Live Streaming
super me

super me

Page 30 of 216

BATAM - Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Deputi Bidang Infrastruktur memulai rangkaian awal pembangunan dan penataan Kawasan Nagoya Heritage, sebuah proyek strategis yang diproyeksikan menjadi koridor wisata baru, pusat UMKM modern, dan ikon wajah baru Kota Batam. Pengembangan ini merupakan bagian dari program besar penguatan 5 Wilayah Pengembangan Prioritas (WPP) yang dicanangkan BP Batam.

 Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam Mouris Limanto memimpin langsung survei lapangan yang melibatkan berbagai stakeholder, mulai dari instansi teknis BP Batam, Pemerintah Kota Batam, Dinas Pariwisata, perwakilan asosiasi pedagang, hingga mitra perbankan BRI. 

Melalui proyek Nagoya Heritage, BP Batam ingin mendorong transformasi kawasan pusat kota menjadi ruang publik modern yang terintegrasi dengan pusat kuliner, area belanja, ruang UMKM, pedestrian ramah pejalan kaki, dan estetika kota yang tertib serta hidup.

“Survei hari ini adalah langkah awal untuk memotret kebutuhan nyata di lapangan. Kawasan Nagoya Heritage akan kita tata dari Harbour Bay hingga Pakuwa, dengan panjang sekitar 4,7 kilometer. Ini akan menjadi koridor wisata urban baru yang representatif bagi Batam,” jelas Mouris. Kita ingin menghadirkan kawasan yang punya identitas baru—tempat orang berjalan kaki dengan aman, berwisata kuliner, berbelanja barang kreatif, dan merasakan atmosfer kota yang lebih berbudaya dan tertata,”lanjutnya.

Beberapa ruang yang kurang tertata akan direvitalisasi secara menyeluruh melalui Penataan kembali jalur pedestrian dan area jalan kaki, penyediaan kantong parkir terstruktur, reposisi area UMKM dan PKL agar lebih rapi, perbaikan drainase dan infrastruktur dasar,termasuk revitalisasi kios, signage, dan tata ruang depan toko, penerapan zona khusus pedestrian yang bebas dari kendaraan, hingga penataan sistem kebersihan, keamanan, dan pengelolaan kawasan. 

Mouris juga menegaskan bahwa penataan tidak hanya akan memberi dampak visual, melainkan juga dampak ekonomi yang signifikan. “Jika kawasan ini tertata, ekonomi akan tumbuh sendiri. Toko-toko akan berinovasi, pedagang mempercantik usaha mereka, dan masyarakat kembali menjadikan Nagoya sebagai destinasi utama,” tambahnya. 

Pengembangan Nagoya Heritage tidak dibuat dengan pola pembiayaan tunggal. Mouris menyebut bahwa proyek ini dirancang sebagai proyek gotong royong lintas sektor. 

“Semua pihak punya peran. BP Batam hadir dengan pembinaan dan penataan infrastruktur. Pemko mendukung kebijakan kawasan. Asosiasi PKL menyediakan data dan tertib lokasi. Pengusaha ikut melakukan perapian. Dan BRI kita ajak untuk memperkuat sisi UMKM,” ujarnya. 

Dalam mendorong pemberdayaan ekonomi rakyat, BP Batam saat ini menjajaki kerja sama dengan Bank BRI sebagai bank yang dikenal kuat dalam pembinaan UMKM. Selain BRI, BP Batam juga menggandeng asosiasi PKL sebagai mitra data dan koordinator UMKM.

Sebelum memasuki pekerjaan fisik skala besar, BP Batam akan menjalankan strategi crowd gather untuk menghidupkan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut. “Menjelang Imlek dan Idulfitri, kita dorong pelaku usaha untuk menggelar kegiatan, event, dan promosi agar arus pengunjung meningkat. Ketika crowd-nya hidup, kawasan ini akan tumbuh lebih organik,” ujar Mouris. 

 

Survei yang dilakukan BP Batam mengidentifikasi sejumlah permasalahan dasar yang menjadi fokus pembenahan awal, di antaranya, pedestrian rusak dan tidak merata, drainase kurang optimal, Minim zebra cross di titik penyeberangan, jalur pedestrian yang diokupasi kendaraan hingga lampu jalan dan sistem keamanan yang perlu perbaikan. 

 

BP Batam menekankan bahwa proyek ini bukan proyek instan, melainkan transformasi kawasan besar yang dilakukan bertahap sepanjang 2026. “Penataan kita lakukan sambil berjalan. Karena banyak pihak terlibat, ritme pekerjaan dibuat organik dan berlapis. Fase utama saat ini adalah membangun budaya baru bagi masyarakat Batam untuk kembali menjadikan Nagoya sebagai ruang berwisata, berkuliner, dan berbelanja,” jelasnya.

Proyek Nagoya Heritage ini diharapkan menjadi salah satu penggerak utama ekonomi kreatif dan pariwisata Kota Batam pada 2026. Dengan kolaborasi lintas sektor dan pendekatan penataan yang berkelanjutan, BP Batam optimistis kawasan ini akan menjadi destinasi kota yang tertib, modern, dan ramah masyarakat.

