Live Streaming

Batam - Badan Pengusahaan (BP Batam) melalui Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI) bersilaturahmi bersama warga Kampung Tua Tiangwangkang, Jembatan 1, Barelang, dalam rangkaian Safari Ramadhan pada Rabu (12/4/2023).

Silaturahmi dipimpin oleh Perwakilan BKDI BP Batam Kasubdit Dokumentasi Pertanahan Yarmanis, yang hadir bersama pejabat tingkat IV dan 15 pegawai di lingkungan BP Batam.

Yarmanis mengungkapkan kehadiran BP Batam melalui BKDI adalah dalam rangka silaturahmi dan menyambung tali kasih bersama warga Batam.

"BKDI menumbuhkan perasaan berbagi pada sesama. Harapannya masyarakat bisa terbantu sehingga tali persaudaraan semakin erat tercipta." kata Yarmanis.

Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan semangat silaturahmi yang senantiasa ditanamkan Kepala BP Batam Muhammad Rudi.

"Hal ini sejalan dengan semangat pembangunan yang dirancang dengan apik oleh Bapak Kepala BP Batam Muhammad Rudi, dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Sehingga kehadiran kami pun dalam rangka bersilaturahmi diharapkan dapat memberikan manfaat dan menyambung tali persaudaraan. Karena Bapak Ibu semua adalah saudara kami." Kata Yarmanis.

Ia menekankan bahwa kunjunganya merupakan bagian dari menjalin hubungan yang baik melalui silaturahmi dan berbagi demi menjaga jalinan persaudaraan yang baik.

Sementara itu, Ustadz Subur Pembina Yayasan Tuah Fisabilillah menyambut kedatangan BP Batam bersama warga Tiangwangkang menyampaikan ungkapan syukur atas kehadiran BP Batam.

"Tentunya mewakili warga, pengurus Masjid At Taqwa dan Yayasan mengucapkan ribuan terima kasih kepada BKDI BP Batam, yang memberikan amanah dan memilih Masjid kami sebagai salah satu yang dikunjungi pada Safari Ramadhan tahun ini." Kata Ustadz Subur.

Dalam kesempatan ini, BKDI BP Batam menyerahkan bingkisan sembako secara simbolis kepada Masjid At Taqwa Tiangwangkang, bingkisan sembako kepada Yayasan Tuah Fisabilillah, bantuan operasional Masjid sekaligus santunan untuk 50 anak yatim Yayasan Tuah Fisabilillah.

Batam - Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, optimistis realisasi investasi bakal terus meningkat seiring pengembangan Pulau Rempang sebagai kawasan khusus ke depan.

Di hadapan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, Rudi menjelaskan jika BP Batam bakal menjadikan Pulau Rempang sebagai The New Engine of Indonesian's Economic Growth dengan konsep "Green and Sustainable City".

"BP Batam sudah menyiapkan development plan sebagai pemanfaatan kawasan. Terima kasih kepada Pak Menko Perekonomian yang telah mendukung pertumbuhan investasi di Kota Batam," ujar Rudi dalam agenda peluncuran (Launching) Program Pengembangan Pulau Rempang di Sekretariat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Rabu (12/4/2023).

Selain itu, orang nomor satu di Kota Batam tersebut juga memaparkan bahwa Pulau Rempang bakal menjadi kawasan industri sekaligus pariwisata yang memiliki "Green Zone".

Nantinya, kawasan itu juga memberikan kemudahan koneksi antar pulau sekitar serta menyajikan zona pariwisata yang mengedepankan konservasi alam.

Ada pula taman burung serta zona sejarah dan kawasan agrowisata terpadu yang memanfaatkan keunggulan alam di pulau tersebut.

Tak main-main, lanjut Rudi, target investasi di pulau itu pun mencapai Rp 381 triliun dan akan menyerap tenaga kerja langsung sebanyak 306 ribu orang.

"Saya berharap, akselerasi pengembangan wilayah Rempang nantinya bisa ikut memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah," bebernya lagi.

Dalam agenda tersebut, Rudi juga berkesempatan untuk menerima langsung SK HPL Kawasan Rempang dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang yang diserahkan oleh Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang RI, Raja Juli Antoni.

