Live Streaming

Batam-BatamFM - Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, berkesempatan untuk meninjau langsung progres revitalisasi dan pengembangan Gedung VVIP Bandara Internasional Hang Nadim, Selasa (25/7/2023).

Pada kesempatan tersebut, Rudi optimistis jika pengerjaan akan selesai dengan target yang telah ditentukan.

Mengingat, progres revitalisasi dan pengembangan gedung telah mencapai 95 persen.

"Terima kasih untuk para konsultan dan kontraktor yang sudah bekerja maksimal, semoga perubahan bandara bisa bermanfaat untuk kemajuan Kota Batam ke depan," ujar Rudi.

Nantinya, lanjut Rudi, revitalisasi dan pembangunan gedung VVIP juga selaras dengan pembangunan Terminal 2 Bandara Internasional Hang Nadim.

Sehingga, mampu membawa perubahan signifikan bagi Bandara Hang Nadim Batam dan berfungsi maksimal sesuai tujuan pengembangan.

"Mudah-mudahan, kita berharap Desember atau paling lambat Januari sudah selesai. Sehingga ini bisa difungsikan untuk menyambut tamu yang datang ke Kota Batam," tambahnya.

Menurutnya, BP Batam selalu mendukung pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim demi memaksimalkan kenyamanan pengguna jasa transportasi udara.

"Kami selalu memberikan dukungan terhadap pengembangan bandara. Apalagi yang berkaitan dengan fasilitas kenyamanan penumpang," pungkasnya. (DN)

Batam-BatamFM - Pusat Data dan Sistem Informasi (PDSI) BP Batam bekerjasama dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Simpul Jaringan Geospasial Kota Batam. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari dari tangal 25 Juli dan 26 Juli 2023 di Gedung IT Center BP Batam.

Kepala PDSI BP Batam, Sylvia J. Malaihollo mengatakan, simpul jaringan geospasial memiliki peran penting dalam pengumpulan, pengolahan, dan penggunaan data geografis, yang meliputi letak geografis, kontur tanah, peta sebaran penduduk, daerah rawan bencana, tempat wisata, sebaran sekolah serta fasilitas publik lainnya.

Sehingga, dalam Bimtek kali ini diikuti 6 unit kerja di lingkungan BP Batam. Diantaranya, Direktorat Pengelolaan Pertanahan; Pusat Perencanaan Program Strategis; Direktorat Infrastruktur Kawasan; Badan Usaha Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan.

"Dari unit-unit itu yang mempunyai data. Dalam artian, unit ini adalah produsen data spasial di BP Batam," ujar Sylvia, Selasa (25/7/2023).

Sylvia melanjutkan, dalam data spasial simpul jaringan ini tentunya bukan hanya menjadi tanggungjawab dari BP Batam saja. Untuk itu, dalam Bimtek ini juga mengundang dari beberapa OPD di lingkungan Pemerintah Kota Batam.

"Sehingga, data spasial khususnya di Batam ini bisa kita penuhi sebagai bagian yang tidak terpisahkan. Dari perwujudan satu data, satu peta dan saling berbagi. Itu yang akhirnya menjadi tujuan kita," katanya.

Ia menambahkan, dalam Bimtek ini pihaknya mengundang tenaga bimbingan langsung dari BIG. Sehingga dengan adanya Bimtek ini, potensi dari SDM di unit-unit yang menjadi produsen dalam simpul jaringan ini bisa ditingkatkan.

Sehingga kedepannya, Simpul Jaringan Geospasial Kota Batam punya standar yang sama dengan daerah-daerah di seluruh Indonesia.

"Karena ini bicara nasional, berarti harus memiliki data yang sama dimanapun data itu berada. Itu yang memang menjadi sesuatu hal yang harus dipenuhi oleh setiap kementrian dan lembaga, Provinsi dan Kabupaten/Kota. Khsusunya untuk bicara data spasial," imbuhnya.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi dilantik sebagai Ketua Umum Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Provinsi Kepulauan Riau masa khidmat 2023-2026.

Muhammad Rudi bersama pengurus DMDI Kepri dilantik langsung oleh Presiden DMDI, Tuan Yang Terutama Tun Seri Setia, Moch Ali Bin Mohd Rustam di Swiss-Bel Harbourbay Batam, Selasa (25/7/2023).

