super me
Batam, 23 Januari 2026 – Sambut Tahun Baru Imlek dengan suasana yang hangat, meriah, dan penuh keberuntungan bersama orang-orang tercinta. Grand Mercure Batam Centre, bagian dari jaringan Premium Accor, menghadirkan perayaan istimewa bertajuk Reunion Dinner of The Fire Horse Dinner Set Menu sebuah pengalaman makan malam eksklusif yang dirancang untuk mempererat kebersamaan keluarga sekaligus menjadi momen terbaik menyambut tahun baru dengan harapan dan kemakmuran.
Acara ini akan diselenggarakan pada Senin, 16 Februari 2026, mulai pukul 18.30 WIB di Cendana Meeting Room, Grand Mercure Batam Centre. Para tamu dapat menikmati Reunion Dinner Set Menu premium dengan harga IDR 588.800 net per orang, dengan minimum pemesanan 6 orang—pilihan ideal untuk reuni keluarga, hingga jamuan bersama kolega dan relasi bisnis.
Perayaan akan semakin semarak dengan rangkaian hiburan khas Imlek: Barongsai, Live Music, MC, Food Parade, serta beragam aktivitas seperti games, door prize, dan photobooth untuk mengabadikan momen kebersamaan. Setiap detail acara dirancang menghadirkan atmosfer Imlek yang autentik dan elegan, sejalan dengan semangat Fire Horse yang melambangkan energi, keberanian, dan kemakmuran.
General Manager Grand Mercure Batam Centre, Samian Rais, menyampaikan Melalui Reunion Dinner of The Fire Horse kami ingin menghadirkan pengalaman perayaan Imlek yang tidak hanya berkelas, namun juga sarat makna kebersamaan dan tradisi. Kami berharap acara ini menjadi momen istimewa bagi para tamu untuk berkumpul, berbagi kebahagiaan, serta menyambut tahun baru dengan penuh harapan dan keberuntungan.
Nikmati 3X Reward Points ALL – Accor Live Limitless
Untuk setiap pembelian * Reunion Dinner of The Fire Horse – Dinner Set Menu *, para tamu berkesempatan mendapatkan 3X Reward Points ALL – Accor Live Limitless, yang dapat ditukarkan menjadi pengalaman menginap, bersantap, maupun akses eksklusif di seluruh jaringan Accor di dunia.
Melalui promo Imlek bertemakan reuni makan malam bersama keluarga, Grand Mercure Batam Centre mengajak masyarakat Batam dan sekitarnya untuk merayakan Imlek dalam satu tempat yang menawarkan kualitas premium, kenyamanan, serta suasana penuh kemeriahan.
Reservasi & Informasi:
Grand Mercure Batam Centre – Jl. Raja H. Fisabilillah, Teluk Tering, Batam Kota
WhatsApp Reservation: +62 878 5901 5260 | Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Website: all.accor.com/B549
Jakarta, 22 Januari 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya dalam menegakkan hukum di sektor jasa keuangan dengan menyelesaikan penyidikan perkara tindak pidana sektor jasa keuangan yang dilakukan dua pengurus PT Investree Radhika Jaya (PT IRJ).
Penyidik OJK pada Kamis, 22 Januari 2026, telah melaksanakan Tahap II berupa penyerahan tersangka Sdr. AAG dan Sdr. APP serta barang bukti perkara tindak pidana sektor jasa keuangan kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Pelaksanaan Tahap II tersebut dilakukan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap (P-21) oleh Jaksa Penuntut Umum, menandai berakhirnya proses penyidikan dan dilanjutkannya penanganan perkara ke tahap penuntutan.
Perkara tindak pidana sektor jasa keuangan ini terjadi dalam kurun waktu 2017 hingga 2023, dengan modus operandi berupa penghimpunan dana dari masyarakat tanpa izin (unregistered lender) yang disertai janji pemberian imbal hasil tetap per bulan, sehingga berpotensi menimbulkan kerugian bagi masyarakat serta mengganggu integritas sektor jasa keuangan.
Dalam proses penyidikan, penyidik OJK telah menetapkan Sdr. AAG dan Sdr. APP sebagai tersangka. Keduanya diduga melanggar Pasal 237 huruf a Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Jasa Keuangan (UU P2SK), dengan ancaman pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 10 tahun, serta pidana denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp1 triliun.
