Live Streaming
super me

super me

Page 6 of 217

BP Batam melalui Direktorat Pembangunan Infrastruktur melaksanakan proyek Revitalisasi Underpass Pelita sebagai bagian dari komitmen peningkatan kualitas infrastruktur dan penataan wajah kota.

Underpass Pelita merupakan jalur strategis yang menghubungkan kawasan pemerintahan dan komersial Batam Center dengan pusat bisnis dan pariwisata di kawasan Nagoya.

Selain berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, underpass ini juga menjadi infrastruktur ikonik sebagai satu-satunya underpass di Kota Batam.

Seiring waktu, kondisi underpass mengalami penurunan dari sisi fungsi maupun estetika.

Coretan vandalisme, pencahayaan yang belum optimal, serta sistem drainase yang kurang berfungsi maksimal berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Menjawab kondisi tersebut, BP Batam melakukan revitalisasi menyeluruh dengan lingkup pekerjaan meliputi penataan lanskap melalui penanaman tanaman, pembersihan saluran drainase, pengecatan ulang dinding, marka jalan dan kanstin, pemasangan light box berisi visi pembangunan Kota Batam, serta perbaikan sistem penerangan.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad mengatakan, proyek ini dilaksanakan pada April hingga Mei 2026 dengan durasi pekerjaan selama dua bulan.

Underpass ini nantinya direncanakan memiliki dimensi panjang ±90 meter, lebar ±18 meter, dan tinggi ±5 meter, dengan sumber pendanaan berasal dari anggaran pemeliharaan Direktorat Pembangunan Infrastruktur BP Batam dan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Pemerintah Kota Batam.

Amsakar menyampaikan bahwa revitalisasi ini tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Revitalisasi Underpass Pelita merupakan langkah strategis untuk memastikan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas masyarakat. Kami ingin menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya berfungsi optimal, tetapi juga memiliki nilai estetika sebagai representasi kemajuan Kota Batam,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa peningkatan kualitas pencahayaan dan sistem drainase menjadi prioritas guna meminimalkan risiko kecelakaan serta mencegah terjadinya genangan air yang dapat merusak badan jalan.

“Dengan perbaikan yang dilakukan secara menyeluruh, kami optimistis Underpass Pelita akan kembali menjadi jalur yang aman, nyaman, dan membanggakan bagi masyarakat Batam,” tambahnya.

Saat ini, progres pekerjaan telah berjalan, meliputi proses penanaman tanaman hias, pembersihan saluran drainase, serta tahap pengukuran lapangan untuk pengecatan, pemasangan light box, dan perbaikan penerangan.

Melalui revitalisasi ini, Amsakar berharap dapat meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus memperkuat identitas kota.

“Tidak hanya underpass, secara bertahap, BP Batam juga akan melakukan revitalisasi di kawasan lainnya.” Pungkasnya.

Berkenaan dengan hal tersebut, masyarakat diimbau untuk turut menjaga fasilitas umum serta menghindari tindakan vandalisme demi keberlanjutan manfaat bersama.

Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Harga Konsumen (IHK) Kepri pada Maret 2026 tercatat mengalami inflasi sebesar 0,08% (mtm), lebih rendah dibanding bulan sebelumnya yang tercatat inflasi 0,44% (mtm). Secara tahunan inflasi Kepri tercatat sebesar 3,23% (yoy), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 3,54% (yoy) serta lebih rendah dibandingkan inflasi Nasional yang sebesar 3,48% (yoy) dan menjadi provinsi dengan inflasi tahunan terendah terendah kelima se-wilayah Sumatera. Inflasi secara bulanan terjadi di Kota Batam dan Kabupaten Karimun yang masing-masing tercatat inflasi sebesar 0,11% (mtm) dan 0,56% (mtm) sedangkan Kota Tanjungpinang mengalami deflasi 0,37% (mtm).