Dalam sambutannya, Muhammad Rudi menyampaikan, pihaknya ingin kepengurusan DMDI disejalankan menjadi organisasi berbasis kultur Melayu dan Islam yang besar, dapat berbaur dengan masyarakat dalam menyerap aspirasi-aspirasi melalui tokoh-tokoh Melayu.

"Saya ingin kehadiran DMDI dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembangunan daerah serta ikut berperan dalam mengatasi berbagai permasalahan sosial di Provinsi Kepulauan Riau," ujar Muhammad Rudi

Orang nomor satu di Batam itu juga meminta para pengurus yang dilantik, diharapkan mampu mencurahkan tenaga dan pemikirannya demi DMDI Kepri.

“Semoga, Pengurus baru DMDI bisa membawa DMDI lebih berjaya di Kepri,” pungkasnya.

Sejumlah pejabat BP Batam turut menjadi bagian pengurus DMDI Kepri yaitu Wan Darussalam sebagai Ketua 7, Dendi Gustinandar (Biro Sains & Teknologi), dan Irfan Syakir (Biro Pelancongan).

Ketua Umum DMDI Indonesia, Datok Said Aldi Al Idrus, menyampaikan bahwa Kepri adalah daerah yang sangat kental dengan Melayu. Ia berharap, pelantikan itu tidak hanya seremoni semata, melainkan terus mempererat ukhwah Islam, dan masyarakat Melayu di sejumlah negara.

“Kepri ini menjadi tempat Melayu yang utuh, proses pemilihan DMDI ini sudah sesuai dengan ketentuan. Kami yakin dan percaya amanat yang diberikan ke Muhammad Rudi, dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Senada, Presiden DMDI, TYT Tun Seri Setia, Moch Ali Bin Mohd Rustam, menyampaikan selamat bagi ketua dan pengurus DMDI Kepri. Ia berharap, kehadiran pengurus baru ini mampu memperkuat dan memegang amanat yang diberikan.

“Selamat atas dilantiknya para pengurus DMDI Kepri, tak kan Melayu hilang di bumi,” pungkasnya.

Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam (RSBP Batam) menggelar Kick Off Meeting Rekomendasi RSUD Dr. Iskak Tulungagung pada hari Selasa (25/7/2023) bertempat di Ruang Pertemuan RSBP Batam.

Kegiatan ini digelar untuk menindaklanjuti hasil kunjungan RSBP Batam ke RSUD Dr. Iskak Tulungagung beberapa waktu lalu dalam rangka peningkatan kualitas layanan medik.

Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto dalam sambutannya mengatakan melalui kegiatan ini pihaknya akan mengimplementasikan rekomendasi dari RSUD Dr. Iskak Tulungagung agar percepatan peningkatan layanan medik di RSBP Batam dapat segera dicapai.

“Kegiatan hari ini merupakan langkah awal bagi kita semua sebagai niat untuk mempercepat peningkatan kualitas layanan medik di RSBP Batam,” terang Purwiyanto.

“Bulan Maret lalu kita berkunjung ke RSUD Dr. Iskak Tulungagung dan hari ini kajian atas rekomendasi dari RSUD tersebut akan kita sosialisasikan kepada rekan-rekan disini sehingga harapannya tentu rekomendasi tersebut bisa segera di implementasikan oleh dokter, perawat, hingga manajemen di RSBP Batam,” lanjut Purwiyanto.

Purwiyanto turut menyampaikan saat ini lebih dari 100 Triliun devisa Indonesia mengalir ke luar negeri karena Warga Negara Indonesia (WNI) lebih senang berobat di luar Indonesia dan potensi pendapatan itu yang menjadi salah satu semangat RSBP Batam untuk terus meningkatkan kualitas pelayanannya.

“Pak Presiden pernah menyampaikan lebih dari 100 T devisa Indonesia mengalir ke luar negeri karena orang kita lebih senang berobat di luar negeri,” tutur Purwiyanto

“Ini tentunya menjadi potensi bagi RSBP Batam untuk mengalihkan devisa tersebut ke Batam mengingat potensi Batam yang berada di jalur strategis dan RSBP Batam kami harapkan bisa menjadi salah satu ikon Kota Batam dengan pelayanan yang baik dan tentunya terjangkau bagi seluruh WNI,” sambung Purwiyanto.

