Batam, 26/5 - Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirhubda) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Aan Suhanan meresmikan penambahan 19 unit armada baru Trans Batam untuk memperkuat layanan transportasi publik di Kota Batam, Kepulauan Riau.
Aan mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Batam yang dinilai terus berinvestasi dalam pengembangan transportasi massal perkotaan.
“Batam sudah mulai berinvestasi di transportasi publik, mulai dari penambahan unit, penguatan koridor, hingga rute bus dengan akses ke berbagai fasilitas seperti pelabuhan dan bandara. Ini langkah yang sangat baik,” ujarnya di Batam, Selasa.
Ia mengatakan pengembangan Trans Batam melalui skema Buy The Service (BTS) menjadi bentuk kolaborasi pemerintah daerah dengan operator transportasi untuk meningkatkan layanan publik.
“Pemda membeli layanan dari operator. Dengan skema BTS ini membantu pemerintah daerah sekaligus operator karena ada kepastian layanan,” katanya.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Batam Suhar mengatakan penambahan 19 unit bus dilakukan untuk meremajakan armada lama sekaligus memperluas jangkauan layanan.
“Tujuannya ada dua, yakni peremajaan armada dan memperluas akses layanan transportasi publik. Trans Batam melayani sembilan koridor dan pada 2026 total armada akan bertambah menjadi 52 unit,” kata dia.
Menurut dia, armada baru tersebut akan ditempatkan di sejumlah koridor strategis, yakni lima unit untuk koridor Jodoh-Batam Center, enam unit Piayu-Batam Center, enam unit Nongsa-Batam Center, serta masing-masing satu unit untuk koridor Sekupang-Batam Center dan Sekupang-Tanjung Uncang.
“Khusus koridor Nongsa-Batam Center nantinya juga akan diintegrasikan ke Bandara Internasional Hang Nadim mulai dari tanggal 1 Juni,” ujarnya.
Ia menambahkan sebagian armada baru digunakan untuk menambah kapasitas layanan, sementara sebagian lainnya menggantikan bus lama yang sudah tidak layak beroperasi.
“Pemkot Batam mempertahankan tarif flat Trans Batam sebesar Rp5.000 untuk umum dan Rp2.000 bagi pelajar,” katanya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri Rony Widijarto mengapresiasi pengembangan sistem pembayaran non tunai pada layanan Trans Batam.
Menurutnya, saat ini Trans Batam telah mendukung pembayaran menggunakan QRIS Tap sehingga transaksi menjadi lebih cepat dan praktis.
“Sebelumnya pembayaran QRIS Tap belum tersedia, sekarang sudah bisa digunakan di Trans Batam. Ini bagian dari percepatan digitalisasi ekonomi untuk memudahkan masyarakat dalam membayar,” ujarnya.
Ia mengatakan dengan adanya pembayaran melalui QRIS, transaksi akan lebih cepat dan uang tersebut dapat langsung diterima oleh instansi pemerintah.
Sumber: AntaraNews
Tanjungpinang, 26/5 - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) tengah fokus mengembangkan budidaya rumput laut seluas 10 ribu hektare di perairan Kabupaten Lingga, dengan melibatkan sekitar 5.000 nelayan lokal.
Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura optimistis program tersebut akan menjadi salah satu penggerak utama ekonomi pesisir sekaligus memperkuat sektor kelautan berbasis masyarakat.
"Pemprov Kepri juga berkoordinasi dengan pemerintah pusat melalui kementerian terkait untuk pengembangan budidaya rumput laut secara bertahap," kata Nyanyang di Tanjungpinang, Selasa.
Wagub menyebutkan dari target 10 ribu hektare, saat ini sudah tersedia sekitar 500 hektare budidaya rumput laut di wilayah Lingga.
Menurutnya, skema pengelolaan rumput laut ini akan melibatkan masyarakat pesisir, di mana tiap-tiap kepala keluarga (KK) mengelola sekitar dua hektare lahan budidaya rumput laut.
Siklus panen rumput laut relatif singkat, yaitu sekitar 45 - 60 hari, dengan produktivitas hasil panen diperkirakan mencapai lima ton per hektare.
Sementara itu potensi pendapatan masyarakat/per KK dari hasil penjualan rumput laut tembus Rp8 juta hingga Rp10 juta per bulan.
"Estimasi pendapatan itu dari hasil panen dua hektare atau setara 10 ton rumput laut," ungkapnya.
Selain pengembangan budidaya, lanjut Wagub, Pemprov Kepri turut menyiapkan program hilirisasi industri rumput laut mulai dari pengolahan hingga pemasaran ekspor ke luar negeri.
Produk turunan rumput laut juga diarahkan ke berbagai sektor produk olahan, seperti kosmetik, obat-obatan, hingga bahan pangan olahan.
"Pasar ekspor rumput laut sudah ada, salah satunya Tiongkok. Kita terus menggenjot produksi dari hulu ke hilirnya," ucap Wagub Kepri.
Nyanyang meyakini pengembangan budidaya rumput laut sangat menjanjikan, terlebih geografis Kepri adalah 96 persen lautan. Selain di Lingga, potensi budidaya rumput laut tersebar di berbagai kabupaten/kota lainnya, seperti Karimun, Bintan, Batam sampai Natuna.
