Live Streaming
super me

super me

Page 1 of 297

Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan program prioritas pembangunan Batam kepada Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, beserta jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes dalam kunjungan kerja di Ruang Presentasi Kantor Wali Kota Batam, Selasa (20/10/2026). Pertemuan tersebut menjadi ajang berbagi pengalaman terkait pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), optimalisasi potensi daerah, serta penguatan pelayanan publik.

Dalam pertemuan itu, Amsakar menyambut baik kunjungan Pemkab Brebes. Ia menilai pertukaran pengalaman antardaerah penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami menyambut baik kehadiran Ibu Bupati Brebes beserta rombongan di Kota Batam. Kunjungan ini merupakan momentum yang sangat baik untuk saling belajar, melengkapi, dan memperkuat tata kelola pemerintahan di daerah masing-masing,” ujar Amsakar.

Pada kesempatan tersebut, Amsakar memaparkan perkembangan Batam sejak mulai dikembangkan pada era 1970-an. Berawal dari basis logistik Pertamina, Batam berkembang menjadi kawasan industri, kota madya administratif, hingga menjadi kota otonom dengan peran strategis dalam perekonomian nasional.

Sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (Free Trade Zone), Batam memiliki berbagai fasilitas fiskal yang mendukung kegiatan usaha dan investasi. Keunggulan tersebut turut ditopang oleh letak geografis Batam yang strategis, berdekatan dengan Singapura dan Malaysia.

Amsakar menjelaskan, pembangunan Batam difokuskan pada sektor industri, perdagangan, pariwisata, kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE), alih kapal, dan logistik. Saat ini, Batam didukung 31 kawasan industri serta memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata dan peningkatan kunjungan wisatawan.

Meski terus berkembang, Batam juga menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari pertumbuhan penduduk hingga kebutuhan lahan, air bersih, listrik, dan infrastruktur telekomunikasi. Karena itu, pembangunan perlu diimbangi dengan pengelolaan keuangan daerah yang terukur dan berkelanjutan.

Dalam pemaparan tersebut, Amsakar turut menjelaskan kontribusi sejumlah sumber PAD, antara lain Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), serta pajak hotel dan restoran.

Untuk menjaga keseimbangan pembangunan dan daya beli masyarakat, Pemko Batam juga menjalankan 15 program prioritas. Program tersebut mencakup peningkatan layanan air bersih, penanganan banjir melalui pembangunan drainase, pengobatan gratis berbasis KTP, pinjaman modal tanpa bunga bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), bantuan seragam sekolah, serta peningkatan akses beasiswa pendidikan.

Sementara itu, Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan keterbukaan Pemko Batam dalam berbagi pengalaman pengelolaan pemerintahan. Ia menilai Batam menunjukkan perkembangan yang baik dalam menggerakkan perekonomian, mengembangkan pariwisata, dan mendorong pertumbuhan UMKM.

“Kami mengucapkan terima kasih atas penerimaan yang sangat luar biasa dari Bapak Wali Kota dan seluruh jajaran. Kami melihat kemajuan Batam luar biasa, terutama dalam menggerakkan ekonomi dan UMKM di tengah keberagaman penduduk. Kami hadir untuk mempelajari strategi Pak Wali dalam mengoptimalkan PAD dan mengelola fiskal daerah, terlebih dalam menyusun persiapan APBD 2027,” ungkap Paramitha.

Paramitha juga mengapresiasi kemampuan Batam menarik wisatawan mancanegara, khususnya dari Singapura dan Malaysia. Ia menyatakan ketertarikannya untuk membuka stan promosi produk unggulan Kabupaten Brebes di Batam sebagai upaya memperluas pasar dan memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat serta wisatawan.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif antara jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Brebes dan Pemko Batam. Pertemuan tersebut juga diisi dengan pertukaran cenderamata dan foto bersama.

Jakarta, 21 Oktober 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat reformasi pasar modal Indonesia melalui peningkatan transparansi, integritas, likuiditas, dan penegakan hukum guna meningkatkan kepercayaan investor serta daya saing pasar modal Indonesia di tingkat global.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi bersama Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi dalam dialog dengan investor institusional domestik dan internasional yang diselenggarakan Mandiri Sekuritas secara daring dan turut menghadirkan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jefry Hendrik, Selasa (20/10).

Friderica menegaskan bahwa OJK memahami perhatian investor terhadap perkembangan pasar modal Indonesia, khususnya setelah pengumuman MSCI mengenai konsultasi potensi perubahan klasifikasi pasar Indonesia. OJK menghormati penilaian independen MSCI dan berkomitmen menjawab berbagai perhatian tersebut melalui reformasi yang konkret, konsisten, dan berkelanjutan.

“Kepercayaan investor harus dibangun melalui tindakan nyata, bukan sekadar pernyataan. OJK berkomitmen membangun pasar modal Indonesia yang adil, transparan, kompetitif, dan memiliki kredibilitas global. Fokus kami adalah memastikan reformasi memberikan hasil nyata dan terukur bagi peningkatan kualitas pasar serta kepercayaan investor,” ujar Friderica.

Friderica menyampaikan bahwa fundamental pasar modal Indonesia tetap kuat, dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar 589 miliar dolar AS, terbesar kedua di ASEAN, serta jumlah investor mencapai 31,1 juta. Kinerja perusahaan tercatat juga menunjukkan perkembangan positif, dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 15,9 persen dan laba bersih sebesar 16,3 persen dalam periode 12 bulan hingga Juni 2026.

Reformasi Pasar Modal dan Respons terhadap MSCI

Hasan menjelaskan bahwa OJK bersama BEI dan seluruh Self-Regulatory Organizations (SRO) terus menjalankan delapan program aksi prioritas reformasi pasar modal yang mencakup peningkatan likuiditas, transparansi, tata kelola dan penegakan hukum, serta kolaborasi dengan pemangku kepentingan.

