Live Streaming

BP Batam melalui Kantor Pengelolaan Pertanahan sosialisasikan Peraturan Kepala BP Batam (PERKA BP BATAM) nomor 133 Tahun 2022 tentang Tarif Khusus Alokasi Tanah Kavling Siap Bangun pada, Jum’at (2/9/2022) bertempat di Kantor Pelayanan KSB Posko Sagulung, Pasar BBC Blok A Nomor 31-21, Batu Aji.

Sosialisasi ini dibuka oleh Direktur Pengelolaan Pertanahan, Ilham Eka Hartawan dan dihadiri oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Batam yang diwakilkan oleh Kasi Survey dan Pengukuran, Amir Nugroho; Camat Sagulung, Muhammad Hafiz; para Lurah dan Perwakilan RT RW se-Kecamatan Sagulung.

Direktur Pengelolaan Pertanahan, Ilham Eka Hartawan mengatakan sebagai langkah percepatan legalitas Kavling Siap Bangun (KSB), BP Batam memberikan tarif khusus berupa pengurangan biaya sebesar 50% atas tarif UWT untuk Kavling Siap Bangun (KSB) dari tarif yang berlaku berdasarkan Perka BP Batam Tahun 2021.

Ia menambahkan bahwa tarif khusus ini, diberikan kepada penerima Alokasi Tanah KSB yang mengajukan permohonan paling lambat 31 Desember 2022. Selain keringanan biaya dengan tarif khusus yang diberikan, kemudahan persyaratan untuk pembayaran alokasi KSB juga membuat masyarakat dapat semakin mudah melakukan pembayaran.

Cukup dengan membawa persayaratan : Fotocopy e-KTP, Surat Kavling/SKET Lokasi/Site Plan/SHGB PTSL, Foto Lokasi/Bangunan, dan rekening air / listrik, masyarakat sudah dapat menikmati tarif khusus pengurangan sebesar 50%, dengan batas waktu hingga 31 Desember 2022.

Lebih lanjut, ia menjelaskan sosialisasi ini merupakan upaya yang dilakukan BP Batam untuk mempercepat penyelesaian administrasi KSB di sub wilayah pengembangan Tanjung Uncang, Sekupang, Sei Panas, Batam Centre Kelurahan, Nongsa, Tanjung Piayu, Kabil dan Muka Kuning.

Peresmian Kantor Pelayanan KSB Wilayah Pulau Batam ditandai dengan penyerahan secara simbolis Faktur UWT kepada perwakilan masyarakat, dilanjutkan dengan peninjauan ruangan Kantor Pelayanan KSB Posko Sagulung.

“Program ini kami harapkan dapat meringankan beban masyarakat untuk melakukan pembayaran dan semoga kedepannya masyarakat merasa semakin tenang dan nyaman untuk tinggal di Batam karena sudah mendapat legalitas huniannya (KSB)”. Pungkas Ilham.
Sementara itu, Camat Sagulung, Muhammad Hafiz Rozie, menyambut baik terobosan perdana yang diusung oleh Kepala BP Batam sekaligus Walikota Batam, Muhammad Rudi. Ia Menghimbau masyarakat Batam khususnya warga Sagulung agar dapat segera memanfaatkan Program ini, karena batas waktu yang ditentukan.

“Mari sama-sama kita memanfaatkan program penyelesaian legalitas ini yang merupakan kebijakan dari Bapak Kepala BP Batam dan kami menyambut baik program ini semoga kebijakan ini dapat dimanfaatkan secara baik oleh masyarakat”.

Kepala Badan Pengusahaan Batam yang juga sekaligus Walikota Batam, Muhammad Rudi, secara konsisten memberikan perhatian terhadap progres pembangunan dan kemajuan wilayah Batam.

Pembangunan insfrastruktur yang maju akan mengundang semakin banyak investasi dan wisatawan yang masuk ke Batam, sehingga akan terjadi pemerataan ekonomi hingga level kehidupan masyarakat akan terangkat.

Batam, 29 Agustus 2022. Kebutuhan atas pengembangan teknologi digital saat ini semakin tinggi seiring dengan tuntutan kemajuan teknologi, sehingga juga semakin membuka peluang investasi bagi dunia usaha. Dengan potensi industri digital di Indonesia yang begitu besar, menjadi latar belakang terbentuknya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park (NDP) di Batam, sebuah kawasan yang menggarap peluang investasi di bidang industri digital.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerangkan bahwa teknologi digital memiliki peran yang sangat penting serta telah membantu Pemerintah dan swasta dalam merampingkan proses bisnis yang rumit. Selain itu, teknologi digital juga membantu mempromosikan lingkungan kerja yang lebih praktis dan fleksibel.

Melanjutkan rangkaian agenda kunjungan di kota Batam, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso bersama rombongan Kemenko Perekonomian dan sejumlah Pemimpin Redaksi media massa nasional mengunjungi KEK NDP, Minggu (28/08).

Ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 68 tahun 2021, KEK NDP memiliki target total investasi sebesar Rp39,9 triliun dengan target penyerapan tenaga kerja sebesar 16.500 orang pada 2040. Selain dikembangkan dengan sektor bisnis utama di bidang IT-Digital, KEK NDP juga melaksanakan kegiatan pendukung di bidang pengembangan pariwisata.

