Live Streaming
super me

super me

Page 4 of 297

Menurunnya kualitas udara akibat kabut asap menjadi perhatian bagi masyarakat Batam, terutama mereka yang harus tetap beraktivitas di luar ruangan.

Di tengah kondisi tersebut, Wakil Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Li Claudia Chandra, turun langsung membagikan masker kepada warga di kawasan Bundaran BP Batam, Kamis, 15 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan, Sudirman Saad; Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan, Denny Tondano; serta Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, bersama jajaran terkait.

Pembagian masker ini menjadi salah satu langkah untuk membantu masyarakat mengurangi risiko paparan partikel di udara, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi lingkungan yang kurang bersahabat.

Kabut asap yang memengaruhi kualitas udara di Batam diduga berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Sumatra dan Kalimantan. Asap yang terbawa angin hingga Kepulauan Riau, ditambah rendahnya curah hujan, turut memengaruhi kondisi udara dalam beberapa waktu terakhir.

Situasi ini menjadi perhatian terutama bagi warga yang menggantungkan aktivitas sehari-hari di luar ruangan. Paparan partikel di udara berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, khususnya pada saluran pernapasan, sehingga langkah pencegahan menjadi semakin penting.

Melalui pembagian masker tersebut, BP Batam berupaya mendorong masyarakat untuk lebih waspada terhadap perubahan kualitas udara. Penggunaan masker yang sesuai dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi paparan partikel berbahaya, terutama ketika aktivitas di luar ruangan sulit dihindari.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengatakan bahwa perhatian terhadap kesehatan masyarakat menjadi hal penting di tengah kondisi udara yang kurang baik. Ia mengajak warga untuk tidak mengabaikan langkah-langkah sederhana yang dapat membantu melindungi kesehatan.

“Kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan dan menerapkan langkah-langkah pencegahan untuk melindungi diri, terutama saat beraktivitas di luar ruangan,” ujarnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kewaspadaan terhadap dampak kabut asap memerlukan perhatian bersama, dengan keselamatan dan kesehatan masyarakat sebagai prioritas.

BP Batam berharap kegiatan ini dapat memperkuat kepedulian masyarakat terhadap kesehatan sekaligus mendorong penerapan kebiasaan hidup sehat dan langkah perlindungan diri dalam menghadapi kondisi kualitas udara yang kurang baik.

Badan Pengusahaan (BP) Batam akan melaksanakan pekerjaan peningkatan Jalan Gajah Mada di Jalur Sei Ladi serta perbaikan jalan di depan kawasan Hotel Vista pada 18 Oktober hingga 1 November 2026.

Selama pekerjaan berlangsung, penutupan sementara pada ruas jalan tersebut akan diberlakukan untuk mendukung kelancaran pekerjaan dan menjaga keselamatan pengguna jalan.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menjelaskan bahwa pekerjaan terhadap akses jalan itu mencakup pemasangan box culvert, yaitu struktur beton yang berfungsi sebagai saluran air di bawah jalan. Pemasangan tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran aliran air dan meningkatkan fungsi drainase di sekitar ruas jalan.

Di samping itu, ia mengatakan bahwa pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya BP Batam meningkatkan kualitas infrastruktur dan mendukung kenyamanan mobilitas masyarakat.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyiapkan rekayasa lalu lintas. Selama pekerjaan berlangsung, pengendara dari arah Batam Centre menuju Tiban akan diarahkan melalui jalur alternatif menuju kawasan Baloi BCS,” ujar Tuty, Jumat (16/10/2026).

Lebih lanjut, ia menambahkan, BP Batam bersama Dinas Perhubungan Kota Batam dan Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang terus berkoordinasi untuk memastikan pengalihan arus kendaraan berjalan tertib dan aman.

BP Batam juga telah menyampaikan pemberitahuan ini kepada masyarakat sebelum pekerjaan dimulai sehingga pengguna jalan memperoleh informasi yang memadai mengenai jalur alternatif yang telah disiapkan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas selama pekerjaan berlangsung. Dengan dukungan seluruh pihak, kami berharap pekerjaan ini dapat terselesaikan dengan baik dan memberikan manfaat bagi seluruh pengguna jalan,” pungkasnya.