Reformasi tersebut antara lain mencakup peningkatan ketentuan minimum free float menjadi 15 persen secara bertahap, penguatan transparansi kepemilikan manfaat akhir (beneficial ownership), perluasan klasifikasi investor dari sembilan menjadi 39 kategori, keterbukaan informasi kepemilikan saham di atas satu persen, serta publikasi daftar High Shareholding Concentration (HSC).

“Reformasi pasar modal tidak berhenti pada penyempurnaan regulasi atau pengumuman kebijakan. Prioritas kami adalah memastikan implementasi yang konsisten sehingga menghasilkan peningkatan nyata pada transparansi, likuiditas, integritas, dan daya tarik investasi di pasar modal Indonesia,” ujar Hasan.

Terkait MSCI, Hasan menjelaskan bahwa pengumuman pada 15 Oktober 2026 merupakan proses konsultasi mengenai potensi perubahan klasifikasi pasar Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market, bukan keputusan final. MSCI membuka kesempatan penyampaian masukan hingga 30 April 2027, dengan keputusan akhir yang dijadwalkan pada 30 Juni 2027.

OJK menghormati independensi penilaian MSCI dan terus melakukan komunikasi konstruktif agar seluruh perkembangan reformasi pasar modal Indonesia memperoleh pertimbangan secara menyeluruh. Sepanjang Februari hingga Oktober 2026, OJK telah melakukan komunikasi dan pertemuan dengan MSCI sebanyak 16 kali.

Penguatan Penegakan Hukum dan Integritas Pasar

OJK juga terus memperkuat pengawasan dan penegakan hukum untuk menjaga integritas pasar modal serta memberikan kepastian kepada investor.

Pada 16 Oktober 2026, OJK telah mengumumkan pengenaan sanksi administratif berupa denda sekitar Rp2,1 triliun dalam kasus yang melibatkan perdagangan saham DSSA, BREN, dan CUAN. Proses pemeriksaan terhadap kasus tersebut telah berlangsung jauh sebelum pengumuman MSCI sebagai bagian dari pelaksanaan pengawasan dan penegakan hukum OJK secara berkesinambungan.

“Penegakan hukum merupakan bagian mendasar dari upaya menjaga integritas pasar modal. Tindakan kami bukan merupakan respons sesaat terhadap perkembangan MSCI, melainkan hasil proses pengawasan yang telah berjalan sesuai ketentuan. OJK akan terus mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran untuk memberikan efek jera dan menjaga kepercayaan investor,” ujar Hasan.

Sepanjang 2026, OJK telah mengenakan sanksi kepada lebih dari 971 pihak dengan total denda sekitar Rp2,5 triliun, menyelesaikan 41 pemeriksaan kasus, serta terus menangani 122 kasus lainnya dalam proses penegakan hukum.

Perkuat Dialog dan Kepercayaan Investor Global

Friderica menyampaikan bahwa OJK terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk menjaga stabilitas pasar keuangan serta memastikan keberlanjutan reformasi, sebagaimana turut menjadi perhatian dalam pertemuan Presiden Republik Indonesia bersama OJK dan anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) pada 19 Oktober 2026.

Ke depan, OJK bersama SRO akan memprioritaskan implementasi peningkatan ketentuan free float, penyempurnaan mekanisme pembobotan saham berkonsentrasi kepemilikan tinggi dalam IHSG, penguatan transparansi kepemilikan saham, serta peningkatan kualitas perusahaan tercatat.

“Kami tidak hanya ingin menyampaikan langkah yang telah dilakukan, tetapi juga mendengarkan pandangan dan rekomendasi investor. Masukan tersebut penting untuk memastikan reformasi benar-benar meningkatkan kualitas pasar dan memperkuat kepercayaan investor dalam jangka panjang,” ujar Friderica.

OJK berkomitmen melanjutkan reformasi secara konsisten melalui penguatan pengawasan, penegakan hukum, dan komunikasi terbuka dengan investor global untuk mewujudkan pasar modal Indonesia yang semakin transparan, berintegritas, likuid, dan berdaya saing.

XL Center H Bastari Resmi Beroperasi sebagai XL Center ke-121 secara Nasional, Didukung Penguatan Jaringan 4G dan 5G

PALEMBANG, 21 Oktober 2026. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus meningkatkan kenyamanan dan pengalaman pelanggan di Palembang, Sumatera Selatan, melalui perluasan akses layanan XL Center yang semakin dekat dengan masyarakat. XLSMART meresmikan XL Center H Bastari pada 14 Oktober 2026, menandai kehadiran XL Center ke-121 secara nasional sekaligus melengkapi titik layanan XLSMART di Palembang. Upaya ini sejalan dengan penguatan jaringan 4G dan perluasan cakupan 5G untuk mendukung kebutuhan konektivitas dan aktivitas digital masyarakat.

SVP Direct Channel XLSMART, Rochelle Camasosa mengatakan, “Bagi XLSMART, menghadirkan pengalaman pelanggan yang positif berarti memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan yang mudah, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Kehadiran XL Center H Bastari sebagai XL Center ke-121 secara nasional merupakan bagian dari upaya kami untuk semakin dekat dengan pelanggan, memberikan kemudahan dalam memperoleh informasi dan bantuan, serta membangun hubungan jangka panjang yang dilandasi kepercayaan.”

Melalui XL Center, pelanggan XL, XL PRIORITAS, AXIS, dan SMARTFREN dapat memperoleh informasi produk, berkonsultasi mengenai paket dan layanan, serta mendapatkan bantuan terkait kebutuhan kartu dan konektivitas. Pelanggan juga dapat berkonsultasi dan melakukan pendaftaran layanan XL HOME. Penguatan titik layanan ini menjadi bagian dari komitmen XLSMART untuk meningkatkan kualitas interaksi dengan pelanggan, sekaligus memastikan kebutuhan mereka dapat ditangani melalui kanal layanan yang mudah dijangkau.

