Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan program prioritas pembangunan Batam kepada Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, beserta jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes dalam kunjungan kerja di Ruang Presentasi Kantor Wali Kota Batam, Selasa (20/10/2026). Pertemuan tersebut menjadi ajang berbagi pengalaman terkait pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), optimalisasi potensi daerah, serta penguatan pelayanan publik.
Dalam pertemuan itu, Amsakar menyambut baik kunjungan Pemkab Brebes. Ia menilai pertukaran pengalaman antardaerah penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami menyambut baik kehadiran Ibu Bupati Brebes beserta rombongan di Kota Batam. Kunjungan ini merupakan momentum yang sangat baik untuk saling belajar, melengkapi, dan memperkuat tata kelola pemerintahan di daerah masing-masing,” ujar Amsakar.
Pada kesempatan tersebut, Amsakar memaparkan perkembangan Batam sejak mulai dikembangkan pada era 1970-an. Berawal dari basis logistik Pertamina, Batam berkembang menjadi kawasan industri, kota madya administratif, hingga menjadi kota otonom dengan peran strategis dalam perekonomian nasional.
Sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (Free Trade Zone), Batam memiliki berbagai fasilitas fiskal yang mendukung kegiatan usaha dan investasi. Keunggulan tersebut turut ditopang oleh letak geografis Batam yang strategis, berdekatan dengan Singapura dan Malaysia.
Amsakar menjelaskan, pembangunan Batam difokuskan pada sektor industri, perdagangan, pariwisata, kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE), alih kapal, dan logistik. Saat ini, Batam didukung 31 kawasan industri serta memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata dan peningkatan kunjungan wisatawan.
Meski terus berkembang, Batam juga menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari pertumbuhan penduduk hingga kebutuhan lahan, air bersih, listrik, dan infrastruktur telekomunikasi. Karena itu, pembangunan perlu diimbangi dengan pengelolaan keuangan daerah yang terukur dan berkelanjutan.
Dalam pemaparan tersebut, Amsakar turut menjelaskan kontribusi sejumlah sumber PAD, antara lain Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), serta pajak hotel dan restoran.
Untuk menjaga keseimbangan pembangunan dan daya beli masyarakat, Pemko Batam juga menjalankan 15 program prioritas. Program tersebut mencakup peningkatan layanan air bersih, penanganan banjir melalui pembangunan drainase, pengobatan gratis berbasis KTP, pinjaman modal tanpa bunga bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), bantuan seragam sekolah, serta peningkatan akses beasiswa pendidikan.
Sementara itu, Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan keterbukaan Pemko Batam dalam berbagi pengalaman pengelolaan pemerintahan. Ia menilai Batam menunjukkan perkembangan yang baik dalam menggerakkan perekonomian, mengembangkan pariwisata, dan mendorong pertumbuhan UMKM.
“Kami mengucapkan terima kasih atas penerimaan yang sangat luar biasa dari Bapak Wali Kota dan seluruh jajaran. Kami melihat kemajuan Batam luar biasa, terutama dalam menggerakkan ekonomi dan UMKM di tengah keberagaman penduduk. Kami hadir untuk mempelajari strategi Pak Wali dalam mengoptimalkan PAD dan mengelola fiskal daerah, terlebih dalam menyusun persiapan APBD 2027,” ungkap Paramitha.
Paramitha juga mengapresiasi kemampuan Batam menarik wisatawan mancanegara, khususnya dari Singapura dan Malaysia. Ia menyatakan ketertarikannya untuk membuka stan promosi produk unggulan Kabupaten Brebes di Batam sebagai upaya memperluas pasar dan memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat serta wisatawan.
Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif antara jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Brebes dan Pemko Batam. Pertemuan tersebut juga diisi dengan pertukaran cenderamata dan foto bersama.
Diskominfo Batam – Warga Kecamatan Batu Ampar mengapresiasi penanganan kebutuhan air bersih yang kini dinilai berjalan lancar dan relatif terkendali. Apresiasi tersebut disampaikan perwakilan RT, RW, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dalam kegiatan silaturahmi bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam di Hotel Planet Holiday, Senin (19/10/2026).
Perwakilan RT, RW, dan LPM Kecamatan Batu Ampar, Ihsan, menyampaikan bahwa kelancaran pelayanan air bersih menjadi hal yang disyukuri masyarakat. Menurutnya, ketersediaan air bersih sangat penting untuk menunjang kebutuhan rumah tangga dan aktivitas sehari-hari.
“Alhamdulillah, untuk air bersih di Kecamatan Batu Ampar saat ini sudah lancar, aman, dan terkendali. Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Ihsan.
Selain menyampaikan apresiasi terkait air bersih, Ihsan turut menyoroti sejumlah kebutuhan infrastruktur di wilayahnya. Pembangunan drainase untuk mengurangi risiko banjir serta perbaikan jalan berlubang dinilai penting demi menunjang keselamatan dan kenyamanan warga.