Pembangunan KEK NDP ini merupakan bagian dari upaya strategis Pemerintah dalam mendukung pengembangan ekonomi digital di Indonesia dan konektivitas internasional khususnya di kawasan Asia Tenggara, serta menjadi pilot plan kawasan berbasis service dan digital yang dapat direplikasi pada beberapa wilayah di Indonesia. KEK NDP juga mampu menghemat devisa negara dalam bisnis digital hingga Rp20-30 triliun per tahun dengan kontribusi terbesar dari sektor data center dan pendidikan internasional.

Pengembangan KEK NDP di sektor IT-Digital mencakup data center, IT Office Park (co-working space), pendidikan IT, industri animasi dan perfilman, serta service center. Di sektor pariwisata sendiri, KEK NDP telah dibangun menjadi kawasan pariwisata pendukung ekosistem industri digital. Infrastruktur turut disiapkan mulai dari jalan kawasan dan drainase, air, listrik, ferry terminal, hingga jaringan telekomunikasi.

Sebagai entry point bagi perusahaan IT internasional dari Singapura dan mancanegara, KEK NDP juga telah ditetapkan menjadi IT Hub Digital Bridge Indonesia ke Singapura dan mancanegara. Pembangunan KEK NDP telah memaksimalkan koneksi internet internasional, di mana terdapat 7 kabel FO bawah laut berjarak 2-3 km dari KEK NDP, yang dapat dimaksimalkan untuk pengembangan data center dan industri animasi.

Terkait SDM, adanya transfer teknologi di bidang IT mampu membuat KEK NDP menjadi pusat pengembangan SDM tenaga IT muda Indonesia menjadi technopreneur. Berbagai program pelatihan yang sedang berjalan telah menghasilkan total 560 IT lokal yang hampir semuanya sudah tersalurkan ke industri IT.

Sesmenko Susiwijono, Deputi Wahyu Utomo, dan Staf Ahli Elen Setiadi bersama rombongan, menyempatkan diri untuk menyambangi Infinite Frameworks Studio, sebuah studio animasi di KEK NDP dan terbesar di Asia Tenggara, yang telah bekerja sama dengan Disney, Netflix, hingga Nickelodeon. (nck)

Batam - Sesmenko Perekomian Dorong Batam Jadi Bagian dari Rantai Nilai Global, Hal ini disampaikan Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, pada Minggu (28/8/2022) pagi.  
 
Bersama para Dewan Pengawas (Dewas) dan delapan orang Pimpinan Redaksi media nasional, Susiwijono beserta rombongan memulai kegiatan dengan berkunjung ke Taman Rusa Sekupang, Batam.
 
Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, menyambut langsung didampingi para anggota bidang BP Batam, dan sejumlah Pejabat Tingkat 2 BP Batam tepat di depan patung rusa yang menjadi ikon kawasan terbuka hijau di pinggir Kota Batam tersebut.
 
Setelah menyusuri jogging track sepanjang satu kilometer, dan dimanjakan oleh kawanan fauna yang menawan, rombongan bertolak ke sejumlah industri.
 
Kunjungan industri tersebut dimulai dari PT McDermott Indonesia, kemudian PT Infineon Technologies Batam, dan diakhiri dengan kunjungan ke Infinite Studio di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa.
 
Hal ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan atas kegiatan berusaha di Kota Batam, untuk memastikan produktivitas industri berjalan dengan baik.
 
Susiwijono mengatakan, kegiatan industri di Batam sangat luar biasa, terlihat dari pembangunan offshore platform oleh PT McDermott Indonesia, produksi hingga tiga puluh juta semikonduktor oleh PT Infineon Technologies Batam per minggunya.
 
“Saya beserta para Dewas mendorong produksi di PT Infineon untuk ditingkatkan, mengingat suplai semikonduktur sangat dibutuhkan pasar global,” pungkas Susiwijono.
 
Industri animasi Infinite Studio di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa juga tak luput dari perhatian Susiwijono dan rombongan.
 
Menurutnya, selain animasi, data center menjadi booster yang baik bagi perekonomian Batam.
 
“Karena saat ini Singapura juga sedang menguatkan data center-nya. Sehingga industri ini bernilai daya saing tinggi. Apalagi sekarang ada sembilan data center dengan tier tertinggi di Batam,” imbuh Susiwijono.  
 
Secara nasional, Batam sangat diperhitungkan sebagai salah satu daerah yang menopang perekonomian Indonesia.
 
“Di Batam sendiri investasinya lebih dari tujuh triliun. Ini bagus sekali. Apalagi pilihan tekonologinya juga sangat selektif,”
 
Meski realisasi invetasi Batam pada semester satu Tahun 2022 sudah melampaui target yaitu sebesar Rp 1 triliun, Susiwijono berpesan agar BP Batam terus memaksimalkan industri manufaktur.
 
“Jika ingin menjadi bagian dari Rantai Nilai Global, maka industri yang masuk ke Batam harus didorong untuk menjadi bagian dari industri manufaktur secara global,” tegasnya.
 
Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, menyatakan kesiapan BP Batam untuk berkomitmen membangun kawasan industri dan meningkatkan produktivitasnya lebih baik di semester kedua Tahun 2022.
 
Hal ini sesuai dengan target pertumbuhan ekonomi Batam oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, yaitu sebesar tujuh persen di akhir Tahun 2022 nantinya.
 
“BP Batam telah melaksanakan strategi peningkatan ekonomi, mulai dari pembangunan Bandara Hang Nadim, investasi KEK, terbukanya pintu masuk bagi wisatawan dan investor asing menjadi faktor pendorong kegiatan berusaha di Batam,” ujar Purwiyanto.
 