Sumber : AntaraNews
Tanjungpinang, 26/5 - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) menggelar aksi nasional pencegahan penyalahgunaan obat-obat tertentu (OOT) yang dipusatkan di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Kepala BPOM RI Profesor Taruna Ikrar mengatakan kegiatan ini digelar karena berdasarkan data intelijen dan penindakan yang dilakukan BPOM, saat ini penggunaan obat-obat tertentu semakin masif secara nasional, khususnya di tempat hiburan.
"Obat-obat ini berbeda dengan narkotika. Kalau menggunakan narkotika, hukumannya jelas ditindak sesuai UU narkotika. Tapi ada obat bukan narkotika, namun efeknya sama dengan narkotika, itulah yang disebutkan dengan obat-obat tertentu," kata Ikrar usai membuka aksi nasional pencegahan penyalahgunaan OOT di Aula Wan Seri Beni, Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Kepri, Senin malam.
Ia menyebut total ada 12 jenis obat-obat tertentu yang peredarannya diawasi ketat melalui regulasi BPOM, seperti Tramadol, Triheksilfenidil, Amitriptillin dan yang terbaru gas ketawa atau Nitrux Oxide.
Pada tahun 2025, BPOM juga telah menindak sekitar enam miliar kapsul ilegal dan berbahaya, yang tersebar di Batam, Banten, Bandung hingga Semarang.
"Bayangkan, kalau sampai kapsul ini terekspos sampai ke anak dan cucu kita, mau dibawa ke mana bangsa ini ke depan. Apalagi berdasarkan data WHO, satu di antara tujuh anak usia 14-19 tahun, didapati menggunakan OOT," ungkapnya.
Oleh karena itu, lanjutnya, BPOM bersama Kemendukbangga/BKKBN termasuk Pemerintah Daerah se-Kepri bertekad melawan penyalahgunaan OOT melalui sebuah aksi nasional tersebut.
Ikrar mengungkap alasan gerakan nasional ini dipusatkan di Kepri, karena BPOM melihat daerah ini termasuk provinsi paling rawan penyalahgunaan sekaligus penyebaran OOT yang bermuara dari jalur laut.
"Mudah-mudahan melalui kegiatan ini, kita dapat melawan penyalahgunaan OOT untuk menyelamatkan generasi bangsa Indonesia," demikian Ikrar.
Sementara, Wamendukbangga/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menyambut baik aksi nasional melawan penyalahgunaan penggunaan OOT.
Kemendukbangga siap melakukan kolaborasi aktif dengan berbagai Kementerian/Lembaga, seperti BPOM dan Pemerintah Daerah Kepri guna melakukan upaya pencegahan bersama agar generasi Indonesia terhindar dari bahaya penggunaan OOT.
"Tentu kita perlu melakukan upaya pencegahan secara rutin, terutama dari unit terkecil yaitu keluarga," ujarnya.
Isyana menyebutkan Kemendukbangga telah memiliki beberapa program yang bisa berkolaborasi lebih lanjut untuk mencegah remaja dari pengaruh obat-obatan tertentu, antara lain program bina remaja, lalu pusat informasi dan konseling remaja hingga forum duta genre dengan jumlah keanggotaan yang mencapai 440 ribu remaja di Indonesia.
"Biasanya anak-anak remaja butuh tempat cerita dengan anak-anak seusianya, makanya berbagai program forum remaja ini diharapkan bermanfaat dalam melawan penyalahgunaan OOT di tanah air," ucap Isyana.
Senada, Gubernur Kepri Ansar Ahmad turut menyampaikan aksi nasional melawan penyalahgunaan OOT menjadi tanggung jawab semua pihak, termasuk media massa diharapkan ikut mengkampanyekan gerakan tersebut, karena hal ini menyangkut masa depan negeri.
Ansar menyampaikan Pemprov Kepri akan berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota setempat, serta berbagai pemangku kepentingan terkait untuk mensosialisasikan penyalahgunaan OOT, khususnya di lingkungan pendidikan.
"Pemprov Kepri punya program rutin Kesbangpol Masuk Sekolah (Kemas). Nah, ke depan kita akan libatkan BPOM Batam dan pihak terkait lainnya untuk menyampaikan pesan strategis terkait OOT kepada siswa, sebagai generasi emas Indonesia," ucap Ansar.
Sumber : AntaraNews
Batam, 25/5 - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), mencatat telah menangani sebanyak 78 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sepanjang Januari hingga April 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD PPA Batam Suratin mengatakan dari total kasus anak yang ditangani, pencabulan dan persetubuhan menjadi kasus terbanyak.
“Untuk kasus anak totalnya 60 kasus, sedangkan kasus perempuan 18 kasus. Jadi total Januari sampai April ada 78 kasus yang kami tangani,” katanya saat dihubungi di Batam, Senin.
Ia merinci, kasus terhadap anak terdiri atas kekerasan fisik empat kasus, psikis satu kasus, persetubuhan 23 kasus, pencabulan 24 kasus, sodomi tiga kasus, Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) satu kasus, anak jaringan terorisme dua kasus, serta penelantaran atau tidak diasuh dua kasus.
Sementara itu untuk kasus terhadap perempuan meliputi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) enam kasus, pengasuhan tujuh kasus, nafkah anak dua kasus, persetubuhan dua kasus, serta Kekerasan Gender Berbasis Online (KGBO) satu kasus.
Suratin menjelaskan perbedaan kasus persetubuhan dan pencabulan pada anak terletak pada tindakan yang terjadi.