 

Jakarta, 2 Januari 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong pasar modal Indonesia untuk semakin berperan strategis dalam mendukung agenda prioritas pemerintah, melalui peningkatan integritas pasar, pendalaman likuiditas, penguatan basis investor institusi, serta percepatan pembangunan ekosistem bursa karbon yang kredibel dan berstandar internasional.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, dalam sambutannya pada Pembukaan Perdagangan Perdana Bursa Efek Indonesia Tahun 2026 di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jumat, yang dihadiri oleh Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjaminan Simpanan Anggito Abimanyu, Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun, Jajaran Anggota Dewan Komisioner OJK, Direktur Bursa Efek Indonesia Iman Rachman, serta seluruh pemangku kepentingan dan insan pasar modal.

Mahendra juga mengatakan, OJK akan terus mendorong peningkatan pelindungan investor minoritas dan retail yang saat ini menopang IHSG di antaranya melalui penegakan aspek perilaku atau market conduct termasuk penguatan pengawasan perilaku influencer keuangan atau finfluencer.

OJK saat ini tengah menyiapkan aturan baru bagi influencer keuangan (finfluencer), yang dalam tahap finalisasi dan ditargetkan terbit pada pertengahan 2026, dengan penekanan pada kapabilitas, transparansi, dan kepatuhan perizinan, untuk mendukung literasi investasi yang bertanggung jawab.

Lebih lanjut, Mahendra mendorong peningkatan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait yang dapat memperbesar peran Pasar Modal Indonesia sebagai sumber pendanaan utama bagi perusahaan emiten dan juga menjadikan sektor jasa keuangan sebagai motor pertumbuhan perekonomian yang kuat secara menyeluruh.

“Kami berkomitmen untuk terus menjaga sinergitas dan kolaborasi di antara seluruh pemangku kepentingan. Sinergi dan kolaborasi Komite Kebijakan Sektor Keuangan KSSK tentu menjadi prioritas utama dalam menjaga stabilitas dan meningkatkan peran sektor keuangan mendorong pertumbuhan perekonomian nasional,” kata Mahendra.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menjelaskan bahwa BEI telah menyiapkan masterplan pengembangan pasar modal 2026-2030 untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan dan meningkatkan daya saing global. Dalam peta jalan tersebut, BEI menetapkan tujuan besar pada 2030, yakni membangun pasar modal yang inovatif, transparan, inklusif, serta tumbuh secara global.

“Target ambisius ini didukung oleh penguatan infrastruktur pasar, peningkatan kualitas emiten dan investor, serta perluasan partisipasi publik,” kata Iman.

Iman menambahkan BEI juga mendorong inovasi produk dan pendalaman pasar agar pasar modal tidak hanya tumbuh dari sisi nilai, tetapi juga berperan lebih besar dalam pembiayaan jangka panjang ekonomi nasional.

Kinerja Pasar Modal Indonesia

Selaras dengan momentum pemulihan dan ekspansi ekonomi nasional, Pasar Modal Indonesia menutup tahun 2025 dengan kinerja yang solid. IHSG berada pada level 8.646,94 poin, menguat 22,13 persen secara year to date (ytd) dan mencatatkan beberapa kali all time high sepanjang tahun 2025. Setelah mengalami net sell di awal 2025, investor non-residen kembali mencatatkan net buy di Semester II-2025 sebesar Rp36,23 triliun, mencerminkan pulihnya kepercayaan terhadap prospek ekonomi nasional dan kinerja korporasi.

Dari sisi penghimpunan dana, hingga 31 Desember 2025 tercatat 215 Penawaran Umum dengan total nilai Rp275 triliun, termasuk 18 emiten baru dengan nilai IPO Rp14,41 triliun. Rerata nilai transaksi harian juga meningkat menjadi Rp18,1 triliun, dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp12,9 triliun, seiring pertumbuhan Single Investor Identification (SID) yang mencapai 20,2 juta SID atau meningkat 36 persen secara ytd, dengan dominasi investor berusia di bawah 40 tahun.

Meski demikian, OJK menilai masih terdapat ruang penguatan, terutama pada kinerja indeks LQ45 yang tumbuh 2,41 persen, serta kontribusi pasar saham terhadap PDB yang mencapai 72 persen, namun masih berada di bawah negara kawasan seperti India (140 persen), Thailand (101 persen), dan Malaysia (97 persen). Selain itu, porsi transaksi investor ritel yang meningkat dari 38 persen di akhir 2024 menjadi 50 persen di 2025, mempertegas urgensi penguatan perlindungan investor dari praktik transaksi tidak wajar dan manipulasi pasar.

Arah Kebijakan Pasar Modal Indonesia Tahun 2026

Memasuki 2026, OJK bersama Self-Regulatory Organization (SRO) berkomitmen mengimplementasikan berbagai program strategis yang fokus pada peningkatan integritas dan kedalaman pasar. Pertama, peningkatan kualitas perusahaan tercatat melalui penyempurnaan kebijakan secara menyeluruh dari entry requirement, peningkatan free float atau floating shares termasuk continuous free float, meningkatkan transparansi ultimate beneficial owner sampai exit policy yang jelas.

Mahendra mengatakan, peningkatan transparansi ultimate beneficial owner untuk perusahaan tercatat diperlukan untuk meminimalisasi transaksi efek yang tidak wajar dan meningkatkan likuiditas real di pasar sekaligus menjawab keraguan investor dan lembaga internasional.

