super me
HARRIS Barelang Batam resmi meluncurkan rangkaian lengkap penawaran akhir tahun 2025, mulai dari perayaan Starlit Christmas dan Tropical Fiesta New Year’s Eve hingga dua paket staycation terbaru: Weekday Escape dan Weekend Escape. Penawaran ini dirancang untuk memberikan lebih banyak pilihan bagi para tamu yang ingin berlibur, bersantai, atau merayakan momen spesial bersama keluarga.
Perayaan Starlit Christmas kembali hadir pada 25 Desember 2025 dengan suasana Natal yang meriah. Tamu akan menikmati BBQ Dinner mewah, dekorasi Natal, kids buffet, serta hiburan spesial seperti pertunjukan sulap dari Rio the Magician dan kehadiran Santa & Santarina. Tiket dimulai dari IDR 450.000 nett dengan harga early bird hingga pertengahan Desember. Untuk yang ingin menginap, paket kamar dimulai dari IDR 2.200.000 nett per malam.
Perayaan Tropical Fiesta akan berlangsung pada 31 Desember 2025 dan menghadirkan gala dinner bertema tropis, live band, DJ performance, face painting, magician, serta HARRIS Mini Games menjelang hitungan mundur Tahun Baru. Harga paket dinner dimulai dari IDR 800.000 nett dengan diskon 10% hingga 10 Desember 2025. Paket kamar dimulai dari IDR 3.500.000 nett per malam.
Selain acara perayaan, HARRIS Barelang Batam juga meluncurkan dua paket liburan pendek yang berlaku pada 1–20 Desember 2025:
Weekday Escape
Tersedia mulai Minggu hingga Jumat, Weekday Escape dibanderol mulai dari IDR 1.100.000 nett sudah termasuk kamar Garden View, sarapan untuk keluarga, tiga kelapa muda di Rocksalt Beach Club, serta satu jam pengalaman electric scooter di area resort. Tamu juga dapat menambah Garden BBQ hanya dengan IDR 250.000 untuk dua orang.
Weekend Escape
Berlaku khusus hari Sabtu, Weekend Escape ditawarkan mulai dari IDR 1.400.000 nett dan sudah termasuk sarapan, voucher Barelang Night Market, serta satu jam penggunaan electric scooter — cocok untuk keluarga yang mencari liburan singkat dan menyenangkan.
Kutipan dari Manajemen
“Menjelang musim perayaan, kami ingin memberikan lebih banyak pilihan bagi tamu kami — baik yang ingin merayakan, bersantai, maupun menikmati staycation singkat,” ujar Bart Van Jan den Brink, General Manager HARRIS Barelang Batam. “Acara Natal dan Tahun Baru kami telah menjadi ciri khas HARRIS Barelang, dan dengan paket Escape ini, kami memperluas pengalaman bagi tamu yang ingin menikmati liburan lebih awal.”
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi +62 815 3409 1111 atau email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.. Ikuti terus update kami di bit.ly/HARRISBARELANG dan instagram @HARRIS_barelang.
::: Pemerintah Kota (Pemkot) Batam, Kepulauan Riau (Kepri), menyalurkan bantuan sebesar Rp7,5 miliar untuk korban bencana di Sumatera Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan dana tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam.
Pada Selasa (2/11) malam pihaknya juga menggelar kegiatan doa kebangsaan yang digelar sebagai bentuk solidaritas warga Batam terhadap daerah-daerah yang terdampak.Selain bantuan pemerintah daerah, kata dia, dukungan juga datang dari berbagai lembaga dan masyarakat. Wali Kota Amsakar menambahkan pengalaman Batam dalam mobilisasi bantuan untuk bencana sebelumnya menjadi modal penting.
Ia mencontohkan bantuan yang pernah disalurkan untuk korban tsunami pada bencana Palu yang mencapai lebih dari Rp2 miliar, serta dukungan untuk membangun sekolah dan masjid di Cianjur. Wali Kota Amsakar berharap bantuan dan doa yang dihimpun Batam dapat meringankan beban warga di tiga provinsi yang tengah menghadapi musibah.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batam menyalurkan Rp128 juta, sementara sumbangan spontan dari masyarakat yang hadir pada kegiatan tersebut mencapai Rp21 juta. Amsakar mengatakan Kota Batam selalu menunjukkan kepedulian tinggi ketika terjadi bencana di berbagai wilayah. Ia juga mengimbau masyarakat Batam yang ingin berdonasi agar menyalurkan bantuan melalui Dinas Sosial (Dinsos) agar pengelolaan berjalan transparan dan sesuai tata kelola yang dapat dipertanggungjawabkan.