Peresmian XL Center H Bastari dihadiri oleh SVP Direct Channel XLSMART, Rochelle Camasosa; SVP Mobile Sales Southern Sumatra XLSMART, Desy Sari Dewi; GM Direct Channel South Sumatra XLSMART, Harry Akbar; GM Mobile Sales Sumatra Selatan XLSMART, Aldian Garibaldy; mitra retail outlet (RO), pelanggan XLSMART, serta anak-anak dari Yayasan Yatim Nusantara. Selain seremoni pemotongan tumpeng, kegiatan juga diisi dengan pembagian sembako, ramah tamah, dan pemberian merchandise kepada pelanggan serta mitra RO sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Kehadiran XL Center H Bastari melengkapi pengembangan jaringan layanan XLSMART di Palembang. XL Center Angkatan 45 telah beroperasi lebih dahulu, sementara XL Center Sukabangun telah memasuki tahap soft launching. Selanjutnya, tiga lokasi lain di Kota Palembang, yakni RE Martadinata, M Isa, dan Badarudin, direncanakan menyusul sesuai kesiapan operasional. Secara keseluruhan, XLSMART merencanakan penambahan 10 XL Center baru di Palembang dan Banyuasin, dengan target total 11 XL Center di kedua wilayah tersebut. Ekspansi ini diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan pelanggan seiring dengan meningkatnya kebutuhan konektivitas untuk komunikasi, produktivitas, bisnis, dan berbagai aktivitas digital.

Palembang adalah salah satu pusat aktivitas ekonomi dan sosial di Sumatera Selatan. Kebutuhan konektivitasnya terus tumbuh seiring denyut perdagangan, bisnis, pendidikan, UMKM, hingga ekonomi kreatif. Untuk menjawab kebutuhan itu, XLSMART terus memperkuat cakupan jaringan di Kota Palembang. Saat ini, jaringan XLSMART di kota tersebut didukung lebih dari 2.400 BTS, termasuk lebih dari 650 BTS 5G dan lebih dari 1.300 BTS 4G. Jaringan XLSMART hadir di kawasan permukiman, pusat bisnis dan pemerintahan, sentra perdagangan, lingkungan pendidikan, area komersial, ruang publik, hingga wilayah perairan Banyuasin.

SVP Mobile Sales Southern Sumatra XLSMART, Desy Sari Dewi, mengatakan, “Palembang memiliki potensi ekonomi dan aktivitas digital yang terus berkembang. Karena itu, XLSMART terus memperkuat jaringan 4G dan memperluas cakupan 5G, sekaligus meningkatkan akses layanan pelanggan. Kami ingin memastikan masyarakat dan pelaku usaha tidak hanya mendapatkan konektivitas yang cepat, stabil, dan andal, tetapi juga kemudahan dalam mengakses layanan yang mendukung kebutuhan komunikasi, pembelajaran, produktivitas, hingga pengembangan usaha.”



Jaringan 5G mendukung pengalaman konektivitas generasi terbaru untuk berbagai kebutuhan, mulai dari streaming video dan musik, gaming, konferensi video, bekerja dan belajar secara daring, hingga live streaming dan pembuatan konten digital. Pengembangan jaringan ini menjadi bagian dari upaya XLSMART menghadirkan pengalaman digital yang semakin baik melalui peningkatan kualitas konektivitas dan perluasan akses layanan.

Komitmen terhadap Network Leadership turut tercermin melalui pencapaian XL dalam Ookla® Speedtest Awards™ H1 2026. XL meraih empat penghargaan, yaitu Best Mobile Network in Indonesia 2026, Best 5G Network in Indonesia 2026, Fastest 5G in Indonesia 2026, dan Best 5G Video Experience in Indonesia 2026. Pengakuan independen ini memperkuat posisi XL sebagai front face kualitas jaringan terbaik di Indonesia, dengan validasi melalui pengujian independen Ookla.

Secara nasional, jaringan XLSMART didukung oleh lebih dari 265 ribu BTS yang melayani lebih dari 69,4 juta pelanggan di Indonesia. Jaringan 5G XLSMART telah tersedia di lebih dari 70 kota dan kabupaten dan terus diperluas secara bertahap. Pengembangan ini diperkuat melalui pemanfaatan spektrum 700 MHz, yang memiliki karakteristik cakupan luas dan penetrasi dalam ruangan (indoor) yang baik, serta spektrum 2,6 GHz untuk mendukung kapasitas trafik data yang lebih besar, khususnya di kawasan dengan aktivitas digital tinggi.

Melalui penguatan jaringan, perluasan titik layanan, dan kontribusi sosial, XLSMART terus memperkuat Brand Perception sebagai perusahaan telekomunikasi yang mengutamakan kualitas konektivitas, inovasi, dan pengalaman pelanggan. Dengan portofolio layanan XL, XL PRIORITAS, AXIS, dan SMARTFREN, XLSMART berkomitmen untuk terus hadir lebih dekat, memahami kebutuhan masyarakat, serta mewujudkan aspirasi sebagai perusahaan yang dicintai pelanggan (Most Loved Company by Customers).

Diskominfo Batam – Warga Kecamatan Batu Ampar mengapresiasi penanganan kebutuhan air bersih yang kini dinilai berjalan lancar dan relatif terkendali. Apresiasi tersebut disampaikan perwakilan RT, RW, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dalam kegiatan silaturahmi bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam di Hotel Planet Holiday, Senin (19/10/2026).