Ia juga mengapresiasi pembangunan Kantor Lurah Sungai Jodoh, Kantor Lurah Batu Merah, dan Kantor Camat Batu Ampar. Peningkatan fasilitas pemerintahan tersebut diharapkan dapat mendukung pelayanan administrasi dan memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan publik.
Aspirasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Silaturahmi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam bersama RT, RW, dan LPM se-Kecamatan Batu Ampar Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Grand Galaxy Ballroom, Lantai 3, Hotel Planet Holiday, itu dihadiri Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, serta perwakilan RT, RW, dan LPM.
Dalam pertemuan tersebut, Amsakar menegaskan pentingnya komunikasi antara pemerintah dan perangkat masyarakat untuk memastikan pembangunan sesuai dengan kebutuhan warga. Ia menyebut RT, RW, dan LPM memiliki peran strategis dalam menyampaikan aspirasi sekaligus menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat.
“Terima kasih kepada RT, RW, dan LPM. Berbagai capaian yang kita raih tidak terlepas dari peran Bapak dan Ibu semua. Saudara-saudara merupakan perpanjangan lisan pemerintah dalam mengomunikasikan kebijakan kepada masyarakat. Karena itu, komunikasi dan kerja sama ini harus terus kita jaga,” ujar Amsakar.
Ia mengajak seluruh perangkat masyarakat untuk terus menjaga komunikasi yang terbuka dan menyampaikan persoalan di lingkungan masing-masing melalui koordinasi yang baik. Dengan demikian, pemerintah dapat memperoleh gambaran mengenai kebutuhan warga dan menentukan prioritas penanganan sesuai kewenangan serta kemampuan yang tersedia.
Amsakar juga mengingatkan pentingnya menjaga suasana kondusif di tengah masyarakat. Ia meminta RT, RW, dan LPM memastikan informasi yang diterima telah terverifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Batam memperoleh masukan mengenai kondisi pelayanan dasar dan kebutuhan infrastruktur di Kecamatan Batu Ampar. Aspirasi warga diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.
Batam, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar Coaching Clinic Perizinan Berusaha (PB) dan Perizinan Berusaha untuk Menunjang Kegiatan Berusaha (PB UMKU) melalui sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) di lingkungan BP Batam, Senin (19/10/2026)
Kegiatan yang berlangsung di Balairung Sari ini mengusung tema “Pusat PTSP BP Batam Hadir Lebih Dekat dengan Pelaku Usaha, Mendampingi Setiap Langkah Perizinan” dan diikuti oleh lebih dari 100 perwakilan perusahaan.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya BP Batam dalam memperkuat pendampingan kepada pelaku usaha, khususnya dalam memastikan kelengkapan administrasi serta kelancaran proses perizinan berusaha melalui sistem OSS RBA.
Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam, Sudirman Saad, hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini secara khusus kami hadirkan untuk mengawal proses administrasi perizinan para pelaku usaha, sehingga berbagai kendala administrasi yang dihadapi dalam pemenuhan persyaratan perizinan dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti secara tepat,” jelasnya.
Menurut Sudirman, pendampingan secara langsung menjadi bagian penting dalam mendukung pelaku usaha memenuhi ketentuan perizinan yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, BP Batam berupaya menghadirkan layanan yang lebih dekat, responsif, dan solutif, sekaligus memberikan ruang konsultasi bagi perusahaan untuk memperoleh penjelasan terkait proses maupun persyaratan perizinan yang dibutuhkan.
“Kami berharap para pengusaha yang hadir dapat memanfaatkan layanan ini secara maksimal sehingga seluruh permasalahan terselesaikan dengan tuntas,” ujar Sudirman Saad.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi konsultasi secara one-on-one bersama petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam, perwakilan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, serta unit kerja terkait lainnya di lingkungan BP Batam.
Melalui sesi konsultasi tersebut, para peserta memperoleh kesempatan untuk membahas secara langsung berbagai kebutuhan dan kendala perizinan yang dihadapi perusahaan masing-masing.
Pendekatan ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha memahami persyaratan yang harus dipenuhi, mempercepat penyelesaian kendala administratif, serta meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan perizinan berusaha.
Penyelenggaraan Coaching Clinic PB dan PB UMKU ini menegaskan komitmen BP Batam untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan perizinan dan memberikan pendampingan yang optimal kepada pelaku usaha.
Ryan Nikko, barista Aston Batam Hotel & Residence, meraih Juara 1 kategori Young Barista dalam Archipelago Black Box Battle 2026.
Prestasi membanggakan diraih oleh Ryan Nikko, Barista Aston Batam Hotel & Residence, yang berhasil meraih Juara 1 kategori Young Barista dalam Archipelago Black Box Battle 2026. Kompetisi yang diselenggarakan oleh Archipelago Hotels ini mempertemukan talenta muda dari tim kuliner dan Food & Beverage (F&B) berbagai hotel di bawah naungan Archipelago untuk menunjukkan keterampilan teknis, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi melalui berbagai tantangan profesional. Babak final Archipelago Black Box Battle 2026 diselenggarakan pada 19 Oktober 2026 di Aston Bogor Hotel & Resort. Kompetisi ini menjadi wadah bagi para talenta muda untuk menunjukkan kemampuan profesional sekaligus mengembangkan potensi mereka di industri perhotelan, khususnya di bidang kuliner dan layanan minuman.