Dengan optimisme tersebut, BP Batam telah menyiapkan langkah-langkah esensial lainnya untuk mendukung cita-cita Batam sebagai kawasan industri yang berdaya saing di tingkat internasional, khususnya di kawasan Asia-Pasifik.

Batam, 28 Agustus 2022. Dalam rangka mendorong akselerasi pemulihan perekonomian nasional, Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan investasi di berbagai daerah. Sebagai kota yang juga merupakan tujuan investasi, Batam menjadi salah satu perhatian Pemerintah. Selain itu, kota Batam juga terus melakukan pengembangan di berbagai bidang, salah satunya yang terkait dengan industri yang mendukung penerbangan nasional.

Dengan memanfaatkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), kota Batam saat ini telah memiliki Batam Aero Technic (BAT). Sebagai pusat perawatan dan pengerjaan penanganan perbaikan pesawat udara, BAT yang mulai beroperasi tahun 2014 di Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam memiliki kegiatan utama berupa industri Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO).

Dengan nilai investasi sebesar Rp7,29 triliun, kehadiran KEK ini diproyeksikan dapat menghemat devisa rata-rata 30%-35% dari kebutuhan perawatan (MRO) Maskapai Penerbangan Nasional senilai Rp26 triliun per tahun. Dengan adanya peningkatan kapasitas SDM di bidang MRO, secara bertahap penyerapan jumlah tenaga kerja BAT mencapai 9.976 tenaga kerja pada 2030.

“Mudah-mudahan kita bisa sedikit mendorong supaya tiket tidak mahal, dari efisiensi di komponen biaya yang kedua mengenai perawatan yang 25-30% tadi. Nah, kalau kita bisa efisienkan di sana, Pemerintah bisa menekan lagi, sehingga traffic penumpang ini bisa menggerakkan ekonomi,” ungkap Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso saat mengunjungi BAT bersama rombongan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian beserta sejumlah Pemimpin Redaksi Media Nasional di Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (27/08).

Guna memastikan pesawat udara beroperasi dengan lancar, dinyatakan layak dan aman dioperasikan (airworthy for flight), saat ini BAT telah mendukung operasional perawatan pesawat di lebih dari 40 bandar udara.

Sementara itu, BAT sendiri juga optimis akan mampu meningkatkan utilisasi dan optimalisasi dari kapabilitas yang dimiliki saat ini sejalan dengan rancangan kerja berkelanjutan (master plan). Harapan utamanya yakni dapat mewujudkan perawatan pesawat yang terintegrasi, sehingga dapat menekan angka pekerjaan berbagai perawatan pesawat ke luar negeri.

Dalam jangka menengah, BAT diharapkan mampu menangkap berbagai peluang dari pasar Asia Pasifik yang memiliki sekitar 12.000 unit pesawat dan nilai bisnis sebesar US$100 miliar pada tahun 2025.

Dukungan Pemerintah terhadap BAT dalam pengembangan usahanya telah diwujudkan dalam pembentukan KEK yang didesain untuk turut mendukung pertumbuhan dan pengembangan investasi di Indonesia.

“Pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong investasi yang ada di Batam. Sehingga tidak hanya untuk Batam saja tetapi juga mampu berkontribusi untuk perekonomian nasional,” pungkas Sesmenko Susiwijono. (nck)

Kepala Badan Pengusahaan Batam, Muhammad Rudi, memimpin pertemuan bersama para pengusaha kapal tongkang pada Rabu (24/8/2022) di Marketing Centre BP Batam.

Pertemuan ini membahas kebijakan dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Nomor Al.012/3/11/DJPL/2022 tanggal 21 Juni 2022 tentang Penyampaian Kewajiban Pemenuhan Persyaratan Laik Laut Bagi Kapal Tongkang (Barge) Yang Melayani Pengangkutan Kontainer.

Para pengusaha kapal tongkang mengaku keberatan dan khawatir kebijakan tersebut menurunkan produktivitas pengiriman barang dari Batam ke Singapura.

“Arus logistik di Batam akan tersendat karena kapal-kapal tongkang yang mengangkut kontainer dari Batam ke Singapura dan sebaliknya terhalang persyaratan laik laut,” ujar Direktur PT Snepac Shipping, Zulkifli.

Kekhawatiran ini timbul karena berdasarkan persyaratan yang disebutkan dalam Surat Edaran tersebut, per 14 Juli 2022, setiap pengajuan Persetujuan Pengoperasian Kapal Nasional ke Luar Negeri (PPKN) dan Rencana Pengoperasian Kapal (RPK) Deviasi Luar Negeri, kapal tongkang (barge) berbendera Indonesia yang akan melayani pengangkutan kontainer di dalam negeri dan/atau ke luar negeri, secara konstruksi dan keselamatan wajib memenuhi persyaratan laik laut untuk pengangkutan kontainer, dibuktikan dengan kepemilikan Sertifikat Klasifikasi Kapal atau surat keterangan dari negara bendera kapal atau badan klasifikasi yang diakui oleh negara bendera kapal bahwa kapal tongkang (barge) tersebut telah memenuhi persyaratan laik laut untuk pengangkutan kontainer.

Kepala KSOP Khusus Batam, Revolindo menyatakan kebijakan tersebut untuk menjamin keselamatan pelayaran di perairan Indonesia yang menjadi wewenang Kementerian Perhubungan dalam hal ini KSOP Khusus Batam.