Perwakilan RT, RW, dan LPM Kecamatan Batu Ampar, Ihsan, menyampaikan bahwa kelancaran pelayanan air bersih menjadi hal yang disyukuri masyarakat. Menurutnya, ketersediaan air bersih sangat penting untuk menunjang kebutuhan rumah tangga dan aktivitas sehari-hari.

“Alhamdulillah, untuk air bersih di Kecamatan Batu Ampar saat ini sudah lancar, aman, dan terkendali. Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Ihsan.

Selain menyampaikan apresiasi terkait air bersih, Ihsan turut menyoroti sejumlah kebutuhan infrastruktur di wilayahnya. Pembangunan drainase untuk mengurangi risiko banjir serta perbaikan jalan berlubang dinilai penting demi menunjang keselamatan dan kenyamanan warga. 

Ia juga mengapresiasi pembangunan Kantor Lurah Sungai Jodoh, Kantor Lurah Batu Merah, dan Kantor Camat Batu Ampar. Peningkatan fasilitas pemerintahan tersebut diharapkan dapat mendukung pelayanan administrasi dan memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan publik.

Aspirasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Silaturahmi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam bersama RT, RW, dan LPM se-Kecamatan Batu Ampar Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Grand Galaxy Ballroom, Lantai 3, Hotel Planet Holiday, itu dihadiri Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, serta perwakilan RT, RW, dan LPM.

Dalam pertemuan tersebut, Amsakar menegaskan pentingnya komunikasi antara pemerintah dan perangkat masyarakat untuk memastikan pembangunan sesuai dengan kebutuhan warga. Ia menyebut RT, RW, dan LPM memiliki peran strategis dalam menyampaikan aspirasi sekaligus menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat.

“Terima kasih kepada RT, RW, dan LPM. Berbagai capaian yang kita raih tidak terlepas dari peran Bapak dan Ibu semua. Saudara-saudara merupakan perpanjangan lisan pemerintah dalam mengomunikasikan kebijakan kepada masyarakat. Karena itu, komunikasi dan kerja sama ini harus terus kita jaga,” ujar Amsakar. 

Ia mengajak seluruh perangkat masyarakat untuk terus menjaga komunikasi yang terbuka dan menyampaikan persoalan di lingkungan masing-masing melalui koordinasi yang baik. Dengan demikian, pemerintah dapat memperoleh gambaran mengenai kebutuhan warga dan menentukan prioritas penanganan sesuai kewenangan serta kemampuan yang tersedia.

Amsakar juga mengingatkan pentingnya menjaga suasana kondusif di tengah masyarakat. Ia meminta RT, RW, dan LPM memastikan informasi yang diterima telah terverifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Batam memperoleh masukan mengenai kondisi pelayanan dasar dan kebutuhan infrastruktur di Kecamatan Batu Ampar. Aspirasi warga diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.

Future Maker mengawali langkah melalui pembangunan SLB Budi Mulia - Kabupaten Bandung,
serta pendampingan sekolah dan partisipasi karyawan.

 Jakarta, 19 Oktober 2026 — PT Indonesian Paradise Property Tbk (Paradise Indonesia; IDX: INPP) menandai ulang tahun ke-24 dengan meluncurkan Future Maker, inisiatif keberlanjutan sosial di bawah kampanye #BuildingTomorrow dengan pembangunan sekolah pendidikan dasar. Program ini menghubungkan dukungan pembangunan fasilitas belajar, pendampingan sekolah, dan partisipasi karyawan untuk memperluas kesempatan pendidikan bagi anak-anak.

Peluncuran ini melanjutkan perjalanan Paradise Indonesia dalam mengembangkan bisnis perhotelan, komersial, dan apartemen dengan memperluas kontribusi bagi komunitas di sekitar wilayah operasinya. Melalui Future Maker, perusahaan menyiapkan kerangka kolaborasi lintas unit bisnis agar dukungan sosial dapat berlangsung lebih terarah, berkesinambungan, dan sesuai kebutuhan penerima manfaat.. Pendekatannya menghormati kebutuhan individual siswa dengan semangat Different Needs. Same Dignity. One Future.

Langkah awal program dilakukan melalui kemitraan dengan Happy Hearts Indonesia untuk mendukung pembangunan Sekolah Luar Biasa (SLB) Budi Mulia Pasir Meong di Kabupaten Bandung. Dukungan diarahkan pada penyediaan lingkungan belajar yang lebih layak dan pendampingan yang memperhatikan kebutuhan individual siswa, dengan melibatkan guru serta orang tua.

“Selama 24 tahun, Paradise Indonesia tumbuh bersama dedikasi karyawan dan dukungan para pemangku kepentingan. Future Maker menjadi langkah kami untuk memperluas kontribusi tersebut melalui pendidikan. Kami ingin menghadirkan kesempatan belajar yang lebih baik bagi anak-anak sekaligus membangun hubungan jangka panjang dengan komunitas tempat kami beroperasi,” ujar Anthony P Susilo.

 

Kolaborasi lintas unit bisnis untuk pendampingan pendidikan berkelanjutan

Setelah membangun fondasi program pada 2026, Paradise Indonesia merencanakan perluasan keterlibatan unit bisnis di delapan kota pada 2027. Kegiatan akan diselaraskan dengan kebutuhan sekolah, masukan mitra, serta kesiapan masing-masing unit. Perusahaan juga mengarahkan pengukuran dampak secara terintegrasi untuk mendukung evaluasi dan keberlanjutan program.

Melalui Paradisers Employee Volunteer Program, karyawan dapat berpartisipasi sesuai waktu dan keterampilan yang dimiliki, antara lain dengan membuat sumber belajar, berbagi keterampilan, mendukung fasilitas, dan mendampingi kegiatan siswa. Rencana kegiatan 2027 mencakup permainan sensorik, olahraga edukatif, kegiatan bersama orang tua, berbagi keterampilan dengan guru, bercerita, serta kelas seni dan budaya.