Melalui kategori Young Barista, para peserta ditantang untuk menunjukkan kemampuan dalam mempersiapkan bahan dan peralatan, menjaga kebersihan serta kerapihan area kerja, menerapkan teknik pembuatan minuman, mengembangkan kreativitas, dan menyajikan hasil akhir secara profesional. Proses penilaian mencakup tiga aspek utama, yaitu persiapan, teknik dan kreativitas, serta presentasi. Ketiga aspek tersebut mencerminkan standar profesional yang dibutuhkan dalam industri Food & Beverage, mulai dari ketelitian selama proses kerja hingga kualitas penyajian kepada pelanggan. Keberhasilan Ryan Nikko meraih posisi pertama menjadi pencapaian tersendiri bagi Aston Batam Hotel & Residence. Prestasi ini juga menunjukkan pentingnya pengembangan keterampilan, kreativitas, dan konsistensi dalam memberikan pengalaman layanan berkualitas kepada para tamu.
PUNCAK NUSANTARA: MENGANGKAT INSPIRASI ALAM INDONESIA DALAM KREASI MINUMAN
Salah satu elemen yang menonjol dari penampilan Ryan adalah Puncak Nusantara, atau yang disebut PANANTARA, kreasi minuman yang terinspirasi dari kekayaan lanskap Indonesia. Mengusung konsep perjalanan dari puncak pegunungan, melewati rimba, hingga mencapai pesisir, kreasi ini menerjemahkan karakter alam Nusantara ke dalam eksplorasi rasa, aroma, dan presentasi minuman. Konsep Puncak Nusantara dibangun melalui tiga karakter, yaitu Puncak, Rimba, dan Pesisir. Masing-masing merepresentasikan inspirasi alam yang berbeda melalui perpaduan bahan dan profil rasa yang khas. Karakter Puncak memadukan espresso, gula aren, dan citrus, menghadirkan karakter kopi dengan sentuhan manis dan kesegaran citrus. Karakter Rimba menggabungkan cordial kulit nanas, madu, jahe, dan serai, yang memadukan karakter buah dengan kehangatan rempah dan aroma herbal. Sementara itu, karakter Pesisir memadukan air kelapa, sirup pandan, calamansi, dan sedikit saline untuk menghasilkan profil rasa yang ringan dan segar. Selain menonjolkan kreativitas dalam meracik minuman, Puncak Nusantara juga mengangkat pendekatan yang lebih bertanggung jawab melalui pemanfaatan kulit nanas sebagai bahan cordial. Penggunaan bahan tersebut menunjukkan bagaimana kreativitas dapat membuka peluang untuk mengoptimalkan pemanfaatan bahan sekaligus mengurangi sisa bahan pangan.
Melalui kreasi ini, Ryan memadukan keterampilan meracik minuman, eksplorasi bahan, dan konsep yang terinspirasi dari identitas alam Indonesia. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari bagaimana seorang barista dapat menghadirkan pengalaman minuman yang tidak hanya berfokus pada rasa, tetapi juga memiliki cerita dan karakter tersendiri. Keberhasilan Ryan meraih posisi pertama menjadi pencapaian tersendiri bagi Aston Batam Hotel & Residence. Prestasi ini mencerminkan pentingnya pengembangan keterampilan, kreativitas, ketelitian, dan konsistensi dalam industri Food & Beverage, sekaligus menunjukkan potensi talenta muda dalam menghasilkan karya yang inovatif.
PENGHARGAAN BAGI TALENTA TERBAIK
Sebagai pemenang pertama kategori Barista, Ryan Nikko menerima Charles Brookfield Trophy, hadiah uang tunai, medali, dan sertifikat. Archipelago Black Box Battle – Young Chef and Barista bukan sekadar kompetisi, tetapi juga bagian dari komitmen Archipelago Hotels untuk mendukung pertumbuhan talenta muda dan mempersiapkan generasi berikutnya dari para profesional kuliner dan F&B. Melalui kompetisi ini, para peserta mendapatkan kesempatan untuk menguji kemampuan, memperluas pengalaman, dan menunjukkan potensi mereka di lingkungan profesional. “Pencapaian Ryan Nikko merupakan kebanggaan bagi Aston Batam Hotel & Residence. Prestasi ini mencerminkan dedikasi, keterampilan, kreativitas, dan kemauan untuk terus berkembang sebagai talenta muda di bidang Food & Beverage.