Kedua, peningkatan basis investor baik domestik maupun asing. Program ini dilaksanakan melalui peningkatan peran investor istitusi terutama reksa dana, asuransi, dan dana pensiun, termasuk peningkatan basis investor baik domestik maupun asing. Program ini dilaksanakan melalui peningkatan peran investor istitusi terutama reksa dana, asuransi, dan dana pension yang dinilai semakin siap kembali memperbesar alokasi investasi di pasar modal secara sehat sesuai praktik manajemen risiko yang baik

Ketiga, adopsi melaksanakan reformasi tata kelola pasar saham terkini antara lain melalui penguatan aspek transparansi kualitas disclosure dan disiplin pengelolaan 

perusahaan yang mampu meningkatkan kepercayaan investor dan mendorong pertumbuhan pasar yang berkelanjutan.

Terakhir, penguatan manajemen risiko dan tata kelola teknologi informasi. OJK juga telah mengenakan berbagai langkah pengenaan sanksi dan hukuman di pasar modal antara lain denda kepada 121 pihak pencabutan izin, 6 pihak surat peringatan dan perintah tertulis termasuk keterlambatan terhadap 638 pelaku usaha.

Melengkapi inisiatif ini OJK bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan BEI membangun Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) sebagai tindak lanjut Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Instrumen Nilai Ekonomi Karbon dan Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca Nasional (Perpres 110/2025), termasuk penyesuaian POJK Nomor 14 Tahun 2023 tentang Perdagangan Karbon (POJK 14/2023), guna menghadirkan sistem registri dan pencatatan unit karbon yang kredibel, transparan, dan interoperable dengan standar global, demi mendorong pendalaman pasar dan percepatan ekonomi hijau Indonesia.

OJK juga memastikan keberlanjutan perlakuan khusus bagi nasabah dan pemegang polis terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sejak 10 Desember 2025, sebagai aktivasi cepat POJK Nomor 19 Tahun 2022 tentang Perlakuan Khusus untuk Lembaga Jasa Keuangan (LJK) pada Daerah dan Sektor Tertentu di Indonesia yang Terkena Dampak Bencana (POJK 19/2022), mencakup restrukturisasi kredit yang tetap dikategorikan lancar, penilaian kualitas kredit berbasis ketepatan pembayaran, serta percepatan dan simplifikasi klaim di sektor perasuransian.

OJK menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergi industri dalam mewujudkan Pasar Modal Indonesia yang likuid, efisien, transparan, berintegritas, dan berdaya saing global, sekaligus menjadi pilar pembiayaan pertumbuhan ekonomi, pembangunan berkelanjutan, dan ekonomi hijau nasional. OJK akan terus memantau dinamika global dan domestik, serta mengambil langkah yang diperlukan guna menjaga stabilitas dan pertumbuhan industri pasar modal yang sehat dan berkelanjutan.

Selama Periode Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, pergerakan penumpang kapal di wilayah kerja Badan Pengusahaan (BP) Batam menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, dengan rute internasional masih menjadi kontributor utama arus penumpang.

Berdasarkan data realisasi hingga H1+5 atau per 30 Desember 2025, total pergerakan penumpang rute internasional tercatat mencapai 316.236 orang, atau meningkat 22 persen dibandingkan periode Angkutan Nataru tahun 2024.

Kenaikan paling signifikan terjadi pada penumpang berangkat melalui terminal ferry internasional yang tumbuh 30 persen, sementara penumpang datang meningkat 15 persen. Peningkatan ini terutama terjadi pada rute Singapura dan Malaysia melalui Terminal Ferry Internasional Batam Center dan Harbour Bay

Sementara itu, pergerakan penumpang rute domestik tercatat sebanyak 205.487 orang, atau meningkat 6,7 persen dibandingkan periode Nataru 2025. Dari jumlah tersebut, penumpang berangkat melalui terminal ferry domestik mencapai 107.209 orang atau tumbuh 5,3 persen, sedangkan penumpang datang tercatat 98.278 orang atau meningkat 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menyampaikan bahwa dominasi pergerakan penumpang pada rute internasional selama Periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2026 dipengaruhi oleh jarak waktu yang relatif berdekatan dengan pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026.

“Kondisi tersebut mendorong masyarakat untuk menunda aktivitas mudik dan memilih untuk melaksanakannya pada periode Angkutan Lebaran 2026. Hal ini menyebabkan pergerakan penumpang domestik pada momen Nataru relatif lebih terkendali,” ujar Benny dalam keterangan resminya, Rabu (31/12/2025).

Meski demikian, Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, imbuh Benny terus memastikan kelancaran arus penumpang di Periode Angkutan Laut Nataru 2026 dengan mengoordinasikan para agen pelayaran untuk melakukan penambahan armada kapal, baik domestik maupun internasional, guna mengantisipasi potensi lonjakan arus penumpang.

Selain itu, BP Batam juga menyiapkan Posko Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di terminal ferry domestik dan internasional sebagai pusat koordinasi lintas instansi.

Seluruh sistem CCTV pelabuhan di wilayah kerja BP Batam juga telah terintegrasi dengan Pusat Informasi Transportasi (PUSINTRANS) Kementerian Perhubungan guna mendukung pemantauan dan pengendalian arus penumpang secara real time selama periode Nataru.