Purwiyanto juga berharap agar proses penerapan rekomendasi ini dapat berjalan sukses dan peningkatan layanan medik di RSBP Batam dapat segera dirasakan oleh masyarakat dalam waktu dekat.

Di kesempatan lainnya, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan peningkatan sektor kesehatan merupakan salah satu poin utama baginya untuk mensukseskan pembangunan Batam.

“Kesehatan masyarakat tentunya juga sebagai hal yang utama bagi kita dalam mewujudkan Batam Kota Baru,” tutur Rudi.

“RSBP Batam berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan di Batam karena kesuksesan pembangunan Batam tidak lepas dari masyarakatnya yang sehat dan sejahtera,” pungkas orang nomor satu di Batam ini. (mi)

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, membuka penyelenggaraan Turnamen Futsal Perkumpulan Kekeluargaan Nusa Tenggara Timur (PK NTT) Kota Batam, Sabtu (22/7/2023).

Berlangsung di Lapangan Ikan Daun Batam Center, kehadiran Rudi pun mendapat sambutan hangat dari seluruh tamu undangan dan peserta turnamen.

Dalam sambutan singkatnya, orang nomor satu di Kota Batam tersebut mengapresiasi semangat masyarakat PK NTT untuk berkontribusi dalam pengembangan Kota Batam ke depan.

"Kegiatan ini dapat mempersatukan masyarakat. Saya titip kepada seluruh pemain untuk menjunjung tinggi sportifitas," ujar Rudi.

Selain itu, Rudi juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu menjaga situasi kondusif Kota Batam.

Mengingat, BP Batam sedang gencar untuk meningkatkan nilai investasi di Kota Batam melalui sejumlah rencana strategis pembangunan.

Mulai dari pembangunan infrastruktur jalan hingga pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

"Saya berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan Kota Batam. Mudah-mudahan semua kita bisa bersatu dalam memajukan Kota Batam," pungkasnya.

Sementara, Ketua Umum PK NTT Batam, Andi S. Muchtar, mengungkapkan bahwa turnamen futsal ini bertujuan sebagai ajang silaturahmi antar masyarakat Kota Batam.

"Ini juga sekaligus sebagai ajang pembinaan bagi anak-anak muda di Kota Batam. Mudah-mudahan, kegiatan ini terus berlanjut ke depannya," ujarnya.

Andi menyampaikan, turnamen berlangsung hingga tanggal 5 Agustus 2023 mendatang.

Di mana, babak final akan dimainkan di Lapangan Futsal Temenggung Abdul Jamal Kota Batam.

"Turnamen ini juga akan memperebutkan piala tetap dari H. Muhammad Rudi. Ada 40 tim, 24 tim berasal dari PK NTT dan 16 tim umum," pungkasnya. (DN)

Batam-BatamFM : Dalam rangka mendukung pengendalian inflasi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Bank Indonesia Kepri bersinergi dengan Batam Tourism Polytechnic (BTP) menyelenggarakan rangkaian kegiatan untuk mengkampanyekan konsumsi cabai kering di masyarakat. Rangkaian kegiatan terdiri dari (1) Lomba Memasak “Masakan Tradisional Indonesia Tanpa Menggunakan Cabai Segar”, (2) Pemecahan Rekor MURI “Sajian Sambal Bilis Terbanyak Menggunakan Cabai Kering”, serta (3) Talkshow “Optimalisasi Konsumsi Cabai Kering untuk Mendukung Pengendalian Inflasi Pangan” dan Demo Masak bersama pakar gastronomi, Chef William Wongso. Ketiga kegiatan dimaksud bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat bahwa untuk menghasilkan masakan pedas, tidak harus selalu menggunakan cabai segar.

