Live Streaming
super me

super me

Page 66 of 217

BATAM – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Batam menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI bertempat di Hotel Harmoni One, Musda menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen perjuangan politik PKS di tingkat daerah.

Mengusung tema “Kokoh Bersama, Majukan Batam untuk Indonesia”, Musda digelar, Minggu (7/9/2025) dengan terbatas dan hanya tamu undangan khusus yang hadir langsung, Kesederhanaan penyelenggaraan tidak mengurangi kekhidmatan Musda, yang justru mempertegas semangat konsolidasi dan arah perjuangan PKS Batam untuk lima tahun mendatang.

Hadir Wali Kota Batam sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Amsakar Achmad, Ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin, Ketua DPD II Golkar Batam Muhammad Yunus Muda, Ketua DPC PKB Batam Surya Makmur Nasution dan partai lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua DPD PKS Kota Batam terpilih Yusuf mengutip pidato Ketua DPW PKS Kepri Suryani pada Muswil beberapa waktu lalu yang menyebut Musda bukan sekadar pergantian kepemimpinan, karena itu adalah sebuah keniscayaan.

Musda juga bukan sekadar pergantian nama dalam struktur, bukan hanya seremonial pelimpahan jabatan. Tetapi adalah perpindahan amanah, semangat dan cita-cita dari pengurus lama ke pengurus yang baru.

“Jabatan bukan diminta tapi ketika diamanahkan, sami’na wa atho’na. Insya Allah pengurus baru siap meneruskan kerja-kerja pengurus sebelumnya, yang baik ditingkatkan dan yang belum selesai dilanjutkan,” kata Yusuf.

Yusuf juga menegaskan, bahwa PKS akan terus mendukung pemerintahan Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra dan berharap dapat terus bersinergi dan berkolaborasi dalam kerja-kerja kerakyatan, kesejahteraan, dan kemajuan Kota Batam.

“PKS Batam akan memberikan masukan-masukan kritis-konstruktif bagi kebaikan dan kemajuan kota batam tercinta,” kata Yusuf.

Sementara itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan atas nama Pemko Batam dan BP Batam mengucapkan selamat atas terselenggaranya Musda VI PKS Batam serta terpilihnya kembali Yusuf sebagai Ketua DPD PKS Kota Batam. Ia berharap kepengurusan baru semakin solid dan kian erat bersinergi dengan pemerintah daerah.

“Kata kuncinya adalah sinergi dan kolaborasi. Kerja sama yang telah terbangun antara Pemko Batam dan PKS hendaknya terus dipelihara dan dikembangkan agar memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat,” ujar Amsakar.

Walikota Batam Amsakar menegaskan, keberhasilan pembangunan Batam tidak lepas dari dukungan lintas partai. Ia mengapresiasi peran PKS yang dinilai konsisten memberi masukan dan mendukung program pemerintah. 

“Mari kita terus bergerak bersama, maju bersama. Dengan sinergi, Batam akan semakin menggeliat dan memberi kontribusi besar bagi Indonesia,” katanya.

Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam, bagian dari The Ascott Limited, mempersembahkan peningkatan layanan keamanan dan kesehatan yang dirancang khusus untuk memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi para tamu. Melalui kemitraan global Ascott dengan International SOS, penyedia layanan kesehatan dan keamanan perjalanan terdepan di dunia, yang menghadirkan dukungan menyeluruh yang dapat diakses kapan saja, di mana saja. 

Kemitraan global antara Ascott dan International SOS telah dimulai secara resmi pada 1 Juni 2021 di bawah payung inisiatif Ascott Cares. Walaupun bukan kerja sama baru, kehadirannya tetap sangat relevan hingga kini. Di tengah dinamika perjalanan internasional, layanan ini menjadi keunggulan utama properti Ascott di seluruh dunia, membedakan Oakwood dan portofolio Ascott lainnya dalam memberikan rasa aman yang melengkapi kenyamanan setiap perjalanan.

Dengan kolaborasi ini, tamu hotel kini memperoleh akses 24 jam sehari, 7 hari seminggu terhadap berbagai layanan penting. Mulai dari konsultasi telehealth gratis dengan tenaga medis profesional, layanan tele-konseling untuk kesehatan mental, hingga advisory keamanan perjalanan yang memberikan informasi dan rekomendasi terkini. Inisiatif ini menempatkan Ascott sebagai grup perhotelan pertama di dunia yang mampu menyediakan layanan komprehensif tersebut, sehingga setiap tamu merasa lebih terlindungi sepanjang perjalanan mereka.

