Live Streaming
Wednesday, 04 June 2025 15:58

BI KEPRI : Perkembangan Ekonomi Terkini, Digitalisasi Sistem Pembayaran, dan Peredaran Uang Rupiah

BI kepri kembali mengadakan acara BINCANG BARENG MEDIA, pada hari Rabu pagi (4 Juni 2025) di lantai 2 Gedung BI Perwakilan Provinsi Kepri  , hadir Deputi Kepala Perwakilan BI Kepri Adidoyo Prakoso.

Tema yang diangkat adalah Perkembangan Ekonomi Terkini, Digitalisasi Sistem Pembayaran dan Peredaran Uang Rupiah .

Mengawali bincang bincang bareng media Adidoyo Prakoso menyampaikan bahwa  Ekonomi kepri pada triwulan I 2025 tumbuh sebesar 5,16% (yoy), terakselerasi dari triwulan IV 2024 yang tumbuh 5,14% (yoy). Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dari pertumbuhan wilayah Sumatera yang sebesar 4,85% (yoy) dan pertumbuhan Nasional sebesar 4,87% (yoy). Pertumbuhan tersebut utamanya didorong oleh LU Industri Pengolahan, Konstruksi, dan Perdagangan.Perekonomian Kepri diprakirakan tumbuh menguat pada tahun 2025 dalam kisaran 4,8-5,6%.Ia juga menyampaikan bahwa resiko pertumbuhan ekonomi di kepri tahun 2025 dipicu oleh

  1. Upside Risk, yaitu masih tingginya permintaan terhadap produk elektronik dan galangan kapal yang merupakan komoditas unggulan kepri.
  2. Downside Risk, seperti gejolak geopolitik yang berpotensi meningkatkan ketidakpastian yang menghambat investasi.

Untuk perkembangan QRIS di wilayah kepri, Adidoyo mengungkapkan Pada bulan April 2025, terdapat penambahan 1.431 pengguna baru. Pada Jan-Apr 2025 terdapat penambahan pengguna baru sebesar 9.010 pengguna dengan total pengguna sebanyak 539.337 pengguna. Dari sisi merchant, total penambahan merchant QRIS di Kepri pada Jan–Apr 2025 adalah sebesar 48.812 merchant dengan total merchant sampai dengan April 2025 sebesar 628.056 merchant atau tumbuh terakselerasi sebesar 19,50% yoy dengan sebaran didominasi berada pada Kota Batam (81,98%) dan merchant UMI (40,33%). Dari sisi transaksi, pada April 2025, terdapat penambahan volume transaksi sebesar 5,05 Juta transaksi. Pada Jan- Apr 2025 terdapat volume transaksi sebesar 18.069.086 atau tumbuh sebesar 104,85% (yoy). Sedangkan penambahan nominal transaksi pada bulan April 2025 tercatat sebesar Rp688 M. Pada Jan - Apr 2025 terdapat nominal transaksi Rp2,60 triliun atau tumbuh sebesar 345,01% (yoy).

Dalam rangka meningkatkan awareness masyarakat dan jumlah transaksi QRIS, BI Kepri melakukan berbagai upaya edukasi dan sosialisasi melalui berbagai media untuk mengkampanyekan berbagai kemudahan dan kelebihan yang didapatkan dari QRIS. Seperti pemasangan iklan edukasi penggunaan QRISdi pintu pintu masuk wisatawan mancanegara untuk penggunaan QRIS cross border,mengadakan berbagai event &  berbagai kompetisi QRIS di berbagi sektor.

Terkait perkembangan temuan uang rupiah palsu di diwilayah kepri  ,hingga bulan Mei tahun 2025 tercatat sebanyak 1.045 lembar. Angka tersebut mengalami penurunan sebanyak 328 lembar atau 24% dibandingkan posisi temuan UPAL di tahun 2024 sebanyak 1.373 Lembar. Secara komposisi pecahan, temuan uang palsu didominasi oleh pecahan Rp100.000 (42,30%) dan Rp50.000 (57,70%). Bank Indonesia senatiasa melakukan upaya pre-emtif, preventif, dan represif dalam penanggulangan uang palsu melalui sinergi dengan berbagai stakeholder.

Sebelum menutup Bincang Bareng Media,Adidoyo mengajak masyarakat kota Batam untuk mengikuti & meramaikan acara CERNIVAL (creative and Innovative Riau Island Carnival) yang di mulai  dengan GOWES Road To Cernival 2025 pada hari Minggu (8 Juni 2025) mulai pukul 05.30 Wib di One Batam Mall. Disana juga akan ada Bazzar UMKM,RQIS Experience,live music ,doorprize dan tentu saja acara ini gratisss.

Read 705 times

Instagram

Tentang Kami