“Keduanya merupakan kekerasan seksual, namun kami bedakan di pendataan, ada yang pencabulan dan ada yang kekerasan seksual hingga persetubuhan. Kalau pencabulan tidak sampai persetubuhan,” ujarnya.
Terkait satu kasus TPPO anak yang ditangani, ia mengatakan korban hingga kini masih menjalani proses rehabilitasi. Menurut dia, korban TPPO tersebut awalnya dijanjikan pekerjaan di Batam, namun kemudian diduga mengalami eksploitasi seksual.
“Dijanjikan kerja di Batam, namun saat sudah di sini di eksploitasi seksual,” ujarnya.
Selain itu UPTD PPA Batam juga menangani dua kasus anak yang berkaitan dengan jaringan terorisme. Kedua anak tersebut telah menjalani asesmen dan konseling psikologi dan saat ini dipulangkan ke keluarga namun dengan pengawasan khusus aparat terkait.
Suratin juga mengatakan setiap kasus memiliki karakteristik dan penanganan berbeda, sehingga memerlukan pendekatan khusus. “Masing-masing kasus itu memiliki cara beda untuk penanganannya, ada spesifikasinya,” kata dia.
Ia menjelaskan terdapat kasus yang memerlukan visum korban, asesmen dan konseling psikologis, serta pendampingan saat proses persidangan, sehingga terdapat bermacam-macam cara penyelesaian.
Sumber : AntaraNews
Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam, hotel bintang lima di kawasan premium Batam, dengan bangga memperkenalkan Kalaséra, outlet F&B terbaru yang menghadirkan artisan desserts, coffee, dan mocktails dengan sentuhan modern dan berkarakter.
Terinspirasi dari kata kala (waktu) dan sera (senja), Kalaséra menggambarkan perjalanan suasana yang mengalir alami—dari siang yang ringan dan tenang menuju malam yang hangat dan elegan.
Interior Kalaséra mengusung konsep luxurious living room, yang memadukan kenyamanan dengan nuansa kemewahan hotel bintang lima. Palet warna lembut, material premium, dan pencahayaan hangat menciptakan suasana yang cozy, personal, namun tetap berkelas.
Mengusung filosofi traditional food reimagined, Kalaséra menghadirkan jajanan pasar Indonesia dalam versi modern dan berkelas. Kleponesia hadir dalam bentuk dessert lembut dengan vanilla coconut mousse dan tekstur berlapis yang halus, sementara Es Teler Indulgence merupakan reinterpretasi cake dari dessert ikonik Indonesia dengan kombinasi pandan chiffon, buah tropis, dan coconut cream yang ringan namun kaya rasa.
Untuk pilihan savory, Pain au Rendang menjadi salah satu highlight—perpaduan rendang slow-cooked dengan teknik pastry Prancis yang buttery dan flaky, menghasilkan rasa yang dalam namun tetap seimbang. Menu lainnya, seperti Luti Gendang Danish, menyatukan gurihnya isian ikan berbumbu dan balutan Danish pastry yang renyah. Sangat cocok disantap dengan minuman artisan tea hangat.
Melengkapi pengalaman, Kalaséra juga menyajikan pilihan minuman curated seperti Flora Kecombrang dan Tropical Rujak Fizz yang menghadirkan rasa tropis yang segar dan unik. Tersedia juga pilihan lainnya seperti refreshing coolers dan premium tea, serta rangkaian kopi mulai dari espresso hingga manual brew menggunakan single origin beans yang di-roast oleh roaster terpercaya di Batam.
Seluruh menu Kalaséra dikurasi oleh tim chef berpengalaman internasional dari Eropa, Asia, dan Timur Tengah, yang memadukan teknik global dengan kekayaan rasa lokal untuk menciptakan pengalaman kuliner yang seimbang, estetik, dan berkesan.
Dengan konsep yang terkurasi dan lokasi strategis di jantung kota, Kalaséra memperkuat posisi Oakwood Grand Batam sebagai destinasi lifestyle premium. Lebih dari sekadar tempat makan, Kalaséra adalah ruang di mana waktu, rasa, dan suasana berpadu dengan hangat dan elegan.
Reservasi dapat dilakukan melalui +62 812-3003-0609 atau Instagram @oakwoodgrandbatam.
Batam, 25/5 - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru, Malaysia memfasilitasi pemulangan 190 warga Negara Indonesia (WNI) dan pekerja migran Indonesia (PMI) dari Malaysia lewat Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
“Bagi KJRI Johor Bahru, pelaksanaan fungsi perlindungan bukanlah sekadar pemenuhan aspek prosedural dan administrasi kekonsuleran semata. Lebih dari itu, hal ini merupakan wujud nyata dari kehadiran negara dalam memberikan perlindungan yang inklusif, humanis, dan berkeadilan bagi setiap warga negara di luar negeri,” ujar Ketua Satgas Perwakilan Pelindungan Terpadu (PPT) KJRI Johor bahru Jati Heri Winarto saat dikonfirmasi di Batam, Senin.
Langkah nyata ini merupakan bagian dari komitmen KJRI Johor Bahru dalam memberikan perlindungan optimal bagi warga negara di luar negeri.
Proses pemulangan para WNI mayoritas berasal dari Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Utara, Aceh, dan Bengkulu, terdiri dari 131 laki-laki, 51 perempuan, serta kelompok rentan yang mencakup 4 orang lanjut usia, dan 4 anak-anak.