 Di luar dukungan global dari International SOS, Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam juga terus menguatkan sistem keamanan internal di area properti. Fasilitas keamanan yang tersedia meliputi sistem pengawasan CCTV 24 jam, akses kartu kunci (secure keycard) ke seluruh lantai tamu untuk menjaga privasi, serta tim keamanan yang selalu siap siaga. Tidak hanya itu, layanan concierge juga membantu memastikan transportasi tamu tetap aman serta memberikan pembaruan perjalanan sesuai kebutuhan. 

Komitmen ini lahir dari pemahaman bahwa keamanan merupakan kebutuhan mendasar bagi setiap tamu. Lebih dari sekadar kenyamanan fasilitas, rasa aman memberikan nilai tambah yang membuat pengalaman menginap menjadi lebih berkesan. Oakwood percaya bahwa setiap tamu berhak mendapatkan perhatian penuh, bukan hanya pada saat mereka beristirahat di dalam kamar, tetapi juga sepanjang aktivitas mereka di Batam. 

Dengan kombinasi standar keamanan yang kuat dan dukungan profesional dari International SOS, Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam menegaskan posisinya sebagai pilihan akomodasi yang menghadirkan pengalaman menginap nyaman, aman, dan penuh perhatian. Setiap langkah yang diambil mencerminkan dedikasi untuk memastikan bahwa setiap tamu selalu merasa dijaga dan didukung selama berada di Batam.

 

Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Kantor Perwakilan Jakarta menyelenggarakan Business Gathering di Manhattan Hotel, Jakarta, Kamis (4/9/2025). Acara ini mengusung tema “Percepatan Perizinan dan Troubleshooting Demi Melesatnya Pertumbuhan Ekonomi” dengan tagline “BP Batam Kembali Menyapa” sebagai upaya memperkuat iklim investasi dan menjawab tantangan pelaku usaha di Batam.

Kegiatan ini sekaligus menjadi forum penyebaran informasi atas terbitnya dua regulasi penting, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2025 tentang Perubahan atas PP Nomor 41 Tahun 2021 mengenai Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas, serta PP Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.

Sebanyak lebih dari 60 peserta yang terdiri dari para pelaku usaha dan pejabat beserta staf Kementerian/Lembaga hadir dalam kegiatan ini.

Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, menegaskan bahwa perhatian Presiden RI terhadap Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam semakin besar, sejalan dengan peran strategis Batam dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Dalam lima tahun terakhir, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi Kota Batam melampaui rata-rata Provinsi Kepulauan Riau bahkan angka nasional. Oleh karena itu, tidak berlebihan jika Batam diharapkan menjadi salah satu motor penggerak utama perekonomian Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Alexander menyebutkan bahwa lahirnya PP Nomor 25 dan PP Nomor 28 Tahun 2025 merupakan bentuk nyata komitmen BP Batam bersama pemerintah pusat dalam mengatasi berbagai kendala investasi. Tiga terobosan utama yang dihadirkan meliputi:

  1. Kampanye investasi melalui Duta Investasi BP Batam
  2. Percepatan layanan Perizinan Berusaha (PB) dan Perizinan Berusaha untuk Mendukung Kegiatan Usaha (PB-UMKU)
  3. Penyediaan Dashboard Investasi Batam sebagai kanal pelaporan kendala investasi.

“Kami berharap forum ini dapat menjadi corong penyebaran informasi inovasi yang sedang dijalankan, baik kepada pelaku usaha maupun masyarakat luas melalui sinergi dengan humas kementerian, media nasional, serta asosiasi asing,” tambah Alexander.

Langkah BP Batam ini mendapat apresiasi dari Direktur Pemberdayaan Usaha Kementerian Investasi/BKPM RI, Delfinur Rizky Novihamzah. Menurutnya, PP Nomor 28 Tahun 2025 hadir untuk menyempurnakan sekaligus mempertajam regulasi sebelumnya, PP Nomor 5 Tahun 2021, terutama dalam memperjelas prosedur dasar perizinan yang selama ini kerap multitafsir.

“Regulasi ini bukan menggantikan, melainkan mencabut aturan yang lama, sehingga dibutuhkan mekanisme transisi. Namun yang terpenting, kami mengajak seluruh pelaku usaha agar tetap bersemangat berinvestasi di Batam,” tegas Delfinur.

Dengan terobosan regulasi dan komitmen yang kuat dari pemerintah pusat maupun BP Batam, diharapkan Batam dapat terus menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional dan menarik lebih banyak investasi strategis di masa depan.