Menurutnya dari total 14 Kapal Tongkang (barge) yang beroperasi di Batam sebagai feeder, hanya 3 kapal tongkang yang telah memenuhi pesyaratan tersebut. Ia berharap para pengusaha pelayaran dapat melengkapi persyaratan agar tidak ada lagi insiden kapal tongkang tenggelam karena kelebihan muatan atau tidak terpenuhinya persyaratan laik laut.

“Pelayanan di perhubungan laut sendiri itu ada sistemnya jadi kaitannya dengan kapal-kapal yang akan memuat container itu harus comply. Tapi jika teman-teman dari BKI (Biro Klasifikasi Indonesia) bisa memberi rekomendasi bahwa kapal ini laik atau muatan ini tidak membahayakan itu akan masuk ke sistem dan kami akan layani,” imbuh Revolindo.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BKI Cabang Batam, Budi Isrofi, mengatakan pihaknya akan menggesa penerbitan surat rekomendasi yang diperlukan.

“Akan kita berikan solusi untuk mengatasi kegundahan saat ini. Keselamatan kontainer akan menjadi prioritas kami,” ujar Budi.

Sementara Ketua Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Batam dan Karimun, Tjaw Hieong, mengatakan, Apabila permasalahan ini berlarut-larut, maka kawasan industri akan menjadi korban.

Di tengah kondisi tersebut, langkah BP Batam dalam menyelesaikan permasalahan ini mendapat pujian dan apresiasi dari Tjaw.

“Kami mengapresiasikan BP Batam di bawah kepemimpinan Muhammad Rudi yang langsung bergegas mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan permasalahan ini,” ujar Tjaw.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengatakan pihaknya akan terus memastikan kelancaran arus keluar masuk barang di Kota Batam.

Ia meminta agar seluruh pengusaha pelayaran mematuhi kebijakan ini agar stabilitas perekonomian di Batam tetap terjaga.

“Kami juga telah menyurati Menteri Koordinator Bidang Perekonomian agar mendapatkan solusi terbaik,” pungkas Muhammad Rudi.

Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi, menerima kunjungan Forum Pemimpin Redaksi (Pemred), di VVIP Bandara Hang Nadim, Sabtu (27/8/2022).

Kedatangan delegasi sebanyak 8 orang pemred tersebut atas inisiasi dan undangan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian).

Sekretaris Menko Perekonomian Susiwijono Moegiarso dihadapan Kepala BP Batam dan para Pemred mengatakan pemerintah ingin membangun suatu narasi yang baik dan positif kepada dunia usaha dan masyarakat betapa dalam dua tahun terakhir kemajuan ekonomi dan pembangunan di Batam begitu pesat.

"Di tengah kelesuan perekonomian global akibat pandemi Covid-19, Batam justru tak berhenti membangun infrastruktur dan memberikan sinyal ekonomi yang semakin baik," kata Susiwijono.

Di Batam, rombongan akan meninjau sejumlah kawasan industri dan perusahaan yang berpengaruh terhadap kemajuan ekonomi dan pembangunan di Batam.

Pada kesempatan pertama rombongan meninjau Hanggar Baru KEK dari PT. BAT Lion. KEK Batam Aero Technic (BAT) terletak di kawasan Bandara Hang Nadim yang memiliki luas 30 ha.

KEK Batam Aero Technic berfokus pada pemeliharaan dan perbaikan pesawat udara (Maintenance, Repair, Overhaul/MRO).

“Kawasan Ekonomi Khusus Batam Aero Technic ini yang menjadi andalan untuk menangani MRO bagi pesawat udara, kedepannya akan kita dorong sebagai proyek mercusuar sekaligus mendukung ekosistem penerbangan di tanah air.” terang Sesmenko usai meninjau.

Lokasi KEK BAT yang strategis dengan pasar asia pasifik mampu menarik 12.000 unit pesawat dengan target investasi sebesar 7,2 triliun rupiah serta secara bertahap mampu menyerap Tenaga Kerja 9.976 orang pada 2030 mendatang.

Proyeksi cerah di industri penerbangan membuat pemerintah dan BP Batam mengambil langkah cepat untuk mendongkrak investasi.

Lanjut Susiwijino, ia memberikan apresiasinya kepada BP Batam yang mampu memberikan kontribusi peningkatan investasi dengan gencar membangun dan mengembangkan infrastruktur serta kawasan khusus di Batam.

“Mudah-mudahan hasil kunjungan Pemred ini dapat membantu dalam menyiarkan dan menyampaikan pembangunan Batam yang luar biasa ini kepada publik agar lebih dikenal masyarakat luas,” harap Susiwijino.

Sementara itu, mendampingi sepanjang lawatan berlangsung, Kepala BP Batam Muhammad Rudi menyambut baik atas perhatian yang diberikan pemerintah pusat khususnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga merupakan Ketua Dewan Kawasan KPBPB.

Dirinya berharap kehadiran Forum Pemred dapat membangun suatu narasi yang baik dan positif kepada dunia akan kemajuan ekonomi dan pembangunan di Batam.

“BP Batam mendukung penuh program pemerintah ini, kami tentu berharap, kehadiran Pimpinan Redaksi yang diinisiasi Menko akan berdampak positif untuk memberikan informasi kepada dunia bahwa Batam terus tumbuh dan mampu berkontribusi untuk nasional,” tutur Rudi.