“Kami mengajak karyawan di seluruh unit bisnis untuk mengambil peran sesuai kemampuan masing-masing. Kepedulian yang diwujudkan secara konsisten, kerja sama lintas unit, serta kesediaan mendengarkan kebutuhan sekolah akan menjadi kekuatan Future Maker. Dengan pendekatan ini, setiap kontribusi dapat menjadi bagian dari pendampingan yang berkelanjutan,” ujar Andri Hadi, Presiden Direktur Paradise Indonesia.

Rencana kontribusi unit bisnis antara lain mencakup kegiatan seni, menanam, dan partisipasi pengunjung di 23 Paskal Shopping Center, Bandung. Di Batam, rancangan program memadukan edukasi gizi dan aktivitas fisik dengan penghijauan sekolah, pemilahan sampah, serta komposting. Rincian pelaksanaan akan disesuaikan bersama mitra dan komunitas penerima manfaat.

Khusus di wilayah Batam, program Future Maker 2027 dilaksanakan melalui kolaborasi unit bisnis Paradise Indonesia Region Batam, yaitu HARRIS Resort Waterfront Batam, HARRIS Hotel Batam Center, dan One Residence, dengan mengusung tema “Building Their Tomorrow Together”. Program ini diwujudkan melalui dua agenda utama yang berfokus pada kesehatan dan kepedulian lingkungan.

Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional pada 25 Januari 2027, program “Healthy Food, Active Move” menghadirkan sesi Energize & Move, berupa senam interaktif bersama instruktur HARRIS Players, serta Healthy Food Maker, yang mengajak siswa membuat camilan sehat seperti Rainbow Fruit Parfait dan Healthy Salad Wraps dengan pendampingan koki profesional.

Selanjutnya, dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni 2027, program “Green School, Green Future” dilaksanakan melalui penanaman pohon (Plant for Tomorrow), edukasi pemilahan sampah tiga warna (Sort at the Source), serta lokakarya pengolahan limbah organik kantin menjadi pupuk kompos (Loop the Lifecycle).

Melalui kedua agenda ini, Future Maker 2027 berkomitmen menanamkan kebiasaan hidup sehat dan kepedulian lingkungan sejak dini, sekaligus mendorong terciptanya generasi muda yang lebih sehat, bertanggung jawab, dan berorientasi pada masa depan berkelanjutan. 

Dari Limbah Plastik Menjadi Pendidikan Berkualitas

Indonesia menghasilkan sekitar 7,8 juta ton sampah plastik setiap tahunnya, dan 58% di antaranya tidak terkelola dengan baik. Kondisi ini menjadikan Indonesia sebagai penyumbang polusi plastik terbesar kedua di dunia, dengan produksi sekitar 24.500 ton sampah plastik per hari.

Pembangunan Sekolah Luar Biasa (SLB) Budi Mulia direncanakan menggunakan blok berbahan plastik daur ulang berkualitas tinggi dan lingkungan belajar yang aman bagi anak-anak, sekaligus memberikan dampak positif bagi kelestarian lingkungan. Sehingga dengan pembangunan sekolah ini Paradise Indonesia turut berkontribusi aktif dalam pengurangan 2-4 ton sampah plastik sekaligus menurunkan emisi karbon hingga sekitar 10 ton. Pendekatan ini menghubungkan penyediaan fasilitas pendidikan dengan pemanfaatan kembali material, sekaligus memperkenalkan nilai kepedulian lingkungan kepada komunitas sekolah.

Semangat tersebut akan dilanjutkan melalui pembelajaran pengelolaan sampah, antara lain pemilahan, penggunaan kembali, serta kegiatan sederhana seperti komposting dan berkebun. Bentuk kegiatan akan disesuaikan bersama guru agar dapat diikuti sesuai kebutuhan dan kemampuan siswa.

Future Maker mengusung semangat “Building Tomorrow Together”, dengan menempatkan kolaborasi sebagai dasar pelaksanaan program. Masukan pihak sekolah dan orang tua menjadi bagian penting agar dukungan yang diberikan relevan dengan keseharian siswa.

“Melalui Future Maker, Paradise Indonesia mengintegrasikan pembangunan sekolah dengan implementasi ESG berkelanjutan. Penggunaan blok plastik daur ulang di SLB Budi Mulia, Cililin, Kabupaten Bandung, diproyeksikan mengurangi 2–4 ton sampah plastik dan menurunkan emisi karbon sekitar 10 ton, sekaligus menghadirkan ruang belajar yang aman dan inklusif.” ungkap Siti Utami, Chief Corporate Communication Paradise Indonesia.

Batam, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar Coaching Clinic Perizinan Berusaha (PB) dan Perizinan Berusaha untuk Menunjang Kegiatan Berusaha (PB UMKU) melalui sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) di lingkungan BP Batam, Senin (19/10/2026)

Kegiatan yang berlangsung di Balairung Sari ini mengusung tema “Pusat PTSP BP Batam Hadir Lebih Dekat dengan Pelaku Usaha, Mendampingi Setiap Langkah Perizinan” dan diikuti oleh lebih dari 100 perwakilan perusahaan.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya BP Batam dalam memperkuat pendampingan kepada pelaku usaha, khususnya dalam memastikan kelengkapan administrasi serta kelancaran proses perizinan berusaha melalui sistem OSS RBA.

Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam, Sudirman Saad, hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini secara khusus kami hadirkan untuk mengawal proses administrasi perizinan para pelaku usaha, sehingga berbagai kendala administrasi yang dihadapi dalam pemenuhan persyaratan perizinan dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti secara tepat,” jelasnya.