Dalam tahap penyidikan, kedua tersangka sempat tidak kooperatif dan diketahui berada di Doha, Qatar. Penyidik OJK kemudian melakukan berbagai langkah penangkapan melalui koordinasi intensif dengan Korwas PPNS Bareskrim Polri dan Divisi Hubungan Internasional Polri, yang menghasilkan penerbitan Daftar Pencarian Orang (DPO) dan Red Notice pada 14 November 2024.
Selain itu, melalui Kementerian Hukum dan Kementerian Luar Negeri, OJK mengajukan permohonan ekstradisi kepada Pemerintah Qatar, serta berkoordinasi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk melakukan pencabutan paspor terhadap para tersangka.
Melalui mekanisme kerja sama National Central Bureau (NCB) to NCB dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Luar Negeri dan KBRI di Qatar, kedua tersangka berhasil dipulangkan ke Indonesia pada 26 September 2025 dan selanjutnya dititipkan di Rumah Tahanan Bareskrim Polri guna kepentingan proses hukum.
OJK menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kejaksaan Agung, Kementerian Hukum, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Luar Negeri, serta PPATK atas dukungan dan sinergi yang erat dalam penyelesaian perkara tindak pidana sektor jasa keuangan ini. Sinergi lintas kementerian/lembaga merupakan elemen penting dalam memperkuat efektivitas penegakan hukum.
OJK menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan penegakan hukum secara tegas, konsisten, dan berkelanjutan terhadap setiap pelanggaran di sektor jasa keuangan, sebagai upaya menjaga integritas sistem keuangan nasional serta memberikan pelindungan optimal kepada investor dan masyarakat.
::: Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan persoalan krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kota Batam, khususnya Tanjung Sengkuang dan Batu Merah, akan segera teratasi melalui serangkaian langkah jangka pendek, menengah, hingga pembangunan infrastruktur jangka panjang. Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menanggapi aksi unjuk rasa warga di depan Kantor BP Batam, Kamis (22/1).
Ariastuty mengatakan, persoalan air sebenarnya telah ditangani sejak tahun lalu. Pada 8 September 2025, BP Batam menerima perwakilan warga Tanjung Sengkuang dan Batu Merah dalam RDP (Rapat Dengar Pendapat) di DPRD Batam. BP Batam, kata Ariastuty, sudah memetakan permasalahan dan membuat berbagai solusi. Dalam jangka pendek, BP Batam fokus pada pemenuhan kebutuhan air melalui pengiriman truk tangki dan pemasangan toren /tangki air di titik-titik teringgi elevasi perumahan warga.
Saat ini, terdapat 24 unit toren yang telah dipasang. Namun, di lapangan masih ditemui kendala karena tidak semua warga teraliri air karena air hanya mengalir di bagian level terendah saja. Meski demikian, dari hasil kajian BP Batam, toren tersebut tetap sangat dibutuhkan karena menjadi titik distribusi air ke perumahan dengan mengikuti elevasi jalur pipa tetapi pengisiannya harus sekaligus terisi penuh untuk beberapa toren.
Saat ini BP Batam telah menyiapkan 12 unit truk tangki khusus untuk wilayah terdampak. Dari hasil koordinasi dengan 17 RW dan 46 RT, kebutuhan riil di lapangan mencapai 103 trip per hari. Sementara itu, untuk jangka menengah, BP Batam melakukan penambahan booster pompa di beberapa wilayah yang mengalami tekanan air rendah. Namun, Ariastuty mengakui muncul persoalan sosial di lapangan.
Selain itu, BP Batam juga melakukan interkoneksi jaringan pipa, yakni menyambungkan jalur distribusi antar perumahan agar suplai air bisa lebih merata, namun di lokasi tertentu interkoneksi pipapun diputus. Ia mengatakan, solusi permanen krisis air akan dilakukan melalui pembangunan jalur pipa baru dari Sukajadi menuju M3G (Simpang Jam), lalu ke Ozon (untuk megisi tangki air bukit ozon) hingga Bukit Senyum (mengisi tangki bukit semyum).
Proyek ini telah dianggarkan pada tahun 2026 dan saat ini telah siap dilelang. Proses lelang skitar 1 bulan lebih,” ucap Ariastuty. Jika sesuai jadwal, pekerjaan fisik akan dimulai pada Maret 2026 dan ditargetkan rampung Juni/Juli 2026.
Ariastuty menuturkan, BP Batam terus mengawal seluruh proses penanganan krisis air dan meminta masyarakat untuk bersabar. Ia menambahkan, hingga pembangunan pipa selesai, distribusi air melalui truk tangki akan terus dilakukan.