Kreasi Puncak Nusantara juga menunjukkan bagaimana kreativitas dan eksplorasi bahan dapat menghasilkan pengalaman minuman yang memiliki karakter dan cerita tersendiri. Kami berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh tim untuk terus meningkatkan kompetensi dan memberikan pengalaman terbaik bagi para tamu,” ujar Beben Subekti, General Manager Aston Batam Hotel & Residence. Kiri ke kanan: Puncak Nusantara, Ryan Nikko bersama Bapak Denny S. Wasana dan Bapak Winston Hanes, Trofi Charles Brookfield Keberhasilan ini memperkuat komitmen Aston Batam Hotel & Residence dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia serta mendorong tim untuk terus meningkatkan standar pelayanan dan kualitas produk. Dengan memberikan ruang bagi talenta untuk berkembang dan berkompetisi, hotel berharap dapat terus menghadirkan layanan yang profesional, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan para tamu. Prestasi Ryan Nikko di Archipelago Black Box Battle 2026 menjadi bukti bahwa talenta muda yang dikembangkan di lingkungan hotel memiliki kesempatan untuk bersaing dan meraih pengakuan di tingkat grup.
Batam Bareskrim Polri menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam perkara gangguan jaringan listrik yang menyebabkan blackout di wilayah Batam dan Bintan pada 12 Oktober 2026. Penyidikan dilakukan melalui pemeriksaan 25 saksi, pengumpulan barang bukti, serta pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk mendalami penyebab kejadian dan dugaan tanggung jawab para pihak terkait.
Perkembangan penanganan perkara tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, Selasa (20/10/2026). Kegiatan dihadiri Kabareskrim Polri Komjen Pol Asep Safrudin, S.I.K., M.H., Kapolda Kepri Irjen Pol Suhendri, S.H., S.I.K., M.PSDM., Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Pol Mohammad Irhamni, S.I.K., M.H., M.Han., Direktur Utama PT PLN Batam Kwin Fo, Wakapolda Kepri, para pejabat utama Polda Kepri, serta penyidik Bareskrim Polri dan penyidik terkait.
Lima tersangka terdiri atas empat petugas PT PLN Batam berinisial RB, ZR, DA, dan AWD serta seorang kontraktor berinisial AEP. Penyidik mendalami dugaan kelalaian dalam pengawasan dan pemeliharaan sistem pengamanan instalasi ketenagalistrikan, termasuk fungsi pagar pengaman di sekitar gardu induk. Kemungkinan adanya unsur kesengajaan atau sabotase juga masih didalami berdasarkan fakta dan alat bukti yang diperoleh.
Dalam sambutannya, Kabareskrim Polri Komjen Pol Asep Safrudin menekankan pentingnya sinergi Bareskrim Polri dan Polda Kepri untuk mengungkap penyebab gangguan secara menyeluruh. Pasokan listrik, menurut substansi sambutannya, merupakan kebutuhan penting masyarakat sekaligus faktor pendukung kegiatan investasi di Batam dan Tanjungpinang. Ia juga mengapresiasi dukungan PT PLN Batam dalam membantu proses penyidikan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (12/10/2026) sekitar pukul 06.28 WIB, saat terdengar dentuman di Gardu Induk Sei Harapan, Kecamatan Sekupang, Batam. Pemeriksaan awal mengarah pada dugaan gangguan hubungan singkat pada Transformator 1. Sekitar pukul 06.36 WIB, gangguan pasokan listrik berdampak pada wilayah Batam dan Bintan, sebelum pemulihan dilakukan secara bertahap.
Untuk mendalami penyebabnya, penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri bersama Puslabfor Polri melakukan pemeriksaan TKP pada 14 Oktober 2026. Pemeriksaan meliputi kondisi transformator, sistem proteksi, fasilitas pengamanan instalasi, serta rekaman kamera pengawas atau CCTV. Dari pemeriksaan tersebut ditemukan indikasi titik leleh pada bagian bushing 150 kV Transformator 1. Seekor kera dengan kondisi luka bakar juga ditemukan di dekat transformator; keterkaitan temuan tersebut dengan gangguan listrik masih didalami.
Penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain DVR CCTV, potongan konduktor, lempengan busbar, potongan pipa Buchholz, perangkat _tripping lockout relay, serta dokumen pendukung. Selain menelusuri kondisi pengamanan instalasi, penyidik mendalami fungsi sistem proteksi untuk mengetahui faktor yang menyebabkan gangguan berdampak luas pada jaringan listrik Batam dan sekitarnya.
Perkara tersebut telah ditingkatkan ke tahap penyidikan berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/A/121/X/2026/SPKT.DITTIPIDTER/BARESKRIM POLRI tanggal 16 Oktober 2026. Dalam konferensi pers juga disampaikan estimasi kompensasi pelanggan akibat gangguan pasokan listrik sebesar Rp57.315.057.160.
Pemeriksaan teknis di lokasi kejadian, analisis barang bukti, dan pelibatan Puslabfor Polri mencerminkan penerapan Quick Wins Kapolri Program 8 Kegiatan 4, Olah TKP Ilmiah. Pendekatan tersebut mendukung pengujian fakta secara objektif untuk membantu mengungkap penyebab kejadian dan memperkuat proses pembuktian.
