Jakarta, 20/5 - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengoptimalkan pemanfaatan media sosial dengan menggandeng para penggiat platform digital untuk mempercepat pelaporan dan penanganan kasus begal serta kejahatan jalanan.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin menjelaskan langkah ini dilakukan dengan membuka ruang koordinasi digital interaktif melalui akun resmi kepolisian agar masyarakat dapat memberikan informasi secara cepat.
"Untuk penggiat-penggiat media sosial, selama ini banyak memberikan informasi kepada kami, baik itu yang mengunggah di akun media sosial yang bersangkutan, kemudian ditandai (tag) ke akun media sosial yang kami miliki," katanya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu.
Iman menyebutkan adapun dua akun utama yang disiagakan untuk menampung laporan masyarakat tersebut adalah akun @ditreskrimum_pmj dan akun @sikat_mann.
"Wadah ini diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kriminal melalui efektivitas laporan berbasis digital," ucapnya.
Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan kanal-kanal komunikasi tersebut jika melihat atau mengetahui adanya indikasi kejahatan jalanan.
Sebelumnya Polda Metro Jaya telah membentuk Tim Pemburu Begal yang khusus untuk menuntaskan tindak kejahatan begal yang semakin meresahkan masyarakat.
"Kami sudah siapkan Tim Pemburu Begal yang siap beraksi 24 jam untuk bersama-sama kita menjaga Jakarta lebih aman lagi," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (15/5).
Hal itu merupakan upaya dalam merespons cepat dan menyikapi berbagai kejadian yang terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
"Kami siapkan di berbagai titik yang cukup rawan terjadi kejahatan. Karena dari berbagai kejadian yang terjadi, kami analisa dan kami menemukan titik-titik rawan kejahatan. Di sana kami akan tempatkan tim kami, baik itu yang ada di jajaran Polsek, kemudian Polres, dan jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum," katanya.
Jakarta, 19/5 - Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP AA Ngurah Pandu Prabawa mengatakan pencurian aki truk trailer yang tengah melintas oleh komplotan pencuri berdampak pada proses distribusi logistik di kawasan bongkar muat pelabuhan tersebut.
“Di wilayah Polres Pelabuhan Tanjung Priok ini, keberlangsungan proses distribusi logistik itu sangat penting,” kata Pandu di Jakarta, Selasa.
Dia pun meminta kepada masyarakat, pengemudi serta pemilik truk dan perusahaan logistik agar pencurian itu menjadi perhatian bersama, mengingat modus pelaku dinilai sangat membahayakan.
“Kerugian itu bukan hanya materi, tapi ada potensi kerugian yang lain,” ujar Pandu.
Dia mengatakan ketika truk trailer berjalan dan aki itu dicuri, maka dapat membahayakan yang lain.
“Jika aki yang hilang, kendaraan itu akan berhenti sejenak, transit, karena pengemudi baru sadar jika aki mobil truk trailer yang hilang. Jadi, proses distribusi logistik terhambat,” tutur Pandu.
Dia juga mengimbau kepada pengemudi atau pemilik kendaraan atau pengusaha logistik agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.
“Kami meminta masyarakat yang butuh bantuan dan dukungan atau ada informasi peristiwa tersebut, silahkan menghubungi 110,” ungkap Pandu.
Sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Tanjung Priok meringkus sindikat pencurian aki truk trailer yang sedang melintas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, sehingga meresahkan masyarakat setempat.
“Kami menangkap dua pelaku yang bekerja sama mencuri aki mobil truk yang sedang beroperasi di jalan raya. Keduanya merupakan sindikat yang sudah berulangkali melakukan aksi berbahaya tersebut,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP AA Ngurah Made Pandu Prabawa di Jakarta, Senin (18/5) malam.
Dia menegaskan tindakan kedua pelaku tersebut sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kecelakaan akibat mobil truk berukuran besar itu kehilangan daya listrik utamanya saat melintas di jalan raya menuju Pelabuhan Tanjung Priok.
Kondisi tersebut, kata dia, juga dapat berdampak pada arus lalu lintas logistik yang keluar masuk area pelabuhan itu.