(sumber: batampos.com)
::: Pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin sukses melaju ke perempat final Indonesia Masters 2026. Duet ganda putra muda itu akan kembali bentrok dengan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan siap memberi mimpi buruk lagi. Raymond/Joaquin berhasil meraih hasil ciamik saat memainkan pertandingan babak kedua Indonesia Masters 2026 melawan Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan (Taiwan). Mereka menang atas unggulan delapan itu lewat duel ketat rubber game dengan skor 14-21, 21-18, 22-20 di Istora Senayan, Kamis (22/1).
Kemenangan ini membuat Raymond/Joaquin lolos ke perempat final. Mereka menyusul seniornya, Fajar/Fikri yang sudah lebih dulu mengunci tempat di babak delapan besar berkat kemenangan atas Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana dengan skor 21-16, 18-21, 21-13. Keduanya pun akan saling berhadapan di perempat final. Ini akan menjadi bentrokan kedua Raymond/Joaquin melawan Fajar/Fikri. Mereka sebelumnya pernah bertanding di final Australia Open 2025. Saat itu, Raymond/Joaquin keluar sebagai pemenang sekaligus jadi juara Australia Open 2025. Mereka menang 22-20, 10-21, 21-18 atas Fajar/Fikri pada partai puncak.
Meski pernah menang, Raymond/Joaquin merasa duel perempat final besok tak bisa dianggap sama dengan saat pertandingan final Australia Open 2026. Tapi, Raymond/Joaquin menegaskan bahwa kemenangan jadi misi utama. Mereka bahkan sangat ngebet untuk bisa melawan Fajar/Fikri dan memenangkan pertandingan lagi.
(Sumber : Batampos.com)
Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra dan jajaran menemui langsung masyarakat Kelurahan Tanjung Sengkuang yang melakukan aksi penyampaian aspirasi, Kamis (22/1/2025).
Kehadiran Amsakar dan jajaran BP Batam bertujuan untuk mendengarkan secara langsung tuntutan masyarakat sekaligus memberikan penjelasan terbuka terkait upaya penyelesaian persoalan distribusi air bersih di Kota Batam.
Dalam aksi tersebut, masyarakat menyampaikan tuntutan utama, yakni percepatan aliran air bersih ke seluruh wilayah Batam, serta distribusi air yang adil.
Menanggapi hal itu, Amsakar menyampaikan penjelasan secara lugas di hadapan massa. Ia menegaskan bahwa BP Batam tidak pernah membedakan pelayanan air bersih kepada masyarakat.
“Azaznya berkeadilan. Tidak ada perbedaan pelayanan air bersih,” tegas Amsakar.
Namun demikian, Amsakar mengakui masih terdapat beberapa wilayah yang masuk kategori stress area dalam distribusi air bersih, termasuk Kelurahan Tanjung Sengkuang.
Menurutnya, kondisi tersebut terus menjadi perhatian utama BP Batam.
“Area-area tersebut setiap hari kami tangani dengan langkah-langkah cepat. Distribusi terus kami upayakan sebagai bentuk komitmen kami kepada masyarakat,” ujarnya.
Sebagai langkah darurat, BP Batam telah mengerahkan armada tangki air untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak.
Distribusi air melalui tangki akan terus dilakukan hingga pasokan air bersih kembali normal.
“Kami akan terus dorong distribusi tangki air langsung ke rumah-rumah warga apabila terjadi kekurangan,” kata Amsakar.
Ia menegaskan, BP Batam tidak pernah menunda penyelesaian persoalan air bersih.
Amsakar memastikan seluruh jajaran pimpinan terus bekerja untuk menuntaskan permasalahan tersebut.
“Yang terpenting bagi saya dan jajaran adalah memperjuangkan amanah masyarakat. Itu yang kami lakukan setiap hari,” pungkas Amsakar.
Ia pun mengajak masyarakat untuk tetap kooperatif dan mendukung langkah-langkah pemerintah agar persoalan distribusi air bersih di Batam dapat segera diselesaikan secara berkelanjutan.
“Kami butuh dukungan semua pihak agar solusi yang sedang dan akan dijalankan dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Kepala BP Batam Amsakar Achmad menerima kunjungan kerja Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian pada Rabu (21/1/2026) guna mendiskusikan transformasi infrastruktur air dan strategi penguatan ekosistem investasi, di Ruang Rapat Lantai 8, Gedung Annex BP Batam.