(sumber : antaranews.com)
Jakarta, 2 Desember 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menggelar acara Apresiasi Media Massa 2025 untuk memberikan penghargaan terhadap media massa yang berperan besar mengomunikasikan program dan kebijakan OJK sebagai otoritas di sektor jasa keuangan.
Acara yang digelar di Jakarta, Selasa dihadiri puluhan pimpinan, redaktur dan wartawan media massa nasional dan daerah bersama jajaran Dewan Komisioner OJK dan Kepala Kantor OJK Daerah.
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada media massa atas peran dan kontribusinya dalam menyebarluaskan pemberitaan demi menjaga stabilitas sektor jasa keuangan dan melindungi masyarakat.
“Atas nama OJK, kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh Pemred, Redaktur dan insan media masa di nasional maupun di daerah atas seluruh liputannya, atas seluruh perhatiannya, atas seluruh pemberitaannya yang telah sangat membantu kami dan kita semua menjaga stabilitas sektor jasa keuangan dan melindungi masyarakat,” kata Mahendra.
Mahendra menekankan bahwa tugas OJK ke depan semakin berat dan semakin sulit untuk bisa dilaksanakan sesuai dengan ekspektasi semua pihak, sehingga dukungan yang kuat dari media massa sangat diperlukan.
Selain itu, menurutnya media massa bisa semakin berperan sebagai duta literasi keuangan untuk membantu meningkatkan literasi, inklusi, dan pelindungan konsumen secara langsung di masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi menyampaikan bahwa media massa memiliki peran penting dan strategis dalam mendukung pertumbuhan industri jasa keuangan dan pelindungan konsumen.
“Berbagai kegiatan dan kolaborasi OJK bersama dengan media, menjadi bukti bahwa upaya ini adalah perjalanan panjang kita semua, dan ke depan sinergi ini akan semakin penting, agar industri jasa keuangan kita bukan hanya sekedar tumbuh, tetapi juga tangguh, dipercaya dan memberikan manfaat bagi kemajuan Indonesia,” ujarnya.
Pemberian apresiasi OJK kepada media massa dinilai melalui jumlah pemberitaan positif terbanyak yang dibuat media massa mengenai OJK dan industri jasa keuangan dalam periode Oktober 2024 - September 2025.
Selain itu, OJK juga memberikan penghargaan kepada tiga Duta Literasi Keuangan Media Massa yang teraktif menjalankan perannya melakukan edukasi keuangan kepada masyarakat secara langsung ataupun melalui berbagai kanal komunikasi digital.
Dalam kesempatan itu juga diumumkan para pemenang lomba artikel jurnalis media massa OJK yang digelar sejak Agustus 2025 dan diikuti ratusan wartawan dari berbagai media massa di Jakarta dan daerah.
Berikut nama-nama peraih penghargaan
- Media Cetak Nasional Terproduktif
Media Ekonomi - Bisnis Indonesia
Media Umum - Rakyat Merdeka
- Media Online Nasional Terproduktif
Media Ekonomi - Kontan.co.id
Media Umum - Liputan6.com
- Media Cetak Daerah Terproduktif
Wilayah Indonesia Bagian Barat - Jawa Pos
Wilayah Indonesia Bagian Timur - Bisnis Bali
- Media Online Daerah Terproduktif
Wilayah Indonesia Bagian Barat - Pikiran-Rakyat.com
Wilayah Indonesia Bagian Timur - Fajar.co.id
- Majalah Terproduktif -Infobank
- Media TV Terproduktif - CNBC Indonesia TV
- Media Pemberitaan Foto Terproduktif - Bisnis Indonesia
- Media Pendukung Kanal Informasi OJK - Harian Kompas
Pemenang Lomba Penulisan Artikel Jurnalis
- Media Massa Nasional
Juara 1 Bagus Kasanjanu - Investortrust.id
Juara 2 Erika Kurnia - Harian Kompas
Juara 3 Fitriana Monica Sari - Validnews
Harapan 1 Romualdus San Udika - Stabilitas.id
Harapan 2 Fahmi Ahmad Burhan - Bisnis Indonesia
Harapan 3 Lona Olavia - Investortrust.id
- Media Massa Daerah
Juara 1 Imam Dzulkifli - Matamaros.com (Makassar)
Juara 2 Lilik Darmawan - Media Indonesia (Puwokerto)
