Live Streaming
super me

super me

Page 17 of 216

Jember, 13 Februari 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, khususnya di sektor perasuransian bagi generasi muda sebagai fondasi ketahanan keuangan masyarakat dan perekonomian nasional. Edukasi sejak dini dinilai penting agar generasi muda mampu mengelola keuangan secara bijak, memahami perlindungan risiko, serta mengambil keputusan keuangan yang sehat bagi masa depan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK, Ogi Prastomiyono, dalam kuliah umum PPDP bertajuk “Insights for the Future” yang diselenggarakan di Universitas Jember (UNEJ), Jember, Jawa Timur, Kamis (12/2).

“Risiko merupakan bagian dari kehidupan. Yang membedakan adalah kesiapan dalam mengelolanya. Asuransi hadir sebagai instrumen perlindungan agar masyarakat tidak menghadapi risiko sendirian ketika hal yang tidak diharapkan terjadi,” ujar Ogi.

Ogi menjelaskan, melalui asuransi, masyarakat dapat mengalihkan potensi kerugian finansial akibat risiko kepada perusahaan asuransi, sehingga stabilitas keuangan tetap terjaga. Meski demikian, peran strategis sektor perasuransian tersebut masih perlu didukung oleh peningkatan literasi dan inklusi keuangan.

Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2025, indeks literasi asuransi tercatat sebesar 45,45 persen, sementara indeks inklusi asuransi masih berada pada level 28,50 persen. Data tersebut menunjukkan masih adanya kesenjangan yang perlu terus dipersempit melalui edukasi yang berkelanjutan, khususnya kepada generasi muda.

“Karena siklus hidup manusia membutuhkan perlindungan terhadap risiko jiwa, kesehatan, dan keuangan, kami mendorong generasi muda untuk mengelola keuangannya secara efektif, serta perlu memikirkan mitigasi terhadap potensi kerugian terjadinya risiko di masa depan,” lanjut Ogi.

Lebih lanjut ia menjelaskan, asuransi memiliki peran strategis bagi ketahanan ekonomi Indonesia, karena asuransi bertujuan membangun sense of relevance dalam melindungi masyarakat, menjaga stabilitas ekonomi, dan mendukung pembangunan nasional.

Sementara itu, Rektor UNEJ Iwan Taruna dalam sambutannya menegaskan, kegiatan ini memiliki nilai strategis di tengah dinamika ekonomi nasional dan global yang fluktuatif. Menurutnya, sektor keuangan memegang peran vital dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus melindungi masyarakat dari berbagai risiko perekonomian.

“Kegiatan ini sangat strategis di tengah dinamika ekonomi yang sangat fluktuatif, baik nasional maupun global. Sektor keuangan berperan vital untuk mendorong pertumbuhan serta melindungi masyarakat dari berbagai isu perekonomian,” ujarnya.

Iwan menambahkan, konsep manajemen risiko dan economic engagement sejatinya tidak asing bagi generasi muda. Namun, pemahaman mendalam tentang peran strategisnya masih perlu diperkuat. Ia berharap, melalui kolaborasi ini mahasiswa UNEJ mampu memahami pentingnya mitigasi risiko sebagai fondasi dalam membangun ketahanan ekonomi bangsa.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan diskusi panel dengan tema “Asuransi, Generasi Muda, dan Kontribusi bagi Negeri”, untuk mendorong mahasiswa agar memahami  peran industri asuransi dalam menjawab tantangan generasi muda, termasuk literasi keuangan, perlindungan risiko, inovasi produk, dan penguatan keuangan syariah. Diskusi ini menghadirkan narasumber dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia, dan Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia.

Kuliah umum diikuti oleh lebih dari 300 peserta, terdiri atas mahasiswa dan civitas academica UNEJ, serta pemangku kepentingan daerah. Kegiatan ini dirancang sebagai forum edukasi strategis untuk menyampaikan arah kebijakan serta pengembangan sektor perasuransian, tetapi juga mempertemukan perspektif regulator, akademisi, dan industri.

Sinergi Peningkatan Peran Asuransi

Sebagai rangkaian kegiatan kuliah umum, dilaksanakan juga penandatanganan kerja sama antara UNEJ dengan Asuransi Central Asia (ACA) dan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), sebagai bentuk konkret sinergi antara regulator, perguruan tinggi, dan industri.

Kerja sama tersebut menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan, sekaligus memperluas ruang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia.

Dalam kerja sama dengan AAJI, turut diperkenalkan Beasiswa Harry Dyah, yang ditujukan bagi mahasiswa UNEJ yang menyusun skripsi dengan tema Asuransi Jiwa. Program ini diharapkan dapat mendorong lahirnya karya akademik yang relevan dengan dinamika industri, memperkaya kajian asuransi jiwa di Indonesia, serta menjadi jembatan antara dunia akademik dan praktik industri.

Sementara itu, kerja sama dengan ACA mencakup peluang penelitian bersama, pengembangan produk dan model bisnis asuransi yang lebih inklusif, serta kegiatan akademik terapan, seperti kuliah praktisi dan diskusi tematik, sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Retno Woelandari, Kepala OJK Jember Mohammad Mufid, para Wakil Rektor UNEJ beserta jajaran, Ketua Dewan Asuransi Indonesia Yulius Bhayangkara, serta seluruh Ketua Asosiasi Asuransi di Indonesia.