Berdasarkan kelompok pengeluaran, Inflasi di bulan Maret 2026 terutama didorong oleh kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,48% (mtm) dengan andil sebesar 0,13%.  Inflasi kelompok ini utamanya disebabkan oleh kenaikan harga udang basah, bayam, dan daging ayam ras seiring dengan meningkatnya permintaan di tengah HBKN Idulfitri. Lebih lanjut, inflasi yang lebih tinggi tertahan oleh oleh kelompok perawatan pribadi dan jasa yang mengalami deflasi 1,12% (mtm) dengan andil deflasi sebesar 0,08%. Deflasi kelompok ini utamanya disebabkan oleh penurunan harga emas perhiasan sejalan dengan penguatan mata uang dolar Amerika Serikat (AS) serta meningkatnya ekspektasi suku bunga akan tetap pada level tinggi sehingga mendorong investor untuk mengalihkan preferensinya ke aset lain seperti dolar AS. Adapun kelompok transportasi turut mengalami deflasi 0,38% (mtm) dengan andil deflasi sebesar 0,05%. Deflasi kelompok ini disebabkan oleh penurunan pada tarif angkutan udara dan angkutan laut seiring dengan berlakunya kebijakan stimulus ekonomi diskon transportasi pada periode HBKN Idulfitri.

Sinergi dan kolaborasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) baik di level provinsi maupun kabupaten/kota tetap terjaga di tengah kuatnya pertumbuhan ekonomi Kepri. Bank Indonesia secara konsisten bersinergi dengan TPID se-Kepri melalui Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) menjadi sinergi baru dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional. Berbagai upaya stabilisasi harga yang dilaksanakan pada bulan Maret 2026 antara lain (i) High Level Meeting (HLM) TPID Kepri dan Kabupaten Karimun; (ii) Publikasi Iklan Layanan Masyarakat (ILM) untuk menjaga ekspektasi inflasi tetap terkendali; (iii) Edukasi mengenai inflasi melalui sosialisasi; dan (iv) Pelaksanaan Operasi Pasar/ Pasar Murah serentak di Kepri.

Memasuki April 2026, terdapat beberapa faktor pendorong inflasi yang perlu diwaspadai, antara lain: (i) prediksi BMKG terkait kondisi El Nino dengan intensitas lemah hingga moderat yang diprakirakan berlangsung sampai semester II 2026; (ii) base effect dari normalisasi tarif transportasi; dan (iii) dampak lanjutan kenaikan harga komoditas energi global. Di sisi lain, terdapat sejumlah faktor yang diprakirakan menahan tekanan inflasi ke depan, yaitu: (i) berlanjutnya normalisasi harga emas perhiasan; serta (ii) dampak lanjutan dari pergeseran periode panen raya komoditas pangan, antara lain cabai merah, akibat mundurnya periode tanam pascabencana hidrometeorologi di sejumlah daerah sentra komoditas di Sumatera bagian utara.

Ke depan, Bank Indonesia bersama TPID akan terus memperkuat sinergi untuk stabilitas inflasi di Kepri. Peningkatan produksi pangan, pelaksanaan pasar murah, penguatan KAD serta penguatan koordinasi pengendalian inflasi diharapkan dapat menjaga tekanan inflasi pada tahun 2026 tetap terkendali dalam rentang sasaran 2,5±1%.

 

Jakarta, 4 April 2026 – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mencatat program diskon transportasi laut 30 persen telah habis terjual lebih cepat dari jadwal yang ditentukan. Penjualan tiket diskon yang dibuka sejak 11 Februari 2026 untuk keberangkatan periode 11 Maret hingga 5 April 2026 ini telah resmi ditutup pada Jumat (3/4) kemarin.

Adapun realisasi penumpang penerima diskon yaitu 467.662 pax, atau mencapai 105% dari proyeksi awal penumpang penerima diskon yaitu 445.534 pax.

Direktur Utama PELNI Tri Andayani atau akrab disapa Anda menjelaskan bahwa realisasi penumpang yang melampaui proyeksi ini dipengaruhi oleh faktor penjualan tiket pada ruas - ruas pendek.

“Alhamdulillah, program diskon transportasi 30 persen yang diberikan Pemerintah ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kuota diskon yang habis pada 3 April 2026 membuktikan bahwa program ini sangat membantu masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik Lebaran dengan biaya yang lebih terjangkau,” ujar Anda.

Anda juga menambahkan per 4 April 2026, total penjualan tiket nasional untuk periode keberangkatan 11 Maret – 5 April 2026 mencapai 487.905 tiket atau mencapai 101,8% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yaitu sebanyak 479.133 tiket.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memanfaatkan program ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah, khususnya Kementerian Perhubungan yang telah mempercayakan program ini kepada PELNI. PELNI akan terus mendukung kebijakan pemerintah dalam memberikan akses transportasi laut yang terjangkau dan berkualitas bagi masyarakat Indonesia,” tambah Anda.