“Peningkatan arus penumpang selama Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 terjadi pada tanggal 25 Desember 2025 dan kami prediksikan juga terjadi pada 4 Januari 2026. Meski demikian lonjakan penumpang ini dapat kami kelola dengan baik melalui koordinasi lintas instansi, kesiapan armada, serta penerapan digitalisasi e-ticketing sehingga arus penumpang tetap berjalan aman dan lancar,” tambah Benny.

Sementara itu, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa BP Batam akan terus melakukan evaluasi secara berkelanjutan hingga berakhirnya periode Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, sebagai bagian dari komitmen dalam memastikan pelayanan publik yang optimal dan berkelanjutan.

“Evaluasi selama periode Nataru ini menjadi dasar bagi kami untuk memperkuat kesiapan menghadapi Angkutan Lebaran 2026, baik dari sisi infrastruktur, kesiapan layanan, maupun sistem pendukung operasional. Dengan persiapan yang lebih matang, kami berharap pelayanan kepelabuhanan ke depan dapat berjalan lebih optimal, aman, dan terkendali,” ujar Amsakar. 

Batam,  Desember 2025 —  Dalam rangka memeriahkan akhir tahun 2025, Artotel Wanderlust hadir dengan program tahun baru Semarak Akhir Tahun dengan serangkaian program menarik yang mengangkat keanekaragaman budaya Indonesia namun tetap fun, playful, edgy dan artistik.

Rangkaian kemeriahan tersebut dapat dinikmati di ARTOTEL Batam yang memiliki 4 rangkaian program, antara lain Snooze & Stay yang berupa paket menginap eksklusif, Festive Feast yang merupakan program F&B dengan konsep unik, Wanderer Years Ahead berupa acara perayaan tahun baru dengan penuh warna dan pengisi acara yang seru, serta Perks & Perks yaitu pilihan merchandise Artotel Goods yang berkolaborasi dengan seniman kontemporer ternama Indonesia, Eddie Hara. Adapun program tersebut hadir di ARTOTEL Batam dengan detail sebagai berikut:

  • Snooze & Stay, dimulai dengan harga IDR 1,988,000 net per malam, sudah termasuk menginap satu malam, santap malam spesial Malam Tahun Baru, serta acara pesta perayaan pergantian tahun yang meriah
  • Festive Feast, dengan harga IDR 388,000 net per orang, para tamu dapat menikmati santap malam spesial Malam Tahun Baru yang menyajikan beragam hidangan pilihan, termasuk aneka seafood segar dan sajian internasional yang dikurasi khusus untuk momen pergantian tahun
  • Wanderer Years Ahead, dengan harga tiket IDR 188.000 net per orang. Para tamu akan dimanjakan dengan penampilan spesial dari Larosa Band serta Bebby Lope
  • Perks & Perks, berkolaborasi dengan ARTOTEL Goods dan Eddie Hara seniman seni rupa kontemporer Indonesia yang dikenal sebagai pelopor gaya lowbrow art, pop surrealism, dan street art.

“Melalui program Semarak Akhir Tahun, kami ingin menghadirkan pengalaman bagi tamu kami yang tidak hanya merayakan pisah sambut tahun 2025 - 2026 namun dibalut dengan ragam budaya Indonesia di daerah setiap hotel kami berada. Kami berharap para tamu kami dapat mengakhiri tahun 2025 dengan suka cita dan penuh inspirasi untuk menyambut tahun yang baru. Lebih dari sekedar perayaan, rangkaian kegiatan ini juga merupakan bentuk apresiasi kami kepada tamu yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan Artotel Wanderlust sepanjang tahun”, ujar Yulia Maria, Director of Marketing Communications Artotel Group.

“Semarak Akhir Tahun kami rancang sebagai momen kebersamaan untuk merayakan perjalanan setahun penuh. Dengan sajian istimewa dan hiburan pilihan, kami berharap setiap tamu dapat menikmati malam pergantian tahun yang seru, nyaman, dan tak terlupakan bersama ARTOTEL Batam.” ujar Andi Anggreni, General Manager ARTOTEL Batam.

Artotel Wanderlust merupakan program loyalty program dari Artotel Group yang telah diluncurkan sejak tahun 2022. Berbagai macam keuntungan dapat dinikmati hanya dengan menjadi anggota Artotel Wanderlust. Dengan mengunduh aplikasi Artotel Wanderlust di Google Store (Android) atau Play Store (IOS), para tamu bisa mendaftarkan diri sebagai member Artotel Wanderlust secara gratis. Untuk para member, secara otomatis akan bisa mendapatkan diskon 10% untuk menginap, diskon 5 - 15% untuk F&B, serta Birthday Reward untuk member yang berulang tahun yaitu berupa diskon 50% untuk menginap. Disamping itu, member yang aktif bertransaksi pun akan dapat terus meningkatkan tier nya mulai dari Silver, Gold, hingga Black yang tentunya akan mendapatkan keuntungan lebih lagi dari tier sebelumnya, seperti gratis room upgrade, gratis late check-out, VIP treatment, dll.

Diskominfo Batam – Meski tanpa kembang api, perayaan Kunduri Akhir Tahun di Dataran Engku Putri, Batamcentre, berlangsung meriah sekaligus sarat kepedulian. Ribuan warga Batam berkumpul sembari menunjukkan solidaritas bagi korban bencana di Sumatra, hingga berhasil menghimpun donasi sekitar Rp15 miliar yang akan disalurkan melalui Pemerintah Kota Batam.