Juara 3 Sujarwo - Euforia.id (Jayapura)
Harapan 1 Agustina - Pewarta.co (Medan)
Harapan 2 Arvin Syahputra Nasution - ArmadaBerita.com (Medan)
Harapan 3 Achmad Fikyansyah - Times Indonesia (Surabaya)
Duta Literasi Keuangan Media Massa Terbaik
Terbaik 1 Ayyi Achmad Hidayah - CNBC Indonesia
Terbaik 2 Eduardo Hasian Simorangkir - Detik.com
Terbaik 3 Lona Olavia - Investortrust.id
Batam – Polda Kepri menggelar kegiatan Undangan Silaturahmi dan Dialog Lintas Agama Tahun 2025 bertempat di Hotel Golden View Bengkong, dengan tujuan mempererat toleransi serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Provinsi Kepulauan Riau, Kamis(27/11/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolda Kepri Brigjen Pol Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., Pejabat Utama Polda Kepri, Wakapolresta Barelang serta sejumlah tokoh lintas agama dan organisasi keagamaan. Turut hadir antara lain Ketua Umum DPP MUKI Bpk. Djasarmen Purba, Ketua FKUB Prov. Kepri yang diwakili Wakil Ketua Bpk. Dr. H. Suyono, M.Ag., Pembina Masyarakat Kristen Kanwil Kemenag Kepri Bpk. Sahat Sihombing, Ketua PGIW Prov. Kepri Pdt. Sabar Brahmana, dan Ketua Panitia Pelaksana Bpk. Ivan Manurung.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pelaksana Bpk. Ivan Manurung menyampaikan apresiasi kepada Polda Kepri yang telah menginisiasi kegiatan ini sebagai ruang dialog untuk memperkuat persaudaraan antarumat beragama.
“Harapan kami, kerukunan umat beragama yang selama ini terpelihara dapat semakin terbina dan kami dari MUKI Kepri akan terus bersinergi mendukung Polri dalam memelihara Kamtibmas khususnya pada perayaan hari besar keagamaan,” ucapnya.
Sementara itu, dalam sambutannya Wakapolda Kepri Brigjen Pol Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., menyampaikan rasa terima kasih kepada organisasi MUKI yang turut berperan aktif dalam membangun toleransi dan persaudaraan antaragama.
Wakapolda Kepri menegaskan bahwa Provinsi Kepri merupakan salah satu daerah dengan tingkat toleransi tinggi di Indonesia. “Sekalipun kita berbeda, kita tetap satu dalam bingkai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika,” ungkap Wakapolda Kepri.
Wakapolda Kepri juga mengajak tokoh agama untuk peduli terhadap tantangan sosial, khususnya pengangguran akibat arus urbanisasi yang tinggi di Kepri. “Kita berharap kegiatan dialog ini menjadi motivasi untuk semakin mempererat persatuan dan bersama-sama menciptakan Kepri sebagai tempat yang aman dan kondusif bagi investasi serta pembangunan daerah,” tambah Wakapolda Kepri.
Sebagai wujud kesepahaman, para tokoh lintas agama Provinsi Kepri melakukan pembacaan Komitmen Bersama, yang berisi sikap untuk menolak segala bentuk provokasi, intoleransi, dan ujaran kebencian, serta mendukung Polri dalam menjaga Harkamtibmas di Kepri.
Melalui kegiatan ini, Polda Kepri menegaskan komitmennya untuk terus menjalin kolaborasi dengan seluruh unsur masyarakat dan tokoh agama dalam menjaga stabilitas keamanan demi terciptanya suasana damai, aman, dan harmonis di wilayah Kepri.
Langkat, 2 Desember 2025 – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) menyalurkan bantuan kepada para korban banjir dan longsor di Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Bantuan yang diserahkan melalui Posko Penyaluran di Tanjung Pura mencakup berbagai kebutuhan dasar seperti makanan siap santap, air minum, selimut, alas tidur, dan perlengkapan kebersihan diri.
Tim Indosat Circle Sumatra turut terjun langsung ke lokasi bencana untuk menyalurkan bantuan dan memantau kebutuhan lanjutan yang diperlukan. Dalam penyalurannya, Indosat memastikan distribusi berjalan tertib dan mengutamakan kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta ibu dengan bayi dan balita.