Sementara itu, penyampaian perkembangan penetapan tersangka dan langkah penyidikan melalui konferensi pers merupakan wujud dukungan terhadap Quick Wins Kapolri Program 5 Kegiatan 2, Layanan Informasi Perkara. Melalui penyampaian informasi kepada media, Polri memberikan penjelasan mengenai perkembangan penanganan perkara dengan tetap memperhatikan kepentingan penyidikan dan asas praduga tak bersalah.
Penyidik masih terus melakukan pendalaman penyidikan untuk memastikan betul penyebab gangguan dan pertanggungjawaban hukum masing-masing pihak berdasarkan alat bukti yang sah.
Buka Kejuaraan Minisoccer HUT ke-26 DPRD Batam, Amsakar Dorong Sportivitas dan Kebersamaan
Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membuka Kejuaraan Minisoccer dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 DPRD Kota Batam di Lapangan Gama Minisoccer, Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong, Sabtu (17/10/2026).
Pembukaan ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Amsakar. Kejuaraan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT DPRD Kota Batam sekaligus wadah untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan sportivitas, dan mendorong perkembangan olahraga di Kota Batam.
Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Kota Batam, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta tim-tim yang mengikuti kejuaraan.
Dalam sambutannya, Amsakar mengapresiasi DPRD Kota Batam yang menggelar kegiatan olahraga sebagai bagian dari peringatan hari jadi lembaga legislatif tersebut. Menurutnya, momentum ulang tahun tidak hanya menjadi ajang evaluasi dan refleksi, tetapi juga kesempatan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan positif.
“Atas nama Pemerintah Kota Batam, kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-26 kepada DPRD Kota Batam. Kami mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan minisoccer ini. Selain memasyarakatkan olahraga, kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi yang baik antara pemerintah, legislatif, dan seluruh elemen masyarakat Batam,” ujar Amsakar.
Ia menekankan bahwa semangat kebersamaan yang terbangun melalui olahraga perlu dijaga, baik selama pertandingan maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Para peserta juga diharapkan menjunjung tinggi sportivitas dan menghormati setiap lawan yang bertanding.
Amsakar menegaskan, Pemerintah Kota Batam mendukung kegiatan olahraga dan kepemudaan sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang sehat dan produktif. Menurutnya, olahraga juga berperan penting dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, sportif, dan mampu bersaing.
Ia berharap kejuaraan tersebut dapat menjadi ruang bagi para pemain untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet berbakat yang mampu mengharumkan nama Batam di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.
“Selamat bertanding kepada seluruh tim. Jaga semangat persaudaraan dan junjung tinggi fair play. Mari kita jadikan momentum HUT ke-26 DPRD Kota Batam ini sebagai sarana memperkuat kebersamaan dan menyatukan energi positif untuk mewujudkan Batam yang lebih maju dan sejahtera,” katanya.
Kejuaraan minisoccer tersebut dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari dengan menggunakan sistem gugur. Selain pertandingan, kegiatan ini juga diramaikan dengan hiburan dan pelibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal di sekitar Lapangan Gama Minisoccer, Bengkong.
Melalui kegiatan ini, peringatan HUT ke-26 DPRD Kota Batam diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memperkuat hubungan antarelemen masyarakat serta mendorong tumbuhnya semangat olahraga di Kota Batam.
Batam, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menerima audiensi Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) pada Senin (19/10/2026).
Kedatangan Bendahara Umum FPK Kota Batam, Mulyadi Nasution beserta jajaran disambut oleh Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, di IT Centre BP Batam.
Audiensi tersebut membahas sejumlah hal, mulai dari dinamika sosial kemasyarakatan, perkembangan infrastruktur kawasan, hingga penguatan rancangan program yang berorientasi pada persatuan dan integrasi kebangsaan.
FPK Kota Batam sendiri merupakan forum yang menghimpun 55 paguyuban dari berbagai daerah di Indonesia yang berada di Batam.
Keberadaan forum ini menjadi salah satu wadah untuk mempererat komunikasi antarkelompok masyarakat, menumbuhkan sikap saling menghormati, serta memperkuat semangat kebersamaan di tengah keberagaman di Kota Batam sebagai rumah dari seluruh etnis maupun agama.
Dalam kesempatan tersebut, Ariastuty menegaskan komitmen BP Batam untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang responsif dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat merupakan bagian penting dalam mendukung terciptanya ketertiban umum, keharmonisan sosial, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Batam.
“Penyelenggaraan pelayanan publik memerlukan keterlibatan aktif masyarakat. Maka dari itu, BP Batam berkomitmen mengawal setiap aspirasi demi terciptanya tatanan sosial yang harmonis,” ujar Ariastuty.
Sementara itu, Bendahara Umum FPK Kota Batam, Mulyadi Nasution, menyampaikan apresiasi atas kesempatan berdialog dan menyampaikan aspirasi bersama BP Batam.
Ia berharap, audiensi tersebut dapat memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah dan berbagai paguyuban dalam menjaga kerukunan serta mendukung pembangunan Kota Batam.
“Melalui pertemuan ini, kami berharap aspirasi dari berbagai paguyuban dapat tersampaikan dengan baik. Kami juga ingin terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam menjaga kerukunan, persatuan, serta mendukung pembangunan Kota Batam,” harapnya.