Sebelumnya, mereka sempat ditahan di beberapa Depot Tahanan Imigresen (DTI) di wilayah kerja KJRI Johor Bahru. Yakni di DTI Kemayan, Pahang terdapat 68 orang, DTI Pekan Nenas, Johor terdapat 92 orang, serta di DTI Lenggeng, Negeri Sembilan sebanyak 30 orang.
Terdapat dua tahap pemulangan yang menuju ke Pelabuhan Batam Center, yakni tahap I pada 22 Mei sebanyak 150 WNI/PMI diberangkatkan dari Pelabuhan Pasir Gudang, Johor, dan tahap 2 pada 25 Mei sebanyak 40 WNI/PMI diberangkatkan dari Pelabuhan Stulang Laut, Johor.
Guna memastikan kepulangan berjalan aman, tertib, dan manusiawi, Satgas PPT KJRI Johor Bahru memberikan pendampingan khusus, terutama bagi anak-anak dan lansia.
Melalui momentum pemulangan ini, Pemerintah RI berharap para WNI/PMI dapat terfasilitasi dengan baik untuk kembali berintegrasi dengan keluarga dan merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 H di tanah air.
Dalam proses ini, sebanyak 117 dari 190 WNI/PMI dipulangkan menggunakan surat perjalanan laksana paspor (SPLP) karena tidak lagi memiliki dokumen perjalanan yang sah.
KJRI Johor Bahru terus berupaya mempercepat penerbitan dokumen darurat ini di tengah berbagai tantangan birokrasi di lapangan.
Di sisi lain, KJRI Johor Bahru kembali mengimbau dan mengajak seluruh WNI, khususnya calon PMI, untuk selalu mematuhi hukum dan menempuh prosedur resmi jika ingin bekerja di Malaysia agar terhindar dari risiko hukum dan deportasi di kemudian hari.
“Penegakan hukum di hilir harus diimbangi kesadaran di hulu selaras dengan pencanangan Gerakan Nasional Migran Aman oleh KP2MI pada 18 Mei 2026. Kami kembali mengetuk hati dan mengimbau seluruh masyarakat untuk tegas menolak jalur instan non-prosedural karena beresiko tinggi. Mari pilih jalur resmi demi kepastian hukum, keselamatan diri, dan kehormatan bangsa di negeri jiran,” katanya.
Dengan pemulangan ini, tercatat hingga Mei 2026, KJRI Johor Bahru telah berhasil memfasilitasi pemulangan total 2.497 WNI/PMI.
Keberhasilan ini terwujud berkat sinergi kuat dengan Jabatan Imigresen Malaysia (JIM), KP2MI, BP3MI, P4MI, Direktorat Jenderal Imigrasi, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Balai Kekarantinaan Kesehatan serta Kepolisian RI.
"Keberhasilan memfasilitasi pemulangan 2.497 WNI hingga Mei 2026 ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi lintas instansi dan koordinasi erat bersama Jabatan Imigresen Malaysia merupakan pondasi utama perlindungan perbatasan yang solid,” kata Jati.
Sumber : AntaraNews
Batam, 25/5 - Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mengawal investasi strategis pusat data kecerdasan buatan (AI) dengan nilai investasi mencapai 5 miliar dolar AS atau sekitar Rp88 triliun dengan luas pengembangan sekitar 30 hektare.
Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menyampaikan bahwa investasi sektor digital menjadi bagian penting dalam arah baru transformasi ekonomi Batam.
“Batam memiliki keunggulan geografis, konektivitas internasional, serta kesiapan kawasan yang sangat kompetitif untuk industri digital masa depan. Kehadiran investasi Artificial Inteligence (AI) Data Centre ini menjadi momentum percepatan transformasi Batam menuju ekonomi berbasis teknologi, inovasi, dan digitalisasi,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Senin.
BP Batam menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi Batam menjadi pusat industri digital dan AI regional melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara PT PLN Batam dan PT Equator Gate System Batam (EGSB).
Penandatanganan ini menjadi upaya penguatan ekosistem digital Batam sekaligus memperlihatkan kesiapan kawasan dalam mendukung investasi hyperscale AI Data Centre berstandar global.
PT EGSB merupakan perusahaan pengembang AI Data Centre yang didukung oleh Range Intelligent Computing Technology Company Limited (RangeIDC), salah satu perusahaan pusat data terbesar di Tiongkok yang tercatat di Bursa Efek Shenzhen.
Batam dipilih sebagai lokasi ekspansi internasional pertama perusahaan di luar Tiongkok dengan fokus pengembangan High-Density AI Data Centre di kawasan Teluk Mata Ikan, Nongsa, Batam.
Sementara itu, Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Djemy Francis menegaskan bahwa BP Batam akan mengawal proyek tersebut melalui pola fast-track execution guna memastikan percepatan realisasi investasi.
Menurutnya, kesiapan energi menjadi faktor fundamental dalam industri AI dan pusat data modern yang membutuhkan suplai listrik besar, stabil, dan berkelanjutan.
“BP Batam menyiapkan kepastian investasi, percepatan layanan, dan kesiapan kawasan. PLN Batam memastikan kesiapan energi. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa Batam siap menjadi AI dan Digital Gateway Indonesia yang terhubung dengan ekosistem global,” ujar Fary.
Ia menambahkan, proyek EGSB diharapkan menjadi proyek investasi yang mampu menarik masuknya industri strategis lainnya seperti cloud computing, ekosistem semikonduktor, layanan AI, serta berbagai industri digital global.