Agus Sulistio, EVP – Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk hadir di tengah masyarakat dalam kondisi darurat. “Kami memahami bahwa bencana ini memberikan dampak besar bagi saudara-saudara kita di Sumatra Utara. Indosat Ooredoo Hutchison berkomitmen untuk berada di sisi masyarakat dalam situasi apa pun,” ujarnya.
Agus menambahkan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari inisiatif Indosat SIGAP (Siap Tanggap Keadaan Darurat) yang berada di bawah payung program Corporate Social Responsibility (CSR) pilar filantropi.
Selain bantuan logistik, Indosat turut menyalurkan kartu perdana IM3 dan Tri untuk memastikan kebutuhan akses komunikasi masyarakat tetap terjaga. Dengan dukungan kartu perdana dan jaringan telekomunikasi, para penyintas dapat tetap berkomunikasi dengan lebih mudah, khususnya untuk keperluan darurat dan informasi terkait upaya penyelamatan.
Sejak bencana terjadi, kebutuhan komunikasi pelanggan di wilayah terdampak terus menjadi perhatian. Hingga Senin, 1 Desember 2025, sebanyak 90% site di wilayah Sumatra Utara berfungsi dengan baik.
Tim teknis Indosat terus mempercepat pemulihan layanan melalui perbaikan jalur transport telekomunikasi serta pengoperasian sumber daya portable di berbagai titik terdampak. Dengan langkah-langkah tersebut, Indosat telah mampu menjaga keberlangsungan layanan dasar, seperti telepon, pesan singkat, dan layanan data terbatas tetap berjalan.
Indosat Ooredoo Hutchison akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan membuka peluang untuk penambahan dukungan sesuai kebutuhan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Indosat dalam menjalankan tanggung jawab sosial serta mendukung percepatan pemulihan pascabencana.
Menghadapi tren cuaca ekstrem yang berpotensi meningkat jelang libur Natal dan Tahun Baru, Pemko Batam mengimbau seluruh masyarakat agar tetap waspada. Risiko utama seperti hujan lebat, angin kencang, petir, gelombang tinggi, hingga jarak pandang terbatas perlu diantisipasi bersama.
Ayo lakukan langkah kesiapsiagaan:
* Cek informasi cuaca BMKG sebelum beraktivitas
* Hindari bepergian saat ada peringatan cuaca ekstrem
* Jauhi pohon dan papan reklame saat angin kencang
* Ikuti arahan petugas jika kondisi memburuk
Jika menemukan kondisi darurat atau membutuhkan bantuan segera hubungi: DISKOMINFO 112
Periode risiko kritis: Minggu ke-2 Desember – awal Januari
Dipengaruhi fenomena cuaca global & regional seperti Monsoon Asia, MJO, hingga potensi bibit siklon tropis.
Tetap waspada dan saling mengingatkan. Informasi prakiraan cuaca dapat diakses melalui website resmi BMKG: www.bmkg.go.id
Padang Pariaman, 1 Desember 2025 – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) menyalurkan bantuan kepada para korban banjir dan longsor di Padang Pariaman, Sumatra Barat. Bantuan yang diserahkan melalui Posko Penyaluran Maransi, Nagari Seulayat Ulakan, Kabupaten Padang Pariaman, mencakup berbagai kebutuhan dasar seperti makanan siap santap, air minum, selimut, alas tidur, dan perlengkapan kebersihan diri.
Agus Sulistio, EVP – Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk hadir di tengah masyarakat dalam kondisi darurat. “Kami memahami bahwa bencana ini memberikan dampak besar bagi saudara-saudara kita di Sumatra Barat. Indosat Ooredoo Hutchison berkomitmen untuk berada di sisi masyarakat dalam situasi apa pun,” ujarnya.
Agus menambahkan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari inisiatif Indosat SIGAP (Siap Tanggap Keadaan Darurat) yang berada di bawah payung program Corporate Social Responsibility (CSR) pilar filantropi.
Selain bantuan logistik, Indosat turut menyalurkan kartu perdana IM3 dan Tri untuk memastikan kebutuhan akses komunikasi masyarakat tetap terjaga. Dengan dukungan kartu perdana dan jaringan telekomunikasi, para penyintas dapat tetap berkomunikasi dengan lebih mudah, khususnya untuk keperluan darurat dan informasi terkait upaya penyelamatan.