Dengan komunikasi yang terbuka dan partisipasi aktif seluruh pihak, aspirasi masyarakat diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga keharmonisan sosial sekaligus mendukung pembangunan Batam yang inklusif dan berkelanjutan.
HARRIS Barelang Batam Hadirkan 24 Hours Stay, Staycation Lebih Fleksibel Tanpa Terburu-buru
Batam, Ingin menikmati staycation tanpa harus terburu-buru mengejar waktu check-out? HARRIS Barelang Batam menghadirkan promo “24 Hours Stay”, memberikan kesempatan bagi tamu untuk menikmati waktu menginap selama 24 jam penuh dengan waktu check-out yang mengikuti waktu check-in.
Melalui konsep ini, tamu memiliki fleksibilitas lebih dalam mengatur waktu staycation sesuai kebutuhan dan itinerary mereka. Jika tamu melakukan check-in pada pukul 15.00, maka waktu check-out pada hari berikutnya juga pada pukul 15.00. Dengan demikian, waktu di hotel dapat dimanfaatkan secara lebih maksimal, baik untuk beristirahat, menikmati fasilitas resort, maupun menghabiskan quality time bersama keluarga dan orang terdekat.
“Staycation seharusnya menjadi waktu untuk beristirahat dan menikmati momen, bukan terburu-buru memikirkan waktu check-out. Karena itu, melalui 24 Hours Stay, kami ingin memberikan fleksibilitas kepada tamu untuk menikmati waktu menginap selama 24 jam penuh, dengan waktu check-out yang mengikuti waktu check-in. Dengan konsep ini, tamu dapat lebih leluasa menikmati kamar, sarapan, fasilitas resort, maupun quality time bersama keluarga dan orang terdekat,” ujar Bart Jan van den Brink, General Manager HARRIS Barelang Batam.
Dengan harga mulai dari IDR 990.000 nett per kamar, promo 24 Hours Stay sudah termasuk:
- 1 malam menginap di HARRIS Room – Garden View
- Breakfast untuk 2 dewasa dan 2 anak di bawah 6 tahun di HARRIS Café
- 1 Pizza Margherita di Rocksalt Beach Club
- 2 Kelapa Muda di Rocksalt Beach Club
- 24 Hours Stay, dengan waktu check-out mengikuti waktu check-in
Promo ini memberikan pilihan staycation yang praktis bagi tamu yang ingin menikmati lebih banyak waktu di hotel. Tidak perlu terburu-buru bangun pagi untuk check-out, tamu dapat memulai hari dengan lebih santai, menikmati sarapan, bersantai di kamar, atau menghabiskan waktu bersama keluarga sebelum meninggalkan hotel.
Selain menikmati kenyamanan kamar, tamu juga dapat mengeksplorasi berbagai fasilitas HARRIS Barelang Batam, termasuk swimming pool, kids water playground, Dino Kids Club, serta berbagai aktivitas rekreasi untuk keluarga. Berada di kawasan Barelang dengan suasana menghadap laut, HARRIS Barelang Batam menawarkan pengalaman staycation yang memadukan comfort, ease, fun, dan connection dalam satu destinasi.
“Konsep ini kami hadirkan untuk memberikan pengalaman menginap yang lebih relaxed dan enjoyable. Kami ingin tamu memiliki kebebasan untuk menentukan bagaimana mereka ingin menikmati 24 jam tersebut, tanpa merasa dikejar waktu. Baik untuk family getaway, quality time bersama pasangan, maupun sekadar mengambil jeda dari rutinitas, kami berharap 24 Hours Stay dapat menjadi pilihan staycation yang lebih nyaman dan fleksibel,” lanjut Bart Jan van den Brink.
Promo “24 Hours Stay” berlaku untuk stay period 21 September hingga 20 Desember 2026, dengan tambahan biaya IDR 200.000 nett untuk weekend stay.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi +62 815 3409 1111 atau email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.. Ikuti terus update kami di bit.ly/HARRISBARELANG dan instagram @HARRIS_barelang.
Perbaikan Jalan Depan Hotel Vista Dilakukan Menyeluruh, BP Batam Imbau Pengendara Berhati-Hati
BATAM – Perbaikan jalan di depan Hotel Vista, Batam, memasuki hari kedua pengerjaan pada Senin (19/10/2026). Penanganan dilakukan secara menyeluruh, tidak sekadar menambal permukaan jalan, tetapi juga memperbaiki struktur di bawahnya guna mendukung kondisi jalan yang lebih baik dan menunjang kelancaran arus lalu lintas.
Pekerjaan ini ditargetkan rampung pada 1 November 2026. Selama proses pengerjaan berlangsung, masyarakat diimbau untuk bersabar, tetap berhati-hati, serta mengikuti pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi.
Berdasarkan pemantauan di lapangan, pekerjaan pembongkaran dan penggalian telah mencapai panjang sekitar 25 hingga 30 meter, dengan kedalaman mencapai 2 meter sesuai rencana teknis.