Jakarta, 16 Oktober 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati pengumuman yang dirilis oleh lembaga penyedia indeks global MSCI Inc. pada tanggal 15 Oktober 2026, di mana MSCI menyatakan akan memulai periode konsultasi atas proposal reklasifikasi status Indonesia.

Dalam pengumuman tersebut, MSCI kembali menyampaikan acknowledgement atas pelaksanaan inisiatif-inisiatif reformasi pasar modal Indonesia yang telah berjalan, termasuk publikasi kepemilikan saham di atas 1%, peningkatan granularitas klasifikasi investor, pengumuman High Shareholding Concentration (HSC), dan kebijakan baru mengenai kenaikan batas minimum free float.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyampaikan bahwa OJK menghormati view dari MSCI dan terus melakukan pembenahan dan tindak lanjut atas berbagai masukan yang diberikan. OJK juga mencermati dan memberikan perhatian serius terhadap penilaian MSCI mengenai area-area yang masih memerlukan penyempurnaan ke depan. OJK menghormati independensi lembaga-lembaga penyedia indeks global, termasuk MSCI, serta menghargai setiap masukan yang diberikan oleh seluruh pemangku kepentingan.

“Kami meyakini pasar modal domestik tetap prospektif dan menarik. Hal ini didukung oleh fundamental perekonomian Indonesia yang terjaga, basis investor yang terus bertumbuh, valuasi saham yang kompetitif, dan kinerja fundamental emiten yang secara umum masih positif,” kata Friderica.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menyampaikan bahwa masukan yang disampaikan MSCI dalam pengumuman ini juga sejalan dengan Rencana Aksi Percepatan Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia, termasuk dalam aspek penegakan hukum yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan

“OJK berkomitmen untuk terus memperkuat penegakan hukum di sektor pasar modal dalam upaya menegakkan integritas pasar, dengan koordinasi dan sinergi yang efektif bersama seluruh pihak terkait,” kata Hasan.

Ke depan, OJK bersama SRO terus melanjutkan engagement yang konstruktif dengan lembaga-lembaga penyedia indeks maupun investor institusi global. Engagement yang berkesinambungan tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa otoritas Indonesia dapat mengkomunikasikan progress terkini reformasi pasar modal Indonesia, serta memperoleh masukan dan rekomendasi kebijakan untuk penyempurnaan yang berkelanjutan.

Jakarta – Hari ini, Jumat, 16 Oktober 2026, telah dilakukan tindakan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 08:58:00 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS).

Perdagangan akan dilanjutkan pada pukul 09:28:00 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan. Tindakan ini dilakukan karena terdapat penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8%. BEI melakukan upaya ini dalam rangka menjaga perdagangan saham agar senantiasa teratur, wajar, dan efisien sesuai dengan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas dan diatur lebih lanjut pada Surat Keputusan Direksi BEI nomor Kep-00002/BEI/04-2025.

Informasi selanjutnya dapat dilihat pada: • Peraturan Nomor II-A: www.idx.co.id > Peraturan > Peraturan BEI > tab Peraturan Perdagangan • Surat Keputusan Direksi BEI nomor Kep-00002/BEI/04-2025: www.idx.co.id > Peraturan > Keputusan Direksi

Kantor Penghubung Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar Forum Interaktif Kehumasan bertajuk “Dari Lensa ke Publikasi” di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (14/10/2026).

Forum ini menjadi ruang penguatan kapasitas komunikasi publik melalui fotografi sekaligus memperluas jejaring kehumasan lintas instansi pemerintah.

Sebanyak 60 peserta mengikuti kegiatan tersebut, yang terdiri atas insan kehumasan dari 24 unit kerja di lingkungan BP Batam dan perwakilan sembilan kementerian/lembaga di Jakarta.

