BP Batam berkomitmen untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan pegawai.
Tak main-main, BP Batam pun berkesempatan untuk menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri guna memberikan edukasi serta penyuluhan terkait bahaya narkoba bagi penggunanya, Rabu (30/8/2023).
Melalui forum dialog yang berlangsung di Balairungsari, agenda tersebut diikuti oleh ratusan pegawai BP Batam.
Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh upaya BNN dalam penanggulangan pencegahan narkoba di Provinsi Kepri.
Bukan tanpa alasan, lanjut Purwiyanto, pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba membutuhkan dukungan banyak pihak.
“Kegiatan ini merupakan langkah yang baik untuk meningkatkan sinergitas dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba sesuai aturan yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap dengan adanya kegiatan ini seluruh masyarakat dapat bersama-sama mencegah pemakaian narkoba sesuai dengan peraturan yang telah dibentuk oleh pemerintah.
Ketua Umum Pikori BP Batam sekaligus Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Marlin Agustina turut hadir dan membuka kegiatan ini.
Dalam kesempatan yang sama, Marlin memberikan pandangannya tentang peran orangtua dalam keluarga sangat penting guna mencegah pengaruh buruk narkoba sejak dini.
"Tentunya hal ini diharapkan para orang tua, untuk selalu mengawasi anak-anaknya sebagai generasi penerus bangsa. Mereka harus pintar dan cerdas dalam memilih pergaulan yang baik dan menolak narkoba", ujar Marlin.
Sementara, Kepala BNN Kepulauan Riau, Brigjen Pol Drs. Henry Parlinggoman Simanjuntak turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini.
Ia memaparkan hasil survei dan prevalensi narkoba periode sebelumnya serta solusi untuk mengurangi tingkat penyalahgunaan narkoba.
“Solusi untuk mengurangi tingkat penyalahgunaan dan peredaran narkoba adalah dengan edukasi dan rehabilitasi bagi yang sudah memakai,” ujarnya.
Menurutnya, cara yang paling ampuh saat ini untuk penanggulangan narkotika adalah edukasi dengan menyadarkan masyarakat serta rehabilitasi bagi orang-orang yang sudah terlanjur menyalahgunakan narkotika.
BP Batam kembali mendapatkan penghargaan bergengsi untuk kategori Program Penguatan Ekspor Daerah dalam ajang Merdeka Award 2023, Rabu (30/8/2023).
Berlangsung di Lantai 8 Gedung SCTV Tower, Jakarta, Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, berkesempatan untuk memberikan langsung penghargaan tersebut kepada Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro.
Merdeka.com sebagai penyelenggara mengapresiasi kinerja BP Batam di bawah kepemimpinan Muhammad Rudi yang sukses memberikan inovasi dan menginspirasi percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui penilaian yang independen dengan melibatkan Kementerian terkait, Merdeka Award 2023 terdiri dari enam kategori. Di antaranya Program Penguatan Ekspor Daerah, Program Desa Wisata, Program Reformasi Birokrasi, Program Inovatif Pendampingan UMKM, Program Inovatif untuk Negeri, dan Sosok Inspiratif untuk Indonesia.
Tidak hanya BP Batam, pihak penyelenggara Merdeka Award juga memberikan penghargaan kepada beberapa kepala daerah dan tokoh inspiratif lainnya yang mampu memberikan sumbangsih untuk kemajuan negeri dan kemanusiaan.
"Selamat untuk para pemenang. Semoga kolaborasi dan kerja sama kita untuk memajukan perekonomian dan nilai ekspor-impor Indonesia terus terjaga. Mari kita tingkatkan kerja sama, semoga penghargaan ini bisa bermanfaat," ujar Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan, usai memberikan penghargaan kepada BP Batam.
Sementara, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro, mengucapkan rasa terima kasih kepada Merdeka.com sebagai penyelenggara.
Menurut Wahjoe, penghargaan tersebut memberikan motivasi tersendiri untuk BP Batam dalam meningkatkan pelayanan dan berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi daerah ke depannya.
"Sesuai arahan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, kami terus berkomitmen untuk memajukan kegiatan ekspor demi mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Wahjoe.