Selain memperkuat posisi Batam dalam rantai industri digital internasional, investasi ini juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi luas melalui penciptaan lapangan kerja profesional, transfer teknologi, peningkatan daya saing SDM lokal, serta pertumbuhan ekonomi digital yang berkelanjutan.
EGSB diperkirakan akan menyerap sekitar 700-800 tenaga profesional di bidang pusat data dan teknologi digital melalui kolaborasi rekrutmen dan pengembangan talenta bersama perguruan tinggi di Batam.
BP Batam memandang sinergi antara pemerintah, penyedia energi, pelaku industri, dan institusi pendidikan sebagai fondasi penting dalam membangun Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital nasional yang modern, kompetitif, dan berkelas dunia.
“Batam tidak lagi hanya berkembang sebagai kawasan industri manufaktur, tetapi sedang bertransformasi menjadi Execution Hub of Global Digital Industry,” tutup Fary.
Sumber : AntaraNews
Jakarta, 25 Mei 2026. Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) menghentikan kegiatan usaha yang diduga melakukan penipuan dengan modus impersonasi atau penyalahgunaan nama perusahaan asing berizin, yaitu Appeninc dan VID. Selain itu, Satgas PASTI juga menghentikan kegiatan usaha Sensenowai yang diduga melakukan penipuan dengan modus investasi kripto.
Appeninc dan VID
Appeninc diduga melakukan impersonasi terhadap Appen Inc, yaitu perusahaan yang berizin di Colorado, Amerika Serikat. Sedangkan VID diduga melakukan impersonasi terhadap Video Media Company Limited, yaitu perusahaan agensi periklanan berizin di Inggris. Appen Inc maupun Video Media Company Limited diketahui tidak menjalankan kegiatan penawaran investasi.
Berdasarkan hasil klarifikasi dan verifikasi, Appeninc dan VID diketahui melakukan kegiatan usaha yang tidak sesuai dengan izin yang diterbitkan oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi RI/BKPM serta aplikasi/website yang digunakan tidak tercatat sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Kementerian Komunikasi dan Digital RI.
Appeninc terindikasi menjalankan skema penipuan melalui aplikasi yang digunakan untuk pengerjaan tugas berupa menebak gambar. Sedangkan VID terindikasi menjalankan skema penipuan melalui aplikasi yang digunakan untuk pengerjaan tugas berupa menonton iklan dan penawaran pembiayaan proyek fiktif. Appeninc dan VID mewajibkan member melakukan deposit dana dan perekrutan anggota baru (member get member) untuk memperoleh pendapat harian dan bonus tambahan.
Sensenowai
Sensenowai diduga melakukan penipuan modus investasi kripto dengan skema layanan copy trading melalui aplikasi Wapex. Sensenowai mewajibkan member melakukan deposit dana dan perekrutan anggota baru (member get member) untuk memperoleh pendapat harian dan bonus tambahan.
Hasil klarifikasi dan verifikasi menunjukkan bahwa Sensenowai tersebar disejumlah wilayah di Indonesia dengan legalitas sebagai Perseroan Terbatas (PT) maupun perseroan perorangan. Namun demikian, kegiatan Sensenowai tidak sesuai dengan izin yang diterbitkan oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi RI/BKPM serta tidak tercatat sebagai PSE di Kementerian Komunikasi dan Digital RI.
Tindak Lanjut Satgas PASTI
Sehubungan dengan temuan tersebut, Satgas PASTI telah menghentikan kegiatan Appeninc, VID, dan Sensenowai serta akan melakukan pemblokiran akses terhadap aplikasi dan/atau tautan (URL) terkait. Satgas PASTI juga akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk proses penindakan lebih lanjut.
Masyarakat yang merasa dirugikan diminta segera melaporkan kepada aparat penegak hukum setempat guna mempercepat proses penanganan.
Satgas PASTI kembali mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada terhadap tawaran investasi atau kegiatan keuangan yang menjanjikan keuntungan tinggi dan tidak logis, terutama yang menggunakan nama perusahaan asing berizin tanpa kejelasan legalitas di Indonesia.
Apabila menemukan indikasi penawaran investasi atau pinjaman online ilegal, masyarakat dapat melaporkannya melalui website sipasti.ojk.go.id atau melalui Kontak OJK 157, WhatsApp 081157157157, dan email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it..
Sementara itu, masyarakat yang menjadi korban penipuan transaksi keuangan dapat melapor melalui website Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) di iasc.ojk.go.id untuk mendukung upaya pemblokiran rekening pelaku secara cepat.
Badan Pengusahaan (BP) Batam terus mengakselerasi penanganan infrastruktur dengan merespons cepat keluhan warga terkait jalan rusak. Salah satu buktinya, terlihat pada perbaikan ruas Jalan Yos Sudarso, tepatnya diatas Underpass Pelita atau Terowongan Pelita.
Berawal dari aduan warga terkait kondisi jalan yang membahayakan, perbaikan langsung dilakukan Direktorat Pembangunan Infrastruktur BP Batam.
Direktur Pembangunan Infrastruktur BP Batam, Wulung Dahana mengatakan, perbaikan jalan ini akan dimulai pada Sabtu (23/5/2026). Proses perbaikan jalan tersebut, ditargetkan rampung dalam waktu satu minggu.