Melalui penyelenggaraan kuliah umum dan sinergi peningkatan peran asuransi di UNEJ, OJK menegaskan komitmennya untuk memperluas jangkauan edukasi keuangan yang berkelanjutan di daerah, memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi dan industri, serta memperkecil kesenjangan literasi dan inklusi keuangan di sektor perasuransian.

Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) melaksanakan kegiatan Gotong Royong Bersama yang diikuti oleh seluruh pegawai, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen manajemen rumah sakit dalam menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengenai pentingnya kebersihan lingkungan sebagai bagian dari disiplin dan budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN), serta arahan Kepala BP Batam/Wali Kota Batam Amsakar Achmad yang disampaikan pada apel pagi awal pekan ini.

Gotong royong dilaksanakan di sejumlah area strategis rumah sakit untuk menjaga kebersihan, keindahan, dan kenyamanan fasilitas pelayanan kesehatan. Kegiatan tersebut juga bertujuan memastikan standar kebersihan dan sterilisasi tetap terjaga secara optimal.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen RSBP Batam dalam mengimplementasikan nilai organisasi PRIMA (Profesional, Responsif, Inovatif, Mahir, dan Akurat) di setiap aspek pelayanan, termasuk dalam menciptakan lingkungan rumah sakit yang bersih, aman, dan humanis bagi pasien, pengunjung, serta pegawai.

Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, mengatakan kebersihan lingkungan rumah sakit bukan sekadar kewajiban, tetapi bagian dari tanggung jawab profesional seluruh pegawai dalam memberikan pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu.

“Melalui gotong royong ini, kami ingin menegaskan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian harus dimulai dari lingkungan kerja kita sendiri,” ujar dr. Tanto.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Ariastuty Sirait mengapresiasi langkah RSBP Batam yang proaktif menindaklanjuti arahan pimpinan nasional dan daerah.

Menurut Ariastuty, inisiatif tersebut mencerminkan nilai ASN yang responsif terhadap arahan pimpinan sekaligus peka terhadap kebutuhan lingkungan.

“Rumah sakit adalah wajah pelayanan publik. Kebersihan dan ketertiban harus menjadi budaya, bukan sekadar kegiatan seremonial,” tegasnya.

Ke depan, kegiatan gotong royong akan dijadwalkan rutin setiap Jumat pagi setelah senam bersama melalui program “Jumat Bersih”, khususnya setelah bulan suci Ramadhan, sebagai upaya berkelanjutan menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan nyaman. 

BIREUEN, ACEH. Sebagai wujud komitmen berkelanjutan dalam memperluas layanan perbankan syariah yang modern, inklusif, dan selaras dengan nilai-nilai Islam, Unit Usaha Syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah) meresmikan Syariah Digital Branch Bireuen yang berlokasi di Jl. Teuku Nyak Arief/Mawar No. 20–22, Kabupaten Bireuen, Aceh. Kehadiran kantor cabang syariah berkonsep hybrid pertama di Aceh ini merupakan bagian dari transformasi layanan CIMB Niaga Syariah yang menggabungkan kenyamanan kantor cabang dengan kecepatan layanan digital. 

Melalui Syariah Digital Branch, nasabah dapat menikmati berbagai layanan perbankan inovatif secara mandiri dan efisien, dengan tetap mempertahankan keramahan layanan khas kantor cabang CIMB Niaga Syariah. Layanan tersebut antara lain Self Service Banking (SSB) melalui SSB Tablet dan SSB Kiosk yang memungkinkan nasabah membuka rekening, mengganti kartu, serta memperbarui data pribadi (Customer Information File/CIF) secara mandiri hanya dalam waktu sekitar lima menit, tanpa antre panjang maupun formulir manual. 

Selain itu, kantor cabang ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti Customer Relationship Management (CRM) berdesain future branch, Digital Kurs Realtime, Digital Hub by Super CS, serta fasilitas interaktif lainnya. Seluruh fasilitas tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman perbankan yang lebih cepat, praktis, dan nyaman, tanpa meninggalkan nilai humanis yang menjadi karakter layanan perbankan syariah. 

Chief of Syariah Consumer & Emerging Business Banking CIMB Niaga Bung Aldilla mengatakan, pembukaan Syariah Digital Branch Bireuen merupakan langkah strategis Perseroan dalam memperkuat kehadiran perbankan syariah di Aceh. Provinsi ini dinilai memiliki posisi khusus dalam pengembangan perbankan syariah nasional, karena didukung regulasi daerah serta aspirasi sosial masyarakat yang menempatkan prinsip syariah sebagai dasar aktivitas ekonomi. 