Wahjoe optimis, sejumlah rencana strategis BP Batam saat ini akan mendukung percepatan kemajuan perekonomian Kota Batam.
Mengingat, Batam menjadi lokomotif perekonomian Provinsi Kepri dengan keberhasilannya menyumbang 83,6 persen investasi asing di Provinsi Kepri pada Semester I (Januari-Juni) 2023.
"Terbukti, ekonomi Kota Batam tumbuh 6,84 persen tahun 2022 lalu dan melebihi angka pertumbuhan nasional," tambah Wahjoe.
Turut hadir dalam ajang penghargaan tersebut Menteri Koperasi dan UMKM RI Teten Masduki, Wakil Menteri Kominfo RI Nezar Patria, Menko Polhukam RI yang diwakili oleh Deputi Bidang Komunikasi, Informasi, dan Aparatur (Kominfotur) Marsda TNI Arif Mustofa.
"Salam hormat kami untuk penerima award yang menjadi sosok inspiratif di Indonesia. Penilaian pada penghargaan ini sangat independen karena Merdeka.com ingin penerima award adalah mereka yang betul-betul menginspirasi. Selain itu, kami ingin menjaga betul independensi Merdeka Award," ujar Pemimpin Redaksi Merdeka.com, Darojatun, dalam sambutan singkatnya. (DN)
Penyelenggaraan CERNIVAL 2023 - Tingkatkan Akseptasi QRIS dan Keberdayaan Konsumen di Kepri
Batam-BatamFM : Dalam rangka mengembangkan ekonomi dan keuangan digital melalui implementasi kebijakan sistem pembayaran dan pelindungan konsumen, Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) telah menyelenggarakan festival bertajuk Creative and Innovative Riau Islands Carnival (CERNIVAL) 2023 pada tanggal 26 - 27 Agustus 2023 di One Batam Mall. Kegiatan Cernival merupakan inovasi yang dilakukan oleh Bank Indonesia Kepri dalam menyampaikan kebijakan Bank Indonesia terkini dan memberikan QRIS experience yang berbeda bagi masyarakat.
Kegiatan Cernival dibuka oleh Wakil Gubernur Kepri, Ibu Marlin Agustina dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri, Bapak Suryono, yang merupakan perwujudan dari komitmen dan sinergi Bank Indonesia Kepri Bersama dengan Pemerintah Daerah, Perbankan serta mitra strategis terkait untuk terus mengakselerasi pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan digital melalui implementasi kebijakan sistem pembayaran terutama QRIS dan pelindungan konsumen.
CERNIVAL 2023 diharapkan dapat menjadi festival yang memberikan pengalaman lengkap kepada
masyarakat, baik dari segi edukasi, teknologi, hiburan, dan budaya dalam sebuah rangkaian kegiatan. Dari sisi edukasi, Bank Indonesia Kepri menyelenggarakan Talkshow Coastal Era 2.0. (Consumer Protection and Data Security 2.0) bertema “Empowering Digital Consumer” yang menghadirkan narasumber dari Departemen Pengembangan UMKM dan Pelindungan Konsumen Bank Indonesia dan praktisi ahli di bidang digital banking serta BI Talk yang menyampaikan kebijakan terkini Bank Indonesia secara interaktif.
Selanjutnya, dari sisi budaya dan olahraga, pada CERNIVAL 2023 diselenggarakan berbagai kompetisi
sehingga diharapkan dapat menjadi ajang kreativitas dengan diselenggarakannya berbagai kompetisi, antara lain: e-sports Mobile Legend; Cosplay, manga, dan game; K-Pop Dance Cover, serta Pembukaan PORBANK (Pekan Olahraga Perbankan) untuk mempererat hubungan, kebersamaan, dan silaturahmi antara pegawai perbankan di Provinsi Kepulauan Riau melalui nilai-nilai sportivitas sekaligus sebagai bukti komitmen kuat bersama untuk mendukung dan berkontribusi nyata terhadap perekonomian Kepri. Pada CERNIVAL 2023 juga terdapat kegiatan sosial seperti Donor Darah yang diikuti oleh lebih dari 700 peserta.
