dalam proses penormalan. Pasokan listrik secara bertahap berhasil dipulihkan ke berbagai wilayah di Batam, meski warga sempat mengeluhkan terganggunya aliran air bersih pascapemadaman.
Sumber: CNN Indonesia
PALEMBANG — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus membalut Kota Palembang, Sumatera Selatan, selama sepekan terakhir. Pada Jumat (9/10/2026) pagi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat status kualitas udara di ibu kota Sumatera Selatan tersebut berada dalam level Berbahaya.
Berdasarkan data Konsentrasi Partikulat (PM2.5) BMKG pukul 07.00 WIB, dua pos pemantauan di Palembang menunjukkan angka yang jauh melampaui Nilai Ambang Batas (NAB). Di Musi 2, konsentrasi PM2.5 tercatat mencapai 430.2 µg/m³, sedangkan di Talang Betutu berada di angka 383.6 µg/m³. Kedua angka ini menempatkan kualitas udara Palembang berada pada kategori Berbahaya, mengingat baku mutu udara ambien nasional untuk PM2.5 hanya sebesar 55 µg/m³.
Paparan PM2.5 dalam tingkat setinggi ini berisiko memicu gangguan kesehatan serius jangka pendek, seperti penyakit jantung, bronkitis, serangan asma, serta gangguan paru-paru, khususnya bagi kelompok rentan seperti bayi, anak-anak, dan lansia.
Tingginya konsentrasi kabut asap di Palembang sejalan dengan lonjakan titik panas (hotspot) yang dirilis Kementerian Kehutanan (Kemenhut). Di Sumatera Selatan, jumlah titik panas terpantau melonjak drastis menjadi 224 titik dari yang sebelumnya hanya 71 titik.
Meski demikian, terdapat harapan akan meredanya kabut asap. Stasiun Klimatologi (Staklim) Sumsel memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang akan mengguyur wilayah Palembang pada Jumat malam hingga dini hari, tepatnya antara pukul 22.00 hingga 01.00 WIB, dengan kelembaban udara mencapai 40–99 persen dan kecepatan angin hingga 12 km/jam.
Pemerintah bersama Satgas Karhutla gabungan yang melibatkan Manggala Agni Kemenhut, TNI, Polri, BNPB, dan BPBD terus menyiagakan 61 unit armada udara untuk patroli, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), serta water bombing guna menanggulangi karhutla dan meminimalkan dampak buruk kualitas udara bagi masyarakat.
Sumber: CNN Indonesia