Di hadapan ribuan masyarakat, Amsakar mengulas perjalanan Batam sepanjang tahun 2025 yang diwarnai berbagai capaian membanggakan. Indikator pembangunan menunjukkan kemajuan signifikan, mulai dari menurunnya angka kemiskinan, berkurangnya tingkat pengangguran terbuka, inflasi yang terjaga stabil, hingga pertumbuhan ekonomi dan investasi yang terus meningkat. Sejumlah penghargaan tingkat nasional pun menjadi pengakuan atas kerja keras dan kolaborasi yang terbangun di Kota Batam.

Namun, Amsakar menegaskan bahwa keberhasilan tersebut bukan semata-mata hasil kerja pemerintah. “Semua yang kita capai hari ini adalah buah dari kontribusi seluruh masyarakat Kota Batam,” ujarnya.

Terlepas dari itu, Amsakar menyampaikan, pergantian tahun bukan hanya seremoni, melainkan momentum untuk melakukan refleksi bersama. “Sudah waktunya di pergantian tahun ini kita melakukan perenungan dan kontemplasi. Apa yang telah kita lalui, ikhtiar yang kita jalankan, dan apa yang hendak kita tuju pada tahun yang akan datang,” tuturnya.

Berbeda dari perayaan tahun baru pada umumnya, Pemerintah Kota Batam memilih langkah yang lebih bermakna. Amsakar menyampaikan bahwa Pemko Batam bersama Forkopimda sepakat mengalihkan euforia pergantian tahun menjadi aksi kepedulian bagi saudara-saudara di Sumatera yang tengah dilanda bencana.

“Biasanya setiap pergantian tahun selalu ada musik yang meriah dan kembang api. Tetapi malam ini kami berketetapan hati untuk membangun solidaritas dengan saudara kita di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Batam telah menyalurkan bantuan sebesar Rp7,5 miliar untuk tiga daerah tersebut. Selain itu, partisipasi masyarakat berhasil menghimpun donasi sebesar Rp4.589.074.911, ditambah dukungan dari PLN Batam senilai Rp2,5 miliar. Secara keseluruhan, dana solidaritas yang terkumpul hampir mencapai Rp15 miliar.

Di akhir sambutannya, Amsakar mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kondusivitas pasca perayaan tahun baru. “Saya berharap seluruh warga Batam tetap menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di jalan raya,” pesannya.

Kunduri Akhir Tahun ditutup dengan penampilan Sammy Simorangkir yang menghadirkan suasana hangat dan penuh makna. Momentum ini menegaskan bahwa pergantian tahun di Batam tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga wujud nyata kepedulian dan persaudaraan untuk negeri. 

Memasuki akhir 2025, Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat kinerja yang relatif solid di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tantangan dan ketidakpastian.

Batam menunjukan performa yang positif pada triwulan III tahun 2025. Arus investasi tetap terjaga, aktivitas industri berjalan, dan pertumbuhan ekonomi menunjukkan arah yang stabil.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim BP Batam dan sinergi yang kuat bersama para pemangku kepentingan atas kolaborasi yang terjalin sepanjang tahun ini.

Menurut dia, capaian 2025 tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, pelaku usaha, serta partisipasi masyarakat Batam.

“Sepanjang 2025, Batam mencatat realisasi investasi yang kuat dan pertumbuhan ekonomi yang terjaga. Ini menunjukkan Batam tetap dipercaya dan mampu tumbuh di tengah ketidakpastian global,” ujar Amsakar.

Hingga Triwulan III 2025, pertumbuhan ekonomi Batam meningkat pada angka 6,89 persen secara tahunan (year-on-year).

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh sektor utama yakni sektor investasi, disusul industri pengolahan, perdagangan, dan logistik. Amsakar menilai capaian ini mencerminkan aktivitas ekonomi riil yang berjalan di Batam.

“Dari sisi investasi, realisasi penanaman modal di Batam hingga Triwulan III 2025 tercatat mencapai Rp54,7 triliun, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini menempatkan Batam sebagai salah satu daerah dengan capaian investasi tertinggi secara nasional.” Terang Amsakar Achmad.

Menambahkan, Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra juga menilai, struktur investasi yang masuk ke Batam menunjukkan tren yang semakin sehat, terutama dari sisi penanaman modal dalam negeri.

“Meningkatnya investasi dalam negeri menunjukkan bahwa ekosistem Batam semakin dipercaya oleh pelaku usaha nasional. Rantai pasok lokal tumbuh, industri pendukung menguat, dan nilai tambah semakin tinggal di dalam negeri. Ini fondasi penting bagi daya saing jangka panjang Batam,” ujar Li Claudia.

Hal ini di dukung kebijakan dari Pemerintah Pusat sepanjang 2025 juga dinilai berperan penting dalam menjaga iklim investasi Batam. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan arahan agar Batam diperkuat sebagai destinasi investasi strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam Fary Francis menyampaikan bahwa arahan Presiden tersebut menjadi pijakan utama BP Batam dalam merumuskan langkah ke depan.

“Presiden menegaskan bahwa Batam harus berperan nyata dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi dengan memperkuat posisinya sebagai destinasi investasi. Arahan ini kami terjemahkan dengan memastikan investasi yang masuk bersifat produktif, inklusif, dan berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Fary.