Anda turut menegaskan meskipun jumlah penumpang arus balik mulai menurun, PELNI tetap siap melayani seluruh penumpang dengan sepenuh hati hingga periode Angkutan Lebaran PELNI ditutup pada 6 April 2026.

“Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada seluruh penumpang yang telah berlayar bersama kapal PELNI selama periode Angkutan Lebaran tahun ini. Sampai jumpa kembali pada masa mudik Angkutan Lebaran mendatang, semoga kami dapat terus menghadirkan layanan yang lebih baik, aman, dan nyaman bagi seluruh pelanggan,” pungkas Anda.

Meskipun kuota diskon transportasi telah habis, PELNI tetap siap memberikan pelayanan maksimal dengan mengutanakan safety first, zero accident dan service excellence bagi seluruh penumpang yang masih akan melakukan perjalanan menggunakan armada PELNI.

Jakarta, 2 April 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, serta mendukung penguatan fungsi pengawasan dan layanan kelembagaan di tingkat pusat maupun daerah melalui pelaksanaan pelantikan, pengambilan sumpah jabatan, dan serah terima jabatan sejumlah pejabat strategis di lingkungan OJK.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah pejabat OJK di Jakarta, Rabu (1/4).

Pelantikan dan serah terima jabatan tersebut merupakan bagian dari upaya OJK untuk terus memperkuat kapasitas organisasi dalam menghadapi dinamika sektor jasa keuangan yang semakin kompleks, termasuk perkembangan teknologi, tuntutan transparansi, serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas layanan dan pengawasan.

Pada kesempatan tersebut, OJK melantik dan melakukan serah terima jabatan pejabat sebagai berikut:

  1. Ridwan sebagai Kepala Departemen Perizinan dan Profesi Pelaku
  1. Haramain Billady sebagai Kepala OJK Provinsi Maluku
  2. Mohammad Mufid sebagai Kepala OJK Solo
  3. Dinavia Tri Riandari sebagai Kepala OJK Purwokerto
  4. Aris Budiman sebagai Kepala OJK Jember

Pengisian jabatan pada sejumlah posisi strategis tersebut juga diharapkan dapat semakin memperkuat kapasitas kelembagaan OJK dalam menjalankan tugas pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan, sekaligus menjaga kesinambungan pelaksanaan program kerja organisasi secara efektif dan berkelanjutan.

Melalui pelantikan ini, OJK berharap para pejabat yang diberikan amanah dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan sebaik-baiknya, serta terus berkontribusi dalam mendukung sektor jasa keuangan yang sehat, stabil, inklusif, dan berintegritas.

Batam, 1 April 2026 — Aston Batam Hotel & Residence dengan bangga menghadirkankembali pengalaman bersantap unggulannya, Seafood Symphony BBQ, yang menawarkansajian all-you-can-eat seafood di area poolside setiap hari Jumat dan Sabtu mulai pukul 18.00WIB, dengan harga IDR 248.000 nett per orang, menghadirkan kombinasi hidanganlaut premium, live cooking station interaktif, serta hiburan live music dalam suasana outdoor yangnyaman dan berkesan.

Sebagai konsep yang diperbarui, Seafood Symphony BBQ hadir dengan variasi menuyanglebih lengkap dan cita rasa yang semakin kaya. Para tamu dapat menikmati beragampilihan seafood segar yang disajikan dengan berbagai metode seperti grill, saus Singapore, dansteam, meliputi cumi, kepiting bunga, gong gong, udang, kerang hijau, dan kerang.

Melengkapi sajian tersebut, tersedia Vegetable Station dengan berbagai pilihan seperti pakcoy, kailan, kol putih, wortel, terong, brokoli, kangkung, serta tambahan seperti fish ball, fishcake, irisan dada ayam, dan daging sapi. Tamu juga dapat menikmati Oluak station yang menyajikantiram dan telur ayam, serta Fried Rice & Noodle station dengan pilihan mie kuning, nasi goreng, bihun, udang, ayam char siu, dan aneka sayuran.