Forum ini menghadirkan dua praktisi fotografi profesional, Ridha N. Kusumabrata dan Agung Nugroho, untuk berbagi pengetahuan mengenai aspek teoritis dan praktis fotografi.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kehumasan pemerintah memiliki posisi strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, terutama melalui komunikasi publik yang efektif dan kolaborasi antarinstansi.

“Peran kehumasan sangat penting untuk membangun komunikasi publik yang dinamis, bersinergi, serta jejaring antarinstansi,” ujar Ariastuty.

Menurutnya, fotografi tidak sekadar menjadi bagian dari dokumentasi kegiatan, tetapi juga merupakan medium untuk menyampaikan informasi, membangun citra institusi, dan mengemas pesan menjadi cerita visual yang mudah dipahami masyarakat.

Karena itu, kemampuan menghasilkan dokumentasi visual yang berkualitas menjadi salah satu aspek yang perlu diperkuat oleh insan humas pemerintah.

Foto yang baik diharapkan mampu mendukung penyampaian informasi sekaligus memperjelas pesan yang ingin disampaikan kepada publik.

Ariastuty berharap, forum tersebut dapat memperkaya pengetahuan dan perspektif peserta dalam memanfaatkan fotografi untuk mendukung tugas kehumasan, khususnya dalam konteks komunikasi pemerintahan.

“Saya berharap para narasumber menjadi informan yang baik bagi para peserta yang hadir untuk meningkatkan kapasitas komunikasi publik dan dokumentasi visual yang berkualitas,” pungkasnya.

Setelah pemaparan materi dan dialog interaktif, peserta mengikuti praktik fotografi di area hotel dengan pendampingan kedua narasumber. Sesi ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk menerapkan materi yang telah diperoleh secara langsung.

Melalui forum tersebut, BP Batam juga mendorong penguatan kolaborasi dan jejaring antarpengelola komunikasi publik di lingkungan pemerintah.

Pertukaran pengetahuan dan pengalaman lintas instansi diharapkan dapat mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat secara lebih efektif, informatif, dan menarik melalui dokumentasi visual.

Badan Pengusahaan (BP) Batam terus melakukan berbagai penanganan taktis dan terukur untuk memastikan ketercukupan kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di wilayah Nongsa dan sekitarnya, di tengah fenomena cuaca ekstrem El Niño yang berdampak pada penurunan curah hujan regional.

Merespons penurunan Tinggi Muka Air (TMA) di Waduk Nongsa, BP Batam telah menjalankan sejumlah mitigasi darurat guna menjaga ketahanan pasokan air bagi pemukiman warga.

BP Batam telah mengalirkan air dari embung Kebun Raya Nongsa melalui jaringan pipa transmisi air baku ke Waduk Nongsa.

Dilanjutkan dengan penguatan jaringan distribusi dengan pemasangan jaringan pipa interkoneksi antara jalur pipa distribusi dari Waduk Duriangkang dengan jalur distribusi Kawasan Nongsa.

Pemasangan Mini Booster Pump juga tengah dilakukan guna menyiapkan penguatan aliran menuju kawasan elevasi tinggi dan ujung jaringan (end-line) seperti Perumahan Renggali, Citra Nongsa, Taman Yose, Prasetya, dan Sambau (khususnya elevasi tinggi).

Selama penanganan berlangsung, SPAM meningkatkan frekuensi pengiriman air tangki ke pemukiman warga terdampak sebagai langkah darurat sementara.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menegaskan bahwa seluruh kapasitas infrastruktur air publik prioritas utamanya ditujukan untuk kebutuhan domestik warga.

“Fokus utama BP Batam saat ini adalah memastikan air sampai ke rumah-rumah warga. Kami terus menggesa percepatan pemasangan mini booster pump dan penguatan jaringan terintegrasi agar gangguan suplai akibat dampak kekeringan El Niño pada Waduk Nongsa dapat segera teratasi secara optimal,” ujar Ariastuty, Rabu (14/10/2026).