Puncak acara CERNIVAL 2023 dimeriahkan dengan penampilan band nasional dan lokal, yaitu: Nidji
dan Road Roost. Dengan berbagai kegiatan dimaksud, Cernival sukses mendatangkan 11.787 pengunjung dengan volume transaksi QRIS Experience sebesar 27.682 transaksi dan omset transaksi bazaar UMKM selama dua hari sebesar Rp281 juta. Pada momentum Cernival, Bank Indonesia Kepri dianugerahkan oleh Museum Rekor Dunia Indonesia atau MURI sebagai Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pertama yang menyelenggarakan Pemilihan Duta Pelindungan Konsumen. Dengan terpilihnya Duta Pelindungan Konsumen dan Duta QRIS diharapkan dapat semakin mempercepat sosialisasi kebijakan Bank Indonesia sehingga keberdayaan konsumen jasa sistem pembayaran diharapkan dapat meningkat. Bank Indonesia Kepri berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi
dengan Pemda, Perbankan dan Mitra Strategis lainnya untuk meningkatkan perekonomian di Kepri khususnya melalui perluasan ekosistem ekonomi dan keuangan digital serta keberdayaan konsumen.
Batam - Badan Usaha Sistem Penyedia Air Minum (BU SPAM) BP Batam merespons dengan cepat kebocoran pipa di areal Central Sukajadi, Senin (28/8/2023).
Direktur BU SPAM BP Batam, Denny Tondano, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memperbaiki kebocoran pipa transmisi DN 800 mm tersebut setelah mendapat laporan dari masyarakat pasca kejadian.
"Proses perbaikan sudah berjalan. Setelah mendapatkan informasi, kami segera melakukan langkah-langkah teknis untuk memperbaikinya," ujar Denny, Selasa (29/8/2023).
Setelah melakukan pengecekan di lokasi, lanjut Denny, pihaknya mengetahui jika telah terjadi pergeseran pada pipa tersebut.
Oleh karena itu, BU SPAM BP Batam pun segera mengambil tindakan konkret agar aliran air ke pelanggan dapat kembali normal.
"Kami juga melakukan persiapan material dan personel untuk menyelesaikannya. Saat ini tengah dilakukan pekerjaan di lokasi. Diperkirakan akan selesai dalam kurun waktu 6 sampai 8 jam," tambahnya.
Mengingat pipa yang terganggu adalah pipa utama, Denny pun menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.
Di sisi lain, pihaknya juga telah menyiagakan mobil tangki air bersih untuk pelanggan yang mengalami gangguan suplai air hingga 1X24 jam.
Untuk informasi detail terkait kebutuhan mobil tangki air selama masa pengerjaan, masyarakat dapat mengaksesnya di saluran resmi pelanggan Air Batam Hilir.
"Mengingat pipa yang terganggu adalah pipa utama. Kami juga mengerahkan 2 alat berat untuk percepatan pengerjaan," pungkasnya. (DN)
Kepala BP Batam Sampaikan Progres dan Harapan Warga Rempang kepada Menko Perekonomian
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menggelar Rapat Terbatas Pembahasan Pengembangan Pulau Rempang, pada Jum'at sore (25/8/2023), di Ruang Rapat Oka Kretagama, Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta.
Tampak hadir jajaran Menteri diantaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.
Rapat khusus pembahasan Rempang ini mengundang 22 Kementerian & Lembaga Terkait, termasuk Kepala BP Batam dan Gubernur Provinsi Kepulauan Riau.
Dalam rapat terbatas ini, Kepala BP Batam Muhammad Rudi berkesempatan memaparkan progress pengembangan Pulau Rempang.
Utamanya, yang menjadi konsen Muhammad Rudi adalah aspirasi warga Rempang yang disampaikan beberapa waktu lalu di depan kantor BP Batam.
Rapat Terbatas para K/L yang dipimpin oleh Menko Airlangga ini membahas penuh poin strategis terkait pengembangan Pulau Rempang.
Tiga gambaran besar poin yang dibahas adalah penyelesaian persoalan yang ada hingga mekanisme solusi bagi masyarakat Rempang; Penetapan Rempang Eco-City sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN); dan Penyusunan Peraturan Presiden yang akan menaungi Percepatan Pengembangan Rempang Eco-City.