Bagi pecinta sup, Fish Soup station menghadirkan pilihan kuah tom yum dan kuah susuikan, lengkap dengan ikan kakap, ikan ekor kuning, ikan bawal, fish ball, tahu, jamur, serta pelengkaparomatik. Menambah keseruan bersantap, Live Korean BBQ station menawarkan pilihan seperti irisandaging sapi sirloin, irisan dada ayam, sosis, sate sapi, sate ayam, dan chicken wings, yangdapat dinikmati dengan berbagai pilihan saus seperti Korean BBQ sauce, garlic butter, chimichurri, mushroom sauce, black pepper, aneka sambal, serta kimchi.

Sebagai penutup, tamu dapat menikmati Dessert Station yang menyajikan crepes denganicecream serta topping seperti strawberry dan marshmallow, serta aneka pastry seperti raspberrypanna cotta, chocolate rocher fudge, mango choux craquelin, mini lemon tart, redvelvet, tiramisu, dan wild berries cheesecake. Beragam pilihan minuman seperti air mineral, jus dingin, soft drink, mocktail, dan cocktail juga tersedia untuk melengkapi pengalaman bersantap.

Chef Berema Saragih, Executive Sous Chef Aston Batam Hotel &Residence, menyampaikan, “Melalui Seafood Symphony BBQ, kami ingin menghadirkan pengalamanbersantap yang lebih lengkap dengan pilihan menu yang lebih beragam serta cita rasayanglebih kaya. Setiap hidangan kami siapkan dengan memperhatikan kualitas dan kesegaranbahan, sehingga setiap tamu dapat menikmati pengalaman kuliner yang berkesan.”

Seafood Symphony BBQ diharapkan menjadi pilihan utama untuk menikmati akhir pekanbersama keluarga, teman, maupun kolega, dengan perpaduan hidangan berkualitas, suasanayang hidup, dan pelayanan khas Aston Batam Hotel & Residence.Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi batam.astonhotelsinternational.com, ikuti juga@astonbatam di Instagram.

Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, Pemko Batam menerima penghargaan sebagai mitra strategis dari Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) dalam kegiatan Audiensi dan Apresiasi Mitra Konsultasi LMAN Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung AA Maramis, kantor LMAN di bawah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Forum ini menjadi ruang dialog strategis yang mempertemukan para pemangku kepentingan guna memperkuat sinergi serta berbagi perspektif terkait optimalisasi aset negara di tengah dinamika pasar properti yang terus berkembang.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah. Pengakuan ini mencerminkan komitmen dan konsistensi Pemko Batam dalam memperkuat tata kelola aset daerah yang profesional, transparan, dan berorientasi pada hasil.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Rionald Silaban, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Pemko Batam dan LMAN. Menurutnya, kolaborasi tersebut berjalan efektif serta memberikan dampak nyata dalam optimalisasi aset daerah.

Penghargaan ini tidak lepas dari langkah progresif Pemko Batam dalam mendorong pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) melalui skema Kerja Sama Pemanfaatan (KSP). Sejumlah proyek strategis telah menunjukkan capaian konkret, di antaranya KSP Pasar Induk Jodoh yang telah memasuki tahap penandatanganan perjanjian, serta KSP Dendang Melayu yang proses pemilihan mitranya telah rampung.

Bagi Pemko Batam, capaian ini menjadi bagian dari transformasi pengelolaan aset daerah agar lebih produktif, terukur, dan mampu memberikan nilai tambah bagi pembangunan. Skema KSP juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah dalam membangun tata kelola aset yang modern dan akuntabel.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa arah kebijakan pengelolaan aset di Kota Batam berada pada jalur yang tepat. Kami tidak ingin aset daerah hanya tercatat secara administratif, tetapi harus produktif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan LMAN menjadi salah satu kunci dalam mempercepat transformasi pengelolaan aset daerah.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat sinergi dengan LMAN serta para pemangku kepentingan, agar pemanfaatan aset daerah semakin optimal, inovatif, dan tetap sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tambahnya.

Penghargaan ini sekaligus menjadi motivasi bagi Pemko Batam untuk terus menghadirkan tata kelola Barang Milik Daerah yang tidak hanya tertib, tetapi juga adaptif terhadap dinamika ekonomi serta memberikan dampak luas bagi pembangunan daerah.