Ariastuty memahami kekhawatiran masyarakat yang terdampak gangguan pasokan air. Ia menjelaskan bahwa penurunan debit sumber air baku akibat tidak ada curah hujan di wilayah Nongsa, menjadi salah satu faktor yang perlu diantisipasi dalam menjaga kontinuitas layanan.

Di sisi lain, peningkatan kebutuhan air seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi juga menuntut pengelolaan sumber air serta jaringan distribusi yang semakin optimal.

BP Batam Respons Soal Kebutuhan Air Data Centre dan Wajibkan Investor Manfaatkan SWRO

Ariastuty turut merespons soal kebutuhan air Data Centre untuk mendukung rencana investasi yang saat ini berkembang di publik.

“Secara teknis, pengembangan ekosistem Data Center di KEK Nongsa Digital Park (NDP) maupun kawasan industri Kabil telah didorong menggunakan model pengelolaan air mandiri berbasis teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO).” Kata Tuty.

Ia menyebutkan, Kawasan Nongsa Digital Park, telah memiliki embung mandiri internal untuk kebutuhan pemeliharaan kawasan.

Dalam perkembangannya, geliat Investasi Data Center telah lama di dorong pemerintah Indonesia dengan banyak potensi untuk menjadi “the next hub” pusat data di Asia.

BP Batam berkomitmen menyiapkan kebijakan taktis dan terukur dalam penyiapan utilitas dan energi jangka panjang untuk kebutuhan masyarakat.

Dukungan yang Terukur, Mengutamakan Kebutuhan Masyarakat

Untuk Data Centre, selama tahap konstruksi dan persiapan fasilitas, dukungan suplai bersifat sementara dan sangat terbatas dari Waduk Duriangkang.

Kewajiban Penggunaan SWRO Seluruh pengembang Data Center wajib membangun dan memfungsikan instalasi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) atau desalinasi air laut secara mandiri untuk operasional penuhnya.

Mengenai peta investasi pelaku usaha Data Center yang terdata di Batam, mayoritas masih berada dalam tahap perencanaan jangka panjang dan konstruksi awal.

Satu di antaranya telah beroperasi, satu masih dalam tahap konstruksi, dan empat lainnya dalam tahap rencana konstruksi.

Untuk memenuhi kebutuhan industri secara mandiri, NDP juga memiliki embung tersendiri untuk kebutuhannya.

Masih di area Nongsa, dua pelaku usaha Data Centre lainnya masih dalam tahap rencana pengembangan atau dengan kata lain belum beroperasi.

Sementara itu, dua pelaku usaha lain di kawasan Kabil juga belum beroperasi atau masih dalam tahap rencana konstruksi.

“Kami memandang pentingnya penyampaian informasi yang akurat mengenai status pembangunan dan kebutuhan utilitas ini dilakukan. Sehingga, dapat dibedakan perencanaan pengembangan proyek masa mendatang dengan pemakaian aktual saat ini,” tambah Tuty, panggilan akrabnya.

Melalui SWRO menjadi alternatif pasokan air untuk mendukung kebutuhan industri data centre, dengan tetap memperhatikan keberlanjutan sumber air dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

BP Batam Buka Berbagai Alternatif Kerja Sama Kemitraan Untuk Meningkatan Performa Ketahanan Air bagi Warga

Pemenuhan kebutuhan air Batam memerlukan langkah konkret melalui optimalisasi sumber air baku, perbaikan jaringan distribusi, dan percepatan pembangunan infrastruktur air.

”Saat ini, sedang dalam diskusi bersama agar dapat kembali dilaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) melalui BNPB berkoordinasi dengan BMKG.” Lanjut Ariastuty.

Selain itu menurut Tuty, sesuai arahan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam LI Claudia Chandra perlu segera dilakukan langkah-langkah revitalisasi pipa distribusi, serta pengalihan prioritas anggaran infrastruktur untuk memperkuat infrastruktur layanan air bersih.

Pemasangan sistem monitoring SPAM berbasis SCADA yang berkelanjutan untuk mendeteksi kebocoran dan memantau kondisi operasional jaringan juga menjadi prioritas BP Batam saat ini.