Menko Airlangga kembali menekankan bahwa Rencana pengembangan wilayah Rempang yang telah dimulai sejak 2004 berdasarkan Akta Perjanjian No. 66 Tahun 2004 kerjasama antara BP Batam dan Pemerintah Kota Batam dengan PT Makmur Elok Graha (PT MEG), merupakan proyek nasional yang menjadi perhatian Presiden Republik Indonesia.
Untuk itu pihaknya secara serius, menindaklanjuti pelaksanaan proyeksi pengembangan Rempang Eco-City.
Pemerintah sesuai arahan Presiden RI diharapkan dapat melanjutkan proyeksi Pulau Rempang sebagai kota baru dengan industri yang berkonsep “Green and Sustainable City”.
Dirinya pun mengatakan bahwa hasil dari rapat akan segera dilaporkan kepada Orang Nomor Satu di Indonesia, Presiden RI Joko Widodo, dalam waktu dekat.
"Kita sudah dengar dari seluruh K/L disini, ada Pak Gubernur (Kepri) juga. Selesaikan ya Pak Gubernur.” Kata Menko Airlangga yang duduk berdampingan Gubernur Kepri.
“Rapat ini untuk bersama mensinkronkan langkah. Terutama mendorong agar investasi bisa dilaksanakan. Selanjutnya akan kita rapatkan dengan Bapak Presiden." Pungkas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.
Sementara itu Kepala BP Batam mengatakan pihaknya telah menyampaikan seluruh persoalan yang ada termasuk harapan warga Rempang.
Ia yang turut serta di dalam ratas selama satu jam itu, amat berharap hasil laporan yang telah dipaparkan, dapat dibahas di tingkat yang lebih tinggi.
"Kita sudah sampaikan semua apa yang menjadi kendala, persoalan dan harapan warga. Semua KL hadir di sini. Mudah-mudahan hasil rapat hari ini akan dibawa ke tingkat yang lebih tinggi (Presiden)." Kata Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.
PENGEMBANGAN REMPANG MENINGKATKAN KEHIDUPAN
Kepala BP Batam sebelumnya telah menyampaikan bahwa pihaknya akan menyiapkan kavling seluas 500 meter persegi (bersertifikat) untuk masyarakat yang memiliki rumah di atas Areal Penggunaan Lain (APL) dan bersedia direlokasi ke areal yang telah ditetapkan. Di kaveling tersebut, akan dibangun pula rumah dengan tipe 45.
Dimana, luas kaveling tersebut bertambah dari luasan sebelumnya yang hanya 200 meter persegi. Masyarakat juga akan diberikan Hak Guna Bangunan (HGB) terhadap tanah dan rumah yang berdiri serta gratis biaya Uang Wajib Tahunan (UWT/UWTO) selama 30 tahun.
Ia juga menginisiasi pemberian bantuan bagi nelayan dan membangun pelabuhan atau dermaga guna mempermudah aktivitas masyarakat ke depan. Wilayah ini akan dilengkapi dengann Fasilitas Ibadah, Fasilitas Dermaga, Fasilitas Olahraga, Akses Jalan, Listrik, Pasar Tradisional, Puskesmas, Sekolah dan TPU.
Tidak hanya itu saja, Muhammad Rudi menegaskan bahwa pembangunan serta pengembangan Pulau Rempang nantinya juga akan melibatkan masyarakat setempat. Termasuk rekrutmen tenaga kerja untuk proyek yang bakal berlangsung.
Dengan nilai investasi yang cukup besar, pihaknya optimistis jika pendidikan dan pelatihan khusus yang akan diberikan oleh PT Makmur Elok Graha (MEG) kepada pemuda setempat akan mampu meningkatkan taraf perekonomian masyarakat ke depan.
"Harapan besar pemerintah adalah Dengan pembangunan ini, diharapkan anak-anak di Pulau ini akan terlibat dalam pembangunan, sehingga, kesejahteraan dapat merata disarakan oleh semua Masyarakat tidak hanya di Batam melainkan hingga Rempang dan juga Galang hingga wilayah sekitar bahkan Kepri dan Indonesia." Kata Muhammad Rudi.