Bertempat di ruang praktikum kampus BTP, Lomba Memasak “Masakan Tradisional Indonesia Tanpa Menggunakan Cabai Segar” diselenggarakan pada hari Jumat, 21 Juli 2023. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, membuka lomba memasak yang terbagi dalam 8 (delapan) kategori tersebut, yaitu: masakan berbahan dasar daging sapi, daging ayam, ikan patin, kerang, olahan ikan laut – sagu, olahan protein nabati, nasi goreng bumbu dasar merah, dan aneka sambal. Berbagai komunitas turut berpartisipasi dalam lomba tersebut, antara lain: PKK Kota Batam, Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Candra Kirana Kodim 0316/Batam, Persatuan Istri Pegawai Bank Indonesia (PIPEBI) Kepri, komunitas chef, mahasiswa, UMKM, dan umum. Dari perlombaan tersebut, resep masakan yang terpilih sebagai juara akan didokumentasikan dalam sebuah buku kompilasi resep “Masakan Tradisional Indonesia Tanpa Menggunakan Cabai Segar” yang nantinya didistribusikan ke seluruh Indonesia melalui jaringan Kantor Perwakilan Bank Indonesia.

Kampanye konsumsi cabai kering dilanjutkan pada hari Sabtu, 22 Juli 2023 melalui Pemecahan Rekor MURI “Sajian Sambal Bilis Terbanyak Menggunakan Cabai Kering”. Kegiatan dibuka oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar. Di bawah arahan Chef Wiliam Wongso, tercatat sejumlah 1.409 porsi sambal bilis berhasil diproduksi oleh mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus BTP. Sambal olahan dari tim pamungkas yang terdiri dari Dewi Kumalasari, Adidoyo Prakoso (Deputi Kepala BI Kepri), Asman Abnur (Ketua Badan Pembina Yayasan Vitka), dan Chef William Wongso menjadi penggenap 1.409 porsi sambal bilis yang disajikan kepada masyarakat sekitar kampus BTP. Sambal yang membutuhkan bahan baku bilis seberat 200 kg dan cabai kering tersebut melampaui rekor MURI sebelumnya, yaitu 1.035 layah sambal wader di Mojokerto pada tahun 2022. Pemecahan rekor MURI ini juga menjadi momentum untuk mempromosikan bilis yang merupakan produk ikan tangkap khas Kepri ke tingkat nasional.

Selanjutnya, untuk memperluas kampanye konsumsi cabai kering, pada hari Minggu, 23 Juli 2023, bertempat di Atrium Grand Batam Mall, diselenggarakan Talkshow “Optimalisasi Konsumsi Cabai Kering untuk Mendukung Pengendalian Inflasi Pangan” dan Demo Masak Kreasi Cabai Kering oleh Chef William Wongso. Pengunjung Grand Batam Mall diberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan pakar kuliner dan gastronomi legenda Indonesia tersebut, sehingga dapat lebih mendalami cara mengolah cabai kering yang tepat agar menghasilkan masakan yang lezat.

Rangkaian kegiatan kampanye konsumsi cabai kering yang diselenggarakan Bank Indonesia Kepri dan BTP merupakan implementasi dari salah satu program unggulan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), yaitu peningkatan daya tahan penyimpanan dan nilai tambah (produk olahan). Sebagai informasi, Indeks Harga Konsumen (IHK) gabungan 2 (dua) kota di Provinsi Kepri pada Juni 2023 mengalami inflasi sebesar 0,49% (mtm), lebih tinggi dibandingkan IHK bulan sebelumnya yang mengalami deflasi sebesar 0,26% (mtm). Salah satu faktor penyebab inflasi bersumber dari fluktuasi harga komoditas pangan bergejolak, diantaranya cabai.

Cabai menjadi bumbu masakan yang “harus” ada pada menu harian sebagian besar masyarakat Indonesia, khususnya Kepulauan Riau. Hal ini sejalan dengan posisi geografis Kepri yang terletak di wilayah Sumatera sehingga memberikan pengaruh melayu cukup besar pada kuliner Kepri. Masakan khas melayu dikenal memiliki cita rasa pedas, seperti: ikan asam pedas, gulai ikan, sambal goreng, dan berbagai jenis masakan lainnya. Ketika pasokan cabai terbatas, harga cabai segar cenderung melonjak sehingga menyebabkan daya beli masyarakat menurun. Di sisi lain, ketika pasokan cabai melimpah, harga cabai menurun drastis sehingga menimbulkan risiko kerugian pada petani dan berpengaruh pada kesejahteraan petani. Penggunaan cabai kering diharapkan mampu merubah pola konsumsi cabai masyarakat dan mendorong hilirisasi seiring dengan daya tahan cabai kering yang lebih lama sehingga mendukung pemenuhan kebutuhan cabai di masyarakat.