Tahapan berikutnya direncanakan meliputi pemasangan geotekstil non-woven sebagai lapisan pemisah tanah, pemasangan pipa crossing untuk mendukung aliran air, serta penimbunan batu setebal 75 sentimeter. Tahapan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur tanah sekaligus mendukung sistem drainase dan permeabilitas tanah di area penanganan.
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan bahwa proses perbaikan membutuhkan tahapan teknis yang harus dikerjakan secara cermat agar penanganan tidak hanya berfokus pada kerusakan yang terlihat di permukaan.
“Perbaikan ini dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kebutuhan teknis di lapangan. Kami memahami bahwa pekerjaan ini berdampak pada mobilitas masyarakat, tetapi penanganan yang menyeluruh diperlukan agar kondisi jalan dapat lebih baik dan mendukung kelancaran lalu lintas ke depannya,” ujarnya.
Untuk mengejar target penyelesaian pada 1 November 2026, pekerjaan juga direncanakan berlanjut hingga malam hari melalui penambahan jam kerja. Pelaksanaan setiap tahapan tetap menyesuaikan kondisi lapangan dan kebutuhan teknis pekerjaan.
Selama pengerjaan berlangsung, akses jalan di sekitar lokasi ditutup sementara. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi perjalanan masyarakat, khususnya pengendara yang melintas di kawasan Hotel Vista.
Ariastuty mengimbau masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap proses perbaikan dengan tetap mengutamakan keselamatan saat berkendara.
“Kami memohon pengertian masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi selama pekerjaan berlangsung. Pengendara diharapkan tetap berhati-hati, mematuhi rambu dan arahan petugas, serta menyesuaikan perjalanan dengan kondisi lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan,” katanya.
BP Batam terus mengawal pelaksanaan pekerjaan agar setiap tahapan berjalan sesuai rencana teknis dan estimasi waktu yang telah ditetapkan. Dukungan serta kehati-hatian masyarakat diharapkan dapat membantu menjaga keselamatan pengguna jalan hingga pekerjaan selesai.
Dengan estimasi penyelesaian pada 1 November 2026, perbaikan ini diharapkan dapat memberikan kondisi jalan yang lebih baik dan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di kawasan tersebut.
Perbaikan jalan di depan Hotel Vista, Batam, memasuki hari kedua pengerjaan pada Senin (19/10/2026). Penanganan dilakukan secara menyeluruh, tidak sekadar menambal permukaan jalan, tetapi juga memperbaiki struktur di bawahnya guna mendukung kondisi jalan yang lebih baik dan menunjang kelancaran arus lalu lintas.
Pekerjaan ini ditargetkan rampung pada 1 November 2026. Selama proses pengerjaan berlangsung, masyarakat diimbau untuk bersabar, tetap berhati-hati, serta mengikuti pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi.
Berdasarkan pemantauan di lapangan, pekerjaan pembongkaran dan penggalian telah mencapai panjang sekitar 25 hingga 30 meter, dengan kedalaman mencapai 2 meter sesuai rencana teknis.
Tahapan berikutnya direncanakan meliputi pemasangan geotekstil non-woven sebagai lapisan pemisah tanah, pemasangan pipa crossing untuk mendukung aliran air, serta penimbunan batu setebal 75 sentimeter. Tahapan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur tanah sekaligus mendukung sistem drainase dan permeabilitas tanah di area penanganan.
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan bahwa proses perbaikan membutuhkan tahapan teknis yang harus dikerjakan secara cermat agar penanganan tidak hanya berfokus pada kerusakan yang terlihat di permukaan.
“Perbaikan ini dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kebutuhan teknis di lapangan. Kami memahami bahwa pekerjaan ini berdampak pada mobilitas masyarakat, tetapi penanganan yang menyeluruh diperlukan agar kondisi jalan dapat lebih baik dan mendukung kelancaran lalu lintas ke depannya,” ujarnya.
Untuk mengejar target penyelesaian pada 1 November 2026, pekerjaan juga direncanakan berlanjut hingga malam hari melalui penambahan jam kerja. Pelaksanaan setiap tahapan tetap menyesuaikan kondisi lapangan dan kebutuhan teknis pekerjaan.
Selama pengerjaan berlangsung, akses jalan di sekitar lokasi ditutup sementara. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi perjalanan masyarakat, khususnya pengendara yang melintas di kawasan Hotel Vista.
Ariastuty mengimbau masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap proses perbaikan dengan tetap mengutamakan keselamatan saat berkendara.
“Kami memohon pengertian masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi selama pekerjaan berlangsung. Pengendara diharapkan tetap berhati-hati, mematuhi rambu dan arahan petugas, serta menyesuaikan perjalanan dengan kondisi lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan,” katanya.
BP Batam terus mengawal pelaksanaan pekerjaan agar setiap tahapan berjalan sesuai rencana teknis dan estimasi waktu yang telah ditetapkan. Dukungan serta kehati-hatian masyarakat diharapkan dapat membantu menjaga keselamatan pengguna jalan hingga pekerjaan selesai.