Pertemuan strategis di sela agenda APKASI ini bertujuan untuk mendiskusikan penguatan pelayanan dasar dan memproyeksikan Batam sebagai benchmark utama dalam pengembangan Kawasan Industri Batu Bara ke depan.
Dalam sambutannya, Kepala BP Batam Amsakar Achmad memaparkan sejarah transformasi Batam sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB). Ia menekankan bahwa sinergi antara BP Batam dan Pemerintah Kota Batam kini telah memacu pertumbuhan ekonomi yang signifikan.
“Capaian investasi melampaui target IKU, dengan realisasi mencapai Rp68,9 triliun atau sekitar 115% dari target Rp60 triliun. Angka Kemiskinan dan Pengangguran di Batam juga menunjukkan tren menurun, selaras dengan perbaikan indikator kesejahteraan” ujar Amsakar.
Terkait pengelolaan air, Amsakar menjelaskan bahwa BP Batam bertindak sebagai regulator sekaligus eksekutor melalui kemitraan strategis dengan pihak swasta. Integrasi antara regulator dan mitra operator swasta menjadi kunci dalam mengeskalasi PNBP sekaligus menjamin resiliensi infrastruktur air bagi 1,3 juta penduduk.
“Melalui program strategis 2026, kami memiliki target distribusi air ke wilayah stress area dapat teratasi.” tambahnya.
Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan Batam di berbagai bidang.
Menurutnya, dengan keunggulan komparatif Batam dapat menjadi benchmark bagi skema pengembangan Kawasan Batu Bara ke depan. Diantaranya skema pengelolaan layanan air bersih bagi warga dan industri, optimalisasi konektivitas wilayah dan potensi logistic Pelabuhan.
“Kami melihat perubahan Batam yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Kami berterima kasih Pak Amsakar dapat menerima kami. Kami ingin diskusi sekaligus melihat apa ada peluang-peluang di kawasan industri, pelabuhan, dan pengelolaan.” Kata Bupati Batu Bara.
Kabupaten Batu Bara merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Utara yang terletak di pesisir timur Pulau Sumatera, dengan dominasi kuat pada industri pengolahan alumunium dan olekimia, pertanian, kehutanan dan perikanan serta perdagangan.
Selain skema pengelolaan air bersih, diskusi juga berkembang pada rencana konektivitas logistik antar kedua daerah. Bupati Batu Bara berharap adanya jalur distribusi bahan pokok dan arus barang yang terkoneksi langsung antara Pelabuhan di Batu Bara dengan Pelabuhan Internasional di Batam.
Hal ini dikarenakan potensi infrastruktur Batam yang memiliki 5 pelabuhan penumpang dan 3 pelabuhan kargo yang berperan penting dalam mendukung iklim investasi dan logistik di kawasan KPBPB Batam.
Hadir mendampingi Kepala BP Batam dalam pertemuan tersebut, Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan Fary Djemy Francis, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum Ariastuty Sirait, Anggota Deputi/Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan Sudirman Saad serta jajaran pimpinan SPAM BP Batam.
Pertemuan ini ditutup dengan komitmen kedua belah pihak untuk menjajaki kerja sama lebih lanjut, terutama masukan bagi skema kemitraan pelayanan air di Batu Bara dan pengelolaan kawasan industri guna meningkatkan daya tarik investasi di masing-masing wilayah.
Jakarta, 21 Januari 2026. Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) berhasil mengembalikan Rp161 miliar yang merupakan dana dari 1.070 masyarakat korban scam/penipuan digital yang berhasil diblokir IASC dari 14 bank yang digunakan pelaku kejahatan penipuan. Data merupakan catatan sejak IASC mulai beroperasi, 22 November 2024 hingga 12 Januari 2026. Penyerahan pengembalian dana korban scam secara simbolis digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai koordinator Satgas PASTI dan IASC di Jakarta, Rabu yang dihadiri Ketua Komisi XI RI Mokhamad Misbakhun, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi, pimpinan bank yang tergabung dalam IASC, Kepolisian RI, Kementerian Komdigi dan sejumlah korban scam.
Friderica dalam kesempatan tersebut menyampaikan pengembalian dana korban scam ini merupakan bukti nyata kerja OJK bersama kementerian/lembaga dan industri perbankan untuk melindungi masyarakat. “Pengembalian dana korban scam ini juga menjadi simbol nyata kehadiran negara untuk melindungi masyarakat dari kejahatan keuangan saat ini yang semakin kompleks, semakin inovatif, semakin unthinkable modus-modusnya,” kata Friderica. Kejahatan keuangan digital belakangan juga semakin masif dan melampaui lintas batas negara sehingga penanganannya harus dilakukan secara bersama-sama.