Adapun Pemred yang mengikuti kegiatan yaitu, Presiden Direktur Metro TV Selamun Yohanes Bosco, Pemimpin Umum Rakyat Merdeka Ratna Susilowati, Direktur Pemberitaan Berita Satu Media Hodings Primus Dorimulu, Pemimpin Redaksi Jak TV Herbert Timbo Siahaan, Pemimpin Redaksi Republika Irfan Junaidi, Pemimpin Redaksi The Jakarta Post Taufiqurrohman, Pemimpin Redaksi CNBC Indonesia Wahyu Daniel Panjaitan dan Pemimpin Redaksi Liputan 6 SCTV dan Indosiar Retno Pinasti.

Selanjutnya rombongan akan mengunjungi Nongsa Digital Park (NDP), PT. McDermott Indonesia dan PT. Infineon Technologies Batam pada Minggu, 28 Agustus.

BP Batam melalui SPAM telah selesai melakukan perbaikan kebocoran pipa yang terjadi di Plamo Garden Batam Centre.

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait membenarkan hal tersebut. Pada Sabtu siang (27/8/2022), ia mengatakan bahwa perbaikan telah selesai dilakukan oleh SPAM. Sehingga secara bertahap suplai air ke rumah warga, akan kembali mengalir.

"Diinformasikan kepada pelanggan SPAM Batam area Batam Kota dan Bengkong, bahwa saat ini perbaikan kebocoran pipa DCIM 500 mm di depan Kawasan Plamo Batam Centre, telah selesai dilakukan." katanya.

Kebocoran pipa yang terjadi sejak Jum'at, disebabkan pekerjaan perbaikan jalan, dimana pipa air terkena alat berat beco atau excavator. Sehingga berdampak bagi suplai air bersih warga sekitar Batam Centre.

"Kami tentu menyayangkan, sudah beberapa kali pipa terdampak beco. Akibatnya pelayanan suplai air warga menjadi terganggu." Kata Tuty.

Mengingat, semangat pembangunan dan penataan jalan terus digesa oleh Kepala BP Batam Muhammad Rudi merata di seluruh area Batam. Kejadian kebocoran pipa ini menjadi perhatian bagi pihak BP Batam.

Tuty menuturkan akan segera dilakukan evaluasi bersama SPAM Batam, termasuk koordinasi lebih intensif dengan berbagai pihak termasuk rekan kontraktor pelaksana pengerjaan jalan. Sehingga, kejadian ini ia harapkan, dapat dieliminasi bersama semua pihak.

Ia menyadari bahwa suplai air bersih merupakan kebutuhan seluruh makhluk hidup tanpa terkecuali yang mutlak harus dipenuhi dan dijamin kelangsungannya. Untuk itu, dirinya juga menyampaikan permintaan maaf kepada warga yang terdampak.

"Kami tentu juga ingin menyampaikan maaf, kepada warga Batam yang terdampak. Hal ini tentu akan jadi perhatian bagi kami kedepan. Kami akan segera lakukan evaluasi untuk perbaikan bersama SPAM." Kata Tuty.

Saat ini, perbaikan pipa di area Plamo Garden Batam Centre telah selesai dan aliran air secara bertahap akan kembali normal.

Badan Pengusahaan (BP) Batam menyampaikan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun Anggaran 2021 dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI.

Rapat tersebut dilangsungkan pada Kamis (25/8/2022) di Gedung Nusantara 1, Jakarta.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, hadir didampingi Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto; Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro; Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam, Enoh Suharto Pranoto; Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam, Sudirman Saad; Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Wan Darussalam; serta sejumlah pejabat eselon 2.

RDP dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya, Muhammad Hekal. Dan dihadiri para anggota Komisi VI DPR RI, yang hadir secara langsung maupun daring.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dalam kesempatan pertama menyampaikan realisasi penerimaan BP Batam tahun 2021 mencapai Rp1,75 triliun atau 87,22 persen dari targetnya.

Angka ini lebih tinggi 3,94 persen dari realisasi tahun 2020 yang mencapai Rp1,69 triliun.

Sementara itu, realisasi belanja BP Batam tahun 2021 mencapai Rp2,02 triliun atau 82,82 persen dari pagunya.

Angka ini meningkat sebesar 19,82 persen dari realisasi tahun 2020 yang mencapai Rp1,69 triliun.

Dari sisi Tindak Lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI, BP Batam mendapat peringkat tertinggi dengan penyelesaian 91 persen, atau naik 4 persen dari tahun 2020 sebesar 87 persen.

“Nilai tersebut lebih tinggi dari rata-rata penyelesaian tindak lanjut Kementerian/ Lembaga yang mencapai 77 persen,” kata Muhammad Rudi.

Sejalan dengan itu, BP Batam kembali memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) keenam kali sejak tahun 2016, terhadap Laporan Keuangan BP Batam Tahun 2021.

“Kami sudah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mendorong kinerja anggaran agar kualitas Laporan Keuangan BP Batam semakin baik di tahun selanjutnya,” pungkas Muhammad Rudi.