Turut hadir dalam acara, Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis; Direktur Lalu Lintas Barang BP Batam, Rully Syah Rizal; Direktur Investasi BP Batam, Dendi Gustinandar; Direktur Pengembangan KPBPBB dan KEK BP Batam, Irfan Syakir Widyasa; Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Hadjad Widagdo, dan Kepala Kantor Penghubung Jakarta, Irwan. (RUD)

Medan, 4 September 2025 – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) mengapresiasi kesetiaan pelanggan di momen Hari Pelanggan Nasional 2025. Mengusung tema “Ketulusan Tanpa Akhir,” Indosat merayakan Harpelnas dengan menghadirkan berbagai kegiatan spesial dan hadiah istimewa bagi pelanggan setia IM3, Tri, dan HiFi di seluruh Indonesia. Perayaan ini menjadi wujud komitmen Indosat untuk terus hadir, dekat dan mendampingi perjalanan masyarakat Indonesia terhubung dan berbagi cerita. Indosat Ooredoo Hutchison Sumatra sendiri menghadirkan berbagai program apresiasi khusus untuk pelanggan setia. Kegiatan ini berlangsung serentak di tiga kota besar, yakni Medan, Pekanbaru, dan Palembang, melalui layanan di Gerai IM3 maupun 3Store.

Bilal Kazmi, Director and Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan: “Bagi Indosat, pelanggan selalu menjadi pusat dari setiap langkah kami. Hari Pelanggan Nasional adalah pengingat bahwa ketulusan kami untuk melayani tidak pernah berakhir. Sejak awal, Indosat hadir mendampingi pelanggan, dan komitmen ini akan terus kami wujudkan melalui inovasi dalam menghadirkan pengalaman mengesankan serta memberdayakan masyarakat Indonesia.”

Kegiatan Hari Pelanggan Nasional tahun ini menggambarkan semangat perusahaan untuk menempatkan pelanggan sebagai pusat dari setiap strategi bisnis sejalan dengan visi Indosat dalam menghadirkan pengalaman telekomunikasi digital yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia, khususnya di Sumatra. Melalui momentum ini, Indosat ingin menegaskan komitmennya dalam mendukung kebutuhan komunikasi dan gaya hidup digital pelanggan.

Di Kota Medan, aktivitas apresiasi berlangsung di Gerai IM3 dan 3Store di Medan Perintis yang berlokasi di pusat kota dengan menghadirkan pelayanan ramah, kejutan hadiah, serta sesi interaksi bersama pelanggan. Di Pekanbaru, Gerai IM3 dan 3Store menjadi titik utama perayaan dengan Lucky Wheel untuk pelanggan dengan minimum transaksi 250K dengan pilihan Hadiah berupa Pouch, Tote bag, Mini Fan, Tshirt bahkan 3Store memberikan Voucher 10K dan Voucher 25K.

Sementara di Palembang, pelanggan yang hadir di Gerai IM3 dan 3Store di PS Mall turut merasakan pengalaman serupa dengan nuansa hangat kekeluargaan dengan pembagian voucher Tomoro Coffee untuk minimum transaksi 250K.

Dalam rangka perayaan Harpelnas 2025, Indosat Ooredoo Hutchison menghadirkan berbagai apresiasi bagi pelanggan setia. Salah satunya berupa potongan harga paket data hingga 15% yang bisa didapatkan di Gerai IM3, 3Store, dan Kios myIM3. Tak hanya itu, pelanggan IM3 dan Tri juga bisa menikmati penawaran spesial Harpelnas, seperti potongan harga paket data hingga Rp25 ribu di IM3 dan Tri Official Store yang bisa diperoleh melalui mitra e-commerce (Dana, Shopee, Tokopedia, Gopay, Lazada).

Bagi pelanggan IM3 Platinum, tersedia diskon khusus add-on Freedom Internet 25GB/7 hari, dari Rp30 ribu menjadi Rp25 ribu. Selain itu, pelanggan juga bisa menikmati penukaran IMPoin dan Bonstri, berupa diskon 50% poin serta poin ekstra untuk transaksi minimal Rp90 ribu. Deretan promo spesial ini berlaku pada minggu pertama dan kedua September, sehingga pelanggan dapat langsung merasakan manfaatnya sepanjang periode perayaan.

Tidak kalah menarik, pelanggan juga berkesempatan mendapatkan nomor cantik spesial 1111 Kartu Perdana IM3 yang tersedia eksklusif di im3.id/shop. Rangkaian penawaran ini masih berlanjut dengan tambahan produk kebutuhan sehari-hari untuk setiap pembelian paket data minimal Rp100 ribu di jaringan ritel Alfamart, Alfamidi dan Indomaret sepanjang bulan September. Seluruh penawaran ini dihadirkan untuk memastikan pelanggan dapat merasakan manfaat nyata sekaligus pengalaman digital yang mengesankan selama perayaan Harpelnas.