Sejak bencana terjadi, kebutuhan komunikasi pelanggan di wilayah terdampak terus menjadi perhatian. Hingga Senin, 1 Desember 2025, sebanyak 95% site di wilayah Sumatra bagian Barat berfungsi dengan baik.
Tim teknis Indosat terus mempercepat pemulihan layanan melalui perbaikan jalur transport telekomunikasi serta pengoperasian sumber daya portable di berbagai titik terdampak. Dengan langkah-langkah tersebut, Indosat telah mampu menjaga keberlangsungan layanan dasar, seperti telepon, pesan singkat, dan layanan data terbatas tetap berjalan.
Indosat Ooredoo Hutchison akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan membuka peluang untuk penambahan dukungan sesuai kebutuhan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Indosat dalam menjalankan tanggung jawab sosial serta mendukung percepatan pemulihan pascabencana.
Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Harga Konsumen (IHK) Kepri pada November 2025 tercatat mengalami inflasi sebesar 0,23% (mtm), lebih rendah dibanding bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 0,36% (mtm). Secara tahunan inflasi Kepri tercatat sebesar 3,00% (yoy), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 3,01% (yoy). Inflasi juga terjadi pada 3 Kabupaten/Kota IHK di Kepri, yaitu Batam, Tanjungpinang dan Karimun yang masing-masingnya tercatat inflasi sebesar 0,25% (mtm), 0,23% (mtm), dan 0,07% (mtm). Dengan realisasi tersebut, Kepri menduduki inflasi bulanan dengan posisi ke-3 tertinggi di Sumatera. Sedangkan secara tahunan, inflasi Kepri lebih tinggi dibanding inflasi Nasional yang tercatat sebesar 2,72% (yoy).
Berdasarkan kelompok pengeluaran, Inflasi di bulan November 2025 terutama didorong oleh Kelompok Transportasi yang mengalami inflasi 1,99% (mtm) dan berkontrribusi 0,27% terhadap realisasi inflasi. Inflasi kelompok ini utamanya disebabkan oleh tingkat mobilitas masyarakat dan tenaga kerja yang meningkat menjelang akhir tahun serta kenaikan bahan bakar angkutan udara. Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya sebesar 0,37% (mtm) dan andil sebesar 0,03%. Inflasi kelompok ini utamanya disebabkan oleh kenaikan harga emas seiring dengan berlanjutnya ketidakpastian geopolitik. elain itu, kenaikan harga komoditas hortikultura seperti kangkung dan bayam didorong oleh faktor curah hujan tinggi yang terjadi di Provinsi Kepulauan Riau. Adapun inflasi yang lebih tinggi tertahan oleh Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau yang mengalami deflasi 0,33% (mtm) dengan andil deflasi 0,10% seiring dengan pasokan komoditas hortikultura seperti cabai merah, bayam, kangkung, tomat, dan cabai hijau yang terjaga.
Terkendalinya inflasi di Kepri tidak terlepas dari kuatnya koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) baik dilevel provinsi maupun kabupaten/kota. Bank Indonesia secara konsisten bersinergi dengan TPID se-Kepri dalam melaksanakan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dengan strategi 4K (Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi yang Efektif). Berbagai upaya stabilisasi harga yang dilaksanakan pada bulan November 2025, antara lain (i) High Level Meeting (HLM) TPID Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Tanjungpinang; (ii) Publikasi Iklan Layanan Masyarakat (ILM) untuk menjaga ekspektasi inflasi tetap terkendali; (iii) Edukasi mengenai inflasi melalui sosialisasi; dan (iv) Pelaksanaan capacity building klaster pertanian ke Jawa Barat..
Memasuki bulan Desember 2025, terdapat beberapa pendorong inflasi yang perlu diwaspadai, antara lain (i) Bibit siklon tropis yang terjadi di Sumatera bagian utara dapat berpotensi terjadinya hambatan dalam rantai pasok komoditas hortikultura (ii) Potensi imported inflation didorong oleh kenaikan harga komoditas global, dan (iii)meningkatnya harga emas sejalan dengan ketidakpastian geopolitik yang masih berlangsung. Disisi lain, faktor penahan inflasi kedepan diantaranya :(i)Akselerasi penyaluran beras SPHP pada semester II 2025, dan (ii)program diskon angkutan udara menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan tahun baru.