Menurutnya, fokus BP Batam ke depan adalah mempercepat layanan investasi, menyederhanakan regulasi, serta memperkuat ekosistem usaha agar Batam semakin kompetitif sebagai tujuan investasi utama, baik nasional maupun internasional.

Dengan capaian sepanjang 2025 tersebut, BP Batam optimistis Batam dapat melanjutkan momentum pertumbuhan pada 2026, sekaligus memperkuat perannya sebagai kawasan strategis nasional yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Transformasi perusahaan yang tak pernah tidur, jadikan waktu berlalu begitu cepat. Rasanya baru kemarin saya pertama kali mengenakan seragam putih biru (1993) dengan penuh semangat dan harapan. Besok 1 Januari 2026, secara resmi saya memasuki masa pensiun dari perusahaan yang telah menjadi rumah kedua saya selama 32 tahun 6 bulan.

Telkom bukan sekadar tempat bekerja bagi saya. Di sinilah saya belajar tentang dedikasi, profesionalisme, dan arti sebuah kebersamaan. Dari teknologi analog hingga era digital, dari kabel kertas hingga fiber optik, dari teknologi wireline hingga wireless (mobile), dari penggelaran kabel darat, udara hingga kabel laut, dari telepon engkol hingga touchscreen, dari layanan telex hingga datacenter, dari telkomnet instan hingga broadband, layanan operator 108/117 hingga AI, dst..saya berkesempatan menjadi saksi sekaligus bagian dari transformasi besar industri telekomunikasi Indonesia.

Bersama rekan-rekan seperjuangan yang luar biasa, Telkom selalu menghadapi berbagai tantangan. Terkadang diminta siapkan proyek sangkuriang ataupun jualan yang bikin meriang karena dikejar target, hingga suka cita ketika berhasil menyelesaikan target bersama. Setiap momen itu kini menjadi kenangan berharga yang akan saya simpan selamanya.

Di titik refleksi ini, izinkan saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada semua pihak. Kepada atasan yang pernah saya kecewakan, rekan kerja yang pernah saya sakiti—baik sengaja maupun tidak sengaja—dan kepada semua pihak yang pernah berinteraksi dengan saya.

Saya sadar, selama perjalanan karir yang panjang ini, pasti ada kata-kata yang kurang berkenan, sikap yang mungkin menyinggung, atau keputusan yang tidak memuaskan semua pihak. Sebagai manusia biasa yang penuh kekurangan, saya memohon keikhlasan untuk memaafkan segala kesalahan saya.

Tak lupa, terimakasih kepada Telkom yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk berkarya dan berkontribusi. Terima kasih telah menjadi tempat saya menghidupi keluarga, mengembangkan diri, dan menemukan makna dari sebuah pengabdian.

Terima kasih kepada para atasan yang telah membimbing, mengarahkan, dan terkadang dengan tegas mengoreksi saya agar menjadi pribadi yang lebih baik.

Terima kasih kepada rekan-rekan seperjuangan yang selalu ada di saat suka maupun duka. Rekans bukan hanya rekan kerja, tapi sudah menjadi keluarga bagi saya. Tawa, cerita, bahkan perdebatan kita adalah bumbu kehidupan yang membuat perjalanan karir ini begitu berwarna.

Terima kasih kepada tim yang pernah saya pimpin. Kalian telah mengajarkan saya bahwa kepemimpinan sejati bukan tentang memerintah, tapi tentang melayani dan memberdayakan.

2026: Bukanlah Akhir, Tapi Awal yang Baru bagi saya.

Meskipun baju seragam biru Telkom, harus saya lipat dan simpan dengan rapih. Pensiun bukan berarti berhenti berkarya. Di usia menuju 58 tahun, semoga saya masih diberi kesehatan dan semangat untuk terus berkontribusi, meski dalam bentuk yang berbeda.

Mari kita sambut 2026 dengan penuh optimisme! Apapun status kita—aktif berkarya, pensiun, atau sedang dalam transisi—yang terpenting adalah kita tetap produktif, positif, dan memberikan manfaat bagi sekitar.

Terakhir, saya ingin mengutip pesan yang pernah saya dengar: "Kita tidak diukur dari seberapa lama kita bekerja, tapi dari seberapa besar jejak positif yang kita tinggalkan." Semoga jejak kecil saya di Telkom bisa memberikan manfaat, meski secuil.

Selamat Tahun Baru 2026!
Semoga tahun ini membawa kesuksesan, kesehatan, dan kebahagiaan untuk kita semua. Semoga Telkom semakin jaya, dan Indonesia semakin maju.
Mohon maaf lahir batin,
Terima kasih untuk segalanya,
Dan sampai jumpa di kesempatan berikutnya!

Tabik,
Sabri Rasyid/Nik 680149
Jakarta, 31 Desember 2025.

Banda Aceh, Distribusi bantuan sembako bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di sejumlah wilayah Provinsi Aceh terus mengalami peningkatan signifikan hingga akhir Desember 2025. Pemerintah pusat dan daerah bersama unsur TNI, Polri, serta berbagai lembaga kemanusiaan memastikan penyaluran bantuan berjalan merata dan tepat sasaran, seiring masuknya fase pemulihan pascabencana.