“Hari Pelanggan Nasional juga menjadi momentum bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memberikan pengalaman yang mengesankan bagi setiap pelanggan yang telah setia bersama Indosat,” tutup Bilal.

Informasi selengkapnya mengenai program spesial Harpelnas 2025 dapat diakses melalui http://ioh.co.id/harpelnas.

Jakarta, 2 September 2025. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan kinerja industri jasa keuangan syariah nasional terus menunjukkan kinerja positif. Per Juni 2025, total aset keuangan syariah nasional mencapai Rp2.972,94 triliun atau tumbuh 8,21 persen yoy, dengan pangsa pasar sebesar 11,47 persen terhadap industri keuangan nasional.

Demikian disampaikan Dian dalam pertemuan dengan kalangan pengusaha dan industri perbankan syariah di Provinsi Aceh, Sabtu (30/8).

Dian menjelaskan, pada periode yang sama, aset sektor perbankan syariah nasional meningkat 7,83 persen yoy menjadi Rp967,33 triliun. Pertumbuhan ini menunjukkan peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan aset perbankan nasional dan konvensional yang tumbuh masing-masing sebesar 6,40 persen dan 6,29 persen.

Kinerja positif tersebut turut mendorong kenaikan pangsa pasar perbankan syariah terhadap perbankan nasional yang telah mencapai 7,41 persen. Sementara itu, aset pasar modal syariah tumbuh 8,23 persen yoy menjadi Rp1.828,25 triliun serta aset IKNB syariah naik 10,20 persen yoy menjadi Rp177,32 triliun pada periode yang sama.

“Pertumbuhan ini terjadi di tengah ketidakpastian global, sekaligus membuka peluang besar bagi perbankan syariah untuk mendukung perekonomian domestik,” kata Dian.

Untuk mendorong kinerja perbankan syariah serta mengupayakan pengembangan ekonomi dan perbankan syariah, OJK telah meluncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Syariah Indonesia 2023–2027 (RP3SI), dengan visi menghadirkan perbankan syariah yang sehat, efisien, berdaya saing, dan berkontribusi signifikan bagi perekonomian nasional maupun daerah.

Sebagai bagian dari implementasi mandat RP3SI tersebut, secara rutin OJK telah menyelenggarakan Rangkaian Kegiatan Pertemuan Tahunan Perbankan Syariah, dan mengembangkan produk inovatif, salah satunya Cash Waqf Linked Deposit (CWLD) sebagai produk perbankan syariah yang inovatif guna memenuhi kebutuhan masyarakat atas produk perbankan syariah yang inklusif.

Program ini telah diterapkan secara sinergis bersama pemerintah daerah guna mendukung pengembangan Kota Wakaf di Tasikmalaya dan Kabupaten Siak, dengan dana wakaf dikelola secara produktif untuk kepentingan sosial dan ekonomi masyarakat, serta memberikan akses pembiayaan bagi UMKM melalui pengelolaan dana wakaf secara produktif dan berkelanjutan bagi pembangunan sosial dan ekonomi daerah.

Dalam rangka mendukung pengembangan produk tersebut, OJK juga secara konsisten melakukan workshop produk unik perbankan syariah kepada industri BPRS di berbagai daerah. Pada tahun ini produk yang menjadi fokus workshop adalah CWLD dan pembiayaan istishna’. Dengan adanya workshop tersebut, diharapkan dapat mendorong sinergi antara fungsi sosial dan komersial dengan pemanfaatan dana sosial seperti wakaf melalui produk CWLD dan menyediakan solusi pembiayaan untuk segmen rumah indent, renovasi rumah, dan pemesanan barang/jasa dengan jangka waktu pendek melalui pembiayaan istishna’ di industri BPRS.

OJK terus mendorong pengembangan perbankan syariah sebagai salah satu pilar penting dalam memperkuat perekonomian nasional dan daerah. Sebagai wujud komitmen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), telah dibentuk Komite Pengembangan Keuangan Syariah (KPKS) yang menjadi tonggak strategis dalam memperkuat tata kelola serta karakteristik keuangan syariah di Indonesia.

Dengan turut melibatkan berbagai pakar eksternal yang kompeten di bidangnya, KPKS diharapkan mampu memberikan kontribusi yang signifikan dalam mengakselerasi perkembangan keuangan syariah nasional sekaligus mendukung pelaksanaan program ekonomi dan prioritas pembangunan nasional dan daerah.