“Bireuen kami pilih karena memiliki potensi pasar syariah yang kuat dan berkelanjutan. Secara geografis, daerah ini berada di jalur strategis lintas Aceh-Medan yang menjadi pusat transit dan aktivitas ekonomi, serta dikenal sebagai Kota Juang dan Kota Santri dengan ratusan dayah (pesantren) dan lebih dari 47 ribu santri. Dukungan budaya religius, kebijakan daerah, serta potensi ekonomi halal dari sektor pendidikan pesantren, pariwisata religi, pertanian, hingga bahari menjadikan Bireuen relevan bagi pengembangan perbankan syariah. Melalui cabang digital ini, kami berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi halal yang berkelanjutan di Bireuen dan sekitarnya,” kata Bung Aldilla dalam grand opening Syariah Digital Branch Bireuen, Rabu (11/2/2026). 

Dengan dibukanya cabang digital ini, secara nasional CIMB Niaga Syariah kini telah mengoperasikan 24 Kantor Cabang Syariah (KCS), 5 Kantor Cabang Pembantu Syariah (KCPS), dan 14 Kantor Fungsional Syariah (KFS). Sebelum Bireuen, Syariah Digital Branch telah dibuka di Makassar, Medan Ring Road, dan Serpong. Kehadiran cabang digital di Bireuen tersebut semakin memperluas jangkauan layanan, khususnya di Aceh sebagai wilayah pengembangan strategis perbankan syariah. 

Dalam rangkaian acara peresmian ini, CIMB Niaga Syariah menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) kerja sama produk dan layanan perbankan dengan PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Rahmania Dana Sejahtera dan Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH) di Bireuen. Selain itu, CIMB Niaga Syariah juga melakukan penyerahan beasiswa kepada mahasiswa UMMAH dan pemberian santunan kepada anak yatim di lingkungan wilayah kerja Syariah Digital Branch CIMB Niaga Bireuen. 

Sebagai bagian dari komitmen sosial, CIMB Niaga Syariah menyalurkan Dana Kebajikan sebesar Rp100 juta bagi masyarakat terdampak banjir di Bireuen. Bantuan tersebut melengkapi donasi kemanusiaan yang telah disalurkan sebelumnya bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dengan total lebih dari Rp900 juta. 

“Melalui kehadiran di Bireuen, kami berharap dapat memberikan nilai tambah yang nyata bagi nasabah serta masyarakat Bireuen dan sekitarnya. Kami senantiasa berkomitmen menghadirkan solusi keuangan yang relevan, inovatif, dan berlandaskan prinsip syariah, sejalan dengan brand value CIMB Niaga Syariah untuk terus #MelangkahSesuaiKaidah dan purpose CIMB Niaga Advancing Customers and Society dalam mendampingi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Aceh,” kata Bung Aldilla.

Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) menjadi strategi baru dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional. Langkah ini ditempuh sebagai respons atas semakin kompleksnya tantangan pengendalian inflasi pangan, antara lain risiko perubahan iklim, cuaca ekstrem, serta karakteristik komoditas pangan yang bersifat musiman. Pendekatan inovatif, terintegrasi dan berkelanjutan diperkuat, tidak semata berorientasi pada stabilisasi harga jangka pendek, tetapi juga pada penguatan pasokan pangan secara struktural. Bank Indonesia terus berkomitmen mendukung penguatan ketahanan pangan dan stabilitas harga melalui pengembangan klaster pangan, peningkatan produktivitas, penguatan kelembagaan petani, serta sinergi dengan pemerintah daerah. Demikian disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Ricky P. Gozali dalam GPIPS Wilayah Sumatera 2026 yang diselenggarakan di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (11/2).

Pada tahun 2025, inflasi nasional tercatat sebesar 2,92% (year-on-year), berada dalam kisaran sasaran inflasi 2,5±1%. Capaian tersebut mencerminkan efektivitas bauran kebijakan serta kuatnya sinergi pengendalian inflasi, khususnya inflasi pangan. Memasuki awal tahun 2026, inflasi nasional pada Januari 2026 meningkat menjadi 3,55% (yoy), terutama dari kelompok pangan bergejolak. Perkembangan ini menegaskan bahwa upaya pengendalian inflasi pangan tetap perlu diperkuat secara konsisten dan berkelanjutan, agar inflasi pangan bergejolak terjaga pada kisaran 3,0-5,0%, sebagaimana amanat High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Pusat sebelumnya (29/1).

Deputi Gubernur Ricky menyampaikan 3 strategi utama untuk mewujudkan ketahanan dan stabilitas harga pangan nasional. Pertama, peningkatan produksi pangan, khususnya hortikultura melalui antisipasi risiko cuaca dan iklim antara lain dengan pemanfaatan bibit unggul tahan cuaca, teknologi adaptif, serta pengaturan pola tanam antar-komoditas yang lebih terkoordinasi antarwaktu dan antarwilayah. Kedua, kelancaran distribusi dan konektivitas antarwilayah untuk memperkuat stabilitas harga melalui peningkatan efisiensi logistik dan optimalisasi Kerja Sama Antardaerah (KAD) sebagai instrumen penguatan rantai pasok bersinergi dengan BUMN logistik. Ketiga, penguatan sinergi antar Pemerintah Pusat dan Daerah untuk efektivitas kebijakan antara lain melalui pemanfaatan data neraca pangan untuk KAD dan penguatan peran BUMD/Perusahaan Pangan Daerah sebagai offtaker. “Kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat dan daerah, kementerian/lembaga, pelaku usaha, serta wakil rakyat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan, memberdayakan petani, dan mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan” demikian disampaikan Deputi Ricky.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru menegaskan pentingnya inovasi dan pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung program ketahanan pangan. Melalui inovasi digital SiBenih dan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP), Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berhasil membangun ekosistem pangan yang kuat dan berdaya tahan. Provinsi Sumatera Selatan sebagai salah satu sentra produksi pangan nasional dan produsen beras terbesar ketiga nasional mendapatkan apresiasi nasional melalui penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia dalam mendukung pencapaian swasembaga pangan nasional 2025”, pungkas Gubernur Herman Deru.