Ia juga turut menyerahkan Development Plan kawasan tersebut kepada PT Makmur Elok Graha (MEG) sebagai perusahaan pengembang.

Rudi berharap, PT MEG dapat mempercepat pembangunan kawasan sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Batam.

Apalagi Kota Batam merupakan daerah paling berpengaruh bagi pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri dengan capaian 6,84 persen sepanjang tahun 2022 lalu.

"BP Batam butuh dukungan dari kementerian dan lembaga terkait demi mewujudkan pengembangan pulau yang akan didukung dengan energi terbarukan," pungkasnya.

Sementara, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, turut mengapresiasi keberhasilan BP Batam dalam meningkatkan realisasi investasi serta pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri sepanjang tahun 2022 lalu.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi dengan persentase 6,84 persen tahun lalu merupakan keberhasilan tersendiri di tengah kebangkitan daerah pasca Pandemi Covid-19.

"Tentu ini sebuah pertumbuhan yang baik. Pengembangan Pulau Rempang ini menjadi potensi untuk meningkatkan realisasi investasi ke depan," ujar Airlangga.

Airlangga berharap, Kepala BP Batam mampu mengawal realisasi investasi yang ada serta menjadikan Kota Batam sebagai pusat investasi di Indonesia.

"Kalau dilihat dari Singapura, saya ingin Batam menyala. Jadikan Batam sebagai pusat investasi negeri," tambahnya. (DN)

Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam menyayangkan ulah dua oknum pegawainya yang terlibat penerbitan sertifikat kavling bodong di Tanjung Piayu.

Diketahui, Kepolisian daerah Kepri menangkap lima orang atas kasus pemalsuan sertifikat tersebut. Dua diantaranya merupakan pegawai BP Batam.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait saat dikonfirmasi mengatakan, perbuatan oknum tersebut telah mencoreng nama baik BP Batam. Seharusnya sebagai bagian dari aparatur sipil negara, dua oknum tersebut bisa melayani dengan baik kepada masyarakat.

"Sangat prihatin atas kejadian ini, seharusnya oknum tersebut sebagai ASN lebih memahami akan tindakan yang melanggar hukum," kata Ariastuty, Selasa, (11/4/2023).

Dirinya mendukung penuh tindakan penegak hukum yang tergabung dalam Satgas mafia tanah Kepri tersebut. Kedepannya, BP Batam menyerahkan sepenuhnya proses hukum kedua oknum tersebut kepada aparat penegak hukum dan berharap kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Pastinya BP Batam mendukung penuh penegakan hukum yang telah dilakukan pihak berwajib, mari kita hormati proses hukum yang sedang berlangsung," ujarnya.

Atas kejadian ini, ia mengimbau agar masyarakat lebih jeli dan berhati-hati dalam melakukan transaksi jual beli atas lahan tanpa melakukan verifikasi dokumen legalitas lahannya.

"Jangan sampai yang ditransaksikan lahan bermasalah dan tidak memiliki legal hukum yang diterbitkan oleh BP Batam, masyarakat jangan mudah tergiur dengan murahnya harga tanah yang ditawarkan," pungkasnya.

Sebagai langkah antisipasi, ia juga menyarankan masyarakat dapat melakukan konfirmasi pada layanan Ruang Konsultasi, lantai 1, Mall Pelayanan Publik Kota Batam.

Batam - Direktorat Pengamanan Badan Pengusahaan Batam (Ditpam BP Batam) terus menggiatkan program "One Day One Target".

Sepanjang bulan Maret 2023, Ditpam BP Batam melaksanakan 72 kegiatan yang berkaitan langsung dengan pengamanan hutan, instalasi dan aset, serta mitigasi dan penanggulangan bahaya kebakaran di wilayah kerja BP Batam.

Kepala Subdit Pengamanan Aset dan Objek Vital Ditpam BP Batam, AKBP S.A. Kurniawan, keamanan hutan dan aset masih menjadi prioritas dalam program 'One Day One Target' tersebut.

"Kami juga beri atensi terhadap kegiatan dan bangunan ilegal di Daerah Tangkapan Air [DTA] tiap waduk. Jika kedapatan, kami langsung tindak tegas," ujarnya, Selasa (11/4/2023).