“Kedepan, Bank Indonesia bersama TPID akan terus memperkuat sinergi untuk stabilitas inflasi di Kepri. Peningkatan produksi pangan, pelaksanaan pasar murah, penguatan KAD serta penguatan koordinasi pengendalian inflasi diharapkan dapat menjaga tekanan inflasi tetap terkendali dalam rentang sasaran 2,5±1%,” tutup Deputi Perwakilan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Riau Ardhienus.
Bali, 1 Desember 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) sepakat mengembangkan transformasi dan inovasi keuangan digital yang bertanggung jawab sejalan dengan upaya menjaga stabilitas sistem keuangan dan memperkuat pelindungan konsumen. Demikian benang merah diskusi dalam OECD Asia Roundtable on Digital Finance 2025 yang digelar OJK bersama OECD di Bali, Senin. Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dalam sambutannya mengatakan OJK dalam tugasnya mengatur dan mengawasi area inovasi keuangan dan aset digital harus mampu mengikuti perkembangan teknologi dan industri digital.
“Seiring cepatnya perkembangan teknologi dan Artifisial Intelligence (AI), penting bagi kita berbagi pandangan tentang kebijakan di masing-masing negara, serta bagaimana menyusun kerangka regulasi yang seimbang mendorong inovasi namun tetap menjaga stabilitas keuangan dan pelindungan konsumen,” kata Mahendra. Dijelaskannya, mengenai perkembangan AI di sektor teknologi keuangan, OJK pada 2023 telah mulai membangun fondasi tata kelola AI dengan menerbitkan Code of Ethics Guidelines on Responsible and Trustworthy AI untuk sektor fintech, yang berfungsi sebagai pedoman etis agar penggunaan AI tetap bermanfaat, adil, dan akuntabel.
Di sektor perbankan, OJK telah menerbitkan Indonesian Banking Artificial Intelligence Governance pada April 2025, yang memperkuat tata kelola dan manajemen risiko model AI pada bank. OJK saat ini juga tengah mengembangkan program tokenisasi yang menjadi tema utama dalam perkembangan aset digital. “OJK telah mengeksplorasi tokenisasi melalui regulatory sandbox, dengan fokus pada tiga model: tokenisasi emas, obligasi, dan properti. Kami mendorong inovasi ini secara hati-hati, memastikan keseimbangan antara pengembangan teknologi, perlindungan konsumen, dan stabilitas keuangan,” kata Mahendra.
Sementara itu Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Pemerintah saat ini tengah menyusun berbagai kebijakan untuk membangun fondasi yang kuat untuk pemanfaatan AI dalam konteks pemanfaatan, serta kompetensi SDM. “Sektor jasa keuangan perlu memperluas inovasi AI untuk memperlebar akses terhadap perbankan digital, pembiayaan mikro dan decision tools bagi UMKM. Berbagai inovasi yang lebih adaptif dengan standar operasional digital menunjukkan bahwa teknologi menghadirkan solusi yang lebih efisien,” kata Airlangga. Menurutnya, upaya OECD dalam bidang keuangan digital dan kecerdasan buatan juga sangat membantu Indonesia dalam memperbarui kerangka regulasi dan mempercepat transformasi digital. Hal ini juga menjadi bagian dari komitmen agar regulasi nasional selaras dengan standar OECD.
Peran Penting Asia
Sementara itu, Direktur Financial and Enterprise Affairs OECD Carmine Di Noia dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kemitraan dengan OJK dan menyoroti peran penting Asia sebagai pusat inovasi keuangan digital. Ia menegaskan komitmen OECD untuk mendukung pengembangan kerangka kerja yang harmonis secara global. Dalam konteks ini, OECD menggandeng OJK sebagai mitra utama dalam penyelenggaraan OECD Asia Roundtable on Digital Finance 2025, sekaligus menegaskan eratnya kerja sama antara kedua institusi "Asia berada di garis depan transformasi keuangan digital, didorong oleh ekosistem fintech yang dinamis dan adopsi teknologi yang cepat. Kolaborasi seperti yang kita saksikan hari ini sangat penting untuk memastikan bahwa inovasi dapat berkembang secara bertanggung jawab, menciptakan pasar yang lebih efisien dan
inklusif, serta memperkuat kepercayaan publik," kata Carmine Di Noia. Pada kesempatan ini juga dilakukan peluncuran The OECD Report On Artificial Intelligence in Asia’s Financial Sector dan Panduan Kode Etik Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI) yang Bertanggung Jawab dan Terpercaya di Teknologi Finansial di bawah pengawasan IAKD. Peluncuran ini menjadi bagian dari komitmen OJK agar regulasi nasional selaras dengan praktik terbaik internasional. Indonesia berkomitmen memperkuat transformasi digital, memperkuat fundamental ekonomi, dan memperdalam kerja sama internasional melalui strategi yang efektif dan peningkatan kapasitas teknologi.