Tuty juga menjabarkan, BP Batam membuka peluang kemitraan guna percepatan diversifikasi sumber pasokan melalui penjajakan kerja sama dengan swasta maupun instansi pemerintah terkait seperti Kementerian PU – BWS, termasuk pengembangan teknologi SWRO serta tindaklanjut potensi pasokan air dari Lingga dan Bintan.

“Sebagaimana disampaikan oleh Bapak Kepala BP Batam, kami membuka berbagai alternatif kerja sama kemitraan dalam rangka meningkatkan performa dan ketahanan air bagi masyarakat Kota Batam. Para investor swasta ataupun pemerintahan, kami membuka peluang itu untuk kepentingan masyarakat.” Kata Tuty.

Pembangunan waduk baru juga menjadi sasaran BP Batam pada jangka panjang, mengingat proses pembuatan hingga dapat dimanfaatkan diperkirakan memerlukan waktu yang tidak sebentar yakni lima hingga tujuh tahun.

“Seluruh opsi perlu dijalankan secara terpadu agar Batam tidak hanya mengatasi kebutuhan air saat ini, tetapi juga membangun ketahanan pasokan air yang berkelanjutan.” Pungkas Tuty. 

Jakarta, 15 Oktober 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 Tahun 2026 tentang Rencana Bisnis Bank Umum dalam rangka mendukung terciptanya sistem perbankan yang sehat, stabil, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi nasional.

POJK 17/2026 ini diterbitkan sebagai upaya memperkuat kualitas perencanaan bisnis Bank agar lebih adaptif terhadap perkembangan industri perbankan, transformasi digital, serta dinamika perekonomian, sekaligus mendukung pelaksanaan pengawasan berbasis risiko yang lebih efektif.

POJK 17/2026 diterbitkan pada 30 September 2026 sebagai pembaruan POJK Nomor 5/POJK.03/2016 tentang Rencana Bisnis Bank.

Melalui POJK ini, OJK menegaskan bahwa Rencana Bisnis Bank tidak hanya merupakan dokumen pemenuhan kewajiban pelaporan, tetapi juga menjadi instrumen strategis yang menjadi pedoman bagi Bank dalam menetapkan arah kebijakan, strategi pengembangan usaha, serta pengelolaan risiko secara terukur dan berkelanjutan.

Seiring dengan berkembangnya model bisnis Bank, inovasi produk dan layanan, digitalisasi perbankan, serta diterbitkannya berbagai ketentuan baru di sektor perbankan, diperlukan penyempurnaan pengaturan agar Rencana Bisnis tetap relevan dengan perkembangan industri dan mampu mendukung pengelolaan Bank yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.

POJK ini mengatur antara lain:

  1. Kewajiban Bank menyusun Rencana Bisnis secara realistis, berbasis risiko, memperhatikan prinsip kehati-hatian, penerapan tata kelola, manajemen risiko, serta memastikan keselarasan dengan rencana strategis Bank;
  2. Kewajiban Direksi menyusun, melaksanakan, dan mengomunikasikan Rencana Bisnis, kewajiban Dewan Komisaris melakukan pengawasan atas pelaksanaan Rencana Bisnis, serta kewajiban Dewan Pengawas Syariah memberikan opini atas Rencana Bisnis bagi Bank Umum Syariah dan Bank Umum Konvensional yang memiliki Unit Usaha Syariah;
  3. Penyempurnaan cakupan Rencana Bisnis yang paling sedikit meliputi ringkasan eksekutif, kebijakan dan strategi manajemen, penerapan manajemen risiko, tata kelola, dan kinerja Bank, proyeksi laporan keuangan, proyeksi rasio dan proyeksi rasio tertentu lainnya, rencana pendanaan, rencana penyediaan dana, rencana penyertaan modal dan rencana divestasi, rencana permodalan, rencana pengembangan infrastruktur organisasi, rencana strategis penyelenggaraan produk, rencana pengembangan dan perubahan jaringan kantor, dan informasi lain;
  4. Pengaturan mengenai penyampaian, perubahan, penyesuaian, evaluasi, serta pelaporan Rencana Bisnis melalui sistem pelaporan OJK, termasuk Laporan Realisasi Rencana Bisnis dan Laporan Pengawasan Rencana Bisnis;
  5. Pengaturan mengenai sanksi administratif, ketentuan peralihan, dan ketentuan pelaksanaan Rencana Bisnis Bank.