Batam, 3 September 2025 – PT PLN Batam menjelaskan bahwa pemadaman listrik yang terjadi di wilayah Piayu disebabkan oleh gangguan dari layang-layang yang tersangkut di jaringan serta pohon tumbang akibat cuaca ekstrem.

Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Samsul Bahri, mengungkapkan bahwa layang-layang masih menjadi salah satu penyebab utama gangguan pasokan listrik di Batam. Material layang-layang, terutama plastik dan benang konduktif, dapat memicu hubungan arus pendek jika menyentuh kabel listrik.

“Jaringan listrik umumnya terdiri dari tiga kabel. Jika benang atau plastik layang-layang menyentuh ketiganya sekaligus, akan terjadi short circuit atau arus pendek yang merambat ke jaringan lain. Proses perbaikannya tidak bisa instan, sehingga pemadaman bisa berlangsung cukup lama,” jelas Samsul, Selasa (3/9/2025).

Selain layang-layang, lanjut Samsul, faktor cuaca ekstrem seperti hujan deras dan angin kencang juga meningkatkan risiko gangguan. Rangka layang-layang berbahan bambu maupun kayu yang basah dapat menghantarkan arus listrik, sementara pohon yang tumbang atau ranting yang menyentuh jaringan juga berpotensi menyebabkan padamnya aliran listrik.

“Mewakili manajemen PLN Batam, kami menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang terjadi. Kami berharap masyarakat lebih bijak serta mengingatkan anak-anak agar tidak bermain layang-layang di sekitar jaringan listrik. Kami juga memohon dukungan warga untuk mengizinkan pemangkasan atau penebangan pohon yang berdekatan dengan jaringan listrik demi mencegah gangguan berulang,” tutup Samsul.

Sejalan dengan itu, Senior Manager Unit Bisnis Distribusi dan Pelayanan PT PLN Batam, Rizal Azhari, menegaskan bahwa jaringan listrik pada prinsipnya tidak boleh disentuh oleh benda apa pun, termasuk pohon, layang-layang, maupun hewan. Hal ini sesuai dengan regulasi yang melarang penggunaan benang konduktif dan aktivitas berisiko di sekitar jaringan listrik.

“Bermain layang-layang di dekat jaringan listrik PLN sangat berbahaya. Selain dapat mengganggu kontinuitas pasokan, benang berbahan logam atau benang gelasan terutama yang basah dapat menghantarkan arus listrik dan membahayakan nyawa,” kata Rizal.

Ia menambahkan, petugas PLN Batam secara rutin melakukan pembersihan jaringan dari layang-layang serta perintisan pohon yang berpotensi mengganggu. Namun, pelaksanaan di lapangan kerap menghadapi tantangan karena harus berkoordinasi dengan pemilik pohon.

“Kami juga memohon dukungan Pemerintah Kota Batam untuk mengedukasi masyarakat agar tidak menanam pohon di dekat jaringan listrik serta mengizinkan tanaman yang berada di jalur jaringan dipangkas atau ditebang. Banyak kasus pemadaman berkepanjangan yang terjadi akibat pohon tumbang menimpa jaringan,” pungkas Rizal.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Harga Konsumen (IHK) Kepri pada Agustus 2025 tercatat mengalami inflasi sebesar 0,18% (mtm), lebih rendah dibanding bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 0,19% (mtm). Secara tahunan inflasi Kepri tercatat sebesar 2,19% (yoy), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 1,97% (yoy). Inflasi juga terjadi pada 3 Kabupaten/Kota IHK di Kepri, yaitu Batam, Tanjungpinang dan Karimun yang masing-masingnya tercatat inflasi sebesar 0,08% (mtm), 0,26% (mtm), dan 1,03% (mtm). Dengan realisasi tersebut, Kepri menduduki posisi ke-4 terendah inflasi tahunan di Sumatera setelah Lampung, Bengkulu dan Kepulauan Bangka Belitung. Inflasi tahunan Kepri lebih rendah dibanding inflasi Sumatera dan Nasional yang masing-masing tercatat sebesar di 3,04% (yoy) dan 2,31% (yoy).

Berdasarkan kelompok pengeluaran, Inflasi di bulan Agustus 2025 terutama didorong oleh Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau yang mengalami inflasi 0,83% (mtm) dan berkontribusi 0,24% terhadap realisasi inflasi. Inflasi kelompok ini utamanya disebabkan oleh kenaikan harga komoditas pangan terutama cabai merah, bawang merah, daging ayam ras, buncis, kacang panjang, cabai hijau, dan sigaret kretek mesin. Kenaikan ini dipengaruhi oleh keterbatasan pasokan dari daerah sentra pangan ditengah permintaan yang tinggi serta kendala distribusi komoditas.