Berdasarkan data pemberitaan terkini, bantuan yang disalurkan mencakup beras, minyak goreng, gula, mie instan, air bersih, susu, serta kebutuhan dasar lainnya. Bantuan tersebut dikirimkan melalui jalur darat, laut, dan udara untuk menjangkau wilayah yang sebelumnya terisolasi akibat kerusakan infrastruktur. Intensitas distribusi ditingkatkan guna mengantisipasi kebutuhan masyarakat selama masa pemulihan dan menjaga stabilitas pasokan pangan di daerah terdampak.

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menyatakan bahwa pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk memastikan bantuan logistik tersedia secara berkelanjutan. Selain pemerintah daerah, peran aparat keamanan dan relawan juga menjadi faktor penting dalam kelancaran distribusi bantuan.

“Distribusi sembako saat ini kami tingkatkan agar kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dengan baik. Fokus utama pemerintah adalah keselamatan warga dan percepatan pemulihan sosial ekonomi pascabencana,” ujar Muzakir Manaf di Banda Aceh.

Dapur umum juga didirikan di beberapa titik untuk memenuhi kebutuhan makanan harian warga terdampak, sementara pengamanan jalur distribusi dilakukan agar bantuan tidak terhambat dan dapat diterima masyarakat tepat waktu.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto menyampaikan situasi di lapangan menunjukkan progres positif, meskipun masih terdapat tantangan pada akses logistik di wilayah pedalaman.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan fokus pada proses pemulihan. Jangan mudah terpengaruh oleh isu-isu politik yang dapat mengganggu soliditas dan kerja sama di lapangan,” katanya.

Pemerintah juga menekankan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan bersifat kemanusiaan dan bebas dari kepentingan politik apa pun. Masyarakat diharapkan turut menjaga kondusivitas, saling membantu, serta mendukung upaya pemulihan yang sedang berjalan, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar hingga perbaikan fasilitas umum dan hunian sementara.

Dengan meningkatnya distribusi bantuan sembako dan dukungan lintas sektor, pemerintah optimistis pemulihan di Aceh dapat berjalan lebih cepat dan terarah. Sinergi antara pemerintah, aparat, relawan, dan masyarakat menjadi kunci utama agar Aceh dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas sosial serta ekonomi secara normal.

BATAM – Dalam acara Bincang Bareng Media BI Kepri pada Selasa (30/12/2025) Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Riau, Rony Widijarto P menyampaikan bahwa, secara kumulatif hingga triwulan III 2025, ekonomi Kepri tercatat tumbuh 6,60 persen Perekonomian Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menunjukkan kinerja impresif sepanjang tahun 2025 . Berdasarkan data Bank Indonesia, ekonomi Kepri pada triwulan III 2025 tumbuh sebesar 7,48 persen (year on year/yoy), mengalami akselerasi dibandingkan triwulan sebelumnya serta melampaui pertumbuhan ekonomi nasional

Capaian ini menempatkan Kepri sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di wilayah Sumatera.

"Pertumbuhan tersebut didorong oleh kinerja sejumlah sektor unggulan, terutama industri pengolahan, pertambangan, konstruksi, dan perdagangan. Grafik historis pertumbuhan ekonomi menunjukkan pemulihan yang kuat pascapandemi Covid-19, setelah sebelumnya mengalami kontraksi tajam pada 2020 akibat shock pandemi, " Tegasnya.

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Kepri ditopang oleh peningkatan konsumsi rumah tangga, investasi (PMTB), serta kinerja ekspor yang tetap solid.

Sementara itu, lapangan usaha utama yang memberikan kontribusi signifikan antara lain industri pengolahan dan sektor pertambangan yang terus mencatatkan kinerja positif.

"BI Kepri juga memetakan sejumlah faktor pendorong pertumbuhan ekonomi Kepri pada 2025, di antaranya kebijakan moneter yang lebih akomodatif seiring tren inflasi yang melandai, beroperasinya kembali sejumlah tambang migas di wilayah Natuna dan Anambas, implementasi kebijakan visa jangka pendek untuk mendukung pariwisata, serta berlanjutnya investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kepri, " Jelasnya.

Namun demikian, tegasnya lagi, terdapat pula faktor risiko (downside factors) yang perlu diantisipasi, seperti ketidakpastian geopolitik global yang berpotensi mengganggu perekonomian domestik, dampak kebijakan tarif perdagangan internasional, serta meningkatnya persaingan investasi antarnegara dan antarwilayah.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan, sejumlah upaya strategis terus didorong, antara lain hilirisasi sumber daya alam guna memperkuat local value chain, pembukaan dan perluasan rute penerbangan untuk mendukung sektor pariwisata, penguatan aspek aksesibilitas, amenitas, dan atraksi (3A), peningkatan investasi melalui penyederhanaan regulasi dan insentif, digitalisasi sistem pembayaran, serta pemberdayaan UMKM agar mampu menghasilkan produk unggulan berorientasi ekspor.

"Dengan fondasi tersebut, Kepri optimistis dapat mempertahankan kinerja ekonomi yang kuat dan berkelanjutan hingga akhir 2025," Terangnya.

