Batam – Menindaklanjuti aspirasi warga yang disampaikan melalui program Halo Batam di Radio Batam FM beberapa waktu lalu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam melakukan peninjauan langsung ke lapangan terkait permintaan evaluasi terhadap U-turn di dekat Simpang Calista. Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan di lokasi dan menemukan beberapa hal penting terkait kondisi lalu lintas di kawasan tersebut.
Dalam hasil evaluasi, U-turn tersebut berfungsi sebagai jalur putar balik kendaraan, terutama truk kontainer pengangkut barang menuju kawasan industri. Jika U-turn ditutup, truk-truk tersebut akan berputar di Simpang Calista dan berpotensi menyebabkan hambatan serta kemacetan, karena ruang manuver di persimpangan tidak memadai untuk kendaraan berukuran panjang.
Selain itu, Dishub Batam menegaskan bahwa penyebab utama kemacetan di Simpang Calista bukan disebabkan oleh keberadaan U-turn, melainkan karena tingginya volume kendaraan, terutama pada jam-jam sibuk seperti pagi dan sore hari.
Berdasarkan hasil survei lapangan, Dishub Kota Batam menyampaikan dua poin kesimpulan utama:
- Keberadaan U-turn di dekat Simpang Calista saat ini belum perlu ditutup, karena masih dibutuhkan untuk kelancaran akses kendaraan industri.
- Untuk mengurangi tingkat kemacetan, Dishub Batam akan mengevaluasi kembali pengaturan durasi traffic light di kawasan tersebut, dengan memprioritaskan kaki simpang yang memiliki volume kendaraan lebih padat.
Langkah evaluasi ini merupakan bentuk komitmen Dishub Batam dalam menindaklanjuti masukan masyarakat serta memastikan arus lalu lintas di kawasan industri tetap lancar dan aman. Pihak Dishub juga mengapresiasi partisipasi warga Batam yang aktif menyampaikan saran dan keluhan melalui kanal komunikasi publik, termasuk program Halo Batam di Batam FM, sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan pelayanan transportasi di Kota Batam.