Menurut Sudirman, pendampingan secara langsung menjadi bagian penting dalam mendukung pelaku usaha memenuhi ketentuan perizinan yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, BP Batam berupaya menghadirkan layanan yang lebih dekat, responsif, dan solutif, sekaligus memberikan ruang konsultasi bagi perusahaan untuk memperoleh penjelasan terkait proses maupun persyaratan perizinan yang dibutuhkan.

“Kami berharap para pengusaha yang hadir dapat memanfaatkan layanan ini secara maksimal sehingga seluruh permasalahan terselesaikan dengan tuntas,” ujar Sudirman Saad.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi konsultasi secara one-on-one bersama petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam, perwakilan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, serta unit kerja terkait lainnya di lingkungan BP Batam.

Melalui sesi konsultasi tersebut, para peserta memperoleh kesempatan untuk membahas secara langsung berbagai kebutuhan dan kendala perizinan yang dihadapi perusahaan masing-masing.

Pendekatan ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha memahami persyaratan yang harus dipenuhi, mempercepat penyelesaian kendala administratif, serta meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan perizinan berusaha.

Penyelenggaraan Coaching Clinic PB dan PB UMKU ini menegaskan komitmen BP Batam untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan perizinan dan memberikan pendampingan yang optimal kepada pelaku usaha. 

Ryan Nikko, barista Aston Batam Hotel & Residence, meraih Juara 1 kategori Young Barista dalam Archipelago Black Box Battle 2026.

Prestasi membanggakan diraih oleh Ryan Nikko, Barista Aston Batam Hotel & Residence, yang berhasil meraih Juara 1 kategori Young Barista dalam Archipelago Black Box Battle 2026. Kompetisi yang diselenggarakan oleh Archipelago Hotels ini mempertemukan talenta muda dari tim kuliner dan Food & Beverage (F&B) berbagai hotel di bawah naungan Archipelago untuk menunjukkan keterampilan teknis, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi melalui berbagai tantangan profesional. Babak final Archipelago Black Box Battle 2026 diselenggarakan pada 19 Oktober 2026 di Aston Bogor Hotel & Resort. Kompetisi ini menjadi wadah bagi para talenta muda untuk menunjukkan kemampuan profesional sekaligus mengembangkan potensi mereka di industri perhotelan, khususnya di bidang kuliner dan layanan minuman.

Melalui kategori Young Barista, para peserta ditantang untuk menunjukkan kemampuan dalam mempersiapkan bahan dan peralatan, menjaga kebersihan serta kerapihan area kerja, menerapkan teknik pembuatan minuman, mengembangkan kreativitas, dan menyajikan hasil akhir secara profesional. Proses penilaian mencakup tiga aspek utama, yaitu persiapan, teknik dan kreativitas, serta presentasi. Ketiga aspek tersebut mencerminkan standar profesional yang dibutuhkan dalam industri Food & Beverage, mulai dari ketelitian selama proses kerja hingga kualitas penyajian kepada pelanggan. Keberhasilan Ryan Nikko meraih posisi pertama menjadi pencapaian tersendiri bagi Aston Batam Hotel & Residence. Prestasi ini juga menunjukkan pentingnya pengembangan keterampilan, kreativitas, dan konsistensi dalam memberikan pengalaman layanan berkualitas kepada para tamu.

PUNCAK NUSANTARA: MENGANGKAT INSPIRASI ALAM INDONESIA DALAM KREASI MINUMAN

Salah satu elemen yang menonjol dari penampilan Ryan adalah Puncak Nusantara, atau yang disebut PANANTARA, kreasi minuman yang terinspirasi dari kekayaan lanskap Indonesia. Mengusung konsep perjalanan dari puncak pegunungan, melewati rimba, hingga mencapai pesisir, kreasi ini menerjemahkan karakter alam Nusantara ke dalam eksplorasi rasa, aroma, dan presentasi minuman. Konsep Puncak Nusantara dibangun melalui tiga karakter, yaitu Puncak, Rimba, dan Pesisir. Masing-masing merepresentasikan inspirasi alam yang berbeda melalui perpaduan bahan dan profil rasa yang khas. Karakter Puncak memadukan espresso, gula aren, dan citrus, menghadirkan karakter kopi dengan sentuhan manis dan kesegaran citrus. Karakter Rimba menggabungkan cordial kulit nanas, madu, jahe, dan serai, yang memadukan karakter buah dengan kehangatan rempah dan aroma herbal. Sementara itu, karakter Pesisir memadukan air kelapa, sirup pandan, calamansi, dan sedikit saline untuk menghasilkan profil rasa yang ringan dan segar. Selain menonjolkan kreativitas dalam meracik minuman, Puncak Nusantara juga mengangkat pendekatan yang lebih bertanggung jawab melalui pemanfaatan kulit nanas sebagai bahan cordial. Penggunaan bahan tersebut menunjukkan bagaimana kreativitas dapat membuka peluang untuk mengoptimalkan pemanfaatan bahan sekaligus mengurangi sisa bahan pangan.

Melalui kreasi ini, Ryan memadukan keterampilan meracik minuman, eksplorasi bahan, dan konsep yang terinspirasi dari identitas alam Indonesia. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari bagaimana seorang barista dapat menghadirkan pengalaman minuman yang tidak hanya berfokus pada rasa, tetapi juga memiliki cerita dan karakter tersendiri. Keberhasilan Ryan meraih posisi pertama menjadi pencapaian tersendiri bagi Aston Batam Hotel & Residence. Prestasi ini mencerminkan pentingnya pengembangan keterampilan, kreativitas, ketelitian, dan konsistensi dalam industri Food & Beverage, sekaligus menunjukkan potensi talenta muda dalam menghasilkan karya yang inovatif.