Batam- BatamFM - Bertempat di Gedung Anton Soedjarwo Polda Kepri telah dilaksanakan kegiatan Sidang Terbuka Penetapan Kelulusan Akhir Penerimaan Tamtama Polri T.A. 2023 Polda Kepulauan Riau, Jumat (21/7/2023).

Kegiatan Sidang Terbuka Kelulusan Akhir Penerimaan Tamtama Polri T.A. 2023 Polda Kepri dibuka oleh Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H. dan dihadiri Irwasda Polda Kepri, Pejabat Utama Polda Kepri, Pengawas Internal (Itwasda dan Bidpropam dan Pengawas Eksternal (LSM IKA Kota Batam, Disdik Provinsi Kepri, HMPSI Provinsi Kepri, Disduk Capil Kota Batam dan IDI Kota Batam)

Dalam amanatnya, Wakapolda Kepri Brigjen. Pol Asep Safrudin, S.I.K., M.H., bagi peserta yang dinyatakan lulus terpilih, diharapkan untuk segera mempersiapkan diri mengikuti pendidikan pembentukan Tamtama Polri yang akan dilaksanakan di Pusdik Watukosek. Sementara bagi peserta yang belum berhasil, dihimbau untuk tidak menyerah dan tetap bersemangat dalam mengikuti seleksi selanjutnya di tahun depan.

Lebih lanjut, Wakapolda Kepri Brigjen. Pol Asep Safrudin, S.I.K., M.H., mengingatkan agar para peserta yang terpilih untuk melaksanakan pendidikan agar senantiasa menjaga kesehatan dan mematuhi semua persyaratan yang ditetapkan.

Pada sidang terbuka penetapan kelulusan akhir seleksi penerimaan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2023 di Polda Kepulauan Riau, hasilnya menunjukkan bahwa dari seluruh peserta yang mengikuti seleksi, sebanyak 20 orang dinyatakan lulus dan memenuhi syarat untuk mengikuti pendidikan pembentukan Tamtama Polri. Dari jumlah tersebut, tidak ada peserta yang dinyatakan tidak memenuhi syarat pada proses seleksi ini.

“Polda Kepulauan Riau berterima kasih atas partisipasi seluruh peserta dalam mengikuti proses seleksi hingga tahap akhir. Semoga para calon peserta yang lulus terpilih dapat terus menjunjung tinggi sportifitas dalam berdinas di Kepolisian Republik Indonesia.” Tutup Wakapolda Kepri Brigjen. Pol Asep Safrudin, S.I.K., M.H.,

Batam-BatamFM : Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menerima kunjungan Perusahaan POWIN LCC, Rabu (18/7/2023), di Marketing Center BP Batam. Kunjungan perusahaan asal Amerika tersebut, diterima langsung oleh Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait.

Head of International Business Development, POWIN LCC, Miguel Angel Escribano, mengatakan, tujuan dari pihaknya mendatangi BP Batam adalah untuk menjajaki investasi dan mengetahui lebih lanjut peluang investasi di Indonesia, terutama di Batam.

“Kami berencana untuk memperluas pasar ke Asia Tenggara dan kami percaya Indonesia. Terutama Batam, memiliki lokasi yang sangat strategis karena Batam merupakan daerah FTZ dan memiliki banyak kawasan industri serta fasilitas yang mumpuni,” ungkap Miguel.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait menyambut baik rencana investasi. Sebab, investasi ini dapat mendorong pengembangan teknologi terbarukan dan berpartisipasi dalam pertumbuhan industri di masa depan.

“BP Batam tentunya menyambut baik akan rencana investasi dari perusahaan Powin ini. Hal ini sejalan dengan program pemerintah untuk pembangunan yang berkelanjutan," kata Ariastuty.

Ariastuty mengungkapkan upaya ini sebagai tindak lanjut atas arahan dari Kementerian Perekonomian untuk mendorong pertumbuhan industri semikonduktor di Kota Batam. Khususnya dengan menggandeng perusahaan -perusahaan asal Amerika untuk berinvestasi di Batam.