GPIPS merupakan penguatan dari program pengendalian inflasi sebelumnya yang dikenal sebagai Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi (GNPIP). GPIPS merupakan respons atas semakin kompleksnya tantangan dalam mewujudkan ketahanan pangan, dengan 3 pembaruan program, yaitu (1) program penguatan sisi hulu untuk menjamin ketersediaan pasokan pangan terutama menghadapi cuaca ekstrem,  (2) program pengendalian inflasi yang lebih komprehensif untuk memperkuat stabilisasi harga pangan dalam jangka pendek, serta (3) program penguatan sinergi pusat dan daerah untuk mendukung program prioritas pemerintah.

GPIPS dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP–TPID) wilayah Sumatera. Rapat koordinasi tersebut merumuskan 3 kesepakatan strategis.

Pertama, fokus jangka pendek pada penguatan upaya pengendalian inflasi menjelang HBKN melalui stabilisasi harga di pasar, penguatan distribusi dan konektivitas pasokan regional, serta penguatan manajemen risiko inflasi regional.

Kedua, antisipasi risiko cuaca ekstrem untuk memperkuat ketahanan pangan melalui penguatan produksi berbasis adaptasi iklim serta perlindungan usaha tani dan pascapanen.

Ketiga, penguatan sinergi satuan tugas terkait untuk percepatan pemulihan lahan pertanian yang terdampak bencana.

GPIPS Sumatera 2026 menjadi pembuka rangkaian GPIPS Nasional yang selanjutnya akan diselenggarakan di wilayah Jawa, Balinusra, Sulampua, dan Kalimantan. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan temuwicara bersama petani dan UMKM, penyerahan bantuan sarana dan prasarana pertanian secara simbolis, business matching antara perbankan dan pelaku usaha, serta pemberangkatan truk komoditas KAD.

Ke depan, Bank Indonesia bersama Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah akan terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendukung ketahanan pangan dan pengendalian inflasi, melalui mitigasi risiko cuaca ekstrem dan peningkatan efisiensi logistik pangan guna menjaga stabilitas harga, mengurangi disparitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Jakarta, 11 Februari 2026 - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) kembali mendapatkan penugasan untuk menyukseskan diskon transportasi sebagai bagian dari program stimulus ekonomi menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H / Lebaran 2026. Program diskon transportasi ini berlaku untuk pembelian tiket kelas ekonomi yang mulai dibuka pada Rabu (11/2). 

Pada program stimulus ekonomi periode Lebaran 2026 ini, Pemerintah memberikan tarif diskon untuk tiket kapal PELNI sebesar 30 persen dari tarif dasar kelas ekonomi dan tidak termasuk biaya asuransi serta pas pelabuhan.

Direktur Utama PELNI Tri Andayani atau akrab disapa Anda menyampaikan bahwa program ini diharapkan dapat mendorong perekonomian masyarakat melalui harga tiket kapal PELNI yang lebih murah lagi.

“Semakin murah harga tiket, semakin banyak sisa uang untuk dibelanjakan di kampung halaman,” ujar Anda.

Diskon sebesar 30% berlaku khusus untuk kelas ekonomi di seluruh trayek kapal penumpang PELNI untuk keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026, dengan proyeksi sekitar 445 ribu penumpang akan memanfaatkan program ini.

Anda juga menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah dalam mendukung mobilitas masyarakat selama angkutan Lebaran 2026, sekaligus menjaga daya beli dan kelancaran arus mudik-balik di seluruh wilayah Indonesia.

“Penjualan tiket diskon transportasi ini dibuka secara serentak di seluruh channel resmi PELNI mulai hari ini, termasuk aplikasi PELNI Mobile. Kami mengimbau masyarakat untuk segera memesan tiket agar tidak kehabisan kuota, mengingat antusiasme pemudik terhadap program serupa di tahun sebelumnya sangat tinggi,” tambah Anda.

Melalui program diskon transportasi ini, PELNI berkomitmen untuk terus menyediakan layanan transportasi laut yang aman, nyaman dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia. PELNI juga selalu memastikan kelancaran operasional, berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan dan stakeholder terkait, serta penerapan protokol keselamatan secara penuh selama angkutan Lebaran 2026.

Adapun kebijakan stimulus ekonomi diskon transportasi tiket kapal PELNI ini berlaku di seluruh channel pembelian tiket kapal PELNI, seperti aplikasi PELNI Mobile, website PELNI, contact center 162, loket cabang, fitur Lifestyle BCA Mobile, OVO, Sukha by Livin Mandiri, BNI agen46, dan BRImo, jaringan Indomaret dan OMI mitra Indogrosir, jaringan Alfamart dan Alfamidi, ATA Tour, Fastpay, easybook.com, via.com, MMBC, Darmawisata Indonesia hingga Versa dan Topindo.