Dengan estimasi penyelesaian pada 1 November 2026, perbaikan ini diharapkan dapat memberikan kondisi jalan yang lebih baik dan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di kawasan tersebut.
Kehadiran kapal buku terapung Doulos Hope di Batam memperkaya pilihan wisata edukasi sekaligus memperkuat potensi Batam sebagai destinasi wisata maritim yang terbuka bagi kunjungan internasional.
BP Batam melalui Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, menghadiri peresmian dan pembukaan kapal buku terapung Doulos Hope di Pelabuhan Bintang 99 Batam, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan tersebut meliputi pengenalan kapabilitas kapal, perkenalan kru dari berbagai negara, serta peresmian perpustakaan di atas kapal yang menambah pilihan wisata edukasi di Batam sekaligus memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk memperluas wawasan dan mengenal keberagaman budaya melalui koleksi buku yang tersedia.
Kapal Doulos Hope dikelola oleh lembaga amal asal Jerman dengan dukungan 186 kru dari 38 negara berbeda. Kapal ini menghadirkan sekitar 2.000 judul buku, mulai dari bacaan edukatif hingga berbagai koleksi yang dapat menambah wawasan pengunjung.
Kehadiran kapal Doulos Hope turut menunjukkan potensi Batam sebagai persinggahan kapal internasional yang menawarkan pengalaman berbeda bagi wisatawan. Selain memiliki daya tarik wisata maritim, Batam juga berpeluang memperluas pilihan wisata edukasi yang dapat dinikmati pengunjung dari berbagai latar belakang.
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengapresiasi kehadiran Doulos Hope yang menghadirkan nilai edukasi sekaligus memperkaya pengalaman wisata di Batam.
“Kami mengapresiasi kehadiran Doulos Hope di Batam. Selain menghadirkan pengalaman edukatif melalui buku, kunjungan ini turut memperkaya pilihan wisata dan memperkenalkan potensi Batam sebagai kota yang terbuka terhadap kunjungan internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Director Doulos Hope, Trizenia September, berharap keberadaan perpustakaan di atas kapal dapat memudahkan pengunjung mengakses buku dan memperluas pengetahuan melalui beragam bacaan yang tersedia.
Kehadiran Doulos Hope diharapkan dapat memberikan pengalaman baru bagi wisatawan sekaligus memperkuat optimisme terhadap potensi Batam sebagai destinasi wisata edukasi dan maritim. Dukungan fasilitas pelabuhan serta beragam daya tarik yang dimiliki menjadi peluang bagi Batam untuk terus menarik kunjungan internasional.
BATAM — Lobi Grand Swiss-Belhotel Harbour Bay Batam menjadi panggung bagi fashion dan ekspresi personal dalam gelaran THE ICON, sebuah lifestyle gathering yang mempertemukan figur berpengaruh di Kota Batam dalam suasana penuh gaya dan elegansi. Menghadirkan para selegram, figur sosial, dan trendsetter lokal, acara ini menampilkan beragam karakter melalui pilihan busana yang memukau. Setiap tamu hadir dengan gaya khas masing-masing, menjadikan red carpet sebagai ruang untuk mengekspresikan individualitas sekaligus mengabadikan momen di hadapan backdrop khusus THE ICON.
Berlokasi di lobi hotel bintang lima Grand Swiss-Belhotel Harbour Bay Batam, acara ini menghadirkan perpaduan fashion, interaksi sosial, dan suasana hospitality yang berkelas. Kehadiran tujuh figur tersebut turut memberikan warna tersendiri bagi pengalaman lifestyle di kawasan Harbour Bay. Setelah rangkaian red carpet dan sesi fotografi, para tamu melanjutkan kegiatan di Executive Lounge dengan menikmati afternoon tea dalam suasana yang lebih santai dan intim. Momen ini menjadi penutup yang melengkapi pengalaman, dari sorotan fashion hingga kebersamaan dalam suasana elegan.
Lebih dari sekadar pertemuan sosial, THE ICON dirancang sebagai program lifestyle berkelanjutan dari Grand Swiss-Belhotel Harbour Bay Batam. Program ini akan berlanjut ke volume berikutnya dengan konsep dan pengalaman baru, membuka peluang untuk menghadirkan lebih banyak cerita tentang fashion, kreativitas, dan figur-figur yang turut mewarnai perkembangan gaya hidup di Batam. Melalui THE ICON, Grand Swiss-Belhotel Harbour Bay Batam ingin menghadirkan ruang yang mempertemukan personalitas, gaya, dan hospitality dalam satu pengalaman, sekaligus memperkuat keterlibatan hotel dengan komunitas lifestyle lokal. Grand Swiss-Belhotel Harbour Bay Batam merupakan hotel bintang lima yang berlokasi di kawasan Harbour Bay Downtown, Batam, dekat Terminal Feri Harbour Bay. Hotel ini menghadirkan akomodasi, fasilitas bersantap, serta berbagai pengalaman hospitality untuk kebutuhan bisnis, rekreasi, dan pertemuan sosial.