Batam – Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., memimpin langsung kunjungan kerja ke Kawasan Industri Terpadu Kabil, Kota Batam, Rabu (1/4/2026), sebagai langkah strategis memperkuat pengamanan kawasan industri di tengah meningkatnya perhatian terhadap stabilitas keamanan sebagai faktor utama penentu kepercayaan investor.

Kunjungan ini turut dihadiri oleh Karo Ops Polda Kepri, Dirpamobvit Polda Kepri, Dirreskrimsus Polda Kepri, Kapolresta Barelang, serta jajaran manajemen Citramas Group dan pengelola Kawasan Industri Kabil.

Dalam arahannya, Kapolda Kepri menegaskan komitmen zero tolerance terhadap segala bentuk gangguan keamanan di kawasan industri dan investasi.

“Sekecil apa pun gangguan kamtibmas akan berdampak terhadap kepercayaan investor. Oleh karena itu, tidak boleh ada ruang bagi pelaku kejahatan di kawasan industri. Penindakan harus tegas dan menyeluruh, termasuk terhadap jaringan penadah,” tegas Kapolda Kepri.

Kapolda juga mengingatkan bahwa narasi negatif terkait keamanan daerah harus dicegah sejak dini, karena dapat mempengaruhi persepsi global terhadap Batam dan Kepulauan Riau sebagai daerah tujuan investasi.

“Kepri memiliki keunggulan strategis sebagai kawasan Free Trade Zone. Ini harus kita jaga bersama. Jangan sampai muncul persepsi bahwa wilayah ini tidak aman bagi investasi,” lanjutnya.

Selain penegakan hukum, Polda Kepri juga terus mengedepankan langkah preemtif dan preventif melalui edukasi masyarakat serta peningkatan sinergi dengan para pelaku usaha guna menciptakan stabilitas keamanan yang berkelanjutan.

Sementara itu, CEO Citramas Group, Kris Wiluan, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Polda Kepri dalam menjaga keamanan kawasan industri. Ia mengungkapkan bahwa Kawasan Kabil memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan investasi, khususnya di sektor energi dan industri strategis.

“Kami sangat mengharapkan dukungan Polri dalam pengamanan kawasan, termasuk mengantisipasi potensi gangguan seperti pencurian maupun perompakan. Keamanan adalah faktor utama bagi keberlanjutan investasi,” ujarnya.

Kris Wiluan, juga mengungkapkan bahwa pada periode Oktober 2024 hingga Januari 2025 sempat terjadi kasus pencurian kabel di kawasan tersebut, yang menjadi perhatian serius pihak pengelola. Meski demikian, Kawasan Kabil terus berkembang dengan berbagai fasilitas strategis, termasuk pusat industri, pelatihan tenaga kerja, hingga pengembangan energi terbarukan yang membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Kapolresta Barelang dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya kecepatan pelaporan setiap kejadian kepada pihak kepolisian.

“Kami mengimbau agar setiap permasalahan segera dilaporkan kepada Polri, tanpa harus menunggu viral di media sosial. Respons cepat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan,” tegasnya.

Sementara itu, Karo Ops Polda Kepri menyampaikan bahwa sinergi antara Polri dan pelaku usaha telah diperkuat melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah jangka panjang dalam menjaga keamanan kawasan industri.

Melalui kegiatan ini, Polda Kepri menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai garda terdepan dalam menjamin keamanan kawasan industri, guna menjaga kepercayaan investor serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kepulauan Riau.

Pada kesempatan terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin menyampaikan pengaduan agar dapat menghubungi Call Center 110 atau memanfaatkan aplikasi Polri Super Apps. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, meninjau langsung layanan penumpang di Pelabuhan Internasional Batam Centre dan Harbour Bay, Selasa (31/6/2026).

Kunjungan Amsakar – Li Claudia ini sekaligus memastikan layanan keimigrasian terhadap penumpang berjalan optimal. Mulai dari alur kedatangan hingga pemeriksaan dokumen perjalanan di keimigrasian.

Amsakar menjelaskan bahwa seluruh proses terkait kelengkapan dokumen perjalanan penumpang memiliki peran vital guna mendukung kelancaran arus lalu lintas orang di pelabuhan. Apalagi saat arus kunjungan meningkat (peak season), terutama pada periode libur sekolah, libur akhir tahun, atau libur keagamaan.