Ia mengimbau, masyarakat yang masih bermukim atau beraktivitas di areal DTA dapat segera menyesuaikan dengan aturan yang telah disosialisasikan beberapa waktu lalu. Apabila imbauan tersebut tidak diindahkan, lanjut Kurniawan, pihaknya tak segan-segan untuk langsung menindak tegas kegiatan liar yang masih berlangsung.

"Terutama di wilayah Duriangkang dan Tembesi. Kami sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat di sana," bebernya.

Selain itu, lanjut Kurniawan, pihaknya juga ikut terlibat aktif dalam pengamanan arus penumpang di Pelabuhan Sekupang maupun Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center.

"Laporan kegiatan yang telah dilaksanakan memang cukup padat. Kami juga rutin untuk melaksanakan patroli dan monitoring di waduk-waduk yang ada, khususnya di Waduk Duriangkang dan Tembesi yang memang jadi perhatian serius," tambahnya.

Ia membeberkan, masih banyak kegiatan lainnya yang telah terlaksana. Beberapa di antaranya seperti ikut serta dalam pencarian buaya yang muncul di sekitar Pertamina DPPU Hang Nadim bersama BKSDA Batam dan sejumlah instansi terkait lainnya.

Di mana, kemunculan buaya tersebut sempat membuat khawatir masyarakat Kota Batam.

Program "One Day One Target" merupakan program yang dilaksanakan sebagai bagian dari implementasi tugas pokok dan fungsi Direktorat Pengamanan Aset BP Batam dalam melaksanakan pengamanan lingkungan dan hutan, instalasi aset, serta penanggulangan bahaya kebakaran di wilayah kerja BP Batam.

Tidak hanya itu, program ini juga menyasar kepada fungsi Ditpam yang juga melakukan koordinasi dengan unit kerja atau instansi terkait perihal pengamanan aset yang ada.

"Program ini sudah dimulai sejak tahun 2018. Dan sampai sekarang, kita masih rutin untuk melaksanakannya," tutup Kurniawan.

Sementara, prioritas Ditpam BP Batam dalam menjaga Daerah Tangkapan Air (DTA) selaras dengan komitmen Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dalam mengutamakan kebersihan waduk sebagai sumber air bagi masyarakat.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, memang menaruh perhatian serius terhadap ketersediaan air bagi masyarakat.

Oleh karenanya, Rudi meminta agar seluruh pihak dapat bersama-sama untuk menjaga Daerah Tangkapan Air (DTA) agar terhindar dari kegiatan-kegiatan ilegal yang dapat mencemarkan kualitas air.

"Daerah tangkapan air khususnya Duriangkang dan Tembesi harus bebas dan bersih dari kegiatan pembangunan ilegal. Karena ini menjadi sumber utama air bagi masyarakat Batam," tegas Rudi beberapa waktu lalu. (DN)

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengapresiasi dukungan seluruh pihak terhadap percepatan pembangunan daerah saat ini.

Pasalnya, lanjut Rudi, dampak dari pembangunan yang sedang berlangsung berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Batam.

Sepanjang tahun 2022, ekonomi Batam tumbuh meroket dengan persentase 6,84 persen.

Angka ini naik 2,09 persen dibandingkan laju pertumbuhan ekonomi tahun 2021 lalu yang hanya mencatatkan persentase sebesar 4,75 persen.

Berdasarkan catatan Pusat Pengembangan BP Batam, pencapaian Kota Batam jauh lebih tinggi dibandingkan persentase Provinsi Kepri (5,09 persen) dan Nasional (5,31 persen).

Dari catatan tersebut, kontribusi terbesar pertumbuhan ekonomi Kota Batam tahun 2022 datang dari industri pengolahan dengan persentase mencapai 58,05 persen. Lalu disusul dari sektor konstruksi dengan persentase 20,23 persen.

Tingginya pertumbuhan ekonomi ini pun juga tak terlepas dari rencana strategis Rudi dalam mengembangkan dan merencanakan Kota Batam ke depan.