(rud)

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kepulauan Riau melakukan launching Gerakan Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) pada tanggal 22 Agustus 2022. Kegiatan ini mengusung tema Sinergi Memperkuat Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan di Kepri. GNPIP tersebut merupakan wujud komitmen dan aksi nyata Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota se-Kepri, Bank Indonesia Kepri serta pihak terkait lainnya dalam merespon peningkatan inflasi pangan sekaligus meningkatkan ketahanan pangan. Dalam kesempatan tersebut, para kepala daerah se-Kepri dan Bank Indonesia melakukan penandatanganan komitmen bersama untuk mendukung GNPIP yang memiliki 3 fokus utama yaitu upaya peningkatan produksi pangan, perluasan kerjasama antar daerah, dan stabilisasi harga pangan.
 
Sebagai langkah konkrit dalam meningkatkan produksi pangan, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepri dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepri, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kepri dan Tim Penggerak PKK Provinsi Kepri, tentang pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya komoditas pangan (urban farming). Kegiatan tersebut mencakup penyediaan bibit tanaman cabai merah, pupuk dan pelaksanaan pelatihan. Kegiatan urban farming juga dilakukan di kota dan kabupaten di Kepri berkolaborasi dengan Pemerintah daerah, dengan melibatkan kelompok wanita tani dan Tim Penggerak PKK.
 
Sebagai dukungan terhadap program tersebut, Bank Indonesia Kepri bersama Pemprov telah menyiapkan paket bibit tanaman cabai merah berikut pupuk sebanyak 25.000 paket. Sementara itu DKPPKH Prov. Kepri dan BPTP Kepri akan memberikan dukungan informasi kelompok pelaksana dan memberikan pelatihan budidaya cabai termasuk pendampingan. Melalui kegiatan tersebut diharapkan akan memperkuat penyediaan bahan pangan segar dari pekarangan dan meningkatkan ketahanan pangan di tingkat rumah tangga. Sinergi TPID se-Kepri untuk meningkatkan produksi pangan juga diperkuat dengan komitmen kolektif untuk terus memperluas lahan tanaman pangan di Kepri melalui pembinaan kelompok tani dan replikasi teknik budidaya Proliga.
 
Selanjutnya dalam rangka memperkuat ketersediaan pasokan bahan pangan juga dilakukan penandatanganan 2 kerjasama antar daerah yaitu antara Koperasi Kelompok Tani Sukses Bersama (KTSBB), Batam dan Koperasi Plasma Agri Kundur, Karimun, serta antara KTSBB Batam dengan Kelompok Juli Tani, Deli Serdang, Sumatera Utara. Melalui kerjasama ini diharapkan kontinuitas pasokan komoditas pangan khususnya cabai merah ke Kepri semakin meningkat dengan rantai distribusi yang lebih efisien.
 
Di samping itu, apabila diperlukan, TPID se-Kepri akan melakukan upaya stabilisasi harga melalui operasi pasar/pasar murah untuk mengantisipasi peningkatan harga bahan pangan yang terlalu tinggi. Dalam 2 bulan terakhir, telah dilakukan 4 kali operasi pasar di Kota Batam dan Kota Tanjungpinang sebagai wilayah dengan jumlah konsumen terbesar di Kepri. Ke depan, kegiatan serupa akan dilakukan melalui kolaborasi dengan produsen pangan lokal, BUMD, Bulog dan distributor mitra.
Pelaksanaan GNPIP di Provinsi Kepri juga merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI pada Rakornas Pengendalian Inflasi nasional pada 18 Agustus 2022 yakni agar TPID memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas harga, meningkatkan ketahanan pangan untuk mendukung daya beli dan pemulihan ekonomi nasional. Sebagaimana diketahui, inflasi nasional terus mengalami peningkatan dan pada Juli 2022 telah mencapai 4,94% (yoy) yang dipengaruhi peningkatan inflasi global akibat gangguan rantai pasokan global dan penerapan kebijakan proteksionisme di berbagai negara.
 
Sementara itu inflasi di Provinsi Kepulauan Riau pada bulan Juli 2022 tercatat mengalami inflasi sebesar 6,09% (yoy), lebih tinggi dari target sasaran inflasi nasional (2% – 4%). Peningkatan inflasi tersebut terutama didorong oleh kelompok komoditas bahan pangan (volatile food) yang telah mencapai 12,59% (yoy). Melalui GNPIP diharapkan dapat turut mendorong kestabilan harga khususnya bahan pangan dan meningkatkan ketahanan pangan di Kepri secara berkesinambungan sehingga daya beli dan kesejahteraan masyarakat dapat tetap terjaga.

Pinang - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kepulauan Riau menggelar operasi pasar untuk bahan pangan di Foodcourt Bintan Center pada tanggal 20 dan 21 Agustus 2022. Dalam Operasi Pasar, Pemerintah Provinsi Kepri dan Bank Indonesia memfasilitasi produsen bahan pangan lokal, Bulog dan BUMD Pembangunan Kepri untuk menjual bahan pangan dengan harga yang lebih murah. Selain untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pengendalian harga pangan yang dalam beberapa waktu terakhir ini meningkat.