Lanjutnya, berbagai modus scam dilakukan oleh pelaku seperti penipuan transaksi belanja, impersonation/fake call, penipuan investasi, penipuan kerja dan penipuan melalui media sosial. Selain itu, modus love scam juga menjadi modus yang sering dilakukan oleh pelaku di berbagai negara termasuk di Indonesia. Berbagai tantangan pun dihadapi dalam penanganan scam, seperti: adanya lonjakan jumlah pengaduan, lambatnya pelaporan disampaikan, perlunya peningkatan kecepatan pemblokiran, pelarian dana yang kompleks dan optimalisasi pengembalian dana.
Mahendra Siregar dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa upaya pengembalian dana korban scam merupakan bukti komitmen kuat OJK bersama kementerian/lembaga serta industri jasa keuangan dalam melindungi konsumen untuk meningkatkan kepercayaan kepada sektor jasa keuangan sehingga mampu berkontribusi pada pembangunan perekonomian nasional. “Sinergi dan kolaborasi antarseluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan dalam memerangi segala modus scam yang dilakukan pelaku. Selain itu, ruang lingkup kejahatan dan berbagai aspek lainnya yang digunakan pelaku untuk melakukan kejahatan harus senantiasa diantisipasi bersama,” kata Mahendra.
Lanjutnya, OJK juga mengapresiasi keberanian dan kesediaan korban scam untuk berbagi pengalaman. Hal ini menjadi lesson learn bagi kita semua dan menjadi motivasi serta meningkatkan komitmen bersama dalam memerangi kejahatan keuangan digital dimaksud. Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan kepada IASC jika menjadi korban kejahatan di sektor jasa keuangan. Semakin cepat laporan disampaikan, maka semakin besar pula jumlah pengembalian dana yang dapat dilakukan. Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Komisi XI DPR RI Mokhamad Misbakhun menegaskan bahwa kejahatan penipuan di sektor jasa keuangan merupakan kejahatan serius dengan tingkat kompleksitas yang tinggi, sehingga penanganannya tidak dapat dilakukan secara parsial.
“Ini bukan kejahatan biasa, ini white collar crime. Tipikal white collar crime itu modusnya canggih, teknisnya juga canggih.” Lebih lanjut, Misbakhun menilai keberadaan dan langkah-langkah yang dilakukan OJK melalui IASC telah memberikan dampak nyata sekaligus menghadirkan optimisme baru bagi masyarakat dalam menghadapi maraknya kejahatan penipuan digital. “Dan saya yakin ini memberikan angin segar kepada masyarakat bahwa apa yang dilakukan oleh Indonesia Anti Scam Centre, Satgas PASTI ini, memberikan harapan,” kata Misbakhun.
Sejak berdiri pada 22 November 2024 s.d. 14 Januari 2026, IASC telah menerima pengaduan penipuan dari konsumen dan masyarakat sebanyak 432.637 aduan dengan total nilai kerugian mencapai Rp9,1 triliun. Total keseluruhan dana yang berhasil diblokir oleh IASC senilai Rp436,88 miliar. Pelaporan terkait penipuan keuangan kepada IASC dapat dilakukan melalui website resmi IASC yaitu iasc.ojk.go.id. Satgas PASTI mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap modus penipuan website mengatasnamakan Indonesia Anti-Scam Centre/IASC. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mewaspadai terhadap pihak-pihak yang mengaku sebagai perwakilan IASC.
Jakarta, 20 Januari 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) secara resmi mengakhiri masa peralihan pengaturan dan pengawasan Aset Keuangan Digital, termasuk Aset Kripto, dari Bappebti kepada OJK.
Pengakhiran masa transisi peralihan tersebut ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Pengakhiran Nota Kesepahaman antara kedua lembaga yang dilaksanakan di Ruang Pusat Inovasi OJK (OJK Infinity), Jakarta, Selasa.
Nota Kesepahaman tersebut menandai keberhasilan proses peralihan yang telah dilaksanakan secara terkoordinasi dan kolaboratif antara OJK dan Bappebti.
Berita Acara Pengakhiran Nota Kesepahaman dimaksud merujuk pada Nota Kesepahaman antara OJK dan Bappebti Nomor NK-01/D.07/2025 dan Nomor HK.00.00.01/BAPPEBTI/NK/01/2025 tanggal 10 Januari 2025. Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Bappebti Ivan Fithriyanto dan Kepala Departemen Pengaturan dan Perizinan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Djoko Kurnijanto.
Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Hasan Fawzi serta Kepala Bappebti Tirta Karma Senjaya.
Hasan Fawzi dalam sambutannya menyampaikan bahwa Nota Kesepahaman ini menandai proses peralihan yang telah dilaksanakan secara terkoordinasi dan kolaboratif dengan baik antara OJK dan Bappebti.
“Satu tahun perjalanan tim ini mewarnai bagaimana peralihan itu dapat kita lakukan dengan baik dan lancar,” ujar Hasan.
Selama masa peralihan, koordinasi pengaturan dan pengawasan Aset Keuangan Digital, termasuk aset kripto, telah dilaksanakan melalui pembentukan working group yang terdiri atas perwakilan OJK dan Bappebti. Working group tersebut bertugas melakukan proses serah terima salinan dokumen dan/atau data terkait aset kripto yang telah diperoleh dan/atau dimiliki oleh Bappebti kepada OJK.
Dengan berakhirnya Nota Kesepahaman tersebut, koordinasi antara OJK dan Bappebti selanjutnya dilaksanakan dengan mengacu pada Nota Kesepahaman antara Otoritas Jasa Keuangan dan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia Nomor MoU-6/D.01/2021 dan Nomor 03/M-DAG/MoU/8/2021 tentang Penguatan Fungsi, Tugas, dan Kewenangan Otoritas Jasa Keuangan dan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia tanggal 18 Agustus 2021.
Penutupan fase transisi ini menegaskan komitmen OJK dan Bappebti untuk terus bersinergi menjaga kesinambungan kebijakan serta memperkuat kolaborasi lintas otoritas. Sinergi tersebut ditujukan untuk memastikan pelaksanaan pengaturan dan pengawasan aset keuangan digital, termasuk aset kripto, berjalan secara efektif, tertib, dan aman, guna memberikan kepastian bagi pelaku usaha serta pelindungan bagi konsumen.
Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah yang penuh berkah, dua properti unggulan dari jaringan The Ascott Limited di Batam, HARRIS Hotel Batam Center dan HARRIS Resort Waterfront Batam, dengan bangga mengumumkan peluncuran program buka puasa bersama (Iftar) bertajuk "Iftar Delights". Tahun ini, kedua hotel mengusung tema besar yang mengedepankan kekayaan kuliner Nusantara dibalut dengan suasana hangat yang dirancang khusus untuk mempererat tali silaturahmi.
HARRIS Hotel Batam Center menghadirkan tema "Lentera Ramadan", sebuah konsep yang melambangkan cahaya penuntun menuju kemenangan dan kebersamaan. Terletak strategis di pusat kota, hotel ini menawarkan pengalaman berbuka puasa yang megah dengan rotasi menu harian yang sangat variatif.
"Kami ingin setiap tamu yang datang merasakan kehangatan rumah melalui hidangan kami. 'Lentera Ramadan' bukan sekadar tentang makan malam, melainkan tentang menciptakan memori indah bersama keluarga dan kolega di tengah suasana yang penuh cahaya dan kegembiraan," ujar Dodi Putra selaku General Manager Shared Service HARRIS Hotel Batam Center & HARRIS Resort Waterfront Batam.
Menu andalan yang menjadi primadona tahun ini adalah Kaki Kambing Panggang, Martabak Telur, Shawarma, serta pojok Warung Kapau yang menyajikan lauk-pauk otentik seperti Gulai Kapau, Ayam Pop, dan Telur Dadar Barendo. Tidak ketinggalan, tersedia pula Kedai Nasi Lemak dan berbagai pilihan Soto Nusantara yang berganti setiap harinya, memastikan setiap kunjungan memberikan kejutan rasa yang berbeda.
Sementara itu, bagi mereka yang ingin menikmati suasana berbuka puasa yang lebih rileks dengan pemandangan tepi laut, HARRIS Resort Waterfront Batam menghadirkan "Teras Ramadan". Mengambil lokasi di area outdoor yang ikonik, tamu akan dimanjakan dengan suasana resort yang sejuk dan dekorasi khas Ramadan yang estetik.
"Teras Ramadan dirancang bagi mereka yang mencari pengalaman berbuka yang lebih santai namun tetap eksklusif. Dengan andalan menu Tongseng Kambing dan berbagai pilihan Live Cooking di Kuali Panas, kami membawa semangat festival kuliner ke tepi pantai Batam," tambah Dodi.