Pengembangan Rempang Eco-City mencakup pengembangan terintegrasi
untuk industri, jasa/komersial, agro-pariwisata, residensial, dan renewable
energy (Pembangkit Listrik Tenaga Surya).
Rencana investasi sebesar ±Rp381 triliun dan populasi yang akan bertempat tinggal dan bekerja diprediksi sebanyak 306.000 orang pada tahun 2080.
Batam-BatamFM- Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menegaskan bahwa pihaknya bakal menyampaikan aspirasi masyarakat Pulau Rempang ke pemerintah pusat.
Muhammad Rudi menyampaikan hal tersebut setelah menemui perwakilan massa aksi yang menolak rencana relokasi dari pemerintah apabila pengembangan Rempang Eco-City berjalan.
"Alhamdulillah, saya sudah menemui perwakilan dari masyarakat dalam rangka pengembangan investasi PT MEG di Pulau Rempang. Ada tuntutan dari mereka agar 16 kampung tua di sana tidak dipindahkan. Aspirasi ini akan kami sampaikan ke kementerian terkait," ujar Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam di Gedung Marketing BP Batam, Rabu (23/8/2023).
Sejak awal sosialisasi, lanjut Rudi, masyarakat di sekitar Rempang juga telah meminta kepada BP Batam dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI Bahlil Lahadalia saat berkunjung ke Kantor Kecamatan Galang agar pemerintah tidak merelokasi kampung mereka.
Akan tetapi, BP Batam tidak dapat memutuskan langsung permintaan tersebut. Pasalnya, rencana pengembangan Pulau Rempang merupakan proyek strategis nasional dan keputusannya pun berada di tangan pemerintah pusat.
"BP Batam bersama kementerian terkait juga sudah beberapa kali melaksanakan rapat perihal rencana ini. Kami hanya bertugas melanjutkan rencana investasi yang sudah disepakati sejak tahun 2004 lalu terkait pengembangan Pulau Rempang," tambahnya.
Rudi berharap, masyarakat dapat menjaga situasi kondusif Kota Batam dan mengajak masyarakat agar tidak mudah terprovokasi.
"Apa yang masyarakat sampaikan perihal permintaan tersebut akan kita bawa ke pusat. Di sisi lain, pemerintah harus segera menyelesaikan investasi ini. Oleh sebab itu, saya mengajak agar masyarakat dapat menjaga kondusifitas Kota Batam," pungkasnya. (DN)
Batam-BatamFM- Rencana pengembangan Pulau Rempang sebagai kawasan ekonomi baru atau The New Engine of Indonesian’s Economic Growth masih menjadi perbincangan hangat masyarakat Kota Batam.
Bukan tanpa alasan, Pemerintah Republik Indonesia akan memproyeksikan Pulau Rempang sebagai kota baru dengan industri yang berkonsep “Green and Sustainable City”.
Menyikapi wacana tersebut, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, pun berkempatan untuk menyampaikan langsung rencana strategis pengembangan Pulau Rempang ke perwakilan masyarakat Kelurahan Sembulang dan Rempang Cate, Selasa (22/8/2023).
Berlangsung di Kantor Kecamatan Galang, Muhammad Rudi menjelaskan jika rencana pengembangan tersebut merupakan proyek strategis nasional yang mesti terealiasi dalam waktu dekat.
Hal ini sesuai dengan arahan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Bahlil Lahadalia, pasca berkunjung ke Kota Batam beberapa hari lalu.
“Hari ini, saya datang dan bertemu dengan perwakilan masyarakat. Alhamdulillah, kegiatan sosialisasi kali ini berjalan lancar. Terkait rencana pengembangan Rempang, saya juga sudah menyampaikan kepada pemerintah pusat agar tetap memperhatikan hak-hak masyarakat,” ujar Rudi di hadapan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Rudi juga memaparkan perihal rencana relokasi terhadap masyarakat yang terdampak pembangunan.
Sesuai arahan Menteri Investasi/Kepala BKPM RI, Bahlil Lahadalia, Rudi menyebut jika pihaknya telah menyiapkan kaveling seluas 500 meter persegi untuk masyarakat yang memiliki rumah di atas Areal Penggunaan Lain (APL) dan bersedia direlokasi ke areal yang telah ditetapkan. Di kaveling tersebut, lanjut Rudi, akan dibangun pula rumah dengan tipe 45.