"Pertumbuhan ekonomi Kota Batam lebih baik dari kabupaten/kota lainnya. Ini berkat dukungan dan usaha dari seluruh pihak, saya titip pembangunan saat ini untuk kita semua," ungkap Rudi di sela-sela kesibukannya bertemu masyarakat, Sabtu (8/4/2023).

Rudi optimistis, pertumbuhan ekonomi Kota Batam bakal lebih baik lagi ke depan.

Mengingat, percepatan pembangunan infrastruktur juga terus berlangsung. Seperti peningkatan dan pelebaran jalan utama, pembangunan Bandara Internasional Hang Nadim Batam, serta pengembangan dan peningkatan Pelabuhan Batu Ampar.

Terbaru, BP Batam pun mendatangkan satu unit Ship to Shore (STS) crane untuk mempercepat aktivitas dan layanan bongkar muat di Pelabuhan Batu Ampar.

Alat dari Korea Selatan itu diharapkan mampu menjadikan Pelabuhan Batu Ampar sebagai pelabuhan modern seperti di kota-kota maju lainnya.

"Saya tak bisa bekerja sendiri, pembangunan ini membutuhkan dukungan masyarakat. Kita punya tanggung jawab bersama-sama untuk membangun Kota Batam ke depan," pungkasnya.

Sementara, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Batam, Rafki Rasyid, mengapresiasi rencana strategis BP Batam dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.

Pihaknya turut antusias dalam menyambut pembangunan Batam sebagai kota baru yang madani dan modern.

"Usaha menggaet investor baru juga harus ditingkatkan. Apindo juga akan terus berupaya untuk memberi masukan dan dukungan kepada BP Batam sehingga beberapa bulan ke depan Batam akan tampil sebagai kota modern," ujarnya. (DN)

Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) mendatangkan satu unit ship to shore (STS) crane untuk mempercepat layanan bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Batu Ampar.

STS crane telah tiba di Batu Ampar, Sabtu (8/4/2023), setelah diangkut dari Pelabuhan Pohang Korea Selatan, menggunakan Kapal Dong Bang Giant No 1. Peralatan itu diproduksi oleh Korin Corporation.

Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi mengatakan, STS Crane ini sudah dipesan sejak tahun 2022 lalu dan tiba di Batam, Sabtu (8/4/2023) kemarin. Pemesanan kontainer ini, sengaja dilakukan untuk mewujudkan Pelabuhan Batu Ampar yang lebih modern kedepannya.

Sebagaimana diketahui, kata Muhammad Rudi, Pelabuhan Batu Ampar sudah beroperasi puluhan tahun. Namun, hingga tahun lalu masih menggunakan peralatan konvensional crane manual selama bertahun-tahun.

Untuk itu, dibawah kepemimpinannya, ia ingin Pelabuhan Batu Ampar yang menggunakan teknologi terkini.

"Teknologi sudah cukup canggih, kita order ini tak lain karena kita ingin memenuhi kebutuhan Kota Batam dengan teknologi, yang tidak boleh ketinggalan dengan negara lain," ujarnya di Pelabuhan Batu Ampar, Minggu (9/4/2023).

Dengan STS Crane yang saat ini sudah hadir di Pelabuhan Batu Ampar, diharapkan proses bongkar muat barang dari kapal ke darat bisa lebih cepat. Sebagaimana, keterangan dari pihak perusahaan, dalam 1 jam STS Crane dapat melakukan aktivitas bongkar muat sebanyak 35 kontainer.

"Berarti tidak sampai 2 menit per satu kontainer untuk bisa ke darat," katanya.

Sehingga, dengan lalu lintas kontainer di Pelabuhan Batu Ampar yang mencapai 600 ribu lebih kontainer per tahun, maka untuk bongkar muat ini tentunya bisa lebih cepat.

"Artinya alat ini bisa menyelesaikan banyak masalah di sini. Tentu kalau ini berjalan baik tahun depan kita harapkan sudah menambah lagi," tuturnya.

Begitu juga dengan area container yard yang saat ini sudah dibangun dengan target seluas 20 hektare. Sehingga, Batam menjadi hub logistik akan semakin cepat tercapai. Dengan kata lain, Batam saat ini sudah siap untuk menjadi tempat penitipan kontainer bagi siapapun.