Melalui penyempurnaan peraturan tersebut, OJK mengharapkan kualitas Rencana Bisnis Bank meningkat sehingga mampu menjadi dasar penyusunan strategi usaha yang lebih realistis, adaptif, dan selaras dengan profil risiko serta kapasitas masing-masing Bank.

Di sisi lain, pengaturan ini juga diharapkan memperkuat efektivitas pengawasan OJK melalui tersedianya informasi yang komprehensif mengenai arah pengembangan usaha dan strategi Bank, sehingga pengawasan dapat dilakukan secara forward looking, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Diskominfo Batam – Pelayanan BPJS Kesehatan Cabang Batam mulai Rabu, 14 Oktober 2026, dialihkan sementara ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Batam di Gedung Sumatera Expo. Pemindahan ini dilakukan seiring dengan dimulainya renovasi gedung Kantor BPJS Kesehatan Cabang Batam.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengimbau masyarakat agar memperhatikan perubahan lokasi tersebut sehingga kebutuhan administrasi kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap dapat dilayani dengan lancar.

“Mulai 14 Oktober 2026, masyarakat yang membutuhkan pelayanan tatap muka BPJS Kesehatan dapat mendatangi gerai BPJS Kesehatan di Mal Pelayanan Publik Kota Batam, Gedung Sumatera Expo. Pengalihan ini dilakukan selama renovasi kantor berlangsung,” ujar Rudi, Selasa (13/10/2026).

Ia menjelaskan, pemindahan sementara tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kelancaran pelayanan kepada masyarakat selama proses perbaikan fasilitas kantor berlangsung.

Rudi juga meminta perangkat daerah, mulai dari tingkat kecamatan hingga kelurahan, turut menyebarluaskan informasi mengenai perubahan lokasi pelayanan tersebut. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui lokasi baru sebelum mendatangi kantor BPJS Kesehatan.

Selain melalui layanan tatap muka di MPP, peserta JKN juga dapat memanfaatkan kanal layanan digital BPJS Kesehatan. Pelayanan administrasi secara daring tersedia melalui Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) di nomor 0811-8165-165 serta aplikasi Mobile JKN.

Pemerintah Kota Batam berharap informasi pemindahan ini dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat sehingga peserta JKN tetap memperoleh akses pelayanan sesuai kebutuhan selama renovasi Kantor BPJS Kesehatan Cabang Batam berlangsung.

Jakarta, Oppo resmi memperkenalkan antarmuka dan sistem operasi mobile generasi terbarunya, ColorOS 17, pada Selasa (13/10). Penerus ColorOS 16 ini diklaim menghadirkan performa yang lebih mulus serta kemampuan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang makin cerdas dan terintegrasi di seluruh sistem.

ColorOS 17 dipastikan bakal hadir pertama kali di lini flagship Oppo Find X10 Series, sebelum nantinya digulirkan secara bertahap ke jajaran perangkat Oppo lainnya.

Tampilan Antarmuka dan Performa Lebih Mulus

Oppo mengusung bahasa desain baru bernama Living Flow Design yang menawarkan animasi, transisi antar-aplikasi, dan respon sentuhan yang lebih lancar serta visual transparan. Beberapa teknologi unggulan di dalamnya meliputi:

  • Unified Rendering Architecture: Mampu mengurangi beban rendering hingga 30% dan penggunaan RAM hingga 25% dibanding generasi terdahulu.

  • Laminar Flow Engine: Meningkatkan stabilitas membuka aplikasi hingga 55% dan mempercepat proses memuat thumbnail foto di galeri hingga 50%.