Sementara untuk pembayaran, PELNI sudah bekerja sama dengan Bank BTN, BRIVA, BNI Virtual Account, Permata Bank, Mandiri Virtual Account, Indomaret dan OMI mitra Indogrosir, jaringan Alfamart dan Alfamidi, iSaku, Finpay, dan Fastpay.

Batam - Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono menjelaskan peristiwa pencabulan yang terjadi  di SMKN 1 Batam , pencabulan dilakukan oleh MJ (32) seorang guru agama kristen di sekolah korban. Korban sebelumnya diancam dengan tiga pilihan hukuman yang diberi oleh pelaku, atas keterlambatannya mengikuti jam pelajaran pelaku.

Peristiwa ini dilaporkan ke Polsek Batuaji pada, Selasa (6/2/2026). Pengungkapan kasus ini, berawal dari laporan korban berinisial A (16) yang mendapat hukuman dari pelaku.

"Pengungkapan kasus pencabulan yang dilakukan guru agama SMKN 1 ini terungkap setelah korban speak up kepada orangtua. Saat ini kepada korban masih dilakukan pendampingan," jelas Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono saat konferensi Pers di Polresta Barelang, Rabu (11/2/2026).

Sebelum mendapat tindakan pencabulan, korban yang terlambat masuk ke mata pelajaran pelaku. Diminta untuk tidak meninggalkan sekolah dan menemui pelaku di ruang guru.

Saat berada disana, korban diberi tiga pilihan hukuman mulai dari pengurangan poin di sekolah yang berujung Drop Out (DO), pemanggilan orangtua siswa, atau hukuman tahan malu yang disebut kerap menjadi istilah antara pelaku dengan para calon korban.

Korban yang memilih jenis hukuman ketiga, kemudian diminta untuk menanggalkan seluruh pakaiannya. Setelah itu korban diarahkan untuk melakukan s*d*m* terhadap pelaku.

"Pelaku memiliki kelainan, dan korban dipaksa melakukan hubungan sejenis dengan pelaku," jelasnya.

Saat ini pihak Kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap kasus ini, dimana pelaku merupakan guru agama yang baru saja setahun mengajar di sekolah tersebut.

Pihak kepolisian turut mengamankan satu stel pakaian sekolah korban dan satu unit flashdisk yang berisi rekaman aktifitas asusila yang dilakukan korban di ruang guru.

"Kini atas perbuatannya, pelaku diancam dengan pasal 418 ayat 2 huruf B KUHP dengan ancaman penjara selama dua belas tahun," jelasnya.

​Sementara ​Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan KB (DP3AP2KB) Kota Batam telah memberikan pendampingan serta asesmen psikososial, untuk memastikan kondisi mental dan hak pendidikan korban tetap terjaga.

Momen berbuka puasa kerap menjadi ruang untuk berkumpul, berbagi cerita, dan menikmati kebersamaan setelah seharian berpuasa. Di bulan suci Ramadan tahun ini, Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam mengajak para tamu merayakan momen tersebut melalui “Flavors of the World”, sebuah perjalanan kuliner yang merangkum ragam rasa dari berbagai penjuru dunia dalam satu meja. 

Berlokasi di Oakbistro, lantai 8, pengalaman berbuka puasa dihadirkan dalam suasana yang tenang dan hangat. Dari area infinity swimming pool, hamparan warna senja perlahan berpadu dengan gemerlap city light Batam, menciptakan latar yang tepat untuk menikmati waktu berbuka dengan lebih santai dan bermakna. 

Di balik konsep ini, terdapat sentuhan personal dari Chef Yeaw, Executive Chef Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam. Dengan pengalaman kuliner internasional di k Eropa dan Asia, serta latar belakang keluarga yang telah lama berkecimpung di dunia memasak dan baking, Chef Yeaw memandang makanan sebagai medium cerita. Setiap hidangan dirancang untuk menghadirkan rasa yang akrab, namun tetap membawa karakter dari budaya asalnya. Pengalamannya bekerja bersama Chef dari berbagai negara, termasuk Irlandia dan Swedia, turut membentuk pendekatannya dalam meracik menu yang terasa seimbang dan berkesan. 

Perjalanan rasa yang dihadirkan melintasi tujuh benua, dimulai dari Asia dengan sajian kaya rempah seperti Beef Rendang dan Chicken Briyani, berlanjut ke Eropa melalui hidangan klasik seperti Marinara Spaghetti dan Lasagna yang menghadirkan kenyamanan di setiap suapan. Dari Amerika Utara, hadir sajian favorit seperti Quesadilla dan Mexican Tortilla Wrap, sementara Amerika Selatan menampilkan karakter kuat melalui Brazilian Chicken Barbecue dan Brazilian Beef Barbecue yang dipanggang langsung di live station. Cita rasa Afrika melengkapi perjalanan ini lewat Grilled African Beef Kebab yang kaya rempah, diseimbangkan dengan sentuhan ringan dari Australia berupa Potato Pasta Salad dan Carrot Salad. Sebagai penutup, Antarktika direpresentasikan secara simbolis melalui sajian hot tea dan coffee, menghadirkan kehangatan sederhana di akhirsantapan. 