“Untuk saat ini, BP Batam sedang dalam proses persiapan peralatan pekerjaan. Dan malam ini akan langsung di mobilisasi ke lokasi,” ujar Wulung saat dikonfirmasi, Jumat (22/5/2026) sore.
Ia menjelaskan, Selama proses perbaikan berlangsung, Jalan Yos Sudarso tetap dibuka namun hanya menggunakan satu lajur. Langkah tersebut dilakukan setelah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, menyusul tingginya mobilitas masyarakat.
“Untuk pengerjaannya, akan dimulai dengan pengerjaan beton rigid. Fokus utama kami adalah, bagaimana menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat Kota Batam,” jelas Wulung.
Wulung menambahkan, dibawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, pola kerja yang diterapkan saat ini mengedepankan kecepatan respons dan kedekatan dengan masyarakat. Setiap laporan harus menjadi prioritas dan tidak dibiarkan terlalu lama.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan selama proses perbaikan berlangsung. Kami juga berharap, seluruh masyarakat dapat bekerja sama agar pengerjaan selesai tepat waktu,” tutupnya.
Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Diklat Orientasi Pegawai untuk Gelombang ke-1 di Mako Brimob Polda Kepri, 18-20 Mei 2026.
Bekerjasama dengan Satbrimob Polda Kepri, orientasi ini menjadi langkah strategis untuk membangun mental, disiplin dan etos kerja pegawai yang siap melayani dengan penuh tanggung jawab.
Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain menegaskan bahwa status sebagai pegawai tetap membawa amanah besar untuk bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi integritas dalam setiap tugas.
“Saudara-saudara memiliki tanggung jawab untuk bekerja secara profesional, berintegritas, memiliki jiwa korps dan siap mengabdi untuk bangsa dan negara,” kata Alexander saat memberikan arahan Upacara Diklat.
Ia menekankan pentingnya menjaga integritas, terutama dalam pelaksanaan tugas yang berkaitan dengan pelayanan publik, perizinan, hingga pengadaan. Menurutnya, integritas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan dan profesionalisme organisasi.
Tak hanya itu, semangat kebersamaan dan soliditas antarpegawai juga menjadi nilai penting yang terus dibangun di lingkungan kerja.
“Kita adalah satu BP Batam. Jiwa korps harus dibangun agar tercipta soliditas dan semangat kebersamaan dalam organisasi,” tambahnya.
Sementara itu, sebelumnya, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad berharap kegiatan orientasi mampu memperkuat pemahaman pegawai terhadap arah kebijakan organisasi, sekaligus meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap dinamika kepemimpinan dan budaya kerja di lingkungan BP Batam.
“Kegiatan ini agar bagaimana kita bisa memahami roda organisasi, bisa beradaptasi terhadap gaya kepemimpinan dan semua bisa berjalan seiring, selaras, seirama terhadap kebijakan organisasi,” pungkas Amsakar.
Sebanyak 676 pegawai akan mengikuti diklat yang dilaksanakan dalam enam gelombang hingga Juni 2026 mendatang. Para peserta dibekali pemahaman mengenai nilai, etika, serta budaya kerja instansi pemerintah guna menciptakan insan BP Batam yang tangguh dan bertanggung jawab.
Jakarta, 22 Mei 2026. Indonesia dan Singapura melaksanakan pertemuan The 13th Senior Official Meeting of The Six Economic Bilateral Working Group (SOM 6WG) pada Kamis, (21/05). Pertemuan dipimpin oleh Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian Edi Prio Pambudi, sebagai Senior Official Indonesia, dan Permanent Secretary Ministry of Trade and Industry Singapura Beh Swan Gin, sebagai Senior Official Singapura.
Pelaksanaan SOM 6WG bertujuan untuk mengevaluasi dan memperkuat kerja sama ekonomi bilateral di enam Working Group (WG), yakni WG Batam, Bintan, Karimun (BBK) dan KEK, WG Investasi, WG Transportasi, WG Pariwisata, WG Ketenagakerjaan, dan WG Agribisnis. Kedua Co-chairs menyampaikan pentingnya penguatan kerja sama sektor strategis kedua negara agar lebih adaptif dan responsif, terutama dalam menghadapi ancaman akibat ketidakpastian ekonomi-politik global.
”Kerja sama Indonesia dan Singapura perlu diarahkan kepada upaya menjawab tantangan perkembangan dunia di sektor strategis seperti kawasan industri yang berkelanjutan, pengembangan infrastruktur digital, ekonomi hijau, teknologi pertanian dan pengembangan talenta-talenta digital,” ungkap Deputi Edi.
Pertemuan selanjutnya mencatat perkembangan yang dicapai oleh keenam WG selama periode 2025-2026. Pada WG BBK dan KEK, terbitnya PP No. 25 Tahun 2025 tentang perluasan kewenangan perizinan BP Batam, dan PP No. 47 Tahun 2025 tentang perluasan kawasan FTZ Batam dari 8 menjadi 22 pulau adalah milestone krusial bagi upaya efisiensi birokrasi dan peluang investasi di kawasan BBK. Selain itu, paket informasi regulasi investasi terkini di kawasan BBK akan meningkatkan kepastian hukum bagi investor asing.
Keberhasilan lainnya yakni penyelenggaraan the 2nd Islands of Growth: BBK Investment Forum pada November 2025 di Singapura. Forum yang dihadiri 120 peserta tersebut berperan sebagai forum promosi investasi. Ke depan, WG BBK akan memperkuat layanan keimigrasian melalui penyempurnaan paket informasi visa, rencana pembentukan pusat layanan telepon imigrasi 24 jam, serta peningkatan kejelasan regulasi terkait implementasi Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).