Diketahui, Powin LCC merupakan perusahaan industri semikonduktor yang ramah lingkungan, berbasis di Amerika dan Asia. Perusahaan ini berfokus pada pengembangan teknologi energi masa depan, seperti energi surya dan sistem menajemen baterai tercanggih.

“Dari hasil diskusi tadi, mereka datang ke Batam atas rekomendasi dari partner mereka, Vena Energy. Mereka berencana untuk membuat manufaktur yang akan dikirim ke luar negeri dan diperkirakan dapat memproduksi sekitar 11.000 unit setiap tahunnya. Mereka sangat berharap dapat berinvestasi di Indonesia, terutama Batam yang memiliki lokasi strategis,” jelas Tuty.

Ia juga menambahkan, perusahaan ini akan memulai beroperasi paling lambat di tahun 2025 mendatang. Dalam 6 hingga 9 bulan ke depannya, mereka akan terlebih dahulu mengumpulkan data dan informasi investasi di Batam, sebelum mendaftarkan investasinya.

“Kita berharap, semoga ke depannya investasi ini benar-benar bisa terealisasikan. Demi peningkatan realisasi penanaman modal asing di Batam,” pungkasnya. (mh

Batam-BatamFM - Humas BP Batam berkomitmen untuk mendukung langkah Dewan Pers dalam mewujudkan jurnalisme yang berkualitas.

Hal ini disampaikan Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, usai perwakilan Humas BP Batam menjumpai Dewan Pers dalam rangka silaturahmi dan koordinasi terkait perkembangan jurnalisme di Kota Batam, Senin (17/7/2023).

"Ini merupakan pertemuan kedua kami yang berlangsung di Sekretariat Dewan Pers. Dalam agenda tersebut, kami menyatakan siap mendukung upaya Dewan Pers untuk mendorong peningkatan kualitas karya jurnalistik di Provinsi Kepri, khususnya Kota Batam," ujar Ariastuty, Rabu (19/7/2023).

Perempuan yang akrab disapa Tuty itu berharap, langkah Humas BP Batam tersebut dapat memperkuat kemitraan antara BP Batam dan Dewan Pers ke depan.

Mengingat, pers menjadi salah satu pilar demokrasi Bangsa Indonesia.

"Selaras dengan semangat Ketua Dewan Pers, harapannya tentu agar masyarakat dapat memperoleh informasi yang benar. Selain itu, kami juga berharap agar informasi hoaks tak lagi beredar sehingga dapat menyebabkan disintegrasi di tengah masyarakat," tambahnya.

Tidak hanya itu, lanjut Tuty, pihaknya juga bersedia untuk menginisiasi suatu program yang nantinya bakal melibatkan Dewan Pers.

"Kami sangat membuka diri terkait itu. Bahkan, BP Batam juga pernah melaksanakan UKW demi meningkatkan kemampuan wartawan di Provinsi Kepri, khususnya Kota Batam. Artinya, kami tak main-main dalam mendukung jurnalisme yang baik dan benar agar berita yang tersaji untuk masyarakat pun juga berkualitas, bukan berita hoaks," pungkasnya. (DN)

Batam- BatamFM : Prestasi kembali diraih oleh Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) dengan meraih opini tertinggi, yakni opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Tahun 2022.

Predikat ini, merupakan ketujuh kalinya yang diraih BP Batam berturut-turut sejak tahun 2017.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Anggota V BPK RI, Ahmadi Noor Supit kepada Kepala BP Batam, Muhammad Rudi di Balairungsari BP Batam, Selasa (18/7/23).

Anggota V BPK RI, Ahmadi Noor Supit menyampaikan apresiasi bagi laporan keuangan BP Batam yang disajikan secara baik dengan memenuhi kriteria kesesuaian standar akuntasi pemerintahan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan hingga efektivitas sistem pengendalian intern.

“Sehingga seluruh proses pemeriksaan juga berjalan dengan lancar dan sesuai dengan aturan yang berlaku.” Kata Ahmadi Noor.

Ahmadi Noor menambahkan, selain opini WTP, BP Batam juga mendapatkan predikat tertinggi atas pencapaian tindak lanjut pemeriksaan BPK RI di lingkup Auditorat Keuangan Negara V BPK RI dengan persentase diatas 90 persen.