Selain menikmati ragam hidangan dan suasana yang ditawarkan, para tamu juga dapat menantikan momen kejutan melalui lucky draw dengan berbagai hadiah, termasuk kesempatan untuk merasakan pengalaman menginap di Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam. 

Untuk melengkapi pengalaman Ramadan, Oakwood turut menghadirkan “24 Hours Stay”, sebuah konsep menginap yang memberikan keleluasaan waktu dan kenyamanan selama bulan Ramadan, yang berlaku di seluruh jaringan Ascott di Indonesia. Informasi dan pemesanan tersedia melalui aplikasi Ascott Star Rewards (ASR) maupun situs resmi discoverasr.com. 

Melalui perpaduan cita rasa dunia, suasana yang menenangkan, dan sentuhan personal di setiap detailnya, “Flavors of the World” menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang lebih dari sekadar makan malam—sebuah perjalanan rasa yang dirayakan bersama. 

Reservasi dapat dilakukan melalui +62 812-3003-0609 atau dengan mengunjungi Instagram resmi @oakwoodgrandbatam.

Bekasi, 10 Februari 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Badan Pusat Statistik (BPS) kembali melaksanakan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2026 sebagai dasar utama pelaksanaan program literasi dan inklusi keuangan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ada yang berbeda tahun ini, tentu saja karena tahun ini kita ada LPS ya. Jadi ini merupakan satu sinergi dan kolaborasi antara OJK, LPS, dan juga BPS,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen sebagai Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dalam kegiatan pemantauan pelaksanaan SNLIK 2026 yang dilaksanakan di Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Senin (9/2).

Hadir dalam kegiatan itu Ketua Dewan  Komisioner LPS Anggito Abimanyu, dan Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti.

Dijelaskan Friderica, pelaksanaan pemantauan SNLIK Tahun 2026 ini sangat penting, karena tingkat literasi dan inklusi keuangan akan berkorelasi dengan tingkat kesejahteraan masyarakat.

“Tujuan utama kami adalah meningkatkan literasi dan inklusi keuangan guna mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan produk dan jasa keuangan di sektor jasa keuangan,” kata Friderica.

Dijelaskannya, untuk pertama kali SNLIK tahun ini akan bekerja sama dengan LPS sesuai dengan UU PPSK. Selain itu, survey tahun ini akan memiliki angka literasi dan inklusi keuangan tingkat provinsi.

Tingkat literasi dan inklusi keuangan tiap provinsi sangat penting agar tiap provinsi tahu posisinya untuk berkontribusi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat di daerah.

Sementara itu, Anggito menyampaikan pentingnya SNLIK serta peningkatan jumlah responden secara nasional bagi LPS  untuk memperoleh kualitas data yang lebih akurat dan objektif guna mendukung program literasi dan inklusi keuangan.

“Jadi tahun ini kita menambah jumlah sampelnya, tahun lalu itu 10.000 sekarang menjadi 75.000 responden, sehingga kita dapat memperluas basis analisisnya hingga ke provinsi,” ujar Anggito.

Anggito menegaskan, LPS akan terus mendukung dan berharap ke depan dapat menjangkau lebih banyak lagi responden, serta bersama OJK dapat membuat kebijakan yang lebih baik lagi berdasarkan survei ini.

Pada kesempatan yang sama, Amalia menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang sangat produktif antara BPS, OJK, dan LPS, yang pada 2026 telah memperluas jumlah responden hingga ke tingkat provinsi.

“Oleh sebab itulah pada tahun 2026 ini kolaborasi diperluas dengan LPS, sehingga jumlah sampel kita tambah menjadi 75.000, nanti kita bisa menghasilkan Indeks Literasi dan Indukusi Keuangan sampai dengan tingkat provinsi di 38 provinsi se-Indonesia,” kata Amalia.

Amalia mengimbau masyarakat untuk bersedia dan terbuka saat menerima petugas pendataan, sebab kesediaan dan keterbukaan responden merupakan bagian penting dari kualitas pendataan. Ia menyampaikan bahwa kerahasiaan jawaban serta keamanan data pribadi responden sangat dijaga dan dilindungi sesuai dengan standar dan aturan yang berlaku.

Proses SNLIK

Dalam prosesnya, witnessing SNLIK bertujuan untuk memastikan pendataan survei dilakukan dengan baik dan benar oleh Petugas Pendata Lapangan (PPL). Witnessing juga dilakukan oleh Kantor OJK Daerah dan BPS Pusat di masing-masing wilayah provinsi guna menjaga kualitas proses pendataan SNLIK 2026.

Pendataan SNLIK 2026 ini dilaksanakan mulai tanggal 4 hingga 18 Februari 2026 yang menyasar 75.000 responden berusia 15–79 tahun di 38 provinsi, yang mencakup 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia dengan jumlah Satuan Wilayah Setempat (SLS) sebanyak 7.500 SLS.