Kegiatan dengan OECD ini juga merupakan bagian dari proses aksesi Indonesia menjadi anggota penuh OECD. Posisi strategis Indonesia sebagai negara G20 dan pengawas sektor jasa keuangan terintegrasi menjadikan keterlibatan OJK di forum OECD semakin penting. Kolaborasi tersebut sebelumnya telah diformalisasi melalui Memorandum of Understanding (MoU) antara OJK dan OECD yang terakhir diperbarui pada tahun 2021, dan mencakup berbagai sektor jasa keuangan, termasuk pengembangan regulasi, perlindungan konsumen, serta penguatan integritas dan stabilitas sistem keuangan. “OECD Asia Roundtable on Digital Finance 2025 menjadi momentum penting untuk menyelaraskan langkah kita di seluruh negara Asia dan negara anggota OECD.
Melalui forum ini, kita dapat berbagi pengalaman, mengembangkan praktik terbaik, dan membangun kerangka kebijakan yang memungkinkan inovasi keuangan digital menjadi pengubah permainan untuk pertumbuhan dan inklusi keuangan, sambil mengelola risiko secara kolektif,” kata Mahendra Siregar. Pada sesi siang hari, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi, memberikan sambutan yang mengawali diskusi mengenai aset digital. Hasan Fawzi memaparkan perkembangan pesat pasar aset digital di Indonesia serta pendekatan OJK dalam menyeimbangkan inovasi dan manajemen risiko.
"Seiring kita beralih ke sesi sore ini, fokus kita bergeser ke kekuatan transformatif lainnya dalam keuangan digital yaitu aset digital. Sementara AI membentuk kembali intelligence dan proses di balik layanan keuangan. Aset digital secara fundamental mendefinisikan kembali sifat aset itu sendiri dan infrastruktur untuk pertukarannya," jelas Hasan Fawzi. Kegiatan hari pertama ditutup dengan diskusi panel yang mendalam mengenai berbagai topik, termasuk pendekatan kebijakan terhadap AI di sektor keuangan dan keseimbangan antara inovasi dan regulasi dalam aset digital. Acara akan dilanjutkan pada hari kedua dengan agenda pembahasan mengenai tokenisasi aset dan implikasinya bagi pengembangan pasar. Kegiatan ini dihadiri lebih dari 40 perwakilan dari regulator, pelaku industri global dan pakar di bidang keuangan digital yang berasal dari berbagai negara.
Batam, 28 Oktober 2025 – Aston Inn Gideon Batam kembali menghadirkan pengalaman kuliner yang berbeda melalui Angkringan Gideon, sebuah konsep makanan kaki lima khas Indonesia yang semakin diminati para tamu, khususnya pengunjung dari Singapura dan Malaysia yang banyak menginap di akhir pekan.
Diselenggarakan setiap Jumat dan Sabtu pukul 18.30 – 21.00, Angkringan Gideon menawarkan suasana santai ala warung kaki lima dengan ragam pilihan makanan yang melimpah. Para tamu dapat menikmati sate dengan live cooking langsung di meja, aneka gorengan hangat, Indomie khas angkringan, beragam pilihan nasi bungkus, serta minuman herbal tradisional yang menghadirkan cita rasa autentik Indonesia.
“Angkringan ini bukan sekadar tempat makan, tetapi pengalaman unik yang membawa para tamu merasakan kehangatan suasana lokal. Banyak tamu kami dari Singapura dan Malaysia sangat antusias karena konsep ini jarang mereka temui di negara mereka,” ujar Randi Pratama, Restaurant Banquet Manager Aston Inn Gideon Batam.
Hadirnya Angkringan Gideon menjadi bagian dari komitmen Aston Inn Gideon Batam untuk terus menyajikan pengalaman kuliner yang berbeda, meriah, dan penuh cita rasa lokal yang dapat dinikmati oleh seluruh tamu hotel maupun masyarakat Batam.
Tunggu apalagi segera reservasi ke +62 811 7036 387 atau langsung datang ke Komplek Penuin Centre Blok AA No. 1, Penuin, Lubuk Baja, Batam, Kepulauan Riau .