Terkendalinya inflasi di Kepri tidak terlepas dari kuatnya koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) baik dilevel provinsi maupun kabupaten/kota. Bank Indonesia secara konsisten bersinergi dengan TPID se-Kepri dalam melaksanakan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dengan strategi 4K (Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi yang Efektif). Berbagai upaya stabilisasi harga yang dilaksanakan pada bulan Agustus 2025, antara lain (i) Rapat Koordinasi Daerah TPID dan TP2DD Provinsi Kepri; (ii) Publikasi Iklan Layanan Masyarakat (ILM) untuk menjaga ekspektasi inflasi tetap terkendali; (iii) Edukasi mengenai inflasi melalui sosialisasi atau program BI Mengajar; (iv) Penyaluran SPHP secara rutin; (v) Pelaksanaan Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Lingga, Kabuaten Karimun, Kota Tanjungpinang, dan Kota Batam; (vi) Rapat Koordinasi stabilisasi pasokan dan harga pangan di Kabupaten Karimun bersama Bapanas; (vii) Pemantauan perkembangan harga pangan pokok strategis; dan (viii) Pelantikan Adibapok (Asosiasi Distribusi Bahan Pokok) Kota Tanjungpinang

Memasuki bulan September 2025, terdapat beberapa pendorong inflasi yang perlu diwaspadai, antara lain (i) Pergerakan harga emas perhiasan sejalan dengan pergerakan harga emas global; (ii) Penyesuaian harga pangan dari daerah sentra; dan (iii) Dampak lanjutan pengetatan penerapan regulasi pengiriman barang konsumsi. Disisi lain, faktor penahan inflasi kedepan diantaranya : (i) Musim panen untuk beberapa komoditas hortikultura; (ii) Akselerasi penyaluran beras SPHP pada semester II 2025; dan (iii)Tren penurunan harga minyak dunia.

"Kedepan, Bank Indonesia bersama TPID akan terus memperkuat sinergi untuk stabilitas inflasi di Kepri. Peningkatan produksi pangan, pelaksanaan pasar murah, penguatan KAD serta penguatan koordinasi pengendalian inflasi diharapkan dapat menjaga tekanan inflasi tetap terkendali dalam rentang sasaran 2,5±1%"jelas Kepala Pewakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Rony Widijarto P.

 

 

 

 

 

Rony Widijarto P

 

 

Batam –Silaturahmi antara pimpinan daerah dengan insan pers di Batam bisa terlaksana dalam suasana penuh keakraban, yang digelar di lantai IV Gedung Pemko Batam pada Rabu (3/9/2025), sebagai momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan menyampaikan apresiasi terhadap peran media dalam menjaga stabilitas daerah.

Hadir pada momen ini, Walikota Batam sekaligus Kepala BP Batam  ,Amsakar Achmad, bersama Wakil Walikota yang juga Wakil Kepala BP Batam,Li Claudia, Kadis Kominfo ,Kadisdik , Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UMKM) Kota Batam,Sekda Kota Batam serta unsur-unsur pejabat di jajaran Pemko Batam.

Dalam sambutannya, Wako Amsakar Achmad menyampaikan bahwa pada 100 hari pertama pemerintahan, banyak rencana kegiatan yang sempat tertunda. Baru kali ini, acara silaturahmi dengan insan pers bisa terlaksana secara representatif.

“Alhamdulillah, baru saat ini kita bisa bersilaturahmi dalam jumlah yang cukup representatif. Silaturahmi ini penting agar komunikasi lebih lancar, dan hal-hal yang selama ini belum terkomunikasikan dengan baik bisa kita dialogkan,” ujarnya.

Pihaknya juga menyinggung eskalasi isu di berbagai daerah yang sempat mencuat, namun Kota Batam relatif mampu menjaga situasi tetap kondusif.

Kondisi ini, menurutnya, tidak lepas dari kontribusi signifikan media lokal yang berperan menepis hoaks dan membantu menyalurkan informasi resmi kepada masyarakat.

“Rekan-rekan pers di Batam telah memberikan kontribusi yang sangat berarti, sehingga kondisi daerah ini tetap terkendali. Keputusan-keputusan yang kami ambil pun sejalan dengan arahan pusat, dan media menjadi mitra penting dalam menginformasikan hal tersebut,” jelasnya.

Pihaknya juga mengingatkan agar semua pihak, termasuk pejabat di lingkungan Pemko Batam untuk tetap menjaga kesederhanaan serta menghindari gaya hidup mewah di tengah situasi yang masih sensitif. Serta menekankan pentingnya pendekatan persuasif dalam menangani dinamika di lapangan.