Dimana, luas kaveling tersebut bertambah dari luasan sebelumnya yang hanya 200 meter persegi.
Tidak hanya itu saja, masyarakat juga akan diberikan Hak Guna Bangunan (HGB) terhadap tanah dan rumah yang berdiri serta gratis biaya Uang Wajib Tahunan (UWT/UWTO) selama 30 tahun.
Pemerintah juga memberikan bantuan bagi nelayan dan membangun pelabuhan atau dermaga guna mempermudah aktivitas masyarakat ke depan.
“Jika pengembangan ini berjalan, pemerintah akan menyiapkan fasilitas untuk masyarakat. Termasuk pembangunan fasilitas umum dan fasilitas sosial serta pendidikan di lahan relokasi tersebut,” ungkap Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam.
Tidak hanya itu saja, Rudi menegaskan bahwa pembangunan serta pengembangan Pulau Rempang nantinya juga akan melibatkan masyarakat setempat. Termasuk rekrutmen tenaga kerja untuk proyek yang bakal berlangsung.
Dengan nilai investasi yang cukup besar, pihaknya optimistis jika pendidikan dan pelatihan khusus yang akan diberikan oleh PT Makmur Elok Graha (MEG) kepada pemuda setempat akan mampu meningkatkan taraf perekonomian masyarakat ke depan.
“Kami berharap, anak-anak di sini terlibat dalam pembangunan. Sehingga, kesejahteraan itu merata. Tim saya sudah terus berkoordinasi ke kementerian terkait. Rempang akan dibangun sesuai instruksi Presiden, maka semua faslitas juga harus kami siapkan,” tambahnya.
Terakhir, Rudi juga meminta agar seluruh masyarakat tidak terprovokasi dengan isu miring terkait rencana pengembangan Pulau Rempang.
Ia ingin, situasi kondusif Kota Batam terus terjaga sehingga iklim investasi saat ini pun bisa maksimal.
“Saya titip pembangunan ini. Saya akan berbuat maksimal sesuai kemampuan yang saya punya. Saya adalah bagian dari masyarakat dan membuka peluang kepada seluruh masyarakat untuk bisa berdialog. Mari duduk bersama, tetap jaga situasi kondusif,” pungkasnya. (DN)
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, berkesempatan untuk menemui langsung masyarakat Pulau Rempang, Selasa (22/8/2023).
Akan tetapi, kehadiran Muhammad Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam di Kantor Kecamatan Galang tersebut hanya disambut oleh beberapa perwakilan masyarakat dari Kelurahan Sembulang dan Rempang Cate.
Hal ini tentu sangat disayangkan. Mengingat, sekelompok masyarakat meminta agar Kepala BP Batam dapat menemui warga untuk menjelaskan langsung rencana pengembangan Pulau Rempang sebagai Kawasan Eco-City.
Permintaan ini pun juga telah disampaikan sejak beberapa hari terakhir. Baik melalui media daring (online) hingga media sosial.
"Pertemuan ini juga merupakan bentuk perhatian Kepala BP Batam kepada masyarakat Rempang. Dengan harapan, ada solusi terbaik untuk pengembangan ke depannya," ujar Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, di Kantor Kecamatan Galang.
Ariastuty menjelaskan bahwa kehadiran orang nomor satu di Kota Batam itu juga bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait pengembangan Rempang Eco-City ke depan.
Tidak hanya itu, kata Ariastuty, Kepala BP Batam juga membuka ruang untuk berdialog langsung dengan masyarakat yang telah hadir dalam pertemuan ini.
"Pengembangan ini merupakan proyek strategis nasional. Semoga setelah pertemuan di Galang, masyarakat bisa mendapatkan penjelasan detail terkait perencanaannya," pungkasnya.
Tidak hanya Kepala BP Batam, pertemuan ini juga dihadiri oleh Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, dan Komandan Distrik Militer (Dandim) 0316/Batam, Letnan Kolonel Infanteri (Letkol Inf) Galih Bramantyo.