Menu di Waterfront menonjolkan kekuatan masakan tradisional seperti Gulai Ayam, Ikan Asam Manis, serta beragam pilihan Takjil tradisional mulai dari Lupis, Klepon, hingga aneka kolak yang menggugah selera.
Kedua hotel menawarkan harga yang sangat kompetitif dengan skema promo yang menguntungkan bagi grup maupun keluarga:
HARRIS Hotel Batam Center (Lentera Ramadan):
* Harga Normal: IDR 248.000 nett/orang.
* Harga Early Bird: IDR 208.000 nett/orang (untuk pemesanan hingga 5 Februari 2026)
* Promo Grup: Buy 5 Get 6 (Ramadan ke 1-3 & 27-29) dan Buy 10 Get 11 (Ramadan ke 4-26).
HARRIS Resort Waterfront Batam (Teras Ramadan):
- Harga Normal: IDR 228.000 nett/orang.
- Harga Early Bird: Bayar 10 Dapat 15 (Pemesanan hingga 5 Februari 2026).
- Promo Grup: Buy 5 Get 6 (Ramadan ke 1-3 & 27-29) dan Buy 10 Get 11 (Ramadan ke 4-26).
Kedua lokasi juga memberikan potongan harga 50% untuk anak-anak usia 5-12 tahun, menjadikannya destinasi berbuka puasa yang ramah keluarga.
Untuk menambah kekhusyukan dan keceriaan, Iftar Delights tahun ini dilengkapi dengan fasilitas:
- Live Music Melayu: Menampilkan lagu-lagu religi dan tradisional untuk menemani waktu berbuka.
- Lucky Draw: Hadiah menarik yang diundi secara berkala bagi para tamu yang beruntung.
- Fasilitas Ibadah: Tersedia Musholla yang nyaman dan bersih di kedua lokasi untuk memudahkan tamu menunaikan ibadah salat Maghrib.
- Infaq: Sebagian dari hasil penjualan akan disisihkan untuk donasi/infaq bagi mereka yang membutuhkan, sebagai wujud syukur di bulan suci.
Sebagai bagian dari Ascott Star Rewards (ASR), HARRIS Hotel Batam Center dan HARRIS Resort Waterfront Batam tetap mengedepankan standar pelayanan internasional. Pengolahan bahan makanan dilakukan dengan standar sanitasi yang ketat untuk menjamin kesehatan dan kenyamanan seluruh tamu.
Informasi Pemesanan
Bagi masyarakat Batam dan sekitarnya yang ingin merayakan momen spesial Ramadan, disarankan untuk melakukan reservasi lebih awal guna mendapatkan promo Early Bird.
HARRIS Hotel Batam Center: Hubungi (0778) 749 8888 atau WhatsApp di 0778 749 9999. Ikuti Instagram @HARRISBatamCenter.
HARRIS Resort Waterfront Batam: Hubungi (0778) 381 558 atau WhatsApp di +62 778 381 558 / +62 778 381 888. Ikuti Instagram @HARRISWaterfront.
Tunggu apa lagi? Mari jadikan Ramadan 1447H ini sebagai momen untuk kembali bersinar bersama keluarga dan orang-orang terkasih dalam balutan kelezatan kuliner di HARRIS Hotel Batam Center dan HARRIS Resort Waterfront Batam.
Jakarta – Pasar modal Indonesia terus berkembang mengikuti kebutuhan informasi yang semakin tinggi. Seiring bertambahnya jumlah investor ritel dan meningkatnya aktivitas perdagangan, Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan layanan untuk kemudahan transaksi investor, salah satunya dengan memastikan bahwa setiap pelaku pasar mendapatkan data yang relevan, terukur, dan dapat diandalkan sebagai referensi dalam pengambilan keputusan investasi.
Salah satu langkah penting yang dilakukan adalah melalui implementasi penyempurnaan format distribusi data di akhir sesi 1, yang menjadi tonggak baru dalam penguatan integritas pasar sekaligus peningkatan efisiensi perdagangan. Latar belakang perubahan ini berangkat dari hasil survei kepada para pelaku pasar yang menyampaikan bahwa selama ini distribusi data perdagangan hanya tersedia pada akhir hari (end of day/EOD) dan hasil post implementation review atas penutupan kode broker dan kode domisili tahun 2022.