"Itu yang saya sampaikan kepada pejabat-pejabat kami. Dan alhamdulillah semuanya bisa mentaatinya," tegasnya.

Senyum manisnya merekah setiap ada konsumen yang mampir ke standnya,ramah dan hangat sambutannya,Pertanyaan konsumen dijawab satu demi satu,mampir hanya untuk sekedar melihat lihat jajaran koleksi dari Rumah Tenun Arios ataupun tak jarang langsung deal. Modelnya kece kece, dengan dimodifikasi kain Tenun, Lurik ,Wastra ataupn kain polos.Rumah Tenun Arios salah stand di GMP 2025 (Gebyar Melayu Pesisis) Bank Indonesia Kepri yang berlangsung dari tanggal 21-24 Agustus 2025 di One Batam Mall.

Stand Rumah Tenun Arios menawarkan berbagai kain batik dan juga fashion kekinian karya Bu Ati Sulastri pemilik dan sekaligus desainer kelahiran Bangka. Memulai usahanya karena hobby tapi dari hobby itulah ia sudah punya toko di DC Mall , Panbil Mall & rumahnya , “Awalnya sih hanya hobby, kebetulan ibu saya juga dulunya pengrajin,beliau pernah berpesan kamu harus punya sesuatu yg berbeda dgn orang lain,supaya kamu punya produk bisa laku”, ujarnya mengawali obrolan kami.

Rumah tenun dan Batik Arios adalah sebuah usaha yang bergerak di industri kain Kepri dengan membangun kolaborasi Rumah Tenun dan Batik Arios dengan pengrajin batik di Batam melalui dukungan pemberdayaan perempuan para pengrajin. Mengusung motif unggulan khazanah budaya melayu dan kekayaan biota laut di sekitar wilayah Kepulauan Riau. Motif yang paling banyak digemari adalah Gonggong, dan hampir semua koleksi fashionnya ini selalu dimodifikasi biar lebih menjual dan masuk keberbagai kalangan.

“Anak –anak muda & ibu ibu pejabat di Batam dan Kepri banyak menjadi  pelanggan setia Rumah Tenun Arios,mereka membeli koleksi koleksi baju batik Arios, dan saya sangat bersyukur sekali selama GMP hari ketiga saya sudah 3x tambah produk dengan penghasilan sekitar Rp20.000.000,- dari taget Rp30.000.000 ”,tambahnya.

Bu Ati Sulastri memulai usahanya tahun 2018 an dan sudah menjadi binaan Bank Indonesia Kepri ,barangkali diluar sana masih banyak para UMKM bertanya tanya susah gak sih menjadi binaaan BI Kepri? .”Saya bersyukur bisa menjadi binaan Bank Indonesia Kepri,kita harus punya produk,konsisten,fokus,naik kelas,dalam arti produk kita itu harus berkembang dengan mengikuti tahapan tahapn ,kita belajar banyak di bidang kwalitas produk,ngebranding,mengelola keuangan dan juga mengenai sistem”terangnya.

Menurut bu Ati orang orang lebih memilih baju yang sudah jadi daripada membeli kain batik, tidak lagi memikirkan ongkos jahit yang lumayan mahal!! Belum lagi kalau kita minta di modifikasi dengan bahan yang lain,wah tambah mahal pastinya. Sebagai gambaran, beberapa sumber menyebutkan kisaran harga menjahit di Batam: Harga untuk menjahit baju berkisar antara Rp 150.000 hingga Rp 600.000, tergantung modelnya.

Hari semakin senja,tapi obrolan saya & Bu Ati tambah menarik apalagi saat bercerita bahwa ternyata koleksinya ini sudah tersebar ke Singapore & Thailand. “Produk Arios sudah dibelil Bayan Tree, mereka beli putus,  kadang pihak Bayan Tree membeli sampai 100 pc fashion, lalu mereka akan sebar ke 4 properti yg ada di Thailand,Singapore,Bali & lagoi. Kerjasama ini sudah berjalan kurang lebih 2 tahun,hal ini dibenarkan oleh pihak dari Bayan Tree (bag purchasing) Ya semoga saja Rumah Tenun Arios bisa Go International langsung dari Batam”harapnya.

Sampai saat ini beberapa hotel diBatam seperti Turi beach,Nongsa Point Marina & Hotel Ibis sering mengundang Bu Ati untuk membuka stand pada hari Jumat – Minggu,dengan harapan tamu tamu yang dari Singapor dan Malaysia bisa berbelanja produk produknya. “Saya berharap kedepannya Bank Indonesia Kepri punya satu tempat atau galery untuk para UMKM,biar bisa menampung produk produk unggulan kami,dan memudahkan turis untuk berbelanja”tutupnya. Semoga ya bu!!!