"Saya harapkan permasalahan Rempang ini bisa diselesaikan dengan cara yang dingin dan hati tenang. Tetap berpikir sebelum bertindak," ujar Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto di lokasi pertemuan. (DN)
Batam-BatamFM- Negara Singapura masih mendominasi Penanaman Modal Asing (PMA) di Kota Batam.
Berdasarkan catatan BP Batam dan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, realisasi investasi Singapura di Batam sepanjang Semester I 2023 mencapai USD 100.607,6 juta dengan nilai proyek sebanyak 455.
Angka tersebut melampaui dua negara yang masuk tiga besar yakni Perancis dengan nilai USD 29.119,4 juta dan Hongkong sebanyak USD 15.945,6 juta.
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait, mengungkapkan bahwa terjadi peningkatan proyek sepanjang Semester I (Januari-Juni) 2023.
Ariastuty menjelaskan, peningkatan itu pun cukup signifikan. Dari total proyek sebanyak 696 pada periode yang sama tahun 2022 lalu naik menjadi 1.687 proyek.
"BP Batam selalu mendukung kemajuan investasi dengan meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan kemudahan perizinan," ujarnya, Minggu (20/8/2023).
Perempuan yang akrab disapa Tuty tersebut, sejumlah negara lain pun masih melirik Kota Batam sebagai tujuan investasi.
Mengingat, letak geografis Batam yang cukup strategis.
Beberapa negara yang juga masuk dalam 10 besar dengan nilai investasi tertinggi antara lain Tiongkok (USD 6.422,9 juta), Jerman (USD 5.052,4 juta), Malaysia (USD 4.105,3 juta), Amerika Serikat (USD 2.791,7 juta), Jepang (USD 1.981,7 juta), Swiss (USD 1.805,3 juta), dan Kepulauan Virgin Inggris (USD 675,0 juta).
"Perubahan nilai PMA dibandingkan periode sebelumnya cukup signifikan. Sesuai arahan Kepala BP Batam, kami selalu berupaya untuk terus menggenjot investasi di Kota Batam," pungkasnya. (DN)
Batam - BatamFM - Cuaca ekstrem akibat curah hujan yang cukup tinggi memberikan dampak terhadap kawasan Pelabuhan Sekupang, Kota Batam, Sabtu (19/8/2023).
Akibatnya, mobil yang terparkir di terminal internasional Pelabuhan Sekupang pun tergenang air dan mengganggu aktivitas pengguna jasa di sana.
Menyikapi ini, BP Batam melalui Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP), Dendi Gustinandar, turun ke lokasi untuk meninjau langsung laporan dari masyarakat terkait kondisi tersebut.
Dendi mengungkapkan, genangan air di areal tersebut mulai surut sejak pukul 12.00 WIB tadi.
"Saya mendapatkan laporan sekitar jam 10.00 WIB genangan air cukup tinggi. Akan tetapi, kondisi itu tak berlangsung lama. Sekitar jam 12.00 WIB, air sudah mulai surut," tegasnya.
Tidak hanya itu, lanjut Dendi, aktivitas di Pelabuhan Sekupang saat ini dalam kondisi aman terkendali.
Di sisi lain, pihaknya juga sedang mengecek penyebab tingginya genangan air di areal parkir pelabuhan tersebut.
"Kami sedang mengecek pengelola dan pihak teknis penyebab permasalahan ini. Apakah memang karena curah hujan atau ada masalah lainnya," tambahnya.
Dendi juga mengucapkan rasa terima kasih kepada masyarakat yang sudah cepat tanggap atas permasalahan tersebut.
Sehingga, BP Batam pun langsung merespons laporan yang telah diterima.
"Terima kasih pula atas masukan dari masyarakat," pungkasnya. (DN)
Batam kembali menjadi daerah penyumbang investasi asing terbesar di Provinsi Kepri.
Berdasarkan catatan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, 83,6 persen investasi asing di Provinsi Kepri pada Semester I (Januari-Juni) merupakan sumbangsih Kota Batam.
Dengan besaran realisasi investasi mencapai USD 348,09 juta atau setara dengan Rp 5,15 triliun dari total nilai investasi di Provinsi Kepri sebesar USD 416,4 juta.
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, pun menyambut baik pencapaian positif tersebut.