 PENGHARGAAN BAGI TALENTA TERBAIK

Sebagai pemenang pertama kategori Barista, Ryan Nikko menerima Charles Brookfield Trophy, hadiah uang tunai, medali, dan sertifikat. Archipelago Black Box Battle – Young Chef and Barista bukan sekadar kompetisi, tetapi juga bagian dari komitmen Archipelago Hotels untuk mendukung pertumbuhan talenta muda dan mempersiapkan generasi berikutnya dari para profesional kuliner dan F&B. Melalui kompetisi ini, para peserta mendapatkan kesempatan untuk menguji kemampuan, memperluas pengalaman, dan menunjukkan potensi mereka di lingkungan profesional. “Pencapaian Ryan Nikko merupakan kebanggaan bagi Aston Batam Hotel & Residence. Prestasi ini mencerminkan dedikasi, keterampilan, kreativitas, dan kemauan untuk terus berkembang sebagai talenta muda di bidang Food & Beverage.

Kreasi Puncak Nusantara juga menunjukkan bagaimana kreativitas dan eksplorasi bahan dapat menghasilkan pengalaman minuman yang memiliki karakter dan cerita tersendiri. Kami berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh tim untuk terus meningkatkan kompetensi dan memberikan pengalaman terbaik bagi para tamu,” ujar Beben Subekti, General Manager Aston Batam Hotel & Residence. Kiri ke kanan: Puncak Nusantara, Ryan Nikko bersama Bapak Denny S. Wasana dan Bapak Winston Hanes, Trofi Charles Brookfield Keberhasilan ini memperkuat komitmen Aston Batam Hotel & Residence dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia serta mendorong tim untuk terus meningkatkan standar pelayanan dan kualitas produk. Dengan memberikan ruang bagi talenta untuk berkembang dan berkompetisi, hotel berharap dapat terus menghadirkan layanan yang profesional, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan para tamu. Prestasi Ryan Nikko di Archipelago Black Box Battle 2026 menjadi bukti bahwa talenta muda yang dikembangkan di lingkungan hotel memiliki kesempatan untuk bersaing dan meraih pengakuan di tingkat grup.

Batam Bareskrim Polri menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam perkara gangguan jaringan listrik yang menyebabkan blackout di wilayah Batam dan Bintan pada 12 Oktober 2026. Penyidikan dilakukan melalui pemeriksaan 25 saksi, pengumpulan barang bukti, serta pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk mendalami penyebab kejadian dan dugaan tanggung jawab para pihak terkait.

Perkembangan penanganan perkara tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, Selasa (20/10/2026). Kegiatan dihadiri Kabareskrim Polri Komjen Pol Asep Safrudin, S.I.K., M.H., Kapolda Kepri Irjen Pol Suhendri, S.H., S.I.K., M.PSDM., Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Pol Mohammad Irhamni, S.I.K., M.H., M.Han., Direktur Utama PT PLN Batam Kwin Fo, Wakapolda Kepri, para pejabat utama Polda Kepri, serta penyidik Bareskrim Polri dan penyidik terkait.

Lima tersangka terdiri atas empat petugas PT PLN Batam berinisial RB, ZR, DA, dan AWD serta seorang kontraktor berinisial AEP. Penyidik mendalami dugaan kelalaian dalam pengawasan dan pemeliharaan sistem pengamanan instalasi ketenagalistrikan, termasuk fungsi pagar pengaman di sekitar gardu induk. Kemungkinan adanya unsur kesengajaan atau sabotase juga masih didalami berdasarkan fakta dan alat bukti yang diperoleh.

Dalam sambutannya, Kabareskrim Polri Komjen Pol Asep Safrudin menekankan pentingnya sinergi Bareskrim Polri dan Polda Kepri untuk mengungkap penyebab gangguan secara menyeluruh. Pasokan listrik, menurut substansi sambutannya, merupakan kebutuhan penting masyarakat sekaligus faktor pendukung kegiatan investasi di Batam dan Tanjungpinang. Ia juga mengapresiasi dukungan PT PLN Batam dalam membantu proses penyidikan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (12/10/2026) sekitar pukul 06.28 WIB, saat terdengar dentuman di Gardu Induk Sei Harapan, Kecamatan Sekupang, Batam. Pemeriksaan awal mengarah pada dugaan gangguan hubungan singkat pada Transformator 1. Sekitar pukul 06.36 WIB, gangguan pasokan listrik berdampak pada wilayah Batam dan Bintan, sebelum pemulihan dilakukan secara bertahap.

Untuk mendalami penyebabnya, penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri bersama Puslabfor Polri melakukan pemeriksaan TKP pada 14 Oktober 2026. Pemeriksaan meliputi kondisi transformator, sistem proteksi, fasilitas pengamanan instalasi, serta rekaman kamera pengawas atau CCTV. Dari pemeriksaan tersebut ditemukan indikasi titik leleh pada bagian bushing 150 kV Transformator 1. Seekor kera dengan kondisi luka bakar juga ditemukan di dekat transformator; keterkaitan temuan tersebut dengan gangguan listrik masih didalami.

Penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain DVR CCTV, potongan konduktor, lempengan busbar, potongan pipa Buchholz, perangkat _tripping lockout relay, serta dokumen pendukung. Selain menelusuri kondisi pengamanan instalasi, penyidik mendalami fungsi sistem proteksi untuk mengetahui faktor yang menyebabkan gangguan berdampak luas pada jaringan listrik Batam dan sekitarnya.

Perkara tersebut telah ditingkatkan ke tahap penyidikan berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/A/121/X/2026/SPKT.DITTIPIDTER/BARESKRIM POLRI tanggal 16 Oktober 2026. Dalam konferensi pers juga disampaikan estimasi kompensasi pelanggan akibat gangguan pasokan listrik sebesar Rp57.315.057.160.