Pendataan lapangan dilakukan oleh 2.744 Petugas Pendata Lapangan (PPL) dan 1.016 Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) secara tatap muka dengan menggunakan aplikasi Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI). Masing-masing PPL dimaksud bertanggung jawab atas 2 sampai dengan 3 wilayah SLS yang didampingi PML.

Hasil dari SNLIK 2026 ini akan menggambarkan kondisi literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia tahun 2025. Menunjuk Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2025-2029, literasi dan inklusi keuangan menjadi salah satu target RPJMN dengan nilai 69,35% untuk literasi keuangan dan 93,00% untuk inklusi keuangan pada tahun 2029.

Selain itu, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2025-2045 juga menempatkan inklusi keuangan sebagai salah satu indikator utama pembangunan nasional dengan nilai sebesar 98,00 persen pada tahun 2045. Hal ini yang menjadi latar belakang OJK melakukan SNLIK 2026 untuk mengetahui capaian target berdasarkan Perpres dan UU tersebut.  

Guna mencapai target dimaksud, OJK juga secara masif melakukan program literasi dan inklusi keuangan melalui Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) bekerja sama dengan seluruh stakeholder, seperti perbankan, pasar modal, asuransi, dana pensiun, pembayaran, dan asosiasi.

OJK, LPS, dan BPS menegaskan komitmen bersama untuk memastikan setiap kebijakan peningkatan literasi dan inklusi keuangan disusun berdasarkan data yang akurat, objektif, dan merefleksikan kondisi nyata masyarakat.

Langkah ini merupakan wujud keseriusan ketiga lembaga dalam menghadirkan program yang tepat sasaran, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus membangun kepercayaan publik melalui transparansi, kolaborasi antarlembaga, dan penggunaan data sebagai fondasi utama penguatan ekosistem keuangan yang sehat dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, memimpin rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam di Aula Engku Hamidah, Kantor Wali Kota Batam, Senin (9/2/2026). Rapat tersebut membahas kesiapan menyambut Tahun Baru Imlek, Ramadan dan Idulfitri 2026, sekaligus pencanangan Gerakan Masyarakat Batam Aman, Sehat, Resik, dan Indah (Gema Batam ASRI) sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia.

Dalam arahannya, Amsakar menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar seluruh rencana yang telah disusun dapat berjalan efektif di lapangan. Menurutnya, koordinasi antarlembaga menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas Kota Batam menjelang hari besar keagamaan.

“Momentum hari besar keagamaan selalu diiringi peningkatan aktivitas masyarakat. Karena itu, sinergi dan komunikasi antarlembaga harus semakin solid agar potensi kerawanan dapat diantisipasi sejak dini,” ujar Amsakar.

Wakapolresta Barelang, AKBP Fadli Agus, memaparkan rencana pengamanan selama rangkaian hari besar keagamaan. Pengamanan akan dilakukan di 46 vihara saat perayaan Imlek serta 115 masjid yang melaksanakan Salat Tarawih dan Salat Idulfitri. Empat masjid besar ditetapkan sebagai prioritas utama pengamanan saat pelaksanaan Salat Idulfitri.

Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada sejumlah titik keramaian, seperti kawasan wisata, bandara, pelabuhan, pusat perbelanjaan, stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), rumah makan, serta pasar tumpah. Rekayasa lalu lintas disiapkan, khususnya di kawasan Dataran Engku Putri saat malam takbiran dan di rute pawai takbir. Empat destinasi wisata yang menjadi perhatian pengamanan meliputi Jembatan I Barelang, kawasan Bengkong City, Pantai Nongsa, dan Tanjung Pinggir. Untuk mendukung pengamanan, disiagakan dua pos pelayanan dan tujuh pos pengamanan.

Amsakar mengapresiasi kesiapan jajaran kepolisian dan seluruh unsur pengamanan. Ia berharap koordinasi di lapangan dapat berjalan optimal sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman.

“Alhamdulillah, seluruh persiapan sudah dirancang dengan baik. Tinggal memastikan koordinasi di lapangan berjalan maksimal,” ujarnya.

Dari sektor transportasi laut, Kepala Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Batam, M. Takwin, memprediksi arus mudik berlangsung pada 11 hingga 31 Maret 2026, dengan puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret. Ia memastikan ketersediaan armada kapal serta pengawasan keselamatan pelayaran telah dipersiapkan.

Menanggapi hal tersebut, Amsakar menegaskan bahwa aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama. “Lonjakan penumpang harus diimbangi dengan pengamanan yang maksimal. Keselamatan tidak boleh diabaikan,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bandara Hang Nadim Batam, Anang Setiabudi, melaporkan adanya kenaikan trafik penumpang sebesar 15 persen dibandingkan periode 2024, dengan total 3,8 juta pergerakan penumpang domestik dan internasional. Untuk mendukung pelayanan, sebanyak 376 personel operasional disiagakan.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Ramlan, memaparkan prakiraan cuaca menjelang periode hari besar keagamaan. Ia menjelaskan bahwa wilayah Kepulauan Riau, termasuk Batam, masih berada pada musim hujan, meskipun sejak 2025 mulai terlihat tanda-tanda kekeringan. Pada Maret juga diperkirakan terjadi peningkatan potensi petir dan angin kencang.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Batam mengingatkan seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.