Rudi berharap, peningkatan nilai investasi dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Batam ke depan.
"BP Batam mengapresiasi dan mendukung penuh perusahaan yang ingin berinvestasi di Kota Batam. Saya berharap, hal tersebut memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi Batam," ujar Rudi, Jumat (18/8/2023).
Rudi juga optimis, peningkatan nilai investasi tersebut juga dapat menaikkan pertumbuhan ekonomi Kota Batam menjadi 7 persen.
Dimana, ekonomi Kota Batam tumbuh 6,84 persen sepanjang 2022 lalu.
Angka tersebut tentu menjadi sinyal positif untuk upaya peningkatan ekonomi ke depan.
Mengingat, Kota Batam menjadi lokomotif perekonomian di Provinsi Kepri.
"Saya mengajak seluruh elemen untuk menjaga situasi kondusif agar iklim investasi terus berjalan maksimal," pungkasnya. (DN)
MEMPERINGATI HUT RI KE 78, 600 ANGGOTA PRSSNI SIARAN SERENTAK SEINDONESIA DALAM PROGRAM SIARAN RADIO MERDEKA
Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) adalah asosiasi radio siaran swasta yang didirikan pada tanggal 17 Desember 1974 dengan jumlah anggota 600 radio yang tersebar di 153 kota dari Aceh sampai Maluku, dan didengar oleh 22 juta orang (sumber: Hasil Survey Nielsen Indonesia di 11 kota besar di Indonesia).
Dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 78 pada hari Kamis tanggal 17 Agustus 2023 jam 09:00 WIB (WITA & WIT menyesuaikan), 600 Radio Anggota PRSSNI secara serentak menyiarkan program spesial SIARAN RADIO MERDEKA.
Program berdurasi 60 menit ini khusus menyiarkan lagu – lagu Nasional, dan yang berperan menjadi Penyiarnya adalah putra – putri terbaik bangsa.
Para Penyiar yang bertugas pada program SIARAN RADIO MERDEKA sesuai urutan tampil:
- Ketua Dewan Pers – Dr Ninik Rahayu
- Menteri Komunikasi dan Informatika RI – Budi Arie Setiadi
- Komisioner Komisi Pemilihan Umum – August Mellaz 4. RAISA (Penyanyi)
- Iqbaal Ramadhan (Aktor)
- Ketua Majelis Permusyawaratan RI - Dr. H. Bambang G. Soesatyo, S.E., S.H., M.B.A
- Menteri Luar Negeri RI – Retno Marsudi
- Ketua Komisi Penyiaran Indonesia – Ubaidillah
- Kevin Sanjaya (atlit bulutangkis)
- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI – Puan Maharani
- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI - Sandiaga Salahuddin Uno.
Lagu – lagu Nasional yang disiarkan pada program SIARAN RADIO MERDEKA:
- Indonesia Raya ciptaan Wage Rudolf Supratman
- Hari Merdeka ciptaan Husein Mutahar
- Bagimu Negeri ciptaan Koesbini
- Dari Sabang Sampai Merauke ciptaan R. Raharjo
- Halo – Halo Bandung ciptaan Ismail Marzuki
- Gugur Bunga ciptaan Ismail Marzuki
- Ibu Kita Kartini ciptaan Wage Rudolf Supratman
- Maju Tak Gentar ciptaan Cornel Simanjuntak
- Indonesia Pusaka ciptaan Ismail Marzuki
- Berkibarlah Benderaku ciptaan Ibu Sud.
Mengutip ucapan ibu Menteri Luar Negeri yang dalam siarannya berujar “Saya berharap di tengah kepungan misinformasi dan disinformasi, Radio tetap menjadi patriot dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.” Dirgahayu Republik Indonesia!
Terus Melaju Untuk Indonesia Maju!
PERSATUAN RADIO SIARAN SWASTA NASIONAL INDONESIA
Gedung Dewan Pers lantai 2 Jl. Kebon Sirih No 32 – 34 Jakarta Pusat 10110
Telepon 62-21-2234 5533
Instagram @prssni_radio_indonesia
Narahubung: Praditya Sutrisno,
Wakil Sekretaris Umum – 0812 900 5711