Pada WG Investasi, Indonesia dan Singapura memperkuat kolaborasi di lima sektor prioritas, yakni pengembangan infrastruktur industri, ekonomi hijau, layanan kesehatan, agribisnis, serta promosi peluang investasi di Indonesia. Di bidang kawasan industri, Kendal Industrial Park (KIP) Fase 1 telah mencapai kapasitas penuh. Pengembangan KIP Fase 2 seluas 1.000 ha sedang dalam proses inisiasi dengan tujuan untuk mengakomodasi permintaan investor asing, seiring rencana perayaan ulang tahun KIP ke-10 pada November 2026.
Di bidang ekonomi hijau, Sembcorp bersama PT SESNA mengembangkan proyek tenaga surya skala utilitas terbesar di Indonesia berlokasi di IMIP, Sulawesi Tengah, dengan kapasitas 200 MW dan sistem penyimpanan energi baterai 80 MWh senilai USD 210 juta. Selain itu, kolaborasi antara NUS, CRecTech, dan Pertamina tengah mengembangkan proyek percontohan biogas-ke-bio-metanol pertama di Indonesia di Sumatera Utara, yang diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor metanol sekaligus membuka rantai nilai bahan bakar hijau baru.
Dalam kerangka WG Transportasi, Indonesia dan Singapura mencatat kemajuan di sektor penerbangan dan maritim, terutama rencana pengembangan konektivitas udara kedua negara, serta penguatan kerja sama antara Garuda Indonesia dan Singapore Airlines. Di sektor maritim, kedua pihak sepakat memperluas cakupan kerja sama melampaui pelatihan, dengan target penandatanganan MOU baru pada 2027 bertepatan dengan peringatan 60 tahun hubungan bilateral.
Sementara itu, WG Pariwisata berfokus pada tiga agenda utama, yakni kerja sama cruise melalui promosi bersama dan pengembangan rute tujuan, promosi destination twinning Indonesia dan Singapura kepada wisatawan mancanegara, serta penguatan kolaborasi MICE dengan menggandeng asosiasi MICE.
Pada WG Ketenagakerjaan, kerja sama yang dilakukan mencakup 4 area utama kolaborasi, yakni kerja sama pengembangan Sumber Daya Manusia antara Singapura dan Indonesia di Lembaga Pendidikan Tinggi (IHL), lembaga vokasi, dan kementerian, pengembangan kerja sama program Tech X, peningkatan kapasitas dan pertukaran program pelatihan antara Indonesia dan Singapura, serta pengembangan kerja sama kedua negara dengan ASEAN.
Pada WG Agribisnis, kedua negara sepakat untuk melanjutkan penguatan kerja sama AWG dalam meningkatkan hubungan perdagangan pertanian (agri-trade) antara Indonesia dan Singapura, sekaligus mendukung implementasi tujuan Memorandum of Understanding (MoU) on Food Safety and Agriculture Technology. Selain itu, di dalam pelaksanaan AWG 5-year Workplan 2021–2025, sebanyak 11 dari 12 indikator kinerja utama (Key Performance Indicators/KPIs) telah berhasil dicapai, sementara satu indikator lainnya akan dilanjutkan dalam Workplan 2026–2030.
Rencana kerja lima tahunan periode 2026–2030 juga telah disahkan oleh para Co-Chairs AWG pada pertemuan tanggal 28 April 2026 lalu. Selanjutnya program kerja sama AWG yang akan dilaksanakan yakni Young Farmers Development Programme (YFDP) Kementerian Pertanian, dimana telah terpilih 13 petani muda berpotensi tinggi serta 2 ASN untuk dapat mengikuti program pelatihan di Singapura pada tanggal 7–13 Juni 2026. Adapun seluruh biaya program, termasuk akomodasi, tiket penerbangan, dan pelatihan, didanai penuh oleh Pemerintah Singapura.
Menanggapi perkembangan di keenam WG tersebut, Permanent Secretary Beh menyampaikan bahwa Singapura berkomitmen untuk senantiasa menjaga hubungan kemitraan yang erat dalam area kerja sama 6 WG khususnya dalam upaya meningkatkan pertumbuhan industri, transisi hijau, dan agriteknologi antara kedua negara.
“Kami meyakini bahwa pertemuan ini akan semakin mempererat hubungan kemitraan kedua negara melalui implementasi kerja sama konkret untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif kedua negara,” ujar Permanent Secretary Beh.
Deputi Edi juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Singapura terhadap komitmen implementasi kerja sama yang telah disepakati oleh kedua negara. ”Penguatan kerja sama Indonesia-Singapura dalam kerangka 6 WG diharapkan dapat membuka peluang perdagangan dan investasi yang lebih luas dan saling menguntungkan,” pungkas Deputi Edi.
Secara statistik, Singapura merupakan mitra utama dalam perdagangan dan investasi Indonesia. Singapura merupakan mitra utama dagang terbesar ketiga bagi Indonesia dengan total nilai perdagangan pada tahun 2025 mencapai 32,8 miliar USD. Hal ini mencerminkan tren positif pertumbuhan sebesar 3,9% selama kurun waktu 5 tahun terakhir.