“Kami hadir di sini ingin memastikan dari dekat bagaimana tata kelola pelayanan keimigrasian di kedua pelabuhan ini,” ujar Amsakar.

Ia juga berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pihak keimigrasian agar tidak ada lagi aktivitas atau kegiatan yang berpotensi mencoreng tata kelola pelayanan penumpang di dua pelabuhan tersebut.

Amsakar ingin, seluruh kendala di lapangan yang dapat menimbulkan potensi tersebut dapat segera teratasi dengan baik. Sehingga, kepercayaan turis mancanegara dan investor kian meningkat terhadap potensi Batam sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia.

“Saya ingin tidak ada lagi praktik-praktik yang dapat mencoreng wajah Batam sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia,” pesan Amsakar.

Senada dengan Amsakar, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengatakan bahwa peninjauan ini sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam memaksimalkan perbaikan kualitas layanan di pelabuhan internasional.

Li Claudia tidak menginginkan, praktik-praktik melawan hukum yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab dapat mengganggu stabilitas dan kepercayaan dunia internasional terhadap Batam.

“Kami bersungguh-sungguh untuk terus membenahi kualitas layanan di pelabuhan internasional yang ada. Kami juga telah mengingatkan seluruh petugas agar peristiwa yang dapat merugikan nama baik Batam sebagai kota wisata unggulan tidak kembali terulang di kemudian hari,” ujar Li Claudia.

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung praktik hospitality yang berkelanjutan melalui peluncuran program Waste Management Launch & Media Gathering yang diselenggarakan di Hotel Santika Premiere Slipi - Jakarta. Setelah sebelumnya sukses dengan kegiatan acara “Santika Sahabat Bumi” sepanjang tahun 2025, acara ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat positioning Santika Indonesia Hotels & Resorts sebagai jaringan hotel yang mengedepankan konsep eco-hotel dan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

Program ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Santika Indonesia Hotels & Resorts dengan Rekosistem, sebuah perusahaan yang berfokus pada pengelolaan limbah secara mandiri dengan mengolah limbah menjadi bahan daur ulang serta sumber daya yang dapat dimanfaatkan kembali. Melalui kerja sama ini, Santika Indonesia Hotels & Resorts berupaya menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi, efektif, dan berkelanjutan di lingkungan operasional hotel. Acara Waste Management Launch & Media Gathering ini dihadiri oleh jajaran manajemen Santika Indonesia Hotels & Resorts, perwakilan Rekosistem, perwakilan unit Santika Indonesia di wilayah Jabodetabek, serta rekan-rekan media.

Peresmian program Waste Management dilakukan secara simbolis melalui prosesi flag off truk Waste Management yang menandai dimulainya operasional sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Prosesi tersebut ditandai dengan pengibaran bendera Santika Sahabat Bumi oleh GM Corporate Business Development Santika Indonesia Hotels & Resorts, Hugo Armand Oetama, sebagai simbol komitmen perusahaan dalam mengurangi dampak lingkungan dari operasional hotel. Lebih lanjut dijelaskan oleh Corp. Marketing Communication Manager Santika Indonesia Hotels & Resorts, Prita Gero, bahwa melalui peluncuran program ini hospitality memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Melalui kolaborasi bersama Rekosistem, sistem pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab diupayakan untuk diterapkan secara konsisten di lingkungan hotel.

Dalam implementasinya, limbah akan dipilah berdasarkan jenisnya seperti plastik, kaca, dan sisa bahan makanan. Sampah tersebut kemudian dikelola melalui proses daur ulang sehingga bisa dimanfaatkan kembali menjadi produk-produk yang dapat digunakan sehari-hari. Residu makanan juga dipilah mana yang sudah tercemar acid dan mana yang masih bisa dimanfaatkan kembali, salah satunya untuk menjadi kompos.

Sementara itu, pihak Rekosistem menyambut baik kolaborasi ini sebagai upaya bersama dalam meningkatkan kesadaran dan implementasi pengelolaan sampah yang lebih baik di sektor perhotelan. Melalui inisiatif ini, Santika Indonesia Hotels & Resorts berharap dapat terus mendorong praktik sustainable hospitality, tidak hanya bagi operasional hotel, tetapi juga mengajak para tamu, mitra, serta masyarakat untuk bersama-sama berkontribusi dalam menjaga lingkungan. Program ini diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pariwisata yang lebih ramah lingkungan, berkelanjutan, dan bertanggung jawab.