  • Konsistensi Performa: Dalam pengujian internal, ColorOS 17 tetap mampu mempertahankan lebih dari 90% tingkat kelancaran awal, meskipun memori internal sudah terisi hingga 90%.

Deretan Fitur AI Baru

ColorOS 17 membawa sederet fitur AI pintar untuk mempermudah aktivitas harian penggunanya:

  1. Agent Mode (pada AI Mind Pilot): Memungkinkan AI menjalankan perintah kompleks secara otomatis, seperti mencari dan merapikan file yang berantakan, menemukan foto perjalanan tertentu di galeri, hingga membuat itinerary liburan.

  2. AI Photo Agent: Membantu pengeditan foto secara intuitif lewat deskripsi bahasa sehari-hari atau rekomendasi otomatis terkait penyesuaian warna dan tone visual.

  3. AI Mind Space & Memory Collection: Menyimpan dan mengorganisasi informasi dari dokumen atau video, serta mengelompokkan memori penting menjadi rangkuman yang rapi.

  4. AI Mind Suggest: Memberikan layanan kontekstual, seperti saran musik saat earphone terhubung, pengingat perjalanan, dan rangkuman informasi harian.

Keamanan Siber dan Perlindungan Privasi

  • AI Call Guard: Fitur keamanan untuk mendeteksi potensi penipuan berbasis AI secara real-time, seperti manipulasi suara (AI Voice) atau manipulasi wajah (AI Swap).

  • Private Computing Cloud (CPC): Melindungi proses pemrosesan data berbasis cloud dengan enkripsi end-to-end.

  • Transparency Report: Memberikan laporan transparan kepada pengguna terkait riwayat kapan dan bagaimana data diproses oleh fitur AI.

Jadwal Peluncuran dan Pembaruan Perangkat

Pembaruan ColorOS 17 digulirkan secara bertahap mulai 29 Oktober hingga kuartal pertama tahun berikutnya:

  • 29–30 Oktober: Lini unggulan seperti Oppo Find N6, Find X9 Series, Find N5, Find X8 Series, dan Reno 16 Series.

  • November: Oppo Find N3 Series, Reno 15 Series, Reno 14 Series, seri K, dan seri F.

  • Desember: Reno 13 Series, jajaran tablet Oppo Pad 5, serta seri K lainnya.

  • Kuartal I: Oppo Find N2 Flip, Reno 12 Series, Oppo Pad SE, dan beberapa model perangkat lainnya.

 

Sumber: CNN Indonesia

Pemain bola voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, dilaporkan belum berada dalam kondisi fisik 100 persen fit saat menjalani laga debutnya bersama Hyundai Hillstate. Laga yang berlangsung dalam ajang KOVO Cup 2026 menghadapi Hi Pass pada Rabu (14/10) di Jinnam Gymnasium tersebut berakhir dengan kekalahan Hillstate 0-3 (17-25, 16-25, 18-25).

Meski kondisi fisiknya belum prima, Megawati yang mengisi posisi opposite hitter tetap mencatatkan 17 poin dengan tingkat keberhasilan serangan sebesar 35 persen. Angka ini diakui belum maksimal jika dibandingkan dengan rekor persentase sukses serangannya yang mencapai 46,01 persen saat membela Red Sparks selama dua musim sebelumnya.

Pelatih Hillstate, Kang Sung Hyung, menjelaskan bahwa Megawati masih dalam masa pemulihan dan baru sekitar dua minggu menjalani latihan serius bersama tim. Kondisi ini disebabkan karena atlet berjuluk "Megatron" tersebut baru sekitar tiga minggu lalu menjalani operasi usus buntu.

Kang Sung Hyung mengaku sempat mempertimbangkan untuk tidak menurunkan Megawati sebagai starter. Namun, mengingat bergulirnya Liga Voli Korea musim reguler yang semakin dekat pada 31 Oktober, ia memutuskan untuk tetap memainkan Megawati sejak awal demi memaksimalkan waktu pemantapan chemistry serta kekompakan tim di lapangan.

 

Sumber: CNN Indonesia

Page 4 of 297

Instagram

Tentang Kami