Dalam hal investasi, Singapura tetap menjadi investor asing terbesar di Indonesia dengan total nilai investasi mencapai 75,5 miliar USD selama 5 tahun terakhir dan berkontribusi terhadap penciptaan lebih dari 820.000 lapangan pekerjaan di berbagai sektor. Pada tahun 2025, investasi Singapura di Indonesia mencapai 17,4 miliar USD.
Co-Chairs SOM menegaskan kembali bahwa 6WG tetap menjadi forum utama dan strategis dalam meningkatkan nilai perdagangan dan investasi Indonesia-Singapura yang konkret, berorientasi hasil, dan memberikan manfaat langsung bagi kemaslahatan masyarakat kedua negara.
Pada akhir pertemuan, kedua pimpinan delegasi menandatangani Summary of Discussion (SoD) yang selanjutnya akan menjadi acuan pelaksanaan the 16th Indonesia-Singapore Six Economic Bilateral Working Group Ministerial Meeting Juni 2026 mendatang. (nck)
SIKAPI GEJOLAK GEOPOLITIK GLOBAL, OJK PASTIKAN FUNDAMENTAL DAN INTERMEDIASI PERBANKAN TETAP TERJAGA
Jakarta, 22 Mei 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mencermati perkembangan perekonomian global yang saat ini masih dibayangi gejolak geopolitik dan harga minyak yang berdampak pada eskalasi volatilitas di pasar keuangan global serta penguatan US Dollar index yang membuat peningkatan fluktuasi nilai tukar negara emerging markets. Di tengah kondisi demikian, fundamental perekonomian Indonesia dinilai tetap resilien ditopang tingkat inflasi yang terkendali serta momentum positif pertumbuhan ekonomi domestik yang cukup tinggi. Secara berkesinambungan, OJK terus melakukan monitoring intensif terhadap perkembangan kinerja industri perbankan, termasuk mencermati tren pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) berdasarkan jenis valuta.
Pada April 2026, DPK tumbuh sebesar 11,39 persen (yoy), yang didominasi oleh DPK dalam denominasi Rupiah yang tumbuh sebesar 11,49 persen (yoy). Pertumbuhan DPK Rupiah didorong oleh Giro yang tumbuh sebesar 23,25 persen (yoy), Tabungan sebesar 7,88 persen (yoy), dan Deposito sebesar 6,91 persen (yoy). Adapun DPK Valas secara tahunan tumbuh sebesar 10,87 persen (yoy) dengan rincian Giro Valas tumbuh sebesar 3,15 persen (yoy), Tabungan Valas sebesar 23,21 persen (yoy), dan Deposito Valas sebesar 22,00 persen (yoy). Sejalan dengan hal tersebut, jumlah rekening DPK terus mencatatkan peningkatan hingga April 2026 telah mencapai sebanyak 667.169.152 rekening atau tumbuh 7,22 persen (yoy) dan sebagian besar masih didominasi oleh rekening dengan denominasi rupiah. ‘‘Sejak awal 2026, kami melihat bahwa memang terdapat peningkatan porsi DPK Valas terhadap DPK total.
Namun demikian, peningkatan DPK Valas masih tergolong wajar sehingga porsi DPK Valas terhadap DPK total sampai saat ini relatif stabil dan bergerak pada kisaran 15 persen-16 persen’’, kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae. Meningkatnya porsi DPK Valas utamanya pada deposito, mengingat suku bunga deposito valas yang ditawarkan oleh bank besar cukup kompetitif dengan tujuan antara lain sebagai insentif bagi eksportir yang menempatkan dananya di dalam negeri. Likuiditas Perbankan Memadai OJK menegaskan bahwa stabilitas keuangan domestik saat ini tetap terjaga. Ketahanan perbankan terjaga resilien tercermin dari tingkat permodalan atau Capital Adequacy Ratio (CAR) yang cukup tinggi untuk menjadi buffer dalam menyerap risiko yang dihadapi.
1 Hal ini juga didukung oleh likuiditas perbankan yang memadai dengan rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) pada April 2026 sebesar 86,88 persen dan Alat Likuid/NonCore Deposit (AL/NCD) dan Alat Likuid/DPK (AL/DPK) masing-masing tercatat sebesar 111,13 persen dan 25,39 persen yang berada jauh di atas threshold masingmasing sebesar 50 persen dan 10 persen. Dengan demikian, fungsi intermediasi serta layanan transaksi valuta asing kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik. Selain itu, OJK senantiasa melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terkait perubahan nilai tukar dan dampaknya terhadap perbankan. Rasio Posisi Devisa Neto (PDN) perbankan yang secara konsisten berada jauh di bawah threshold maksimum 20 persen dari modal bank menunjukkan bahwa eksposur langsung perbankan terhadap risiko nilai tukar relatif terjaga dan terkendali. Dengan demikian, dampak immediate dari pelemahan rupiah terhadap stabilitas perbankan relatif masih terbatas.
Namun demikian, OJK tetap mencermati potensi second round impact yang berasal dari meningkatnya tekanan yang berasal dari imported inflation maupun cost-push inflation seiring dengan kenaikan harga minyak global. OJK menilai fluktuasi permintaan valas yang terjadi sebagai bagian dari respon diversifikasi aset yang wajar dan terukur. OJK terus memperkuat koordinasi kebijakan serta strategi komunikasi publik bersama BI, LPS dan Kementerian Keuangan dalam kerangka KSSK untuk memastikan stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan tetap kuat menghadapi berbagai tantangan global dan domestik guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