 

 

Jakarta, 31 Desember 2025. Otoritas Jasa Keuangan kembali mengundang kelompok pemberi dana atau lender Dana Syariah Indonesia (DSI) untuk membahas perkembangan pengembalian dana para lender yang telah dijanjikan pengurus DSI. Deputi Komisioner Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan dan Pelindungan Konsumen OJK Rizal Ramadhani bersama sejumlah pejabat OJK lain menerima enam orang wakil dari Paguyuban Lender DSI di Kantor OJK, Jakarta, Selasa (30/12).

Rizal Ramadhani dalam kesempatan dialog itu menyatakan pertemuan yang kedua dengan perwakilan lender DSI ini merupakan bentuk komitmen OJK sebagai otoritas yang memiliki kewenangan dalam melindungi konsumen. “Sebagai otoritas kami harus hadir baik di sisi pelindungan konsumen atau pengawas sektor jasa keuangan. Untuk urusan dana lender DSI ini kami sudah melakukan berbagai hal sesuai kewenangan kami,” kata Rizal.

Sebelumnya, OJK pada 28 Oktober 2025 telah memfasilitasi pertemuan antara wakil Paguyuban Lender DSI dengan Direktur Utama PT DSI Taufiq Aljufri sebagai tindak lanjut atas sejumlah pengaduan masyarakat yang masuk dalam saluran pengaduan konsumen OJK mengenai tertundanya pengembalian dana  maupun pembayaran imbal hasil dari DSI.

Dalam pertemuan 28 Oktober itu, Taufiq Aljufri menyatakan bertanggung jawab menuntaskan kewajiban pengembalian dana kepada lender secara bertahap sesuai kemampuan dan rencana penyelesaian yang dalam penyusunannya akan melibatkan kelompok lender dan kemudian disampaikan kepada OJK.

Sebagai tindak lanjut dari pengawasan yang dilakukan terhadap DSI, OJK telah berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk PPATK dalam rangka penelusuran transaksi keuangan DSI. “Kami akan melakukan best effort untuk menjalankan kewenangan yang kami punya. OJK sudah meminta PPATK untuk melakukan penelusuran transaksi keuangan DSI dan PPATK telah melakukan pemblokiran rekening DSI,” kata Rizal.

OJK juga sudah meningkatkan status pengawasan DSI menjadi pengawasan khusus dan melakukan pemeriksaan khusus dalam rangka melacak transaksi yang dilakukan DSI.  

Dari sisi pengawasan, OJK pada 10 Desember 2025 telah menerbitkan instruksi tertulis kepada Direksi, Komisaris, DPS, dan Pemegang Saham PT DSI yang isinya meminta melaksanakan seluruh kewajiban terkait penyelesaian dan pengembalian hak lender dan menyusun rencana aksi dan upaya konkret pengembalian dana lender secara jelas, terukur, dalam kerangka waktu yang jelas baik yang telah disepakati atau belum. Hingga saat ini OJK telah mengeluarkan 15 sanksi pengawasan terhadap DSI.

Ketua Paguyuban Lender DSI Ahmad Pitoyo dalam kesempatan itu meminta dukungan OJK untuk mendapatkan kembali dana yang diinvestasikan melalui perusahaan tersebut. 

Sanksi-Sanksi Administratif kepada DSI

Sebelumnya, sebagai bagian dari langkah pengawasan, OJK telah mengenakan sanksi Pembatasan Kegiatan Usaha (PKU) kepada PT Dana Syariah Indonesia sejak 15 Oktober 2025. Pengenaan sanksi ini merupakan bentuk pelaksanaan pengawasan tegas OJK agar perusahaan fokus menyelesaikan kewajiban kepada lender dan tidak melakukan kegiatan penyaluran pendanaan baru selama masa pembekuan.

Berdasarkan sanksi tersebut, DSI dilarang melakukan penggalangan dana baru dari pemberi dana (lender) maupun penyaluran pendanaan baru kepada peminjam (borrower) dalam bentuk apa pun, termasuk melalui website, aplikasi, atau media lainnya.

DSI juga dilarang melakukan pengalihan, pengaburan, pengurangan nilai, atau pemindahan kepemilikan aset, baik sebagian maupun seluruhnya, kepada pihak lain tanpa persetujuan tertulis dari OJK, kecuali untuk memenuhi kewajiban sesuai ketentuan perundang-undangan.

Selain itu, DSI tidak diperkenankan melakukan perubahan susunan Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, dan Pemegang Saham yang telah tercatat dalam data pengawasan OJK, kecuali dalam rangka memperbaiki kinerja, memperkuat permodalan, serta menyelesaikan permasalahan dan kewajiban perusahaan.

OJK juga memerintahkan DSI untuk tetap menjalankan operasional perusahaan secara normal, melayani dan menyelesaikan setiap pengaduan lender dan pihak terkait, serta tidak menutup kantor layanan. DSI wajib menyediakan saluran pengaduan yang aktif, seperti telepon, WhatsApp, e-mail, dan media sosial, serta memberikan tanggapan dan penyelesaian atas setiap pengaduan sesuai ketentuan yang berlaku.

OJK menegaskan komitmennya untuk melindungi konsumen dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap industri pindar. OJK mengimbau masyarakat agar selalu menggunakan platform pindar yang berizin dan diawasi OJK, serta memahami risiko layanan dan produk keuangan digital sebelum menempatkan dana.

Page 30 of 216

Instagram

Tentang Kami