“Capaian tersebut menunjukkan komitmen dan upaya nyata seluruh manajemen BP Batam, dalam mendorong perbaikan pengelolaan keuangan negara. Dengan menjalankan dan menerapkan praktik-praktik pengelolaan keuangan yang baik,” kata Ahmadi.

Disamping itu, ia juga mengapresiasi pembangunan di Kota Batam yang sangat pesat. Batam saat ini, sudah sangat jauh berbeda dengan Batam yang dikenalnya dulu.

Pembangunan dan perubahan di Batam sangat signifikan, didukung dengan akses jalan dan infrastruktur lainnya.

“Saya melihat perubahan yang luar biasa di kota ini. Saya melihat capaian pembangunan Batam. Tentunya, saya mengapresiasi hal ini, dan betapa bangganya infrastruktur Batam jika selesai. Indonesia bangga punya Batam,” ujar Ahmadi Noor Supit dengan penuh penghargaan terhadap perkembangan di Batam.

Ke depan, pihaknya juga bertekad untuk melakukan penyesuaian kriteria WTP yakni atas harapan dari masyarakat, tidak hanya sekedar taat aturan, akan tetapi akan dikaitkan dengan kepuasan masyarakat atas kinerja pimpinan daerah maupun badan.

“Ini harus sejalan antara Opini WTP, dengan perubahan yang dirasakan oleh masyarakat, yang bisa mencerminkan kepuasan masyarakat. Kepuasan masyarakat menjadi salah satu fokus penting dalam upaya penyesuaian kriteria WTP,” ungkap Ahmadi Noor.

Atas prestasi tersebut, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengaku bersyukur dan bangga atas pencapaiaan yang diraih. Menurutnya, capaian WTP itu merupakan hasil kerja keras semua pihak.

“Kami mengucapkan terima kasih atas pemeriksaan Laporan Keuangan BP Batam yang telah dilakukan oleh Tim Audit BPK RI.” Kata Muhammad Rudi.

“BP Batam akan selalu bekerjasama, berusaha dan berkomitmen untuk mendukung penyelenggaraan pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel,” tegas Muhammad Rudi.

Meski demikian kata Muhammad Rudi, perolehan itu menjadi tekad dari BP Batam untuk terus menjaga trend penyelesaian tindak lanjut di atas 90 persen.

Sebagaimana tahun sebelumnya, BP Batam meraih penyelesaian terbanyak di lingkup Audit Keuangan Negara V BPK RI dengan berbagai upaya.

“Hasil pemeriksaan ini juga akan dijadikan dorongan dan motivasi untuk terus memperbaiki pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran dan meningkatkan kinerja organisasi BP Batam,” pungkasnya.

Johor, 19 Juli 2023 - Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah (Pengda) Kepulauan Riau (Kepri) menggelar Visit Media ke Duta Besar Negara Tetangga yakni Malaysia dan Thailand, Rabu (19/7/23). Rencananya, rombongan yang berjumlah 14 orang tersebut akan membahas isu strategis diperbatasan.

Ketua Umum IJTI Kepri Herik Kurniawan mengatakan, kegiatan visit media ini sangat apresiatif. Mengingat Kepri sebagai daerah perbatasan, sangat bersentuhan langsung dengan negara tetangga.

"Rombongan nantinya akan berkunjung dan disambut oleh pejabat KJRI di Johor Baharu, Malaysia sebelum melanjutkan ke Kedubes RI di Kuala Lumpur. Kegiatan ini akan membahas isu dan perkembangan di perbatasan negara dan meningkatkan pemahaman jurnalistik di negara tetangga," katanya.

Herik menyebut, kegiatan ini perlu dulakukan lantaran perkembangan teknologi informasi sangat pesat. Disamping itu, rombongan akan berkunjung ke beberapa stasiun televisi di Malaysia untuk bertukar pengalaman dan melihat dapur redaksi masing-masing televisi dalam meracik produk jurnalistik sekala Internasional.

"Selain membahas isu strategis dan perkembangan kerja sama antar negara tetangga, rombongan rencananya akan berkunjung ke stasiun televisi Astro, Bernama dan TV3 di Malaysia. Kegiatan ini juga untuk bertukar informasi dan menambah wawasan terkait produk jurnalistik," ujarnya.