"Sudah dititip boleh dibawa keluar tanpa proses lagi karena Batam adalah Free Trade Zone. Daerah kawasan bebas yang barang apa saja boleh masuk. Hari ini mungkin kontainer masuk hanya kebutuhan warga atau masyarakat Kota Batam, kedepannya Batam akan menjadi hub logistik untuk negara atau daerah lain di Indonesia sendiri," tegasnya.

Jika Batam sudah menjadi Hub Logistik, maka apa yang telah ditargetkan pemerintah pusat kepada dirinua sudah bisa diwujudkan dari sisi darat.

Sementara dari sisi laut, ia berharap kepada instansi terkait juga ikut mendukung memberikan pelayanan bagi pemilik barang. Terutama pelayanan dari segi kapal pandu dan sebagainya. Sehingga ada estimasi waktu yang bisa diperhitungkan oleh pemilik barang.

"Artinya dari sisi daratnya sudah teramankan dan sudah ada rasa kepercayaan dari mereka. Dan dari sisi laut, saya titip kepada Kepala KSOP mudah-mudahan nanti kapal tunda dan segala macam juga harus ada waktu yang tepat. Sehingga orang yakin karena waktu adalah segalanya bagi pebisnis," tuturnya.

Ia menambahkan, dari sisi darat dan laut bisa dijalankan dengan baik, maka kdepannya pemilik barang akan berlomba-lomba untuk menitipkan barangnya di Batam. Begitu juga nanti untuk di Bandara Hang Nadim yang sudah disiapkan.

"Sehingga nanti tidak terjadi sesuatu yang akan menghambat, karena waktunya yang terlalu lama. Ini adalah awal dan kita akan menambah terus. Semoga Allah memberikan jalan terbaik buat kita, kita hanya bisa berusaha tapi Allah yang memutuskan usaha kita ini," imbuhnya. (*)

Kepala BP Batam Muhammad Rudi menyerahkan secara simbolis bantuan bingkisan dan santunan sebanyak 1.500 paket di pelataran Parkir BP Batam, Jum’at (7/4/2023).

Program bantuan dan santunan ini merupakan kerja sama antara Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI) BP Batam dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batam atas hasil pengumpulan zakat penghasilan pegawai BP Batam.

Adapun bantuan 1.500 paket tersebut diberikan kepada tenaga outsourcing BP Batam, imam dan marbot masjid, dhuafa dan anak yatim di Kota Batam.

Muhammad Rudi menyambut positif program bantuan bingkisan dan santunan tersebut. Menurutnya hal ini sebagai upaya untuk membantu kebutuhan masyarakat terutama di bulan suci ramadhan.

“Hari ini BP Batam berbagi rezeki dari hasil pendapatan seluruh pegawai BP Batam, saya sudah mengarahkan untuk membayar zakat melalui Baznas dan dari hasil tersebut kita berbagi kepada saudara-saudara kita yang berhak menerimanya,” ujar orang nomor satu di Batam.

Muhammad Rudi mengatakan pembagian bingkisan dan santunan ini merupakan bentuk kepeduliaan BP Batam kepada masyarakat Batam.

“Inilah wujud kedekatan BP Batam kepada masyarakat, semoga zakat yang telah kita sisihkan menjadi amal jariyah kita dan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang menerima,” imbuh Muhammad Rudi.

Sementara, Ketua BKDI BP Batam Asep Lili Holilullah menjelaskan selain bantuan bingkisan sembako dan penyerahan santunan kepada anak yatim, juga dilaksanakan modal usaha untuk UKM, bantuan mualaf, serta beasiswa tingkat SD dan SMP.

"Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan menjadi berkah bagi yang menerimanya," harap Asep.

Turut menghadiri acara Ketua BAZNAS Kota Batam Muhith, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan Wahjoe Triwidijo Koentjoro, Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi Sudirman Saad, Anggota Bidang Pengusahaan Wan Darussalam serta Pejabat Eselon II, III dan IV di lingkungan BP Batam dan PIKORI BP Batam.

Dalam rangka menjalin silaturahmi dengan masyarakat Kota Batam, Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi bersama rombongan menggelar Safari Ramadhan dan Tarawih bersama di Masjid Baiturrahman, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batu Aji, Kamis (6/4/2023).