Pemeriksaan teknis di lokasi kejadian, analisis barang bukti, dan pelibatan Puslabfor Polri mencerminkan penerapan Quick Wins Kapolri Program 8 Kegiatan 4, Olah TKP Ilmiah. Pendekatan tersebut mendukung pengujian fakta secara objektif untuk membantu mengungkap penyebab kejadian dan memperkuat proses pembuktian.

Sementara itu, penyampaian perkembangan penetapan tersangka dan langkah penyidikan melalui konferensi pers merupakan wujud dukungan terhadap Quick Wins Kapolri Program 5 Kegiatan 2, Layanan Informasi Perkara. Melalui penyampaian informasi kepada media, Polri memberikan penjelasan mengenai perkembangan penanganan perkara dengan tetap memperhatikan kepentingan penyidikan dan asas praduga tak bersalah.

Penyidik masih terus melakukan pendalaman penyidikan untuk memastikan betul penyebab gangguan dan pertanggungjawaban hukum masing-masing pihak berdasarkan alat bukti yang sah.

Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membuka Kejuaraan Minisoccer dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 DPRD Kota Batam di Lapangan Gama Minisoccer, Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong, Sabtu (17/10/2026).

Pembukaan ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Amsakar. Kejuaraan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT DPRD Kota Batam sekaligus wadah untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan sportivitas, dan mendorong perkembangan olahraga di Kota Batam.

Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Kota Batam, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta tim-tim yang mengikuti kejuaraan.

Dalam sambutannya, Amsakar mengapresiasi DPRD Kota Batam yang menggelar kegiatan olahraga sebagai bagian dari peringatan hari jadi lembaga legislatif tersebut. Menurutnya, momentum ulang tahun tidak hanya menjadi ajang evaluasi dan refleksi, tetapi juga kesempatan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan positif.

“Atas nama Pemerintah Kota Batam, kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-26 kepada DPRD Kota Batam. Kami mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan minisoccer ini. Selain memasyarakatkan olahraga, kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi yang baik antara pemerintah, legislatif, dan seluruh elemen masyarakat Batam,” ujar Amsakar.

Ia menekankan bahwa semangat kebersamaan yang terbangun melalui olahraga perlu dijaga, baik selama pertandingan maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Para peserta juga diharapkan menjunjung tinggi sportivitas dan menghormati setiap lawan yang bertanding.

Amsakar menegaskan, Pemerintah Kota Batam mendukung kegiatan olahraga dan kepemudaan sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang sehat dan produktif. Menurutnya, olahraga juga berperan penting dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, sportif, dan mampu bersaing.

Ia berharap kejuaraan tersebut dapat menjadi ruang bagi para pemain untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet berbakat yang mampu mengharumkan nama Batam di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.

 

“Selamat bertanding kepada seluruh tim. Jaga semangat persaudaraan dan junjung tinggi fair play. Mari kita jadikan momentum HUT ke-26 DPRD Kota Batam ini sebagai sarana memperkuat kebersamaan dan menyatukan energi positif untuk mewujudkan Batam yang lebih maju dan sejahtera,” katanya.

Kejuaraan minisoccer tersebut dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari dengan menggunakan sistem gugur. Selain pertandingan, kegiatan ini juga diramaikan dengan hiburan dan pelibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal di sekitar Lapangan Gama Minisoccer, Bengkong.

 

Melalui kegiatan ini, peringatan HUT ke-26 DPRD Kota Batam diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memperkuat hubungan antarelemen masyarakat serta mendorong tumbuhnya semangat olahraga di Kota Batam.

Batam, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menerima audiensi Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) pada Senin (19/10/2026).

Kedatangan Bendahara Umum FPK Kota Batam, Mulyadi Nasution beserta jajaran disambut oleh Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, di IT Centre BP Batam.

Audiensi tersebut membahas sejumlah hal, mulai dari dinamika sosial kemasyarakatan, perkembangan infrastruktur kawasan, hingga penguatan rancangan program yang berorientasi pada persatuan dan integrasi kebangsaan.

FPK Kota Batam sendiri merupakan forum yang menghimpun 55 paguyuban dari berbagai daerah di Indonesia yang berada di Batam.

Keberadaan forum ini menjadi salah satu wadah untuk mempererat komunikasi antarkelompok masyarakat, menumbuhkan sikap saling menghormati, serta memperkuat semangat kebersamaan di tengah keberagaman di Kota Batam sebagai rumah dari seluruh etnis maupun agama.

Dalam kesempatan tersebut, Ariastuty menegaskan komitmen BP Batam untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang responsif dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat merupakan bagian penting dalam mendukung terciptanya ketertiban umum, keharmonisan sosial, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Batam.

“Penyelenggaraan pelayanan publik memerlukan keterlibatan aktif masyarakat. Maka dari itu, BP Batam berkomitmen mengawal setiap aspirasi demi terciptanya tatanan sosial yang harmonis,” ujar Ariastuty.

Sementara itu, Bendahara Umum FPK Kota Batam, Mulyadi Nasution, menyampaikan apresiasi atas kesempatan berdialog dan menyampaikan aspirasi bersama BP Batam.

Ia berharap, audiensi tersebut dapat memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah dan berbagai paguyuban dalam menjaga kerukunan serta mendukung pembangunan Kota Batam.

“Melalui pertemuan ini, kami berharap aspirasi dari berbagai paguyuban dapat tersampaikan dengan baik. Kami juga ingin terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam menjaga kerukunan, persatuan, serta mendukung pembangunan Kota Batam,” harapnya.

Dengan komunikasi yang terbuka dan partisipasi aktif seluruh pihak, aspirasi masyarakat diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga keharmonisan sosial sekaligus mendukung pembangunan Batam yang inklusif dan berkelanjutan.

Page 1 of 297

Instagram

Tentang Kami