Ketua IJTI Pengda Kepri Gusti Yenosa menambahkan, kegiatan visit media ini akan berlangsung selama 5-6 hari. Perjalanan dimulai dari Batam, Kepri menuju Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) di Johor Baharu. Kemudian rombongan bertolak ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur Malaysia.

"Rencananya tim visit media bertolak ke KBRI Bangkok, Thailand dengn misi yang sama. Rombongan juga akan membahas perkembangan penanganan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) baik secara legal maupun ilegal. Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) juga menjadi topik utama nanti," terangnya.

Diharapkan, setelah visit media tersebut dilaksanakan, anggota IJTI Pengda Kepri yang mengikuti kegiatan dapat lebih memahami dan mencermati perkembangan isu antar negara diperbatasan. Baik hubungan bilateral, ekonomi, sosial dan budaya. (nck)

Batam - Komisi VI DPR RI dalam kunjungan kerjanya ke Kota Batam, melakukan peninjauan fasilitas, layanan dan rencana pembangunan Bandara Internasional Hang Nadim, Sabtu (15/7/2023).

Dalam peninjauan tersebut, rombongan Komisi VI DPR RI didampingi Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Wan Darussalam serta pejabat eselon II BP Batam.

Purwiyanto mengatakan, dalam kunjungan itu, Komisi VI DPR RI ingin mengetahui rencana dari pembangunan terminal II dan revitalisasi terminal I Bandara Internasional Hang Nadim.

Khususnya, rencana pengembangan Bandara Hang Nadim Batam oleh PT Bandara Internasional Batam (PT BIB) setelah dilakukannya Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

"Komisi VI DPR RI mengapresiasi rencana-rencana kedepan untuk Bandara Internasional Hang Nadim. Maka, kami berharap dukungan penuh dari Komisi VI DPR RI dalam pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim kedepannya," ujar Purwiyanto.

Ditambahkannya, setelah dilakukannya KPBU dengan PT BIB pada 21 Desember 2021 lalu, akan dilakukan perbaikan terminal I dan pembangunan terminal II. Dimana, dari kerja sama pengelolaan tersebut senilai Rp 6,8 triliun.

"Dan ini segera dimulai. Jadi harapannya nanti kita akan segera mempunyai bandara yang lebih maju dari sebelumnya," imbuhnya.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Nasional Demokrat, Martin Manurung mengapresiasi KPBU antara BP Batam dan konsorsium PT BIB. Sebab, dengan adanya KPBU ini, akan ada pembangunan terminal II dan revitalisasi terminal I.

Ia berharap, dengan adanya KPBU, Bandara Internasional Hang Nadim bisa menjadi salah satu bandara modern di Indonesia.

Sebab, PT BIB yang merupakan konsorsium dari tiga perusahaan, salah satunya adalah Incheon International Airport Corporation, yang telah berpengalaman dalam menangani kargo dan penumpang.

"Ini bisa menjadi bandara yang modern, karena sudah bekerjasama dengan incheon Korea," katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Harris Turino Kurniawan.

Ia mengungkapkan, dalam semester pertama tahun 2023 ini Bandara Internasional Hang Nadim telah mencatatkan 2 juta penumpang dan akan mencapai 4,6 juta penumpang pada akhir tahun.

"Sehingga dengan rencana pengembangan terminal 2 dengan kapasitas dua kali lipat atau 10 juta penumpang per tahun, rasanya adalah langkah yang masuk akal," ujarnya.

Sehingga, dirinya mendukung penuh langkah pembangunan terminal II dan revitalisasi terminal I.

"Ini langkah yang menurut saya tepat dilakukan untuk mendukung posisi Batam sebagai pusat pariwisata karena dengan Singapura," katanya.

Ia menambahkan, Komisi VI DPR RI juga akan mendorong Garuda Indonesia yang merupakan BUMN untuk menambah jumlah penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim.

Sebab dari data PT BIB, Lion Group menjadi maskapai penerbangan yang paling banyak mengangkut penumpang dengan persentase hampir 70 persen.

"Ini masukan dan PR (pekerjaan rumah) bagi kami di Komisi VI. Kami harus mendukung supaya Garuda Indonesia dan groupnya Citilink bisa untuk memiliki share lebih besar di cakrawala Indonesia," imbuhnya. 

Instagram

Tentang Kami