Kehadiran Muhammad Rudi dan rombongan disambut hangat dan penuh kekeluargaan oleh warga masyarakat setempat. Sebab, sosok Muhammad Rudi, yang menurut warga telah banyak memberi konstribusi perubahan pembangunan dan perekonomian Kota Batam menjadi lebih baik selama Kota ini dipimpin Muhammad Rudi.

Ketua Yayasan Baiturrahman, Akhirman mengatakan, Muhammad Rudi sudah banyak berkontribusi dalam pembangunan di Kota Batam. Bahkan, saat ini seluruh jemaah yang ada di Masjid Baiturrahman sudah merasakan langsung dampak dari pembangunan selama ini.

"Terima kasih banyak bapak pembangunan, Muhammad Rudi. Kami sekarang sudah tidak merasakan macet lagi. Terutama di simpang Barelang itu," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengaku bahagia dan bangga atas sambutan yang diberikan kepadanya. Sambutan hangat dari masyarakat ini, kata Muhammad Rudi, karena adanya hubungan emosional yang sudah terjalin sejak lama.

"Silaturahmi ini dekat sekali, karena ada rasa saling menghargai dan sudah dekat. Jadi seperti sudah tidak ada batas. Sehingga suasana menjadi hidup," ujarnya.

Ia melanjutkan, melalui kegiatan ini dirinya berharap dapat semakin mempererat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat Kota Batam. Hal ini tak lain, sebagai wujud sinergi, guna membangun Kota Batam menjadi kota Madani dan Modern.

"Mari kita terus menjaga kekompakan ini untuk membangun Batam yang kita cintai ini," ujar Muhammad Rudi. (EI)

BP Batam kembali menggelar Safari Ramadhan pada Kamis (6/5/2023) dengan bersilaturahmi ke Masjid An Nur, Komplek Perumahan Taman Kotamas Marina.

Kunjungan dipimpin oleh Nova Ridwanullah Faizal selaku Sekretaris Panitia Ramadhan BP Batam yang hadir bersama para pejabat tingkat III dan IV di lingkungan BP Batam.

Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan semangat silaturahmi yang senantiasa ditanamkan Kepala BP Batam Muhammad Rudi.

Nova meyakini silaturahmi menjadi aspek paling penting sehingga tercipta kehidupan bermasyarakat yang indah.

"Alhamdulillah kita bisa berbagi dan yang terpenting adalah silaturahmi dengan masyarakat Kotamas Marina. Dan luar biasa sambutan masyarakat disini." Kata Nova.

Dalam kesempatan ini, BKDI BP Batam menyerahkan santunan kepada puluhan anak yatim dan bantuan operasional Masjid.

"Semoga apa yang kami salurkan dapat bermanfaat. Dan harapannya kegiatan ini dapat terus berlangsung, khususnya kedekatan dengan masyarakat melalui syiar dakwah." Pungkas Nova Ridwanullah yang juga menjabat Kepala Bidang Data dan Informasi.

DKM Masjid An Nur Kotamas Marina, Umar Tri Bakti dan Ketua RW 18 Kotamas Marina Wahyudi bersama lebih dari 200 warga antusias menyambut hangat kehadiran BP Batam. Mereka amat antusias dan mengapresiasi BP Batam yang senantiasa memberikan perhatian bagi warga Kotamas Marina.

"Terima kasih banyak atas kunjungan dan bantuan yang diberikan kepada BP Batam selama ini. Kami termasuk beruntung sudah tiga kali kami dikunjungi dan dibantu oleh BKDI BP Batam." Kata Umar Tri Bakti.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan mendengarkan tausiyah dari Ustadz Harapan Rambe hingga waktu berbuka puasa dan shalat maghrib berjamaah.

Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi kembali menggelar silaturahmi dengan perangkat RT/RW dan tokoh masyarakat se-kecamatan Batu Ampar di Hotel Pasific, Kamis (6/4/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Rudi berpesan agar seluruh pemangku kepentingan di Kota Batam mampu menjaga kondusifitas daerah ke depannya.

Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah yang terus menggesa pembangunan infrastruktur saat ini.