Perubahan utama dari penyempurnaan format distribusi data adalah bahwa laporan perdagangan kini didistribusikan melalui Anggota Bursa tidak hanya pada akhir hari tetapi juga pada akhir Sesi I. Implementasi ini mulai dinyatakan live pada 23 Agustus 2025 dan efektif berjalan pada 25 Agustus 2025.
Langkah tersebut terbukti mendorong aktivitas transaksi yang lebih merata serta meningkatkan integritas pasar. Perubahan ini memberikan manfaat besar bagi para investor. Mereka dapat mengakses ringkasan data transaksi lebih awal, membaca kecenderungan pasar pada setengah hari pertama, lalu menetapkan strategi yang lebih terukur untuk sesi perdagangan selanjutnya. Distribusi data kepada Anggota Bursa tetap dilakukan melalui Daftar Transaksi Bursa (DTB) AB sebagaimana sebelumnya, dengan nilai tambahnya terletak pada percepatan informasi yang diterima.
Tren data dari Januari hingga November 2025 memperlihatkan dampak positif dari implementasi kebijakan ini. Sebelum diimplementasikannya distribusi data pada akhir sesi 1 ini, rata-rata nilai transaksi harian di pasar reguler berada pada kisaran Rp11,8 triliun. Setelah kebijakan berjalan, nilai tersebut melonjak signifikan menjadi rata-rata Rp20,6 triliun per hari. Kenaikan sebesar 73,83 persen ini menunjukkan bahwa percepatan informasi terbukti memberikan dorongan bagi peningkatan aktivitas transaksi. Pelaku pasar lebih percaya diri untuk masuk ke pasar karena informasi yang mereka gunakan jauh lebih dekat dengan kondisi aktual pergerakan harga dan volume.
Tidak hanya itu, porsi transaksi pada Sesi I juga mengalami peningkatan. Sebelum implementasi kebijakan, porsi transaksi sesi pagi berada di kisaran 53,34 persen terhadap total nilai transaksi harian. Setelah adanya distribusi data pada akhir Sesi I, angkanya bergerak naik menjadi 55,89 persen. Peningkatan 2,55 persen ini menggambarkan bahwa investor menggunakan data akhir sesi pertama sebagai bahan untuk memutuskan langkah selanjutnya, termasuk apakah akan memperbesar posisi di Sesi II atau justru melakukan aksi ambil untung lebih awal.
Gap transaksi antara Sesi I dan Sesi II pun berubah signifikan. Sebelum penyempurnaan format distribusi data, selisih kontribusi transaksi antar sesi berada di angka 6,69 persen. Setelah implementasi, gap meningkat menjadi 11,78 persen. Angka ini mengindikasikan adanya peningkatan aktivitas yang lebih kuat pada salah satu sesi akibat investor memiliki informasi yang lebih baik untuk menentukan timing masuk dan keluar pasar. Dengan kata lain, data yang lebih cepat mendorong pasar menjadi lebih responsif, lebih likuid, dan lebih dinamis.
Penyempurnaan format distribusi data bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga tentang keadilan informasi. Ketika semua pelaku pasar memiliki akses yang sama terhadap data yang up to date, peluang terjadinya asymmetrical information menjadi lebih kecil. Ini berkontribusi pada terciptanya pasar yang lebih likuid dan efisien. Meningkatnya transaksi juga menjadi sinyal kuat bagi investor institusi maupun global bahwa pasar modal Indonesia terus berbenah menuju standar internasional.
Langkah penyempurnaan ini mempertegas komitmen BEI dalam membangun pasar yang modern, berintegritas, dan mudah diakses. Di era ketika data adalah fondasi utama dalam dunia investasi, kebijakan ini menjadi bentuk pelayanan yang memberikan nilai tambah nyata bagi ekosistem pasar modal. Investor dapat menyusun strategi lebih matang, Anggota Bursa dapat memberikan rekomendasi dengan akurasi lebih tinggi, dan pasar Indonesia memiliki kesempatan untuk menunjukkan bahwa likuiditasnya mampu bersaing di kancah global.
Dengan terus berkembangnya jumlah investor ritel dan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya berinvestasi, penyediaan informasi yang lebih cepat dan berkualitas menjadi hal mutlak. Penyempurnaan format distribusi data adalah salah satu batu pijakan menuju transformasi pasar modal yang lebih besar, yang pada akhirnya akan mendorong pemerataan literasi keuangan, inklusi investasi, dan pertumbuhan ekonomi nasional.