Operasi Pasar ini merupakan salah satu bagian peluncuran Gerakan Pengendalian Inflasi Pangan (Gernas PIP) yang akan dilakukan oleh Pemerintah daerah se-Kepri dan Bank Indonesia Kepri pada tanggal 22 Agustus 2022 mendatang. Sebelumnya beberapa daerah di Indonesia telah melakukan kick off Gernas PIP yang dimulai oleh Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat pada 10 Agustus lalu. Gernas PIP merupakan komitmen Pemerintah Daerah dan Bank Indonesia untuk melakukan langkah nyata dalam merespon peningkatan inflasi pangan yang terjadi di tahun 2022. Terdapat 3 fokus upaya yang akan dilakukan ke depan secara masif yaitu peningkatan produksi pangan, perluasan kerjasama antar daerah, dan operasi pasar untuk komoditas pangan.
Adapun komoditas pangan utama yang dijual dengan harga murah antara lain aneka cabai, bawang merah, bawang putih, beras, telur ayam, gula pasir, beras dan minyak goreng. Selain itu, penjual mitra Operasi Pasar juga menjual daging ayam segar, daging kerbau beku, bawang bombay, tomat, wortel, kentang dan beberapa bahan pangan lainnya.
 
Sebagaimana diketahui, Inflasi di Provinsi Kepulauan Riau pada bulan Juli 2022 tercatat sebesar 6,09% year on year (yoy), lebih tinggi dari target sasaran inflasi nasional (2% – 4% yoy). Inflasi tersebut terutama didorong oleh kelompok komoditas bahan pangan (volatile food) yang mencapai 12,59% (yoy). Oleh karena itu, TPID Kepri melakukan operasi pasar dimana bahan pangan yang dijual diperoleh dari produsen dan distributor utama. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong efisiensi rantai distribusi sehingga masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau.
 
TPID Provinsi Kepri juga terus mendorong peningkatan produksi bahan pangan khususnya cabai merah. Selain mendorong produksi kelompok tani di setiap kabupaten dan kota, sinergi TPID dalam waktu dekat juga akan melakukan gerakan tanam cabai merah di pekarangan rumah berkolaborasi dengan Kelompok Wanita Tani dan Tim Penggerak PKK. Program tersebut dilakukan dengan pemberian bibit dan pelatihan teknik budidaya yang telah teruji. Melalui berbagai upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan bahan pangan yang berkesinambungan di Provinsi Kepulauan Riau dan mengurangi ketergantungan dengan daerah lainnya.

Batam - Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) telah menginjak tahun ketiga sejak diluncurkan pada 17 Agustus 2019. Kehadiran standar QR Code Pembayaran di Indonesia mampu memfasilitasi pembayaran antar berbagai Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) dengan biaya yang paling murah dan praktis dibanding kanal pembayaran lainnya. Kehadiran QRIS memperoleh sambutan baik dari masyarakat Kepulauan Riau. Per 1 Juli 2022, jumlah merchant QRIS di Kepulauan Riau mencapai 394.632. Jumlah tersebut tumbuh 464 persen dibanding bulan Juli 2021, atau meningkat sebesar 4 (empat) kali lipat. Sembilan puluh persen merchant QRIS merupakan pelaku usaha yang berlokasi di Kota Batam dengan jumlah sebesar 355.053 merchant. Selain itu, keunggulan QRIS yang merupakan kanal pembayaran paling murah membuat QRIS lebih mudah diterima oleh seluruh lapisan masyarakat termasuk pelaku usaha mikro yang sebelumnya belum banyak memanfaatkan kanal pembayaran non tunai. Hal ini ditunjukkan dengan dominasi kategori usaha mikro yang sebesar 63 persen dari seluruh merchant QRIS di Kepulauan Riau.

Bank Indonesia akan terus mendorong perluasan QRIS sehingga dapat mendorong budaya digitalisasi masyarakat, khususnya dalam aspek segi pembayaran. Upaya untuk meningkatkan digitalisasi masyarakat melalui penerapan QRIS, tidak hanya menyasar pada sisi pedagang (merchant). Bank Indonesia mendorong peningkatan penggunaan (usage) QRIS melalui pencanangan program “15 Juta Pengguna Baru QRIS” di awal tahun 2022. Dari jumlah tersebut, Provinsi Kepulauan Riau memiliki target sebesar 102.000 pengguna baru. Untuk mencapai hal tersebut, salah satu strategi yang ditempuh adalah dengan menyelenggarakan Pekan QRIS Nasional 2022.
 
Pekan QRIS Nasional 2022 merupakan rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan penggunaan (usage) QRIS, baik dari sisi pengguna maupun merchant. Dengan mengambil slogan “Ayo Pakai QRIS” atau “Jom Pakai QRIS”, Pekan QRIS Nasional 2022 dilaksanakan mulai dari tanggal 15 hingga 20 Agustus 2022, serentak di seluruh Indonesia. Untuk meningkatkan efektivitas, penyelenggaraan Pekan QRIS Nasional 2022 bersinergi dengan berbagai pihak, antara lain: pemerintah daerah, Penyedia Jasa Pembayaran (PJP), civitas akademika, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), pelaku pariwisata, dan berbagai pihak lainnya.
 
Rangkaian kegiatan Pekan QRIS Nasional 2022 terdiri dari edukasi, onboarding merchant QRIS, showcase QRIS, hiburan, dan perlombaan. Aspek edukasi memiliki peran terpenting untuk meningkatkan penggunaan QRIS. Melalui edukasi, pemahaman masyarakat terhadap QRIS akan meningkat sehingga mampu mendorong minat masyarakat untuk bertransaksi menggunakan QRIS. Oleh karena itu, Pekan QRIS Nasional 2022 akan melibatkan berbagai komunitas, antara lain: pelajar, pengurus rumah ibadah, pelaku pariwisata, dsb.
 