Dengan tujuan, agar investor dari dalam negeri maupun luar negeri terus berdatangan ke Kota Batam, dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

"Kami menjamin dan mendukung kemudahan investasi. Kita jaga iklim investasi agar produksinya bisa terus berjalan," tambahnya.

Di kesempatan itu, Rudi memaparkan rencana pembangunan Batam baik bersumber dari Anggaran Badan Pengusahaan (BP) Batam maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemko Batam.

"Jalan Batu Ampar ke Bandara tahun ini akan selesai. Banyak perubahan yang tentu ini semua butuh dukungan semua pihak,” katanya.

Ia melanjutkan, saat ini yang menjadi fokus perhatian dari BP Batam adalah pembangunan infrastruktur untuk jalan raya. Hal ini perlu segera dibenahi karena merespons kebutuhan masyarakat dan para pelaku usaha.

Jika kemacetan terus saja terjadi, maka akan mengakibatkan membengkaknya biaya produksi dan tersendatnya sirkulasi barang serta jasa. Tentu saja hal ini tidak baik bagi citra Batam sebagai kawasan yang ramah investasi.

Peningkatan dan pembenahan ruas jalan dilakukan secara bertahap. Hingga saat ini, transportasi darat di Batam merupakan jalur vital untuk melakukan perpindahan barang dan jasa. Bahkan setiap tahunnya volume kendaraan yang melintas juga mengalami peningkatan.

"Namun dengan adanya pembangunan infrastruktur juga harus diikuti dengan kesadaran semua pihak untuk menjaga sarana dan prasarana infrastruktur yang sudah dibangun," ujarnya.

Rencana dan progres pembangunan di bawah kepemimpinan Muhammad Rudi itu, disambut antusias para RT dan RW.

"Bantu kami jaga keamanan dan suasana kondusif di lingkungan masing-masing sebagai dukungan percepatan pembangunan Batam,” pesan Rudi. (EI)

Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi, optimistis pertumbuhan ekonomi daerah bakal terus meningkat.

Hal ini sejalan dengan kenaikan investasi asing yang cukup signifikan di Kota Batam tahun lalu.

Berdasarkan catatan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia, investasi asing di Batam tahun 2022 naik 48,5 persen atau sebesar USD 746,85 juta dengan jumlah 1.738 proyek.

Di tahun tersebut, realisasi investasi mencapai Rp 13,63 triliun. Di mana, Penanaman Modal Asing (PMA) memiliki persentase cukup dominan yakni sebesar 82 persen atau setara dengan Rp 11,11 triliun.

Angka tersebut cukup dominan jika dibandingkan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang hanya mencapai Rp 2,52 Triliun dengan total 2.153 proyek.

Keberhasilan BP Batam mendongkrak peningkatan nilai investasi asing juga memberikan pengaruh positif terhadap realisasi PMA di Provinsi Kepri.

Kota Batam sukses menyumbang persentase cukup besar terhadap realisasi investasi PMA Provinsi Kepri yaitu sebesar 79,97 persen.

"Sesuai arahan Menko Perekonomian, angka ini pun diharapkan terus naik setiap tahunnya. BP Batam pun juga sedang menyiapkan fasilitas pendukung seperti infrastruktur jalan, pengembangan dan peningkatan Bandara Hang Nadim Batam serta Pelabuhan Batu Ampar," ujar Rudi, Sabtu (1/4/2023).

Rudi menjelaskan bahwa investasi merupakan hal yang sangat penting bagi pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Batam.

Sebagai salah satu wilayah industri yang maju di Indonesia, sejumlah sektor industri pun berkembang cukup pesat di Kota Batam seperti manufaktur, jasa, pariwisata dan perdagangan.

Tidak hanya itu, kemudahan dalam berinvestasi di Kota Batam juga didukung dengan letaknya yang strategis dalam perdagangan internasional.

Rudi menyampaikan, ada lima sektor yang menarik minat investor asing. Pertama adalah Industri Mesin, Elektronik, Instrumen Kedokteran, Peralatan Listrik, Presisi, Optik dan Jam dengan realisasi investasi Rp. 4,24 Triliun.