 Batam – Proses relokasi warga Tanjung Sauh, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, hingga saat ini masih terus berjalan secara bertahap.

Tercatat sekitar 10 persen warga sudah menempati lokasi baru, sementara lahan yang dibebaskan tercatat mencapai lebih dari 95 persen.

Perwakilan PT Batamraya Sukses Perkasa (PT BSP), anak usaha dari Panbil Group sekaligus pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh, Eka Teguh Kurniawan menegaskan komitmennya dan menjelaskan bahwa relokasi dilakukan dengan memperhatikan berbagai aspek, tidak hanya pemindahan fisik warga, tetapi juga keberlanjutan penghasilan, akses pendidikan, hingga layanan kesehatan.

“Kami menargetkan, maksimal akhir tahun ini seluruh masyarakat sudah bisa menempati tempat relokasi yang baru. Tapi tidak serta-merta memindahkan mereka, Kami pikirkan juga bagaimana pendapatan mereka di tempat yang baru,” ujar Eka Teguh Kurniawan di Pulau Ngenang pada Minggu (31/8/2025) pagi.

Pihaknya juga menegaskan, untuk warga yang sebelumnya berprofesi sebagai nelayan tangkap, PT PSB bekerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam mendukung transformasi menjadi nelayan budidaya. Sementara untuk pelaku UMKM, perusahaan menyiapkan pusat kuliner dan program pemberdayaan melalui kerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UMKM.

“Mulai dari bibit, proses penanaman, hingga panen, semua kami fasilitasi. Hasil panennya pun nanti dibeli oleh kami, sehingga masyarakat tetap mendapatkan keuntungan,” jelasnya.

Pihaknya juga menegaskan, relokasi ini mencakup tiga Rukun Tetangga (RT) dengan total sekitar 150 kepala keluarga.

Dimana warga di RT 1 Tanjung Sauh memilih untuk mendapatkan lahan kavling sesuai hasil musyawarah. Sedangkan RT 2 Desa Dapur Arang dan RT 3 Desa Air Mas memperoleh rumah siap huni berukuran tipe 36 dengan lahan (total) 6x10 meter. Selain rumah, PT PSB juga menyiapkan fasilitas umum seperti mushala, jaringan listrik, pasokan air melalui pembangunan waduk, serta sarana pendukung pendidikan.

Kini, 28 unit rumah sudah terpasang listrik, dan sisanya masih dalam proses penyambungan. Eka menambahkan, perusahaan mendirikan posko khusus di lokasi relokasi untuk menampung keluhan masyarakat. PT PSB juga memastikan komitmen jangka panjang dalam mendampingi warga. 

“Insya Allah kami akan terus peduli, karena bagaimanapun kita bertetangga. Dengan proyeksi ke depan di Tanjung Sauh yang bisa menyerap hingga 250 ribu tenaga kerja, perekonomian masyarakat juga akan terangkat, bahkan hingga generasi berikutnya,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, PT Batamraya Sukses Perkasa (PT BSP), anak usaha dari Panbil Group sekaligus pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh, menegaskan komitmennya dalam memastikan proses pembangunan di Pulau Tanjung Sauh dilakukan secara inklusif dan bertanggung jawab.

Kawasan ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2024, dengan luas pengembangan mencapai 840,67 hektare.

PT BSP berkomitmen menciptakan lapangan kerja bagi warga setempat dan menyusun studi dampak sosial-lingkungan secara menyeluruh. PT BSP juga menekankan pendekatan humanis dalam pemindahan warga terdampak. Perusahaan menjamin hak dan kesejahteraan masyarakat melalui kompensasi adil serta penyediaan hunian layak di lokasi relokasi.

Dari sisi ekologi, PT BSP menyatakan telah menyiapkan Rencana Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (RKL-RPL) yang disetujui Pemerintah Provinsi Kepri.

KEK Tanjung Sauh sendiri difokuskan untuk industri strategis seperti otomotif, elektronik, dan energi. Di dalamnya akan dibangun pelabuhan modern dan sistem energi rendah karbon seperti panel surya dan pembangkit hidrogen.

PT BSP berharap kawasan ini bisa menjadi penggerak ekonomi lokal sekaligus menciptakan puluhan ribu lapangan kerja baru, sejalan dengan visi pembangunan yang adil dan berkelanjutan.

Page 66 of 217

Instagram

Tentang Kami