Puncak acara Pekan QRIS Nasional 2022 akan diselenggarakan pada tanggal 20 Agustus 2022 berlokasi di One Batam Mall. Acara utama pada kegiatan tersebut antara lain peluncuran pasar dan pusat perbelanjaan SIAP QRIS Kota Batam, yaitu: Pasar Mitra Raya I, Pasar Puja Bahari, Pasar Penuin, dan One Batam Mall. Keempat kawasan tersebut diluncurkan sebagai SIAP QRIS seiring dengan telah banyaknya jumlah pedagang/tenant yang mampu menerima pembayaran melalui kanal QRIS. Selain itu, puncak acara Pekan QRIS Nasional 2022 juga akan dimeriahkan dengan berbagai hiburan dan pelombaan dengan total hadiah jutaan Rupiah, yaitu: Mewarnai, Ranking 1, K-Pop Dance, Got Talent, dan Fashion Show. Peserta lomba merupakan masyarakat umum dengan syarat pendaftaran yang sangat mudah. Masyarakat juga berkesempatan mendapatkan souvenir menarik setelah melakukan QRIS Experience. Oleh karena itu, Bank Indonesia berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum Pekan QRIS Nasional 2022 sebagai sarana untuk meningkatkan pemahaman mengenai QRIS. Mari hadiri dan semarakkan Pekan QRIS Nasional 2022 serta dapatkan berbagai manfaat dengan bertransaksi menggunakan QRIS untuk ekonomi Kepri yang lebih kuat, maju dan inklusif
Ayo Pakai QRIS, Jom Pakai QRIS.

BATAM (BP) - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri Kedua Singapura, Mohamad Maliki Osman, di Marriot Hotel, Kamis, (18/8/2022).

Pertemuan keduanya berlangsung khidmat dan santai. Maliki mengatakan, dirinya mengaku senang bisa kembali berkunjung ke Indonesia khususnya Kota Batam. Setelah kasus Covid-19 mulai turun, dirinya sangat antusias untuk mengunjungi Indonesia, khususnya Kota Batam.

"(Kunjungan) ini merupakan kali pertama ke Indonesia setelah Covid. (Setelah) pelonggaran Covid, pasti saya ingin ke Batam dulu. Menyelenggarakan rapat saya dengan pak Rudi. Melihat bagaimana selepas pelonggaran Covid," katanya.

Setelah mengetahui dan melihat situasi Kota Batam, dirinya sangat antusias. Semua aktivitas di Kota Batam, katanya, sudah kembali normal sebelum adanya Covid-19.

Sehingga, dirinya berharap adanya kerja sama antara Batam dan Singapura lebih dieratkan kembali. Baik itu kerja sama yang sudah berjalan selama ini, maupun kerjasama baru yang bisa dikakukan untuk memajukan Kota Batam dan Singapura.

Adapun kerja sama yang sudah terjalin dan akan ditingkatkan adalah peluang investasi di Nongsa Digital Park. Kemudian, juga investasi baru dengan potensi di Nongsa Digital Town.

Diketahui, kawasan tersebut didesain sebagai kawasan ekonomi digital yang akan menjadi jembatan penghubung berbagai perusahaan digital dan teknologi antara Indonesia dan Singapura.

"Kita bincangkan bagaimana kita menarik lebih banyak kaki tangan (delegasi) dan singapura membantu menyokong dari segi training, kemahiran," ujarnya dengan logat Melayu.

Ia menambahkan, Singapura sangat ingin untuk mengembangkan potensi investasi di Nongsa Digital Town. Pihaknya akan berupaya untuk mendorong pengusaha di Singapura yang berpotensi untuk menanamkan investasinya di bidang tersebut.

"Jadi apa yang kita lakukan boleh dari kerja sama dari segi training," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BP Batam Muhammad Rudi juga turut bahagia atas kunjungan Menteri Luar Negeri Kedua Singapura ke Batam. Pertemuannya di Batam, selain berbincang perihal pergantian Konjen Singapura yang baru, Maliki ingin hubungan Batam dan Singapura berjalan dengan baik.

Sebab, diketahui, investasi terbesar di Batam berasal dari Singapura. Pada Semester I 2022 periode Januari – Juni, data Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal mencatat nilai investasi Singapura di Batam mencapai 3,845 triliun.

Sehingga tidak ada salahnya ketika adanya kunjungan Menteri Luar Negeri Kedua Singapura, pihaknya berbincang mengenai permasalahan di Singapura maupun perencanaan dari Kota Batam kedepannya.

"Tadi sudah duduk mudah mudahan ada solusi. Sehingga ada peningkatan investasi di Kota Batam," kata Muhammad Rudi.

Ia menambahkan, selama ini hubungan antara Batam dan Singapura sudah berjalan dengan baik. Seperti saat pandemi Covid lalu, Singapura cukup banyak memberikan bantuan ke Kota Batam dan bantuan lainnya.

"Mudah-mudahan hubungan berjalan baik, maka investasi Kota Batam akan lebih lancar," imbuhnya.

Dalam pertemuan tersebut juga turut hadir Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait dan sejumlah pejabat Kemenlu Singapura.

Selama dua hari pada 18-19 Agustus 2022, Menteri Luar Negeri Kedua Singapura melakukan sejumlah agenda yaitu menghadiri malam resepsi Kemerdekaan Singapura di Marriot Hotel yang digelar Konjen Singapura dan meninjau KEK Batam Aero Teknik serta mengunjungi Masjid Tanjak.

Instagram

Tentang Kami