Dari sisi ketahanan pangan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Mardanis, melaporkan bahwa ketersediaan bahan pokok berada dalam kondisi aman. Stok beras tercatat sebesar 10.249,14 ton, lebih tinggi dibandingkan kebutuhan sebesar 9.288,08 ton. Ketersediaan gula dan minyak goreng juga dinyatakan mencukupi, meskipun terdapat kenaikan harga pada komoditas cabai hijau keriting dan cabai rawit yang menjadi perhatian pemerintah.

Amsakar menegaskan bahwa kemandirian pangan menjadi fokus serius pemerintah. “Arahan Presiden jelas, bangsa ini harus membangun kemandirian pangan dan energi. Tanpa itu, tantangan global akan semakin berat,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI, Pemerintah Kota Batam turut mencanangkan Gema Batam ASRI. Gerakan ini bertujuan mewujudkan Batam sebagai kota global yang aman, nyaman, bersih, dan sehat.

Program Batam ASRI dijadwalkan mulai digerakkan pada Rabu, 11 Februari 2026, dengan melibatkan instansi vertikal, perangkat daerah, serta partisipasi aktif masyarakat.

Melalui rapat Forkopimda ini, Pemerintah Kota Batam menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor guna menjaga stabilitas daerah dan memastikan pelayanan terbaik bagi masyarakat menjelang rangkaian hari besar keagamaan tahun 2026. 

Jakarta, 9 Februari 2026 – Indosat Ooredoo Hutchison (“IDX: ISAT”, “Indosat” atau “IOH”, “Perseroan”) mengawali 2026 dengan kinerja yang positif, seiring Perseroan menutup kuartal terakhir tahun lalu dengan fondasi yang semakin kuat. 

Pada kuartal terakhir 2025, Indosat mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 9% secara quarter-on-quarter menjadi Rp15,36 triliun, mencerminkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di tengah dinamika industri. Kinerja ini diperkuat oleh pertumbuhan laba yang dapat diatribusikan kepada entitas pemilik induk sebesar 53,5% quarter-on-quarter dan 12,2% year-on-year menjadi Rp5,5 triliun. EBITDA meningkat 12% menjadi Rp26,6 triliun, tumbuh lebih cepat dibanding pendapatan yang menegaskan fundamental keuangan yang sehat serta kedisiplinan dalam eksekusi strategi. 

Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison mengatakan, “Kami menutup tahun 2025 dengan momentum yang kuat, mencapai panduan kinerja yang telah ditetapkan, serta mengakhiri tahun dengan fondasi yang solid untuk melaju ke 2026. Hal ini ditandai dengan pertumbuhan pendapatan yang kuat, peningkatan profitabilitas, dan kinerja laba bersih yang solid. Pertumbuhan ARPU yang progresif didorong oleh personalisasi berbasis AI, penguatan jaringan, serta fokus kami yang konsisten dalam menghadirkan pengalaman pelanggan yang luar biasa. Berlandaskan tujuan kami untuk memberdayakan Indonesia, kami terus memperkuat fondasi perusahaan melalui investasi yang disiplin, keunggulan operasional, dan transformasi berbasis AI untuk membangun ekosistem digital yang tangguh, inklusif, dan siap menghadapi masa depan.” 

Selain itu, Indosat mencatat pertumbuhan ARPU yang progresif hingga mencapai Rp44 ribu, didorong oleh penerapan personalisasi berbasis AI secara konsisten, peningkatan pengalaman jaringan, serta inovasi yang berfokus pada pelanggan, termasuk fitur AI-powered 360 Scam and Spam Protection. Solusi ini melindungi pelanggan di berbagai kanal digital melalui platform agentic yang canggih. 

Dengan terus berfokus pada pengalaman, keamanan, dan kepercayaan digital, Indosat berkomitmen untuk mengoptimalkan peluang pertumbuhan jangka panjang serta menghadirkan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Meningkatkan Pengalaman Pelanggan

Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap konektivitas digital untuk bekerja, belajar, berbisnis, dan berkomunikasi sehari-hari, Indosat terus memperkuat pengalaman pelanggan. Dengan tetap menjaga keandalan jaringan yang tinggi, Indosat menghadirkan solusi fixed wireless access (FWA) melalui brand HiFi Air untuk mendukung kebutuhan digital yang terus berkembang.

Dengan layanan 5G dan HiFi Air yang kini tersedia di 24 kota di seluruh Indonesia, Indosat menutup tahun 2025 dengan sekitar 400.000 pelanggan Home Broadband (HBB).

Berbagai inisiatif ini merupakan bagian dari integrasi kecerdasan artifisial dengan kapabilitas jaringan canggih yang dilakukan Indosat untuk menghadirkan konektivitas yang lebih cerdas, adaptif, dan berorientasi pada manusia. Melalui investasi berkelanjutan pada infrastruktur digital, operasional berbasis data, dan inovasi, Indosat terus mempercepat transformasinya menjadi perusahaan berbasis AI.

Page 17 of 216

Instagram

Tentang Kami