Semarang – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya dalam Transformasi Polri melalui reformasi doktrin dan penguatan sumber daya manusia dengan meresmikan pembangunan Laboratorium Sosial Sains Kepolisian di Akademi Kepolisian (Akpol), Lemdiklat Polri, Semarang.

Peresmian ditandai dengan kegiatan groundbreaking (peletakan batu pertama) yang dipimpin oleh Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, pada Senin (30/3) pukul 09.30 WIB di lingkungan Perpustakaan Akpol.

Langkah ini merupakan bagian dari reformasi fundamental Polri dalam menggeser paradigma kerja kepolisian dari yang selama ini cenderung reaktif menjadi proaktif, reflektif, dan berbasis ilmu pengetahuan.

Wakapolri menegaskan bahwa kehadiran Laboratorium Sosial Sains menjadi instrumen strategis dalam menjawab tantangan kompleks tugas kepolisian modern, khususnya dalam meningkatkan kualitas SDM Polri melalui pembaruan kurikulum pendidikan.

“Polisi masa depan tidak boleh hanya bekerja berdasarkan intuisi emosional. Setiap tindakan harus didasarkan pada riset yang mendalam. Laboratorium ini memastikan lulusan Akpol memiliki landasan filosofis, pedagogis, dan literasi yang kuat sebelum terjun ke lapangan,” tegas Wakapolri.

Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dirancang sebagai model pembelajaran baru yang mengintegrasikan teori akademik dengan praktik langsung di tengah masyarakat sebagai perwujudan transformasi Pendidikan Taruna Berbasis Realitas Sosial

Konsep ini diperkuat oleh pandangan akademisi, Prof. Dr. Rodiyah Tangwun, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (UNNES), yang menyebut bahwa laboratorium sosial merupakan pendekatan pembelajaran reflektif berbasis realitas.

Dalam implementasinya, laboratorium ini memiliki tiga fungsi utama:
1. Ruang belajar berbasis fakta dan realitas sosial, di mana taruna tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengasah kemampuan analisis dan solusi terhadap dinamika masyarakat.
2. Wujud konkret kualitas pendidikan kepolisian, yang menekankan keseimbangan antara aspek akademik dan praktik lapangan.
3. Ruang kolaborasi dengan masyarakat, menjadikan masyarakat sebagai bagian integral dalam proses pembelajaran.

Membangun Karakter dan Kompetensi Polisi Masa Depan melalui Laboratorium Sosial Sains, Polri menargetkan lahirnya perwira yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki integritas dan kecerdasan holistik.

Adapun dampak yang diharapkan antara lain:
• Penguatan integritas dan komitmen moral
• Peningkatan keterampilan praktis berbasis situasi nyata
• Kemampuan analisis dan prediksi dinamika sosial
• Pembentukan kepemimpinan lapangan yang adaptif dan solutif

Laboratorium ini tidak hanya menjadi metode pembelajaran, tetapi juga fondasi dalam mencetak SDM Polri yang unggul, modern, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kolaborasi Polri dan Perguruan Tinggi ditandai dengan hadirnya pejabat utama Mabes Polri, jajaran Lemdiklat Polri, pimpinan Akpol, serta perwakilan dari berbagai perguruan tinggi nasional.

Kehadiran akademisi dari berbagai universitas menegaskan bahwa transformasi Polri dilakukan melalui pendekatan kolaboratif antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan tinggi.

Polri juga terus mengembangkan ekosistem keilmuan kepolisian melalui kerja sama strategis dengan perguruan tinggi, termasuk penguatan pusat studi kepolisian di berbagai kampus sebagai bagian dari pembangunan knowledge-based policing.

Kehadiran Laboratorium Sosial Sains di Akpol menjadi tonggak penting dalam perjalanan reformasi Polri, khususnya dalam membangun institusi yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan, riset, dan kolaborasi, Polri menegaskan arah pemutakhiran sebagai institusi yang modern, profesional, dan terpercaya, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Page 6 of 217

Instagram

Tentang Kami