Kedua, Industri Kimia dan Farmasi dengan realisasi investasi Rp. 2,46 Triliun.

Selanjutnya, Industri Makanan dengan realisasi investasi Rp. 2,09 Triliun. Kemudian, sektor Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran dengan total realisasi Rp. 1,14 Triliun.

Terakhir, sektor Industri Logam Dasar, Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya dengan realisasi Rp. 0,94 Triliun.

Dari kelima sektor tersebut, hanya sektor Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran yang didominasi oleh investor dalam negeri.

"Pembangunan yang sedang dikerjakan untuk kepentingan umum. Saya optimis, pertumbuhan ekonomi daerah akan maju seiring kemajuan Kota Batam. Hal ini akan berdampak untuk daerah lain dan BP Batam sedang persiapkan kemajuan itu. Mari kita dukung bersama-sama," pungkasnya.

Sementara, Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait membeberkan bahwa target investasi PMA Kota Batam sudah terpenuhi.

"BP Batam identik dengan PMA. Untuk target realisasi PMA sudah terpenuhi, dan ada tiga sektor yang cukup dominan yakni industri mesin elektronik, instrumen kedokteran dan peralatan listrik. Lalu ada sektor industri kimia dan farmasi serta makanan," ungkapnya. (DN)

Batam - Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI) kembali bersilaturahmi dengan masyarakat Batam dalam rangkaian Safari Ramadhan 1444 H/2023 M.

Safari Ramadhan pada Kamis (30/3/2023) ini, dilaksanakan di Masjid Saidina Ali yang berada di Komplek Perumahan Family Dream, Jalan Hang Tuah, Batu Besar.

Disambut marawis dari remaja-remaja masjid, Kepala Pusat Harmonisasi Kebijakan dan Manajemen Kinerja Endry Abzan sebagai perwakilan dari BKDI BP Batam dan jajaran, diterima oleh Perwakilan dari Masjid Saidina Ali, Bpk. Mulyadi Chaniago beserta warga perumahan Family Dream.

Perwakilan dari Masjid Saidina Ali, Bpk. Mulyadi Chaniago, dalam kesempatan ini menghaturkan apresiasi dan ucapan terima kasih atas niat BP Batam berkunjung ke Masjid ini. Ia mengharapkan dapat kembali dipertemukan dengan BP Batam pada Ramadhan-Ramadhan berikutnya.

"Kami keluarga besar Masjid Saidina Ali dan Komplek Family Dream mengucapkan terima kasih banyak kepada rombongan BKDI BP Batam telah bersilaturahmi ke Masjid kami. Ini bagian kehormatan bagi kami dikunjungi BP Batam di bulan yang Mulia ini." Kata Mulyadi Chaniago.

Dalam kesempatan ini, BKDI BP Batam turut memberikan santunan kepada puluhan anak yatim dan bantuan operasional untuk Masjid.

Kepala Pusat Harmonisasi Kebijakan dan Manajemen Kinerja Endry Abzan mengatakan bahwa kunjungannya merupakan upaya silaturahmi dan niat untuk berbagi kepada sesama. Kunjunganya sekaligus sebagai media untuk mendengar aspirasi masyarakat.

"Intinya adalah menjalin silaturahmi, sebagaimana semangat silaturahmi yang ditanamkan Bapak Muhammad Rudi Kepala BP Batam. Dengan bersilaturahmi, maka jalinan persaudaraan akan semakin terasa, juga sebagai wadah bagi kami untuk mendengar dari sisi masyarakat apa-apa saja yang kurang, sehingga hal-hal yang berkaitan dengan dengan BP Batam dapat kita tindaklanjuti." Kata Endry Abzan.

Lebih lanjut pihaknya memaknai Safari Ramadhan sebagai media refleksi untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Menjalin silaturahmi dengan sesama juga menjadi salah satu sarana kita untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Insyaallah banyak hal positif yang bisa kita raih dari Safari Ramadhan di bulan yang suci ini.” Pungkas Endry.

Turut hadir dalam silaturahmi ini, para pejabat Eselon III dan IV BP Batam yang berjumlah sekitar 15 orang. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan buka bersama dan shalat maghrib berjamaah.

Instagram

Tentang Kami